Web Analytics

January 26, 2022

Anggap Wartawan Sebagai Sahabat, Kapolda Riau Dukung Penuh HPN

PEKANBARU, MA - Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang dan jajaran pengurus bersilaturahmi dengan Kapolda Riau Irjen M Iqbal,  Rabu (26/1/2022) di Mapolda Riau. Ini sekaligus kunjungan balasan PWI Riau, setelah sebelumnya Kapolda Riau telah datang dan mendukung PWI Riau dalam aksi donor darah. 

Zulmansyah menyampaikan dua hal agenda PWI Riau. Pertama, PWI Riau akan mengikuti peringatan Hari Pers Nasional (HPN) bersama Presiden Joko Widodo di Kendari, Sulawesi Tenggara 7-9 Februari mendatang. Kedua,  PWI Riau ingin mengundang khusus Kapolda Riau dalam peringatan Hari Pers Nasional Tingkat Provinsi Riau yang akan diselenggarakan di Siak Sri Indrapura 20 Maret. Even yang juga akan dihadiri Gubernur dan Muspida Riau. 

Kapolda Irjen M Iqbal sangat surprise dengan undangan PWI. Bahkan Iqbal ingin mengikuti seluruh rangkaian HPN di Siak, mulai dari peringatan HPN, Gowes (sepeda santai) bahkan Go Green dalam aksi menanam pohon di Kota Siak Sri Indrapura. 

“Kita ikut. Kita meriahkan bersama. HPN di Riau harus meriah, apalagi ada Gowes dan Go Green. Kita support. Bila perlu kita latihan dari sekarang untuk pemanasan," ujarnya tersenyum menyambut undangan PWI. 

Polri, katanya akan selalu bergandengan tangan dengan rekan-rekan media. Kapolda juga minta kepada semua jajaran termasuk para Kapolres untuk berkomunikasi dan membuka diri dengan wartawan. Hal ini sesuai dengan Presisi yang disampaikan Kapolri. 

Iqbal mengharapkan kerjasama yang sudah terjalin baik selama ini dalam mengawal pemberitaan di Riau dapat terus ditingkatkan.

“Saya mohon doa dan dukungannya rekan rekan semua agar selalu amanah dalam melaksanakan tugas,” tutupnya
   
 Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang berterimakasih dengan sambutan Kapolda. Menurut Zulmansyah, Irjen M Iqbal di mata rekan-rekan wartawan adalah sahabat yang sangat humble. PWI Riau akan selalu mendukung tugas-tugas kepolisian untuk kepentingan masyarakat banyak. 

“Saya banyak menerima pesan yang disampaikan rekan-rekan wartawan. Mereka mengatakan  punya kenangan manis bersama Irjen M Iqbal saat bertugas di Riau.  Apalagi ketika  menjabat sebagai Kasatlantas Polresta Pekanbaru. Meskipun sekarang sudah bintang dua dan menjadi Kapolda Riau,  pendekatan yang dilakukan tidak ada yang berubah. Wartawan sangat terkesan dengan keterbukaan beliau, keramahan dan ketegasan dalam bersikap," ungkap Zulmansyah. 

Silaturahmi PWI Riau dengan Kapolda juga diikuti sejumah pengurus harian, masing-masing Wakil Ketua bidang Organisasi H Novrizon Burman, Wakil Ketua bidang Kerjasama A Kadir Bey, Wakil Ketua bidang Hukum dan Pembelaan Wartawan Anthony Harry yang juga Ketua Panitia HPN di Riau serta Bendahara PWI Riau Oberlin Marbun.

Pertemuan dengan Kapolda Riau juga dihadiri Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Riau H Fendri Jaswir dan Ketua Pokja Kota Pekanbaru, Ardiansyah Tanjung. 

Sementara itu  dari jajaran Polda Riau, turut hadir dalam pertemuan tersebut Dir Intelkam Polda Riau, Kombes Aris Prestyo, Dir Lantas Kombes Firman Darmansyah, Dir Pam Obvit Kombes Ahmad Mamora, Dir Reskrim Um Kombes Teddy Ristiawan, Dir Reskrim Sus Kombes Ferry Irawan, Dir Res Narkoba Yos Guntur Yudi Fauris Susanto serta Kabid Humas Kombes Sunarto. (A-R)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Bantaeng Gelar KIPP Tingkat Kabupaten

Bantaeng, MA - Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Sekretariat Daerah Bagian Organisasi menggelar seleksi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik tingkat Kabupaten Bantaeng yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng. Rabu, (26/01/2022).

Seleksi ini dilakukan dalam rangka menentukan inovasi terbaik Kabupaten Bantaeng yang akan diikutkan pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Sulawesi Selatan tahun 2022.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Abdul Wahab, menekankan agar inovasi dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di pelayanan publik. 

"Tentunya kita semua berharap bahwa inovasi yang lahir dari beberapa OPD dan Desa dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan masalah yang ada di pelayanan publik dan mampu meningkatkan daya saing daerah", tuturnya. 

Yuli Andriyani, Kepala Sub Bagian Ketatalaksanaan dan Pelayanan Publik Setda Kabupaten Bantaeng, mengatakan ada 18 proposal inovasi yang masuk ke Bagian Organisasi Setda Kabupaten Bantaeng.

"Terhitung ada 18 proposal inovasi yang masuk ke Bagian Organisasi Setda Kabupaten Bantaeng dan mengikuti seleksi pada hari ini diantaranya, 10 inovasi dari Dinas Kesehatan, 1 dari Dinas PMD PPPA, 1 dari Dinas Perhubungan, 1 dari Dinas Koperasi dan UKM, 2 dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, 1 dari RSUD Prof. H. M. Anwar Makkatutu, 1 dari Dinas Pertanian dan 1 dari Desa Biangloe", ungkapnya.

Seleksi ini dihadiri oleh para Kepala Pimpinan OPD Kabupaten Bantaeng. (Rhm)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Mahasiswa STISIP Imam Bonjol Padang Gelar Expo Produk UMKM

Sumbar, MA - Guna menunjang program Mata kuliah Kewirausahaan Mahasiswa STISIP Iman Bonjol Padang adakan Bazar dan Expo guna tingkatkan jiwa kewirausahaan kreatif dan inovatif agar mampu menghadapi tantangan di era Globalisasi.

Tindakan nyata yang dilakukan para Mahasiswa ini adalah adlah wujud pedulinya tengah-tengah masyarakat dengan menggelar Bazar dan Expo hasil produk UMKM, Home Industri, kerajinan Tangan, serta berbagai macam kuluner.

"Hal ini sangat terasa sekali manfaatnya,apalagi di saat  Minyak goreng dan sembako lainnya sedang meroket harganya," ujar Wati(37) seorang ibu muda ketika di tanya awak media saat mengunjungi bazar. 

Yetti Andriani sektaris  panitia bazar memyampakan, acara ini terselenggara Dengan  inisiatif  para rekan- rekan Mahasiswa karena kami melihat kondisi masyarakat kita saat ini dalam keadaan sulit,tambah terjadinya kenaikan harga kebutuhan pokok yang cendrung naik apalagi minyak goreng padahal kita punya cukup luas areal perkebunan sawit serta pabrik pabrik pun banyak  di Sumatra Barat ini.

"Menggelar acara ini,tidak lepas dari dukungan dan  apresiasi dari berbagai pihak seperti, Walikota Padang melalui kadis perdagangan Andre Algamar, anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat Bpk Evi Yandri Dt.Rj Budiman,dan Civitas Akademi Stisip Imam Bonjol serta seluruh Komponen Masyarakat di Lingkungan Kelurahan Jati Baru Kecamatan Padang Timur," ucap Novrianti ketua panitia bazar.

salah satu bentuk apresiasi Kadis Deperindag adalah akan membantu mahasiswa  menggelar Bazar dan Expo ini menjadi kelender tahunan supaya mengantisipasi permainan harga oleh para pedagang Sembako dalam mencari keuntungan pribadi," ujar Yetti.

Kewirausahaan ini digelar oleh mahasiswa di Inisiasi oleh Desen Pembimbig Yahya Krisnawansyah ,S.AP. M.AP dan Ibuk Rianda Prima Putri,SH,MH serta Ketua Prodi Ibu Silsila Asri,S.IP, MA bersama ketua STISIP IB Bpk Drs, Wahyu Pramono,M.Si bertujuan menunjang Mata kuliah Kewirausahaan bagi mahasiswa.


"Dengan motto melalui Bazar dan Expo kita tingkatkan jiwa kewirausahaan mahasiswa agar kreatif dan inovatif dan mampu menghadapi tantangan di era Globalisasi," ungkap Drs,Wahyu Pramono,M,Si.
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Bupati Tamiang Melakukan Diskusi Strategi Pemasaran Beras Ortam-58

Aceh Tamiang-Mediaadvokasi.com
Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn, melakukan diskusi strategi pemasaran beras Ortam-58 sebagai produk asli petani Aceh Tamiang.

Informasi yang di terima awak media dari Humas Setdakab pada Rabu (26/01/2022). Dihadapan para Kepala SKPK, perwakilan BUMD/BUMN/BUMS, Ketua TP-PKK, dan pengurus Koperasi Organik Tamiang Jaya (Kortaja), Bupati Mursil mengatakan," Pemkab Aceh Tamiang seoptimal mungkin akan membantu pemasaran beras organik bermerek Ortam-58 agar lebih dikenal luas di pasaran," ungkapnya.

“Ortam-58 ini adalah kebanggaan Aceh Tamiang. Pemkab seoptimal mungkin membantu mengenalkan produk supaya dapat dikenal luas oleh pasar. Beras Ortam-58 adalah produk lokal berkualitas premium. Saya meminta kepada semua peserta diskusi dapat mengenalkannya ke masyarakat supaya produk beras organik tersebut tak terkesan eksklusif.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kortaja, Admansyah Lubis menjelaskan," harga beras organik Ortam-58 terus mengalami penyesuaian seiring dengan upaya pihaknya bersama petani produsen dan inspektur pengawas menekan biaya produksi. Pada saat pemasaran pertama, koperasi mematok harga Rp. 150 ribu per kemasan 5 kg, setelah penyesuaian dengan biaya produksi, harga Ortam-58 menjadi turun hingga 50 persen, menjadi hanya Rp. 75 ribu per kemasan 5 kg," jelasnya.

“Di awal produksi, kita memang memasarkannya dengan harga yang tinggi, Rp. 150 ribu per sak. Namun setelah dua kali panen, kita mampu menekan biaya produksi, jadi harga jual beras premium ini mengalami penyesuaian menjadi Rp. 75 ribu per sak.

Admansyah menambahkan," dalam beberapa waktu ke depan saya beserta tim akan mendesain ulang kemasan dan berupaya untuk melakukan diversifikasi ukuran kemasan supaya produk dapat lebih diterima oleh pasar," ucapnya.(Eri Efandi)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Papan Maklumat Romo Center di Pekan Lelo Dibakar OTK

SERDANG BEDAGAI, MA - Papan maklumat Romo Center yang berada di lokasi Pekan Lelo Dusun X Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah dibakar Orang Tak Dikenal (OTK), Selasa (25/01/2022).

"Ada yang bakar, tapi tidak tau siapa pelakunya", kata Ketua Ikatan Pedagang Pekan Lelo (IPPL), Cholid Lubis.

Cholid menerangkan, pembakaran Papan Maklumat Romo Center tersebut diketahui oleh pemilik lahan Pekan Lelo pada pukul 08.00 WIB pagi saat meninjau ke belakang, dan langsung memberi tahu dirinya.

"Kita sudah kasi tau ke Tim Romo soal pembakaran ini, kita menunggu arahan dari mereka apa yang akan dilakukan selanjutnya", ujar Cholid.

Sebelumnya perlakuan tidak menyenangkan juga terjadi di Pekan Lelo pasca bentrok dengan Satpol-PP dalam upaya relokasi ke Pasar Rakyat Sei Rampah beberapa waktu lalu.

Saat itu papan Maklumat Romo Center milik Anggota DPR RI Komisi III H. R. Muhammad Syafii di lokasi dilempari lumpur. 

Tak puas sampai disitu,  OTK kini membakar papan yang menjadi tanda bahwa lokasi tersebut di bawah dampingan Romo Center, hingga rusak.(Suyanto)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Kapolresta Pekanbaru Musnahkan 8.888 Butir ekstasi dan 1.9 Kg Sabu

Pekanbaru, MA - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru,  memusnahkan sedikitnya 8.888 butir Pil Ekstasi dan 1,9 Kilogram Sabu di belakang halaman Polresta. Barang haram ini disita dari tangan beberapa tersangka yang saat ini sudah dijebloskan ke sel tahanan.rabu (26/01/22).

Bahkan, ada yang dibekuk saat hendak membawa Narkoba melewati jalur udara via Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Kota Pekanbaru.

Sebanyak 8.888 butir Pil Ekstasi itu dimusnahkan dengan cara diblender, sedangkan Sabu dimusnahkan dengan dilarutkan dengan air dan cairan pembersih lantai. Pemusnahan Narkoba tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pria Budi S.IK SH yang di dampingi Kasat Narkoba Kompol Ryan Fajri.

Hadir dalam pemusnahan tersebut, Dansat POM AU Letkol POM I Gede Eka Santika dan perwakilan Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Kepala BNN, BBPOM, Pengadilan Negeri dan Avsec Bandara SSK II Pekanbaru. 

Kombes Pria Budi S.IK S.H menjelaskan, barang bukti disita dari serangkaian kasus yang ditangani jajarannya, medio November hingga Desember 2021 lalu. 

"Kita terus mengoptimalkan pencegahan peredaran gelap Narkotika di Kota Pekanbaru," tegas Kapolresta Pekanbaru.

Ada empat kasus (Laporan Polisi) dari barang bukti yang dimusnahkan ini, tandas Kombes Pria Budi S.I.K S.H. Berlanjut, jajaran Satnarkoba melakukan pengembangan hingga meringkus pelaku lainnya. 

Salahsatu diantaranya, berinisial An yang ditangkap ketika akan membawa Narkoba melalui Bandara SSK II Pekanbaru, dengan tujuan Bali. Dari kasus ini disita 4.478 butir Pil Ekstasi. (A-R)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Sinergitas TNI-POLRI dan Nakes kembali Sosialisasi Vaksinasi Anak Usia Dini

Redelong -Mediaadvokasi.com.
Danramil 02/Wih Pesam Kapten Inf Trimo S.H, bersama Team dari UPTD Puskesmas Pante Raya dan Kapolsek Wih pesam mensosialisasikan Vaksinasi Merdeka untuk anak usia dini terhadap wali murid
SDN Blang Benara Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah" Rabu 26/01/2022.

Dandim 0119/BM Letkol Inf Eko Wahyu Sugiarto, melalui Danramil 02/WPS Kapten Inf Trimo S.H kepada awak media mengatakan, Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi sekaligus pemahaman kepada wali murid tentang pentingnya vaksinasi kepada anak karena saat ini proses  belajar mengajar tatap muka sudah diberlakukan penuh.

Apalagi di sore hari anak-anak  bermain bersama temannya sehingga anak-anak sering sekali mengabaikan kepatuhan penerapan protokol kesehatan yang berdampak dan berisiko dapat menular wabah tersebut bagi diri sendiri, sesama murid dan guru serta orang tua di rumah," ujar Trimo.

Sosialisasi di maksud agar para orang tua wali murid  mendukung dan memahami  bahwa anak-anak mempunyai hak yang sama  dilindungi dari penyakit yang menular. Ujar Trimo.

Trimo berpesan" di akhir sosialisasi tersebut Para orang tua wali murid tidak termakan isu/berita Hoax di  media sosial terkait program vaksinasi yang negatif. 

Sebelum anak berangkat sekolah dan sebelum di vaksin, yakinkan kondisi anak dalam keadaan sehat dan sudah sarapan pagi. Tutup Trimo.
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Bupati Aceh Tamiang Tinjau Pertumbuhan Udang Vaname

Aceh Tamiang-mediaadvokasi.com.
Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn turun meninjau lokasi revitalisasi tambak udang di Kampung Dagang Setia, Kecamatan Manyak Payed. Bersama jajaran Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPKP), Bupati Mursil ingin memastikan klaster tambak udang vaname bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP RI) berjalan sesuai rencana dan pertumbuhan udang sesuai harapan target produksi.

Pada Selasa (25/01/2020) Bupati Mursil Mengatakan," benur udang vaname yang kita tebar bersama Dirjen Perikanan Budidaya KKP sudah berumur 36 hari. Pertumbuhan udang sangat baik dan 30 hari ke depan sudah bisa untuk dilakukan panen secara parsial (sebagian),” terangnya.
meninjau tambak udang di pesisir Manyak Payed sebagai bentuk keseriusan pemkab Aceh Tamiang dan sekaligus sebagai laporan berkala kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan. 
Mursil menambahkan," diakhir tahun pemerintah Aceh Tamiang mendapat kepercayaan menjemput program-program berskala nasional, terutama di sektor perikanan yang sangat berpotensi untuk dikembangkan di Aceh Tamiang," jelasnya.

“kegiatan ini sebagai klaster tambak percontohan, harus benar-benar intensif kita perhatikan, baik dari sisi teknologi tambak, lingkungan, pakan hingga teknik perawatannya.( Eri )
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Dukung Kami di Youtube

LAPOR PAK

LAPOR PAK
Buat Laporan Anda disini, pasang Aplikasi Kami.

Media Advokasi Edisi Cetak