Web Analytics

May 06, 2021

Kapolri Minta Bhabinkamtibmas Jadi Problem Solving Warga Masyarakat

Jakarta, MA– Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta para bhabinkamtibmas berperan menjadi problem solving saat bertugas di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya memberikan pendampingan hukum misalnya meluruskan berita-berita hoaks. 
 
“Pada saat situasi pandemi ini, polisi yang paling pinter ya bhabinkamtibmas. Mereka bisa menjadi guru, bisa menjadi ustad, teman curhat dan sebagainya,” kata Sigit saat melaunching aplikasi Binmas Online System (BOS) di Gedung PTIK Polri, Jakarta Selatan, Rabu (5/5/2021).
 
Peluncuran aplikasi ini merupakan komitmen dan pemantapan program pemolisian yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan) Kapolri. Aplikasi BOS itu sendiri berada di bawah jajaran Korps Bina Masyarakat (Korbinmas) Baharkam Polri. Program tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk internal Polri maupun eksternal atay masyarakat umum. “Melalui aplikasi ini maka bhabinkamtibmas bisa membantu informasi awal kepada masyarakat dalam mendapatkan info dan sharing,” ungkap Sigit
 
Mantan Kabareskrim ini menjelaskan, pemanfaatan aplikasi BOS di internal diantaranya adalah untuk membuat laporan terkait dengan kegiatan-kegiatan Bhabinkamtibmas yang merupakan garda terdepan kepolisian di lini masyarakat. "Sehingga seluruh informasi yang ada ini bisa terlapor ke pusat dan kemudian disatukan dalam 1 sistem Big Data," ujar Sigit.
 
Aplikasi BOS ini juga memperkuat pemolisian Presisi terkait dengan Prediktif. Pasalnya, hal itu bisa memanfaatkan Artificial Intelligence sehingga bisa mencegah atau mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). "Tentunya kami harapkan bisa semakin mendukung dalam upaya melaksanakan program pemolisian yang Prediktif," ucap mantan Kapolda Banten tersebut.
 
Dengan diluncurkannya aplikasi ini, Sigit menyebut, kedepan bakal melakukan integrasi dengan Kementerian/Lembaga Negara lainnya sehingga terciptanya pelayanan yang berintegrasi. "Tentunya ini akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan tanpa perlu repot-repot hadir ke kantor polisi. Walaupun kami perintahkan ke seluruh anggota tetep turun ke masyarakat untukterus berikan pelayanan terbaik," ujar Sigit.(rls) 
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

May 05, 2021

Bupati Gayo Lues Inspektur Apel Operasi Ketupat Seulawah-2021

Gayo Lues-Mediaadvokasi.com, 
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat-2021 diselengarakan secara serentak di seluruh jajaran Polri mulai dari tingkat Mabes Polri hingga kesatuan kewilayahan, Polres Gayo Lues melaksanakan Apel Gelar dihalaman Mapolres Gayo Lues dengan stake holder terkait, Rabu 05/05/2021.

Pada apel tersebut, Bupati gayo Lues H. Muhammad Amru bertindak sebagai inspektur Apel, Turut hadir dalam acara tersebut Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustamam, S.I.K., M.H , Dandim 0113 Gayo Lues Letkol INF Yudhi Hendro Prasetyo, Kepala Dinas Kesehatan Gayo Lues, Danki 4 Batalyon C Pelopor Iptu Imanta , Ketua PMI Gayo Lues, Kasat Pol-PP/WH, Ketua Senkom Gayo Lues, beserta personel dari masing-masing instansi tersebut. Operasi Ketupat-2021 akan dilaksanakan selama 12 hari, mulai tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021 dengan mengedepankan kegiatan pencegahan didukung deteksi dini dan penegakan hukum dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid-19 sehingga masyarakat dapat merayakan idul fitri dengan rasa aman dan nyaman.

Dalam Kesempatan ini Bupati H. Muhammad Amru membacakan amanat Kapolri tentang “apel gelar pasukan di masa pandemi covid-19, sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi “Ketupat-2021” dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H/2021, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana serta keterlibatan unsur terkait seperti tni, pemda, dan mitra kamtibmas lainnya. mengingat masih dalam situasi pandemi covid-19, keterlibatan pasukan dalam apel kali ini memang sengaja tidak terlalu besar namun diharapkan sudah mewakili semua unsur yang terlibat dalam operasi sehingga kita dapat menilai kesiapsiagaannya”.

“Rencana Operasi Ketupat-2021 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1442 H/2021 yang disusun oleh Mabes Polri dan ditindaklanjuti seluruh jajaran telah dipersiapkan, baik dari perkiraan ancaman, cara bertindak dan penggelaran personel, sehingga diharapkan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaannya, untuk memberikan jaminan keamanan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sehingga dapat menjalankan ibadah puasa ramadhan dan hari Raya Idul Fitri 1442 h dengan aman, nyaman, tertib dan lancar di tengah suasana pandemi covid-19 yang masih melanda. berbagai kesiapan tentunya sudah dibuat oleh masing-masing kementerian dan lembaga terkait maupun oleh jajaran kepolisian”.

“Tahun 2021 pemerintah memutuskan melarang kegiatan mudik bagi seluruh masyarakat pada tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021, ini adalah tahun kedua dimana pemerintah telah mengambil kebijakan untuk melarang warga masyarakat melakukan perjalanan mudik pada libur hari Raya Idul Fitri, karena situasi pandemi covid-19. kita menyadari bahwa larangan pemerintah ini tidak serta merta dipatuhi masyarakat, sehingga potensi pergerakan orang untuk melakukan perjalanan mudik masih cukup tinggi. hasil survey kementerian perhubungan terhadap masyarakat apabila pemerintah tidak melarang mudik maka akan terjadi pergerakan orang melakukan perjalanan mudik sebesar 81 juta orang namun apabila pemerintah melarang mudik, masih akan terjadi pergerakan orang melakukan perjalanan mudik sebesar 27,6 juta orang atau 11%. pengalaman tahun lalu berbagai modus dilakukan masyarakat untuk mengelabuli petugas agar dapat lolos sampai di tempat tujuan mudik. hal ini tentu menjadi pembelajaran bagi kita dan lebih utama lagi begitu tinggi niat serta gigihnya masyarakat agar dapat melakukan perjalanan mudik, sehingga perlu antisipasi dan kesiapan petugas”.

“saat ini pemerintah masih terus berjuang menekan laju perkembangan covid-19 dengan berbagai kebijakan antara lain pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan (3 m), kegiatan vaksinasi dan terakhir ppkm mikro yang dinilai cukup efektif. kita harus bahu-membahu bersinergi dengan instansi terkait dan seluruh komponen masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menekan laju perkembangan covid-19. penurunan transmisi penyebaran covid-19 akhir-akhir ini jangan menjadikan kita lengah, sehingga kita mengabaikan protokol kesehatan. kegiatan-kegiatan keagamaan utamanya pada ramadhan dan Idul Fitri 1442 H harus dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat sesuai surat edaran menteri agama. kejadian di negara india terkait ritual keagamaan umat hindu kumbh mela yakni mandi bersama di sungai gangga tanpa menerapkan protokol kesehatan yang menyebabkan lebih dari 1000 orang tertular dan dinyatakan positif covid-19 harus menjadikan pengalaman serta cermin bagi kita agar tidak lengah”.

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat-2021, akan melibatkan 90.592 Personel Polri, 11.533 personel TNI serta 52.880 Personel instansi terkait lainnya yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Jasa Raharja, dll.

Personel tersebut akan ditempatkan pada 333 Pos Penyekatan untuk mengantisipasi terhadap warga masyarakat yang masih nekat akan melaksanakan perjalanan mudik, 1.536 Pos Pengamanan untuk melaksanakan pengamanan terkait gangguan kamtibmas dan kamseltibcar lantas dan 596 Pos Pelayanan dan 180 Pos Terpadu untuk melaksanakan pengamanan di pusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, tempat wisata, dll”

Untuk menghadapi tugas mulia dalam rangka pengamanan Idul Fitri tahun 2021, maka pada kesempatan apel gelar pasukan operasi terpusat “Ketupat-2021” ini ada beberapa hal yang perlu saya tekankan sebagai berikut : 

1. Siapkan mental dan fisik saudara yang dilandasi oleh komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. hindari sikap dan tindakan – tindakan tidak simpatik dan arogan yang tidak mencerminkan karakter jati diri sebagai sosok pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat;

2. Lakukan deteksi dini dengan mengoptimalkan peran fungsi intelijen dan bhabinkamtibmas untuk mengetahui dinamika dan fenomena yang berkembang di masyarakat sehingga dapat diantisipasi sedini mungkin setiap permasalahan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas; 

3. Tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum ramadhan dan Idul Fitri 1442 H diseluruh wilayah, khususnya daerah yang memiliki kerawanan serta berpotensi menjadi target para pelaku;

4. Gelar kekuatan Polri pada pos – pos pengamanan dan pelayanan serta di titik - titik rawan kriminalitas, titik- titik kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, sehingga mampu bertindak cepat dan tepat dalam melakukan tindakan kepolisian guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat; 

5. Utamakan keselamatan anggota yang bertugas dilapangan dengan mencermati perkembangan situasi saat ini, lengkapi sarpras dan perlengkapan perorangan yang memadai, aman serta lakukan penugasan Anggota dengan Buddy System;

6. Waspadai maraknya aksi tawuran antar warga, sweeping atau razia tempat hiburan oleh kelompok masyarakat serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya yang dapat mengganggu situasi kamtibmas pada ramadhan dan Idul Fitri 1442 H/ 2021;

7. Cegah terjadinya aksi balap liar, kebut-kebutan, pengendara motor yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas seperti pengendara motor dengan knalpot bising, penumpang yang duduk di kap kendaraan, penggunaan kendaraan tidak sesuai dengan peruntukannya dan lain-lain;

8. Gandeng tokoh agama dan stakeholder terkait lainnya untuk sosialisasikan secara masif agar masyarakat tidak melaksanakan takbir keliling;

9. Pelaksanaan kegiatan ibadah baik di bulan ramadhan maupun saat Idul Fitri agar senantiasa mempedomani Surat Edaran Menteri Agama nomor:SE.03 TAHUN 2021 tentang panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri tahun 1442 Hijriyah/2021;

10. Cegah agar masyarakat tidak bermain petasan maupun kembang api yang membahayan keselamatan jiwa pada saat Idul Fitri 1442 H/2021;

11. Koordinasikan dengan satgas covid-19 dan stakeholder terkait lainnya untuk lakukan pengawasan secara ketat terhadap tempat-tempat wisata agar membatasi jumlah pengunjung maksimal 50% dari daya tampung;

12. Satgas pangan agar betul-betul memainkan peran untuk membantu pemerintah dalam menjamin ketersediaan bahan-bahan pokok dan pengendalian harga;

13. Laksanakan Penegakan Hukum secara Profesional dan Proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas maupun kamseltibcarlantas; 

14. Gelar peralatan dan berdayakan sarana prasarana polri guna mendukung pelaksanaan tugas pengamanan Idul Fitri 1442 H/2021.;

15. Jalin kerjasama yang harmonis dan sinergis dengan seluruh instansi terkait dan segenap potensi masyarakat dalam rangka mewujudkan sinergi polisional yang pro aktif untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Dandim 0117/Aceh Tamiang Bersama Kapolres menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah Tahun 2021.

Aceh Tamiang-mediaadvokasi.com
Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita bersama Kapolres Aceh Tamiang AKBP Ari Lasta Irawan, S.IK, menghadiri kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah Tahun 2021. 

Kegiatan berlangsung lapangan Apel Parama Satwika Polres Aceh Tamiang, Desa.Tanah Terban, Kecamatan. Karang baru,  Kabupaten. Aceh Tamiang. Rabu (05/05/2021)

Pada kesempatan Bupati Aceh Tamiang dalam sambutannya mengatakan,"  Marilah kita mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. Karna atas limpahan rahmat dan karunia-nya, kita masih diberikan kesehatan dan kekuatan untuk hadir dalam rangka Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah pada Tahun ini," Ucapnya.
Apel gelar pasukan ini diselenggarakan secara serentak seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga kesatuan kewilayahan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. 

Kegiatan ini dilaksana sebagai bentuk pengecekan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat-202, dalam rangka pengamanan hari Raya Idul Fitri 1442 H, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan mitra kamtibmas lainnya. 


Bupati Menambahkan," Bagi para peserta apel mari kita bersama  waspadai penyebaran Virus Covid-19, yang mana kini terjadi dinegara India. Terjadi penambahan kasus baru hingga mencapai 400.000 kasus dan angka kematian mencapai 3.500 kasus dalam sehari. Hal ini disebabkan kelengahan masyarakat terhadap protokol kesehatan," Jelasnya. 


Oleh sebab itu, saya  mengharapkan melalui apel gelar pasukan ini, dapat mempersiapkan segala sesuatu dengan seksama dan diimplementasikan dengan baik sehingga pada pelaksanaan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H, dapat berlangsung dengan aman. (Eri Efandi)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Babinsa Bantu Petani Merawat Cabe Di Desa Binaan.

Takengon – Mediaadvokasi.com
Bintara pembina desa (Babinsa) Koramil 04/Bintang,  kodim 0106/ateng,  Serda Bahtiar membantu perawatan tanaman cabe di wilayah desa binaannya di lahan milik Abdulah (45) dengan luas setegah hektar di desa dedamar, kec, bintang kab, aceh tengah. Rabu(5/05/21).

Bintara pembina desa (Babinsa) Serda Bahtiar menyampaikan, pemantauan, perawatan dan pertumbuhan tanaman cabe tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi kepada petani khususnya petani cabe di wilayah binaannya agar tetap semangat dengan merawat tanaman  dan optimalkan agar tumbuh subur dan berbuah lebat sesuai yang di harapkan.
“Tanaman cabe merupakan tanaman yang memerlukan perawatan yang exstra agar mendapatkan hasil yang baik. saya berharap saat panen harga cabe sesuai yang di kehendaki petani khususnya petani cabe agar dapat membantu perekonomian petani, dimassa Covid-19” ucap Babinsa.

Abdulah (45)pemilik lahan
mengucapkan terimakasih atas pendampingan selama ini dan dukunganya maupun saran yang diberikan Babinsa dedamar kepada petani untuk mendukung para warga bercocok tanam, sehingga dapat membantu dan mensukseskan program ketahanan pangan nasional."ungkap Abdulah"
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Dandim 0113/Gayo Lues Bagikan Bingkisan Kepada Personil Kodim

Gayo Lues-Mediaadvokasi.com, 
Komandan Kodim (Dandim) 0113/Gayo Lues membagikan bingkisan lebaran kepada Personil Kodim 0113/Gayo Lues yang bertempat di Lapangan Apel Makodim Desa. Penggalangan Kec. Blangkejeren, Rabu (05/05/21) yang di hadiri sekira 70 orang. Yang terdiri dari, Dandim 0113/Gayo Lues a.n Letnan Kolonel INF Yudhi Hendro Prasetyo, para Danramil dan Pasi jajaran Kodim 0113/Gayo Lues, para Personil Kodim 0113/Gayo Lues, Personil PNS Kodim 0113/Gayo Lues.

Dandim 0113/Gayo Lues Letnan Kolonel INF Yudhi Hendro Prasetyo dalam sambutannya mengatakan, penyerahan bingkisan lebaran ini secara simbolis kita laksanakan melalui pelaksanaan apel pagi.

Bingkisan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian pimpinan kepada anggota. Pemberian bingkisan lebaran yang sudah menjadi tradisi ini untuk membantu meningkatkan kesejahteraan, rasa kekeluargaan diantara seluruh prajurit dan PNS di lingkungan Kodim 0113/Gayo Lues.

"Saya berharap pemberian bingkisan ini, jangan hanya di nilai dari harganya, namun dilihat dari pemberiannya yang merupakan bentuk perhatian Komando kepada seluruh anggota Kodim 0113/Gayo Lues," kata Dandim.

Dandim mengingatkan, perintah dari pimpinan kita pada tanggal 06 s.d 17 Mei 2021 agar kita tidak berpergian dan tidak boleh mudik agar dipatuhi ,mengingat Covid 19 ini masih tetap ada dan beredar, serta bisa membahayakan diri kita dan juga keluarga.

"Saya juga berpesan dan berharap kepada seluruh rekan-rekan di Kodim 0113/Gayo Lues ini agar selalu tetap semangat serta tetap menjaga kesehatan dan fisik selama Bulan Suci Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi," tambahnya. (Hendri).
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Babinsa Ikut Dampingi Pembagian BLT di Kecamatan Putri Betung

Gayo Lues-Mediaadvokasi.com, 
Babinsa Posramil Putri Betung ‘Serma Nopriadi B Sirait lakukan pendampingan dalam penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) yang bertempat balai desa di Desa Gumpang Lempuh Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues, Rabu (05/05/21).

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap 1 ini merupakan anggaran dari Dana Desa yang di berikan kepada warga masyarakat yang telah terdaftar sebagai penerima karena terdampak langsung dari pandemi covid-19.

Serma Nopriadi B Sirait dalam kesempatan tersebut memberikan himbauan kepada warga agar selalu mentaati protokol kesehatan yang telah di tetapkan oleh pemerintah agar terhindar dari penyebaran covid-19 karena sampai saat ini covid -19 masih ada di seputaran kita jangan sampai kita tertular,
Iya juga menambahkan agar bantuan yang di terima bisa di manfaatkan dengan baik imbuhnya.

Selaku Kepala Desa Gumpang Lempuh , Ibrahim mengatakan BLT tahap 1 ini di berikan kepada 80 kepala keluarga di mana setiap KK memperoleh 300 ribu saya berharap semoga dengan adanya bantuan langsung tunai ini bisa meringankan beban masyarakat di masa pandemi seperti ini ujarnya.

Bantuan BLT tersebut akan tetap disalurkan kepada Kepala Keluarga yang benar benar berhak dan memang harus kita bantu ujar Kepala Desa Gumpang Lempuh Ibrahim. (Hendri).
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Dukung Kami di Youtube

LAPOR PAK

LAPOR PAK
Buat Laporan Anda disini, pasang Aplikasi Kami.

Media Advokasi Edisi Cetak