Web Analytics

October 15, 2021

Warga Sukamenang Keluhkan Pemotongan BLT DD Hingga 50 Persen yang Dilakukan Oknum Kades

MURATARA, MA - Diduga Pemerintah Desa Sukamenang Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), sunat BLT DD guna beli ambulance desa, Jum'at (15/10/21)

Dugaan tersebut terkuak karena sala seorang warga desa Sukamenang angkat bicara terkait pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa hampir 50 persen setiap kali pencairan

Mat jemal (43), warga dusun tiga sala seorang penerima bantuan langsung tunai tersebut, diakuinya  jika setiap pencairan BLT dana Desa selalu dipotong sampai 50 persen setiap bulannya.

"Benar dek kami ini binggung kenapa setiap kali pencairan BLT DD yang kami terima selalu di potong hingga 50 persen, bahkan sudah berlangsung sejak tahun 2020 kemarin sampai dengan saat," ungkapnya.

Kemudian ditanyai masalah kejelasan mengapa dipotong setiap pencairan BLT tersebut? dirinya mengatakan jika pemotongan dilakukan langsung pihak Pemerintah Desa dengan alibi untuk membeli mobil ambulans.

"Kami tidak faham akan hal tersebut , tidak ada lagi sistem musyawarah dalam pemotongan yang menyatakan untuk biaya pembelian mobil operasional Desa," terangnya

Dirinya berharap kepada pemerintah Daerah agar bisa di proses terkait belanja yang di bebankan kepada penerima manfaat, sebab seperti yang ia ketahui penerima manfaat itu utuh tidak ada sistem pemotongan.

Dilokasi yang sama hal tersebut di akui Abdullah Nur juga mengatakan terkait pemotongan BLT tersebut seharunya kepala Desa jangan memotong uang BLT untuk beli mobil ambulance, sangat disayangkan adanya pemotongan itu.

"Benar BLT Desa Sukamenang dipotong oleh kepala Desa saya menyaksikan sendiri bahwa warga yang terimah Rp 150 ribu, seharunya Rp300 ribu. Kami tidak terimah dengan alasan apapun," tegas Abdullah.

Sementara itu kepala Desa Sukamenang saat di sambangi di kediamannya dirinya sedang tidak ada di rumah, terang sala seorang tetangganya.

"Pak kades tidak ada di rumah dek, Mungin pergi dari pagi tadi ", ujarnya

Kemudian saat di hubungi melalui via telpon atau WhatsApp namun tidak bisa di hubungi , karena diduga telah memblokir semua panggilan masuk. (AkaZzz)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp






Dukung Kami di Youtube

LAPOR PAK

LAPOR PAK
Buat Laporan Anda disini, pasang Aplikasi Kami.

Media Advokasi Edisi Cetak