Web Analytics

Showing posts with label Aceh. Show all posts
Showing posts with label Aceh. Show all posts

January 18, 2022

PNS Belum Gajian, BMI Aceh Singkil Kecewa dengan Kinerja Pemkab

Aceh Singkil, MA - Hingga memasuki pertengahan Januari 2022, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Aceh Singkil hingga kini belum menerima gaji.

Informasi yang dihumpun Wartawan, Pencairan  Gaji para PNS di Aceh Singkil biasa setiap bulannya paling lambat per tanggal 5.

Namun sayang, hingga saat kini gaji itu belum juga masuk ke rekening mereka di Bank Aceh Syariah. 

Terkait hal tersebut, Ketua DPC Banteng Muda Indonesia (BMI)  Aceh Singkil Wahyu Hidayat menyayangakan hal itu terjadi. 

Dikatakannya, sebagai Ketua DPC BMI Aceh Singkil Dirinya merasa malu melihat Kabupaten Aceh Singkil ini. 

"Ditengah kondisi Covid-19 yang hingga kini belum juga berakhir, dan kondisi ekonomi melemah seharusnya gaji PNS cepat dicairakn. Kerena hanya itu yang mereka harapkan," kata Wahyu melalui pers rilisnya, Selasa (18/1/2022). 

Lebih lanjut Ketua Sayap dari paratai PDIP Indonesia dan Tim Pemenang Pemilu 2 priode itu, juga sangat kesalkan dengan Gaji PNS yang belum dicairakan tanpa tahu apa kendala. 

Seharunya, Pemda Aceh Singkil harus dengan cepat menginformasikan apa sebenarnya terjadi  telatnya pencairan gaji tersebut, sehingga tidak menyebabkan isu yang berkembang di lingkungan masyakat menjadi miring. 

"Dengan telatnya pencairan Gaji tersebut, banyak PNS di Aceh Singkil malas untuk masuk kantor secara tidak langsung," kata Wahyu Hidayat. 

Terpisah Kepala Badan Pengelola Keuangan Kabupaten (BPKK) Kabupaten Aceh Singkil, melalui Kabid Perbendaharaan Fakhruddin yang dikonfirmasi diruang kerjanya menjelaskan, sudah menjadi kebiasaan setiap awal tahun, pencairan gaji PNS kerap terlambat masuk kerekening penerima masing-masing.

Disebutkannya, tidak ada kendala dalam proses pencairan. Namun keterlambatan masuk nya gaji disebabkan karena belum diajukannya surat perintah membayar (SPM) oleh masing-masing SKPK.

“Masalahnya mereka belum pengajuan SPM, dan SPM belum ada kami terima. Syarat pengajuan terbit SPP (Surat Permintaan Pembayaran) ada SPD (Surat Penyediaan Dana),” ucap Fakhruddin.

Disebutkannya sampai dengan hari ini sudah ada 27 Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK)yang mengajukan SPM ke Kantor BPKK dari 46 SKPK yang ada. Bisa jadi sore ini sudah pengajuan semua bisa langsung proses,” tambahnya 

Pada prinsipnya jika sudah mengajukan berkas,  lengkap berkas dan pengajuan SPM, dan diperiksa penguji sudah lengkap berarti tidak ada masalah lagi tingggal proses pencairan gaji di Bank.

Prosesnya, sebelum ditandatangai pengguna anggaran terlebih dahulu di verifikasi PPK, baru pengajuan SPM dan diperiksa penguji. "Jika sudah lengkap berkas, baru cetak Penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan buat pengantar ke Bank Aceh untuk proses pencairan," terang Fakhruddin.

Disebutkannya untuk nilai yang harus dibayarkan dari sekitar 3.200 PNS di Aceh Singkil, diperkirakan mencapai Rp.15miliar lebih yang akan diproses pencairan.
Biasa pengajuan awal tahun selalu terlambat dan akan normal setelah memasuki Februari dan Maret mendatang.

Pengajuan by aplikasi, karena metode menggunakan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Sehingga terkadang faktor SDM, maupun ganti bendahara operator maupun berbagai  macam faktor lainnya sehingga berpengaruh terhadap prosesnya. (Ahmad)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

December 17, 2021

Gandeng Pihak Ketiga, Aceh Singkil Wujudkan Kantin Sekolah Layak, Aman dan Sehat

Aceh, MA - Aceh Singkil Wujudkan Kantin Sekolah yang Layak, Aman, dan Sehat. Pemerintah Daerah Aceh Singkil, Radio Republik Indonesia (RRI) Aceh Singkil, dan Bank Aceh, bekerjasama dengan Yayasan Aceh Hijau, Unicef, dan Lingkar Remaja, menggelar Diskusi Publik.

Diskusi publik juga dilakukan untuk menindaklanjuti hasil identifikasi  dan inventarisasi dari Lingkar Remaja di lima sekolah di Aceh  Singkil, yang ditemukan banyak permasalahan kantin sekolah. Mulai dari kelayakan tempat, kebersihan, sanitasi, sampai keamanan dan kesehatan jajanan yang diperjualbelikan. 

Diskusi publik itu dilaksanakan di Aula Bappeda Aceh Singkil, Kamis (16/12/2021).melibatkan lintas  sektor, dinas  terkait, pelaku usaha, komite sekolah, dan lainnya,

Kepala Bappeda Aceh Singkil, Ahmad  Rivai  mengatakan, Mewujudkan Kantin Sekolah yang Layak, Aman, dan Sehat, sangat penting dan harus disupport karena menyangkut generasi  Aceh Singkil.

“Apapun ceritanya ke depan anak-anak kita inilah yang akan mengisi dan melanjutkan pelaksanaan pembangunan di Aceh Singkil yang kita cintai.  Karena apa, makanan-makanan yang mereka konsumsi saat ini akan berdampak terhadap mereka.  Sungguh banyak makanan-makanan yang ada di kantin sekolah yang tidak sehat.  Saat ini mungkin kita tidak merasakan akibatnya,” kata Ahmad Rivai. 

“Terlalu banyak penyedap, terlalu banyak bahan yang ditambahkan, hal-hal tidak baik  ke dalam makanan mereka.  Walaupun pada saat itu mereka makan enak, makan asyik dengan harga yang murah.  

Namun ke depan, hal ini tidak baik terhadap pertumbuhan otak dan pertumbuhan diri mereka.  Kita berharap anak-anak kita ke depan menjadi anak-anak yang cerdas, sehat, terlepas dari stunting, idiot, dan bisa mengisi pembangunan.  Tidak hanya di Aceh Singkil, tapi di seluruh Indonesia,” tutupnya (Ahmad)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Kapolda Aceh dan Direktur Sale & Distributor BSI Sepakat Gebrak Vaksinasi

Banda Aceh - Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, S.H., M.M. dengan Direktur Sale & Distributor Bank Syariah Indoneaia Anton Sukarna sepakat melakukan gebrakan untuk meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19 di Provinsi Aceh.

Hal tersebut lahir saat Kapolda Aceh menerima audiensi dari salah satu perwakilan bank berlabel syariah tersebut, Kamis (16/12/2021) di Mapolda Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M.Si. dalam keterangan persnya menyampaikan, gebrakan vaksinasi yang dimaksud adalah melakukan upaya secara bersama-sama untuk meningkatkan capaian vaksinasi di Aceh.

Di mana nantinya, kata Winardy, BSI akan mendukung segala upaya yang dilakukan kepolisian, dalam hal ini Polda Aceh dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi, termasuk menyediakan bansos agar animo masyarakat untuk vaksin meningkat.

Ia berharap, dengan adanya kesepakatan ini, capaian vaksinasi di Aceh akan segera mencapai target dan herd immunity segera tercipta.

"Intinya, Polda Aceh dengan BSI akan berkolaborasi untuk menyukseskan program vaksinasi yang sedang dijalankan pemerintah dan herd immunity segera terbentuk," sebutnya. (Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Empat Korban Laka Lantas di Subulussalam Dievakuasi, Tiga Lainnya Dalam Pencarian

Aceh, MA - Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono, S.I.K. bersama tim SAR gabungan kembali menemukan seorang jenazah korban kecelakaan tunggal di perbatasan Aceh - Sumut, tepatnya di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Jenazah korban berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan di lokasi air terjun Kedabuhan, Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subussalam, Kamis (16/12/2021) dan langsung dievakuasi ke RSUD Kota Subulussalam guna dilakukan proses identifikasi.

Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui berjenis kelamin perempuan bernama Tata Agusnianti (22).

"Dengan ditemukan jenazah tersebut, keseluruhan sudah empat korban yang ditemukan," kata Qori Wicaksono, S.I.K. dalam keterangan persnya, Kamis (16/12).

Ia juga menyebutkan, keempat korban yang sudah berhasil dievakuasi adalah Arman Yusuf (50), Fitri Elfirati (26), Khairumi (22), dan Tata Agusnianti (22).

Adapun yang mqsih dalam pencarian adalah Muhammad Amri Lubis (30), Masdi (49), dan Sudarseh (68).

"Kita mendoakan agar korban yang sudah ditemukan khusnus khatimah dan untuk yang masih dalam pencarian semoga cepat ditemukan," harapnya. (Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

December 14, 2021

Ditlantas Polda Aceh Edukasi Siswa PAUD Taat Berlalu Lintas

Banda Aceh, MA - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas untuk anak usia dini, yang diikuti oleh 100 orang siswa-siswi dari SD TI Daarul Qur'an Al-Aziziyah, Selasa (14/12/2021) di Mako Sat PJR Lalulintas Polda Aceh, Kota Banda Aceh.

Di lokasi kegiatan sudah dilengkapi berbagai miniatur rambu lalu lintas yang membuat anak-anak seolah-olah berada di jalur lalu lintas yang sebenarnya.

"Salah satu edukasi yang kita berikan adalah pengenalan rambu lalu lintas. Di mana di lokasi kegiatan sudah kita siapkan miniaturnya," kata Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.Si. dalam keterangan persnya, Selasa (14/12).

Selain memberikan edukasi lalu lintas, kata Dicky, pihaknya juga menjelaskan tentang fungsi dan bentuk kendaraan R2 dan R4 Ditlantas yang digunakan dalam pelaksanaan tugas patroli serta pengawalan VIP/ VVIP.

Dicky juga mengingatkan para siswa-siswi SD yang hadir bahwa polisi adalah sahabat anak dan tidak perlu ditakuti.

Ia berharap, pemberian edukasi lalu lintas ini nantinya dapat membuat anak-anak semakin bersahabat dengan Polisi serta dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas yang saat ini masih didominasi oleh remaja atau usia produktif.

"Semoga kegiatan sini menjadi upaya kita dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama bagi anak usia produktif," pungkasnya.

Selesai mengikuti lomba, anak-anak diberikan kesempatan untuk jalan-jalan naik mobil dan sepeda motor patroli Ditlantas untuk berkeliling. (Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Vaksinasi Covid-19 di Aceh Singkil Capai 49,5 Persen

Aceh Singkil, MA - Kapolres Aceh Singkil AKBP Iin Maryudi Helman menyebutkan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Aceh Singkil saat ini telah mencapai 49,5.

Dan di akhir tahun 2021 ini, juga akan ditargetkan sebesar 70 persen dari jumlah sasaran 92.796 orang.

Hal itu disampaikan Kapolres Aceh Singkil AKBP Iin Maryudi Helman saat apel pagi di halaman Mapolres setempat, Senin (13/12).

Atas kenaikan capaian itu, Ia tak lupa menyampaikan terima kasih terhadap semua jajaran yang telah bekerja maksimal.

“Terima kasih kepada seluruh personel  Polres Aceh Singkil, mudah-mudahan capaian vaksin bisa kita tingkatkan lagi dan mencapai target sampai akhir Desember nanti, " Ujar AKBP Iin Maryudi Helman. 

Lebih lanjut AKBP Iin Maryudi Helman juga menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

“Bagi masyarakat yang belum vaksin, bisa langsung menghubungi personel Polres Aceh Singkil atau datang langsung ke gerai vaksinasi yang telah disediakan pada masing-masing wilayah,” pesannya. (Ahmad)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

December 11, 2021

Kejari Aceh Singkil Sebut Bakal Tetapkan Tiga Tersangka Terkait Kasus KMP

Aceh Singkil, MA - Kasus pengelumbungan (Mark-up) Kapal Motor Penumpang (KMP) Singkil 3 milik Pemkab Aceh Singkil terus dilakukan pemeriksaan.

Pemeriksaan itu dilakukan oleh tim ahli Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).hasilnya  akan diterima sebelum akhir bulan Desember 2021.

Sementara untuk proses pemeriksaan saksi saksi yang terkait atau yang terhubung dalam kasus KMP Singkil -3   sudah selesai dimintai keterangan. 

Adapun saksi-saksi  yang dipanggil yakni Pihak Dinas Perhubungan, Unit Layanan Pengadaan (ULP), Keuchik di Pulau Banyak, Dinas Keuangan (Aset) dan Perusahaan pengadaan KMP dari Surabaya, "Demikian disampaikan Kepala Kejari Aceh Singkil Muhammad Husaini, Jum'at (10/12/2021) di Kantor. 

Pemeriksaan saksi sudah selesai semua,tinggal tunggu keterangan saksi ahli dari Institut Teknologi Sepeuluh November (ITS) lagi. 

Kalau sudah kita terima hasil dari tim ITS tersebut pada Desember ini, kita akan melakukan lakah selajutnya, "ujarnya. 

Menurut Husaini, dari hasil pemeriksaan itu, ditemukan ada kerugian negara atau perbuatan melawan hukum.untuk itu pihaknya akan minta bantu BPK, BPKP dan Inspektorat untuk melakukan penghitungan. 

Dengan begitu tersangka dalam kasus ini akan segera ditetapkan, " kata Husaini. 

Jika terdapat ada kerugian, kami akan minta ahli penghitung kerugian Negara. Setelah ada pembuktian kapal ini. Disitulah baru ditetapkan tersangkanya," jelasnya. 

Diketahui pengadaan KMP Singkil 3 tersebut dilakukan pada tahun 2018 yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK). Dimana Kapal itu merupakan pengadaan di Dinas Perhubungan Aceh Singkil dengan menelan biaya sebesar Rp 1.2 milyar. 

Dari hasil penyelidikan Kejari waktu itu, ditemukan ada indikasi yang tergolong penggelembungan (Mark-up). Akhirnya  beberapa bulan lalu pihak Kejari pun menyita KMP Singkil 3 untuk proses Penyidikan lebih lanjut. (Ahmad)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

December 08, 2021

Puluhan Mualaf Ikuti Lomba Adzan, Wudhu, Shalat, dan Mengaji di Baitul Mal Aceh Singkil

Aceh, MA -  Sedikitnya ada sebanyak 98 orang mualaf di Kabupaten Aceh Singkil meminta untuk di shadatkan dan berniat untuk memeluk agama Islam. 

Para mualaf itu keluarga baik Aceh Singkil dan luar Aceh Singkil, mereka berniat memeluk Islam atas keinginannya sendiri di Aceh Singkil, tidak ada paksaan. 

Sebanyak 98 orang mualaf itu hingga kini menjadi binaan Baitul Mal Kabupaten Aceh Singkil sejak 3 tahun lalu, untuk belajar kajian ilmu tentang Agama Islam

Dari Total Mualaf itu, ada 80 mualaf  mengikuti lomba praktek berwudhu, praktek Adzan Subuh, praktek Sholat Fardhu Subuh, dan mengaji surat-surat pendek. 

Empat Cabang Lomba itu, digelar oleh Baitul Mal Aceh Singki, untuk memotivasi para mualaf dan penguatan aqidah dalam beribadah.

Karena, para mualaf itu sudah banyak yang dibina, dan mereka berkeinginan untuk mengetahui isi Agama Islam.

 "Sehingga dengan kegiatan perlombaan ini mereka dapat menguatkan aqidah dalam beribadah," kata Kepala Baitul Mal Ustad Ali Sadikin kepada wartawan, Selasa (7/12) di halaman Kantor Baitul Mal Aceh Singkil.

Melalui dana zakat infak sadakah (ZIS) ini kita melakukan kegiatan pembinaan mualaf didaerah masing-masing. Yakni dengan menyediakan guru untuk mengajar dan mendidik para mualaf yang tersebar di 11 kecamatan.

Dari hasil pengajaran para ustad ini, sudah ada yang suaranya bagus Adzan, ada yang sudah hafal berwudhu dan ada juga yang sudah mampu melaksanakan ibadah shalat dan mengaji.Maka dengan kemampuan yang sudah ada ini, maka dibuat perlombaan, "ujarnya.

Lebih lanjut Ali Sadikin juga menyebutkan, untuk target zakat Aceh Singkil tahun 2021, mencapai Rp7 miliar. Tercatat, sejak Januri hingga Oktober 2021 baru terkumpul sekitar Rp3.2 M.

“Masih ada sampai Desember 2021, mudah-mudahan bisa tercapai Rp5 miliar,” ucapnya.

Sementara tahun 2020 dari target Rp7 miliar zakat, berhasil terhimpun senilai Rp4.875.662.000. Sementara itu dana zakat yang akan disalurkan untuk mustahik (para Asnaf) mencapai Rp 1 M lebih. 

Diperuntukkan bagi fakir miskim, duafa, para mualaf, guru ngaji mualaf dan hafidz/hafidzah Kabupaten Aceh Singkil dan mustahik yang berhak.

Kegiatan perlombaan dibuka oleh Bupati Aceh Singkil sekaligus serangkaian penyerahan simbolis penyerahan hadiah hafidz Qur’an 30 dan 15 jus, dengan total senilai Rp60 juta.

Dalam sambutannya Bupati Dulmusrid berharap dengan dilaksanakan perlombaan ini semoga menjadi motivasi penguatan aqidah dan ibadah para mualaf untuk terus belajar memahami Agama Islam dan lebih menambah keyakinan terhadap agama yang dipeluknya. (Ahmad)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

November 29, 2021

Mahasiswa Unimal Datangi SMPN 3 Gunung Meriah Ajak Siswa Jauhi Pergaulan Buruk

Aceh Singkil, MA - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Membangun Kampung (KKN-MK) Kelompok 145 Universitas Malikussaleh melakukan sosialisasi bertemakan kenakalan remaja di UPTD SPF SMPN 3 GUNUNG MERIAH, Blok VI Baru, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil,  Sabtu (13/11/2021).

Kegiatan itu dilakukan Guna memberikan pemahaman dan edukasi kepada siswa-siswi SMPN 3 GUNUNG MERIAH  tentang kenakalan remaja. Yang dibimbing oleh Khaidir S.Si., M.Si (DPL) dengan 8 anggota kelompok KKN-MK 145 lainya. 

Diantaranya,  Lestari Andayani (Ilmu Politik), Asni Aliani ( lManajemen), Silkha Mahfira Br Solin (EKP), Tati Julianti (Teknik Sipil), Rini Afriani (Hukum), Efrigusmeli (Teknik Industri), Nurhasiyah (Akuakultur), Ridani (Agribisnis).

Pihak UPTD SPF SMPN 3 GUMER menyambut baik kegiatan dengan menyediakan fasilitas sosialisasi kepada mahasiswa KKN UNIMAL.

Sosialisasi dilaksanakan diruang kelas yang diikuti oleh kurang lebih 110 siswa dan beberapa dewan guru lainnya. Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dinarasumberi oleh Rini Afriani dan Silkha, yakni mahasiswa KKN UNIMAL.

“Sekarang ini karena masih pandemi covid-19, UPTD SPF SMPN 3 Blok VI Baru telah menerapkan sistem shift untuk aktivitas belajar siswa/i, dimana jadwal belajar kelas VII,VIII,X dibedakan setiap harinya," ujar pak Suriadi S.Pd selaku Kepala Sekolah.

Meski begitu, covid-19 tidak mengurangi  persentase terjadi kenakalan remaja. Tidak sedikit informasi yang diterima bahwa masih maraknya beberapa perilaku kenakalan remaja yang merajalela yakni pesta minuman keras, tawuran, aksi balapan liar, dan tindakan kriminal lainnya.

Asni Aliani selaku moderator pada acara sosialisasi mengungkapkan, hal ini dapat terjadi disebabkan karena ruang penyaluran energi dan kreativitas remaja berkurang selama masa pandemi.

Dalam penyampaian sambutannya, pak Suriadi S.Pd juga mengungkapkan 

“Sosialisasi ini merupakan sebuah bentuk kepedulian dari mahasiswa kepada siswa-siswi kami yang berhadir pada saat ini, kami berharap anak-anak kami kedepannya dapat mengikuti jejak dari segi baiknya para kakak mahasiswa KKN dan semoga sedikit banyaknya dapat menambah kepahaman anak didik kami mengenai kenakalan remaja," ucapnya.

Sementara itu, Rini Afriani dalam pemaparan materinya menyampaikan terjadi penyimpangan kenakalan remaja disebabkan oleh 2 faktor, faktor yang pertama yaitu faktor internal seperti perubahan biologis dan sosiologis serta kondisi diri yang lemah. Adapun, faktor yang kedua yaitu faktor eksternal seperti perceraian keluarga, teman pergaulan dan komunitas yang kurang baik.

Lebih lanjut Silkha juga menyampaikan dalam materinya bahwa “Berbagai kenakalan remaja yang terjadi dapat diatasi dengan 3 cara, yakni memperkuat kontrol diri atau tidak mudah terpengaruh, pandai memilih teman dan memperkuat keimanan kepada tuhan.

Dosen pembimbing lapangan, Khaidir S.Si., M.Si menyatakan bahwa kenakalan remaja di zaman modern ini sulit sekali dicegah. Hal ini dikarenakan perkembangan media sosial yg begitu pesat dengan tampilan berbagai macam peristiwa yang dapat dijadikan sebagai contoh dalam bertindak. Namun demikian, kenakalan pada remaja dapat diminimalisir dengan pembekalan ilmu agama yang baik sejak usia dini sehingga mereka akan tahu mana yang baik atau tidak untuk diikuti.

Diakhir kegiatan, Mahasiswa KKN UNIMAL mengajak siswa-siswi NOBAR(Nonton Bareng) _short movie inspiratif_ dan memberikan hadiah kepada siswa-siswa penanya terbaik yang telah disediakan oleh Mahasiswa. (Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 26, 2021

Lihat Potensi Wisata Aceh Selatan, Kajati Aceh Kunjungi Puncak Sigantang Sira

Aceh Selatan, MA - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Dr. Muhammad Yusuf, SH. MH, tiba di Tapaktuan pada Senin (25/10) siang. Kedatangan Kajati beserta istri, Hj. Siti Jamilah, dan jajaran Kejaksaan Tinggi Aceh ini merupakan rangkaian kunjungan kerja yang dilaksanakan di beberapa kabupaten/kota pada pesisir barat selatan Aceh, salah satunya Kabupaten Aceh Selatan. 

Pada kesempatan ini, Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran, bersama Forkopimda, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat, menyambut kedatangan Kajati Aceh dan rombongan di Aula Pendopo Bupati, dengan prosesi peusijuek, dilanjutkan jamuan makan siang dan temu ramah.

Dalam sambutannya, Tgk. Amran menyampaikan gambaran umum wilayah dan kondisi pembangunan Kabupaten Aceh Selatan kepada Kajati Aceh, sekaligus mempromosikan berbagai potensi wisata yang ada.

Hal ini agaknya langsung ditanggapi positif oleh Kajati Aceh. Usai melaksanakan temu ramah di Aula Pendopo, Kajati dan rombongan yang hendak melanjutkan perjalanan ke Kota Subulussalam setelah meninjau Kacabjari Bakongan, menyempatkan diri untuk menikmati pesona dan pemandangan di Puncak Sigantang Sira, Trumon. 

Objek wisata yang semakin dikenal usai menjadi nominator API Award 2021 ini berhasil memikat Kajati Aceh dan istri untuk berlama-lama menikmati pemandangan yang ada.

“Semoga pengembangan objek wisata ini mendapatkan dukungan penuh dari seluruh pihak. Terlebih dengan menjadi nominator API Award 2021, tentunya sangat membantu dalam upaya mempromosikan Sigantang Sira ke depannya,” ucap Muhammad Yusuf.

Sementara itu, owner Puncak Sigantang Sira yang juga tokoh masyarakat Aceh Selatan, Tgk. Abrar Muda, yang turut didampingi istri, menjelaskan rencana pembangunan Sigantang Sira kepada Kajati dan rombongan.

“Pembangunan berbagai infrastruktur pendukung akan dilaksanakan secara bertahap. Harapan kami, kiranya Sigantang Sira dapat menjadi objek wisata yang memikat kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara” ucap Tgk. Abrar Muda.

Kunjungan Kajati Aceh ke Puncak Sigantang Sira menambah daftar panjang berbagai tokoh penting di Provinsi Aceh yang telah berkunjung dan terpikat dengan pesonanya, antara lain, Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, MT, bersama istri, Mantan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf yang akrab dikenal dengan Mualem, serta mantan Walikota Banda Aceh yang saat ini menjadi Anggota DPR RI, Hj. Illiza Sa’aduddin Jamal. (Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 24, 2021

Capaian Vaksinasi Polda Aceh Tembus Angka 16.326 Orang

Banda Aceh - Sebanyak 16.326 orang berhasil divaksin dalam vaksinasi yang digelar oleh Polda Aceh beserta seluruh jajaran di 276 titik, hari ini, Sabtu (23/10/2021).

Hasil tersebut disampaikan Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, S.H., M.M., saat meninjau kegiatan vaksinasi massal di Desa Lam Asan Siem, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Sabtu (23/10).

Ahmad Haydar menyebutkan, vaksinasi massal ini melibatkan sedikitnya 1.546 vaksinator yang tersebar di 276 titik gerai vaksinasi yang ada di seluruh jajaran Polda Aceh.

Ini semua, sambungnya, merupakan upaya Polda Aceh untuk terus menggenjot capaian target harian vaksinasi agar program vaksinasi yang sedang dijalankan pemerintah berjalan sesuai dengan rencana.

"Alhamdulillah, untuk hari ini, Sabtu 23 Oktober 2021, sebanyak 16.326 orang dapat menerima vaksin, baik dosis I maupun dosis II," ucap Ahmad Haydar

Dalam kesempatan itu juga, ia menekankan agar masyarakat tidak perlu takut apalagi ragu untuk menerima vaksin. Semua lembaga yang terlibat, termasuk MPU sudah mengakui dan melegalkan vaksin yang saat ini sudah diberikan kepada masyarakat.

Ia juga meminta, kepada masyarakat yang belum melaksanakan vaksin baik dosis I maupun dosis II agar segera mendatangi gerai-gerai vaksinasi yang sudah disediakan oleh TNI l-Polri, Pemerintah, dan instansi-instansi lainnya.

Bagaimanapun, katanya, ini merupakan usaha kita bersama agar herd immunity di Aceh segera tercipta dan transisi dari pandemi ke endemi segera terjadi.

"Tidak perlu ragu. Jangan terprovokasi dengan berita-berita hoaks dan tidak berdasar mengenai vaksin. Percayakan itu semua kepada pemerintah," terangnya.

"Kita harus terus bergerak untuk keluar dari pandemi ini. Salah satu caranya adalah dengan menciptakan herd immunity," pungkas Ahmad Haydar. (Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 20, 2021

Kabid Humas: Bukan Ditolak, Tapi Diarahkan untuk Vaksin

Banda Aceh - Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M.Si. mengklarifikasi pemberitaan terkait adanya penolakan terhadap laporan korban dugaan percobaan pemerkosaan di Polresta Banda Aceh.

Secara tegas Winardy menyampaikan, bahwa tidak ada penolakan yang dilakukan kepolisian di jajaran Polda Aceh terhadap laporan yang ingin disampaikan oleh masyarakat.

Saat itu, katanya, pelapor diminta untuk scan QR Code PeduliLindungi, di situ diketahui yang bersangkutan belum vaksin. Selanjutnya ditawarkan untuk divaksin, lalu pelapor menyatakan tidak bisa, karena ada penyakit bawaan.

Kemudian petugas menawarkan untuk diperiksa oleh dokter dan diterbitkan surat keterangan, akan tetapi korban menolak. Lalu pelapor dengan keinginannya sendiri pulang meninggalkan Mako Polresta.

"Jadi, tidak ada yang namanya penolakan, bahasanya jangan dipelintir. Yang ada, pelapor diarahkan untuk vaksin dan setelah itu silakan melaporkan kembali," tegas Winardy saat konferensi pers, Rabu (20/10/2021) di Mapolda Aceh.

Selain itu, Winardy juga meluruskan tentang pemberitaan tidak adanya tanda bukti lapor saat korban melanjutkan laporannya ke Polda Aceh. Dalam hal ini, ia juga dengan tegas mengatakan itu sesuai dengan konsultasi yang diterima penyidik.

Karena, setiap laporan yang dianggap krusial dan sensitif, pihak SPKT mengarahkan pelapor untuk konsul ke bagian yang menanganinya, dalam hal ini Unit PPA Ditreskrimum Polda Aceh.

"Saat konsul, petugas menerimanya dengan baik. Bahkan diberikan makan dan minum. Namun, saat itu pelapor merasa tidak nyaman karena yang mengambil keterangan adalah Polisi Pria. Karena para Polwan sedang melaksanakan vaksinasi massal Ditreskrimum. Pelapor bersama pendamping memilih pulang dan akan melaporkannya kembali saat ada Polwan. Nomor petugas pun sudah dikasih," terang Winardy.

Namun demikian, Polda Aceh melalui Ditreskrimum yang diwakili Unit PPA sudah mengerahkan anggotanya ke lapangan untuk melakukan pendalaman dan langkah proaktif dengan mendatangi pelapor. Setelah diinterview dan meninjau TKP, petugas langsung menuntaskan laporan tersebut di rumah korban.

"Penyidik juga sudah mengambil keterangan lengkap dari pelapor ke rumahnya. Sehingga, sekarang kasus dugaan pemerkosaan tersebut resmi ditangani Ditreskrimum Polda Aceh," ujar Winardy.

Dalam kesempatan itu juga Winardy mengimbau, agar masyarakat yang belum vaksin untuk segera melaksanakannya. Karena itu perlu untuk mempercepat terciptanya herd immunity di Aceh.

Saat ini, Aceh baru 28 persen yang vaksin dan urutan ke-31 se-Indonesia. Oleh karena itu, segera vaksin di gerai-gerai vaksin yang disediakan pemerintah.

Apalagi, katanya, apliaksi PeduliLindungi mengharuskan masyarakat vaksin agar bisa dengan mudah mengakses tempat-tempat tertentu, seperti pelayanan publik. (Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 15, 2021

Kapolda Aceh Atensi Vaksinasi Cegah Kematian Tinggi Akibat Covid-19

Banda Aceh, MA - Kepala Kepolisian (Kapolda) Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, SH., MM., yang didampingi Pangdam IM Mayjen TNI Ahmad Marzuki beserta Ketua DPRA memimpin rapat koordinasi dan evaluasi penanggulangan Covid-19, Kamis (14/10/2021) di Aula Machdum Sakti, Lantai III, Mapolda Aceh.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dihadiri Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Aceh tersebut Kapolda Menyampaikan penekanannya terhadap tingginya angka kematian akibat terpapar virus corona.

"Tingginya tingkat kematian akibat terpapar Covid harus menjadi perhatian semua, terutama Satgas yang sudah dibentuk. Kita harus lebih gencar memberikan sosialisasi tentang bahaya Covid-19," ucap Ahmad Haydar.

Selain itu, Ahmad Haydar juga mengatensi capaian pelaksanaan vaksinasi di seluruh Aceh. Menurutnya, tingkat capaian kita masih jauh jika dibandingkan dengan provinsi lain.

Akselerasi vaksinasi perlu dilakukan, lantaran saat ini pemerintah telah memberikan kelonggaran terhadap aktivitas masyarakat. Tentunya pelonggaran yang ada harus diiringi dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) serta akselerasi vaksinasi.

Oleh karena itu, ia berharap, ke depan harus ada strategi jitu untuk meningkatkan animo masyarakat untuk menerima vaksin.

Dalam konteks ini, diperlukan sosialisasi yang lebih masif, sehingga masyarakat tidak ragu lagi dalam menerima vaksin. Hal tersebut perlu untuk mencapai target vaksinasi untuk terciptanya herd immunity di Aceh.

"Intinya, tingginya tingkat kematian dan vaksinasi harus menjadi perhatian serius bagi kita semua," sebutnya.
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Dua Tersangka Kerumunan di Lhokseumawe Dilimpahkan ke Kejaksaan

Aceh, MA  - Polres Lhokseumawe telah menuntaskan Penyidikan dan melimpahkan berkas perkara dan dua tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan dan kekarantinaan kesehatan yang terjadi di Toko Wulan Kokula, kota Lhokseumawe.

"Dua tersangka dan barang bukti sudah dilimpahkan ke Kejaksaan ,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, SH., SIK., M.Si. dalam keterangannya, Kamis (14/10/2021) di Mapolda Aceh.

Winardy menjelaskan, saat pelimpahan tersebut ke dua tersangka, yaitu Herlin Kenza dan Koko turut dihadirkan. Namun, karena koperatif mereka tidak dititipkan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) setempat dan dikenakan wajib lapor.

Sebelumnya, terang Winardy, Kepolisian Resort (Polres) Lhoksemawe menetapkan selebgram Aceh Herlin Kenza sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan dan kekarantinaan kesehatan yang terjadi di pasar Inpres, kota Lhokseumawe.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara dan ditemukan bukti cukup atas pelanggaran kekarantinaan kesehatan dan protokol kesehatan.

Sebelum ditetapkan tersangka, kata Winardy, penyidik telah memeriksa HK dan KS pemilik usaha (toko) Wulan Kokula sebagai saksi dan delapan orang lainnya termasuk saksi ahli hukum pidana.
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 11, 2021

Komunitas Sepeda Sumatera dan Aceh Jelajah Hutan Japakeh Pidie Jaya

Aceh, MA - Gowes Bersama (Gobar) Komunitas Pesepada Sumatra dan Aceh jelajahi hutan japakeh. Berbagai keindahan alam dan pesona alam terlihat mulai dari garis stars di Alue Awe sampai finishing di Lhok Sandeng Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, Aceh.

Gowes yang disponsori oleh Irwan Socolatte Pidie Jaya, digelar Minggu, 10 Oktober 2021 dengan rute mencapai 30 km lebih.

Tanjakan dan turunan memang lazimnya bagi pencinta tracking sepeda, namun tanjakan di hutan Pidie Jaya memang luar biasa, sehingga peserta komunitas BOLC dari Medan Deli menjadikan momen Pidie Jaya sebagai momen terindah.

Bahkan salah satu peserta dari GMM Matang Geulumpang Dua Bireuen, menghadirkan seorang o
peserta cilik. Yuda, anak berusia 8 tahun mampu mengimbangi tracking sejauh 30 km dengan rute tantangan bebatuan.

Sedangkan tim gowes KAT GC kodim Aceh Utara, apresiasi hutan sejarah jelajah Raja Japakeh, tokoh ulama besar dimasa penjajahan Belanda.

Yuda, pegowes cilik asal MIN 1 Matang GLP Dua, mengatakan, bahwa ia telah terbiasa dengan jelajahi jalan bebatuan, maka di gowes Pidie Jaya, baginya bukan rintangan yang berarti.

"Saya sudah sering ikuti gowes di Bireuen, malah saya suka banget, meskipun tadi saya sempat terjatuh sekali," ucap siswa kelas II MIN 1 Matang GLP Dua, Bireuen. (Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 07, 2021

Bhayangkari Polda Aceh Gelar Bakti Sosial Untuk Nakes

Banda Aceh, MA - Dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-69, Bhayangkari Polda Aceh menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) dengan membagikan bingkisan kepada tenaga kesehatan (nakes), Selasa (7/9/2021) di Rumah Sakit Bhayangkara, Lamteumen, Banda Aceh.

Kegiatan bakti sosial tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PD Bhayangkari Aceh Ny. Sissy Ahmad Haydar dan didampingi oleh Ny. Anna Raden Purwadi beserta anggota Bhayangkari lainnya.

"Penyerahan bingkisan tersebut diberikan kepada Nakes sebagai bentuk dukungan kepada mereka yang menjadi garda terdepan dalam menanggulangi Covid-19," sebut Ny. Sissy setelah menyerahkan bingkisan, Selasa (7/9).

Ia berharap, bakti sosial yang digelar oleh bhayangkari Polda Aceh tersebut dapat bermanfaat serta menjadi dukungan moril kepada para Nakes dalam menjalankan tugasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan, apa yang dilakukan Ketua PD Bhayangkari Aceh beserta anggota patut diapresiasi.

Di mana, sambungnya, di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, hal seperti itu sangat dibutuhkan.

"Semoga apa yang dilakukan Bhayangkari Polda Aceh di HKGB ke-69 ini dapat menambah semangat para Nakes dalam menanggulangi Covid-19," pungkas Winardy. (Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

August 16, 2021

Wali Nanggroe Sambut Kunjungan Kapolda Aceh

ACEH, MA - Wali Nanggroe Tgk Malik Mahmud Al- Haytar menerima kunjungan Kapolda Aceh  Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, S. H., M. M, di Pendopo Wali Nanggroe, Senin (16/8/21).

Menurut Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S. H., S. I. K., M. Si, dalam siaran pers singkatnya menyebutkan, kunjungan Kapolda Aceh ke Wali Nanggroe itu didampingi Karo Rena, Dirintelkam, Dirreskrimum dan Kabid Humas Polda Aceh. 

Kapolda Aceh yang tiba di Pendopo Wali Nanggroe tersebut ikut disambut sejumlah staf Wali Nanggroe, sambung Kabid Humas. 

Dalam pertemuan itu juga menerapkan prokes terkait saat ini dalam masa pandemi Covid-19, kata Kabid Humas. 

"Kapolda Aceh berkunjung ke Wali Nanggroe dalam rangka silturahmi dan bersinergi dalam melaksanakan tugasnya masing-masing yang saling mendukung," ucap Kabid Humas.

Kunjungan ini juga dilakukan Kapolda Aceh setelah beberapa hari beliau menjabat sebagai Kapolda Aceh, tutur Kabid Humas lagi mengakhiri keterangannya. (Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

August 03, 2021

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab Sejumlah PJU Polda Aceh dan Kapolres

ACEH, MA - Setelah turun Surat Telegram Kapolri pada tanggal 26-7-2021 lalu tentang rotasi pejabat di lingkungan Polri, hari ini Selasa (3/7/21) Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil, memimpin sertijab sejumlah PJU Polda Aceh dan Kapolres jajaran Polda Aceh di Lobby Utama, Mapolda Aceh. 

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S. H., S. I. K., M. Si, dalam siaran persnya mengatakan, Kapolda saat memimpin upacara sertijab itu turut dihadiri Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Drs. Raden Purwadi, S. H, Irwasda Polda Aceh Kombes Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M, dan sejumlah PJU serta Personel Polda Aceh lainnya. 

"Sejumlah PJU Polda Aceh yang diserahterimakan dalam upacara sertijab itu, masing-masing Dirpolairud, Kabidkum dan Kabid Dokkes Polda Aceh," sebut Kabid Humas. 

Dijelaskan Kabid Humas, Kabidkum Polda Aceh yang selama ini dijabat Kombes Pol. Wawan Setiawan, S. H., S. I. K, menduduki posisi baru sebagai Dirpolairud Polda Aceh dan jabatan Kabidkum diisi Kombes Pol. Wika Hardianto, S. H., S. I. K, yang sebelumnya menjabat Auditor Kepolisian Madya TK III itwasda Polda Aceh.

Sementara Kabid Dokkes Polda Aceh Kombes Pol. drg. Arios Bismark, D. F. M, yang akan menjabat sebagai Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Madya TK II Pusdokkes Polri diserahterimakan kepada Kombes Pol. dr. Sariman yang sebelumnya menjabat Kabid Dokkes Polda Papua Barat.

Kemudian sejumlah Kapolres yang ikut dirotasi berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor : 1508/VII/KEP./2021, tanggal 26-7-2021, juga diserahterimakan di Lobby Utama Mapolda Aceh pada hari ini, yaitu Kapolres Aceh Tamiang AKBP Ari Lasta Irawan, S.I.K akan mendapat jabatan baru sebagai Kabagada Rolog Polda Aceh.

AKBP Imam Asfali, S.I.K, yang menjabat Kasubdit II Reskrimum Polda Aceh akan menduduki posisi sebagai Kapolres Aceh Tamiang.

Sementara AKBP Zulhir Destrian,S.I.K.,M.H yang menjabat Kapolres Pidie mendapat promosi sebagai Wadir Polairud Polda Aceh, dan jabatan Kapolres Pidie akan diisi AKBP Padli, S.H, S.I.K., M.H, yang sebelumnya menjabat Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Aceh.

Lebih lanjut AKBP Taufik Hidayat, S.H.,S.I.K., M.Si, yang selama ini Menjabat Kapolres Bireuen akan menduduki Posisi Kabag Wassidik Ditresnarkoba Polda Aceh dan jabatan Kapolres Bireuen akan diisi AKBP Mike Hardy Wirapraja, S.I.K.,M.H, yang sebelumnya menjabat Kapolres Aceh Singkil.

Selanutnya Kapolres Aceh Singkil akan diduduki oleh AKBP Iin Maryudi Helman, S.I.K yang sebelumnya menjabat Kasubditkamsel Ditlantas Polda Aceh.

Selanjutnya AKPB Siswono Adi Wijaya, S.I.K yang menjabat Kapolres Bener Meriah diangkat dalam jabatan baru sebagai Irbid Itwasda Polda Aceh.

AKBP Agung Surya Prabowo, S.I.K, yang selama ini menjabat Kapolres Simeulue menjadi Kapolres Bener Meriah, dan Jabatan Kapolres Simeulue akan diisi AKBP Pandji Santoso, S.I.K., M.Si, yang selama bertugas sebagai Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Aceh.

Berikutnya Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto,S.I.K, akan menduduki posisi baru sebagai Wadansat Brimob Polda Sumbar dan AKBP Riza Faisal, S.I.K.,M.M, yang sebelumnya menjabat Kapolres Palu akan mengisi posisi sebagai Kapolres Aceh Utara.

Lebih lanjut lagi, AKBP setiyawan Eko Prasetiya, S. H., S. I. K, yang menjabat Kasubdit Regiden Ditlantas Polda Aceh akan menjabat Kapolres Nagan Raya menggantikan AKBP Risno, S. I. K, yang akan menduduki posisi baru sebagai Kabag Strajemen Biro Rena Polda Aceh.

Upacara sertijab itu diantaranya diwarnai penandatanganan berita acara serahterima jabatan.

"Sertijab dan pergantian Pejabat di lingkungan Polda Aceh adalah upaya penyegaran, meningkatkan kinerja dan pengembangan karier personel jajaran Polda Aceh," tutup Kabid Humas. (Ismed).
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

July 23, 2021

ACT Lhokseumawe Distribusikan 50 Ekor Hewan Qurban

Aceh, MA - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lhokseumawe bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Selasa, 20 Juli 2021 kembali mendistribusikan amanah Qurban dari mitra dari Turki yaitu Türkiye Diyanet Vakfı (TDV). Kali ini TDV mengamanahkan (lima puluh) 50 Ekor sapi untuk disembelih. 

Proses penyembelihan kali ini dilakukan di Dayah Darul Aytami, yang terletak di Gampong Lhok Iboeh, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Lokasi titik pemotongan dipilih di Dayah Darul Aytami, karena di dayah tersbut kebnyakan para santri dari golongan anak yatim/ piatu dan juga keluarga kurang mampu, yang berasal dari berbagai kampung di Aceh Utara. Selain itu, daerah tersebut merupakan daerah pedalaman di Aceh Utara. 

Tak hanya di Gampong Lhok Iboeh Kecamatan Baktiya Kabupaten Aceh Utara, hewan Qurban yang telah disembelih juga disebar ke beberapa daerah lainnya di Aceh Utara, seperti Gampong Pirak Timu, Buloh Blang Ara dan juga disebar ke Kota Lhokseumawe.

Kebahagiaan dari Hewan Qurban ini juga ikut dirasakan oleh Masyarakat di Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur dan Kabupaten Aceh Tamiang. 

Hidayatullah, Koordinator ATC di lapangan mengatakan, proses pendistribusian juga dibantu oleh Masyarakat Relawan Indonesia (MRI).

“Proses pendistribusian Qurban di bantu oleh MRI yang berada di Kota dan Kabupaten masing-masing, untuk diantarkan langsung ke rumah-rumah masyarakat yang layak untuk menerima dan tepat sasaran. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan pada saat PPKM yang sedang diberlakukan pemerintah Indonesia," tutur Hidayatullah.

Selain proses penyembelihan hewan Qurban yang dilakukan di Dayah Darul Aytami, ACT Lhokseumawe bersama MRI juga membuka dapur qurban. Dapur Qurban tersebut mengolah sapi yang telah dipotong untuk langsung dapat dinikmati oleh Masyarakat sekitar Gampong Lhok Iboeh Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Bahkan Masyarakat sekitar juga ikut membantu dalam proses pengolahan. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada tim ACT- MRI dan Masyarakat atas bantuan implementasi program Qurban. Terima kasih untuk kerja tim yang sangat baik," Mr Musa, perwakilan TDV. (Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

July 16, 2021

Kapolda Aceh Beri Modal Usaha Budidaya Tiram Untuk Siswi SMA Negeri 1 Meureudu


Pidie Jaya, MA
– Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs.Wahyu Widada, M, Phil, melalui Kapolres Pidie Jaya, AKBP Musbagh Ni'am, S.Ag, SH, MH serahkan bantuan usaha Budidaya Tiram kepada Nia Ramadhani, siswi SMA NEGERI 1 Meureudu, Pidie Jaya.

Bantuan budidaya tiram yang diterima Tia Ramadhani, salah satu siswi SMA Negeri 1 Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, berupa modal usaha yaitu, tiram, jaring, bambu, ban bekas, tali, ember dan uang tunai 

Kapolres Pidie Jaya AKBP. Musbagh Ni’am, S.Ag SH, MH menyerahkan langsung bantuan dari kapolda Aceh kepada siswi yang berada dari keluarga kurang mampu tersebut, di halaman Mapolres Pidie Jaya, Aceh, Rabu, 14/07/2921.

Saat menerima babtuan, Nia Ramadani dengan malu-malu mengucapkan terimakasih kepada kapolda Aceh melalui kapolres Pidie Jaya yang telah memberikan bantuan berharga tersebut kepadanya.

"Saya ucapkan terimakasih kepda bapak kapolda Aceh yang telah begitu perhatian kepada saya. Meskipun saya tidak menatap muka, tapi lewat bapak kapolres ini, saya anggap sudah bersalaman dengan bapak kapolda," ucap Nia, gadis manis dan lugu yang masih menimba ilmu di Sekolah Menengah Atas ini.

"Moga-moga bantuan ini akan membantu saya, sampai saya ke perguruan tinggi," sambung Nia.

Sementara Kapolres Pidie Jaya, Musbagh Ni'am mengharapkan agar bantuan yang diberikan orang nomor satu di Kepolisian Daerah Aceh bisa bermanfaat serta membantu beban ekonomi keluarga Nia.

"Bantuan ini tidak terlalu besar, tapi semoga dapat digunakan dengan tepat guna agar manfaatnya bisa membantu keluarga Nia. Sebab bantuan yang diberikan bapak Kapolda Aceh, bukan berupa ikan, yang ketika dimakan akan habis, tapi berupa pancing (kail) yang kapan saja bisa digunakan untuk menangkap ikan. Artinya, jika digunakan dengan benar, maka rezeki akan datang terus tanpa batas waktu," pungkas orang nomor satu di Polres Pidie Jaya. (Ril)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Dukung Kami di Youtube

LAPOR PAK

LAPOR PAK
Buat Laporan Anda disini, pasang Aplikasi Kami.

Media Advokasi Edisi Cetak