Web Analytics
Showing posts with label Lombok. Show all posts
Showing posts with label Lombok. Show all posts

September 08, 2018

DIRJEN PPMD TINJAU POSKO GEMPA TPPI NTB (Bantuan 500 Juta dari TPPI Indonesia untuk TPPI NTB )

Penyerahan bantuan 500 juta dari TPPI Indonesia untuk TPPI NTB disaksikan Dirjen PPMD, Direktur PMD dan Kadis PMD NTB
Lombok, Media Advokasi - Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD), Taufik Madjid dan Direktur Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), M. Fachri, atas arahan Menteri Desa PDTT, Eko P. Sandjojo melakukan kunjungan kerja ke Posko TPPI di Desa Kekait, Kec Gunungsari, Kab Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, dalam rangka memberikan trauma healing, monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Tenaga Pendamping Profesional Indonesia (TPPI) Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam konteks tanggap darurat bencana gempa bumi dan  pemulihan pasca gempa, (8-9/09/2018).

Direktur Jenderal PPMD, Taufik Madjid, di hadapan ratusan Pendamping Desa dan warga terdampak Gempa, menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga dan penghargaan yang tinggi kepada TPPI di seluruh Provinsi yang telah berempati dan peduli dengan memberikan donasi kepada TPPI NTB dan masyarakat sekitar Posko yang diinisiasi oleh Managemen Nasional/KN-P3MD/PID dan bantuan dari pihak-lain yang didistribusikan melalui Posko Gempa TPPI NTB.

Dirjen juga menyampaikan penghargaan kepada TPPI Provinsi NTB yang tetap melaksanakan tugas pendampingan Desa, meskipun mereka juga terdampak gempa bumi di Provinsi tersebut, sembari berharap agar bersabar menghadapi musibah dan menyikapinya dengan positif dalam mengambil hikmah besar di balik musibah tersebut.

"Kita yakin bantuan seluruh Pendamping Desa dari seluruh Provinsi senilai Rp 500 Juta untuk Pendamping Desa dan masyarakat NTB ini menjadi amal solih yang diterima oleh Allah SWT", tandasnya.

Dirjen juga menyampaikan penghargaan  tinggi atas keberhasilan Pendamping Desa dalam fasilitasi Desa, terutama APBDes Perubahan Tahun 2018 dari Dana Desa, menunjukkan bahwa Negara benar-benar hadir di tengah-tengah masyarakat.

Ikut hadir mendampingi Dirjen PPMD dan Direktur PMD, Zulkarnaen mewakili Sesdirjen PPMD, Kepala Dinas DPMD Prov NTB, Kades Kekait, Konsultan Nasional P3MD, Arwani dan Choiril Akbar.

Direktur PMD, M. Fachri berharap,
Tenaga Pendamping Profesional Indonesia (TPPI) Provinsi NTB mengambil peran besar dalam fasilitasi Desa, terutama DD untuk penuhi  sarana dan kebutuhan  dasar selama masa evakuasi dan recovery pasca gempa.

Fachri juga mengapresiasi berbagai langkah TPPI, antara lain : pengumpulan donasi dari TPPI Indonesia secara sukarela sebesar Rp. 500 Juta yang telah digunakan antara lain untuk pembelian terpal, tenda pleton, logistik, selimut, dan sembako senilai Rp. 300.000.000,- yang diperuntukkan untuk TPPI korban gempa dan warga lain pada umumnya.

Pemberian bantuan untuk TPPI NTB terdampak gempa sebanyak 141 orang, terdiri : TAPM (14 org), PD/PDTI (80 org) dan PLD (47 org) senilai Rp. 200.000.000,-

TPPI juga melakukan kegiatan pendistribusian bantuan dari pihak-pihak antara lain : bantuan dari BPK RI Perwakilan NTB senilai Rp. 5.000.000, BPBD Provinsi berupa :sembako, air mineral, dll senilai Rp. 5.000.000, BPBD Lombok Tengah berupa terpal sebanyak 450 lembar senilai Rp. 90.000.000, Komnas Perempuan berupa Perlengkapan/kebutuhan  Bayi sebanyak 6 paket, senilai Rp. 1.500.000, Lanud Rembiga berupa : pakaian layak pakai, sembako, dll senilai Rp. 10.000.000, Yayasan Putri Bungsu Jakarta berupa : Sembako, Terpal Selimut, Air Minum, Hewan Kurban, dll senilai Rp. 420.000.000, Keluarga Besar Menwa Universitas Negeri Yogyakarta senilai Rp. 40.000.000, Universitas Negeri Yogyakarta senilai Rp. 15.000.000, Program Doktoral Universitas Negeri Jakarta senilai Rp. 35.000.000, PGRI Jagakarsa Jakarta Selatan senilai Rp. 10.000.000, YMB PLN NTB berupa : Sembako, Selimut, dll senilai Rp. 25.000.000,  Yayasan Lima Daya/HC BUMN Senilai RP. 100.000.000, CV. Mandiri Teknik, Kediri Lombok barat berupa : Beras, Air Minum, Gula senilai Rp. 500.000, Fak-Kedokteran Unram, senilai Rp. 500.000, bantuan dari perorangan-perorangan sekitar Rp. 50.000.000, Alumni Smansa Mataram ’87 senilai Rp. 3.300.000, P3MD Kab Lombok Barat senilai Rp. 30.870.000, dan TPP Kab. Dompu berupa : 400 dua air mineral, 4 kuintal beras, dll senilai Rp. 62.550.000.
Total Bantuan dari Pihak Ketiga yang dikelola oleh TPPI NTB senilai Rp. 904.220.000

Terkait kegiatan TPPI dalam advokasi dan fasilitasi APBDesa 2018 Perubahan untuk tanggap bencana darurat di 6 kabupaten (Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, Sumbawa dan Sumbawa Barat) yang bersumber dari Dana Desa sesuai dengan Inpres No. 5 Tahun 2018 tentang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Gempa Bumi di Lombok Nusa Tenggara Barat di Kab Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kota Mataram dan Wilayah Terdampak di Provinsi NTB dan Permendes Nomor 19/2017 mencapai Rp. 352.922.058.000 atau sebesar 46% dari total Pagu Dana Desa Rp. 762.330.073.000,- di 6 kabupaten, 81 kabupaten dan 732 desa.

TPPI juga mendirikan Posko Pengendalian Penanganan Bencana, Posko Antara dan Tenda-tenda Pengungsian sebanyak 14 yang terdiri dari : 1 Posko Pengendalian, 4 Posko Antara dan 9 Tenda Pengungsian yang tersebar di 4 Kabupaten se Lombok.

Selain itu, TPPI juga melakukan kegiatan Trauma Healing berupa :
Lomba Kreatifitas Anak di Desa Pemenang Timur Kab Lombok Utara
Bermain dan bernyanyi dengan anak-anak Pengungsi dan pengajian rutin setelah sholat maghrib di tenda  pengungsian, baik di Desa Kekait, Desa Kekeri dan  Lokasi Pengungsian lainnya. (ar/choy)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

August 26, 2018

Bersama FPI, Nyak Syi Aktif Menggalang Sumbagan Untuk Korban Gempa NTB

Saat pengalangan dana gempa NTB di depan SPBU Pidi Jaya foto oleh Ismail Alfatah

Pidi Jaya, Media Advokasi - Dalam rangka menanggulangi korban gempa Nusa Tenggara Barat dan Bali, Front Pembela Islam (FPI) bekerja sama dengan Barisan Muda Ummat (BMU)  Kabupaten Pidie Jaya, terjun sendiri ke jalan raya meminta sumbangan masyararakat pengguana jalan raya. Ada beberapa titik persimpangan dan pusat keramaian, seperti di Simpang Layang Meureudu, dan depan SPBU Ulee Gle, Pidie Jaya.

Di SPBU Ulee Gle, Bandar Dua, terlihat beberapa anggota FPI dengan menggunakan pakaian putih (seragam FPI) menyodorkan kardus bertulisan "Sumbangan Untuk Korban Gempa NTB" kepada semua pengendara dan pengemudi kenderaan bermotor.

Malah yang lebih mengharukan lagi, Direktur Utama MA'AR GROUP (pemilik SPBU Ulee Gle) H.Sibral Malasyi, MA ikut memegang kardus dan meminta sumbangan juga. Hal itu terlihat di lingkup SPBU tersebut, Minggu, 26/8/2018.

Menurut H.Sibral Malasyi yang akrab disapa Nyak Syi mengatakan bahwa keikutsertaannya hari ini dalam rangka mengumpul sumbangan adalah rasa sosial dan rasa senasib dan sepenanggungan.

"Keikutsertaan saya dalam menggalang sumbangan adalah rasa senasib dan sepenanggungan terhadap sudara kita di Nusa Tenggara Barat dan Bali yang tengah tertimpa mushibah. Sudah 500 jiwa lebih yang meninggal akibat gempa tersebut. Hal ini mengingatkan kita beberapa tahun silam tatkala Allah SWT memperingatkan Bumi Pidie Jaya dengan goncangan 6 SR lebih di bulan Desember 2016. Kala itu, Pidie Jaya porak poranda, bangunan hancur dan roboh rata dengan tanah, ternak mati dan berapa banyak nyawa manusia yang melayang. Subhanallah, Wa Na 'U Zubillah." kata Nyak Syi dengan mata yang mulai membasah.

Nyak Syi juga melanjutkan "Namun dibulan Agustus ini, Allah kembali memperingatkan hamba NYA di Pulau Bali dan NTB. Allah membuktikan kuasa NYA. Tak ada tehnologi atau Ahli Metiologi manapun yang sanggup menghalangi kehendak Allah. Allah memang Maha Kuasa dengan Kudrah dan Iradah NYA. Dan saya pribadi sangat tersentuh dengan mushibah ini."

Untuk itu, marilah sama-sama kita membuka dompet amal kita, dengan menyisihkan sedikit harta dan doa kita  untuk membantu saudara kita yang tengah diuji atau diingatkan oleh Allah SWT. Jadikanlah mushibah itu pelajaran bagi kita untuk menambahkan rasa sosial dan ketaqwaan kepada Allah SWT." pesan Nyak Syi.(Ismail Alfatah)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

August 23, 2018

Sholat Eid Bersama Camat Kute Panang Aceh Tengah Masyarakat Lukup Sabun Berakhir Khidmat

Camat Kete Panang Arisa saat memberikan kata sambutan di halaman Masjid Nurul Huda

Aceh Tengah, Media Advokasi - Sholat Eid Bersama Camat Kute Panang Aceh Tengah Masyarakat Lukup Sabun, walaupun cuaca kurang mendukung masyarakat Lukup Sabun tetap melaksanakan ibadah Sholat Idul Adha 1439 H di halaman Masjid Nurul Huda dengan Khidmat. (22/08/2018)

Dalam kata sambutannya Reje Kampung (Kepala Desa Red.) Lukup Sabun  Safarudin "Alhamdullilah kita akan  melaksanakan ibadah Sholat Idul Adha tahun 2018/1439 H di depan Masjid Nurul Huda Kampung Lukup Sabun beserta masyarakat dan Alhamdulillah Kita juga Tahun ini di hadiri Oleh Bapak Camat Arisa Putra dan Tgk. Nurdin dari Desa Lampahan Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah  yang kita hadirkan untuk membawa tausiyah setelah Sholat Idul Adha ini dan untuk Imam Kita Tgk.Habibi Siraj. Maka dengan demikian Mari kita ikuti dan Kita Laksanakan perintah Allah Swt ini semoga Kita bisa melaksanakannya juga di tahun kedepan amin " tuturnya Reje Kampung.
Safarudin juga menyampaikan Mari  Kita tingkatkan Lagi keagaman Kita sebagai umat Islam dan kita kuatkan rasa persatuan dan kesatuan Bangsa Negara Republik Indonesia yang kita cintai ini Sementara itu Camat Kute  Panang Arisa Putra dalam sambutanya membacakan surat Bupati Aceh tengah "terkait masyarakat yang berangkat Haji ketanah suci itu adalah wujud ketaqwaan kepada Allah yang maha kuasa oleh sebab itu kami mengajak masyarakat Kabupaten Aceh Tengah untuk ikut serta mensukseskan tentang Qurban karena sebagaimana Qurban di wajibkan bagi orang orang yang sudah mampu jadi marilah kita sebagai manusia bagi yang mampu ber Qurban lah buat saudara saudara kita yang belum mampu melaksanakan Qurban di tahun ini semoga di tahun depan kita bisa ber Qurban semua" ungkapnya

"Tidak luput pula kita mengingat saat kejadian di lombok kita juga sudah pernah mengalami di tahun 2013 jadi mari kita doakan saudara kita di lombok semoga diberi kekuatan menghadapi cobaan ini  dan di tahun 2004 gempa dan tsunami di Aceh jadi mari kita selaku Manusia tidak luput berdoa agar kita tetap di lindungi Oleh Allah Swt, Aamiin " ungkap nya

Arisa selaku camat kute panang  juga menyamapaikan "legeslatif pemilu di tahun 2019 mari kita jadikan demokrasi yang baik  dan kita sukseskan  siapa yang jadi pemimpin maka dia lah pemimpin kita jangan sampai ada kita ,membuat kegaduhan ketika saat pemilu nanti jadi marilah kita sukseskan untuk pemilu di tahun 2019" pungkasnya  (Pujo Prayetno)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

August 21, 2018

BKKP KEMENHUB KIRIMKAN BANTUAN LOGISTIK DAN TENAGA MEDIS KE LOMBOK



Lombok, Media Advokasi – Pasca gempa yang melanda wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu, Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial dengan mengirimkan tenaga medis serta memberikan bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan, mukena, sarung, susu dan mainan edukasi untuk anak-anak korban gempa di Lombok pada tanggal 18 s.d. 21 Agustus 2018.



Tim medis BKKP yang terdiri dari dokter, perawat, dan paramedis diturunkan langsung ke lokasi-lokasi yang membutuhkan bantuan medis seperti di wilayah Pemenang, Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah dan lokasi lainnya.

“Kami mengirimkan 4 orang tenaga medis yang dipimpin dr. Alfian Husin, 2 (dua) orang perawat, dan 1 (satu) tenaga paramedis, yang terjun langsung memberikan bantuan ke lokasi-lokasi yang dibutuhkan,” tutur Kepala BKKP, dr. Hesti Ekawati di Jakarta (21/8).

Selain itu, lanjut dr. Hesti, dalam upaya penanganan medis, BKKP juga bekerjasama dengan Posko RS. Terapung yang didirikan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA-UA) di Pelabuan Bangsal.

“Tim medis BKKP bekerjasama dengan RS. Terapung Ikatan Alumni Universitas Airlangga, baik dalam upaya penanganan medis maupun pemberian bantuan yang disalurkan melalui Posko RS. Terapung yang berada di bawah koordinasi Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) kelas III Pemenang“, kata dr. Hesti.

Menurutnya, dalam situasi darurat seperti saat ini, diperlukan banyak tenaga dokter untuk menangani para korban gempa, terlebih pada minggu malam lalu Lombok kembali diguncang gempa 6,9 SR.

“Para korban kebanyakan mengalami luka-luka dan patah tulang akibat terkena reruntuhan serta banyak yang terserang diare dan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)“, imbuhnya.

Pihaknya berharap, bantuan yang diberikan oleh BKKP dapat membantu para warga yang menjadi korban gempa di Lombok, terutama bagi anak-anak yang mendapatkan mainan edukasi dapat menjadi sedikit hiburan bagi mereka yang memerlukan trauma healing.

KEPALA BAGIAN ORGANISASI DAN HUMAS DITJEN PERHUBUNGAN LAUT

TTD

GUS RIONAL
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

August 17, 2018

PENDAMPING DESA ADAKAN EDUTAINMENT BAGI ANAK-ANAK KORBAN GEMPA LOMBOK

Situasi Anak-anak Korban Gempa Lombok di Tenda-tenda Pengungsian

Lombok, Media Advokasi - Dalam rangka menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun Kemendekaan RI ke-73 dan memberikan pelayanan bagi masyarakat korban gempa di Pulau Lombok, terutama anak-anak, Tim Pendamping Desa selenggarakan sejumlah lomba yang bersifat edutainment atau permainan yang mendidik di Posko Pengendali dan Posko-posko Penanganan Bencana.

Demikian siaran pers Panitia Lomba 17-an di Tempat Gempa, (Lombok, 17/08/2018).
Menurut ketua panitia, L. Husni Ans., lomba edutainment ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan tauma healing atau penanganan trauma, terutama bagi anak-anak terdampak gempa dengan cara mengikut sertakan mereka dalam berbagai jenis perlombaan di tenda-tenda pengungsian, seperti di Desa Kekeri, Kec Gunungsari, Kab Lombok Barat dan tempat lainnya.

Situasi Anak-anak Korban Gempa Lombok di Tenda-tenda Pengungsian


"Anak-anak tersebut membutuhkan sarana hiburan yang positif dan mendidik di tengah keprihatinan musibah gempa yang melanda mereka", katanya.
Adapun jenis lomba meliputi Lomba Balap Karung, Lomba Memasukkan Paku dalam Botol, dan Lomba Makan Kerupuk. Ketiga jenis lomba tersebut, lanjutnya, memiliki nilai edukatif, yakni sportifitas, kecermatan dan ketangkasan yang menghibur.

Bagi mereka yang meraih juara, Panitia menyediakan berbagai jenis hadian menarik berupa permainan monopoli kertas, dapur set plastik, boneka, dan jajanan pasar yang sehat, katanya.

Menurut Koordinator Posko Pengendali Penanganan Bencana Provinsi NTB, Tauhid, sumber pembiayaan untuk pelaksanaan sejumlah kegiatan di tenda-tenda pengungsi yang difasilitasi oleh Pendamping Desa diambilkan dari dana hasil sumbangan dari Tenaga Pendamping Profesional yang dikumpulkan dari masing-masing Provinsi melalui Managemen Nasional P3MD dan Kemendes PDTT yang mencapai ratusan juta.

"Kita sangat berterima kasih kepada para Donatur, terutama Kemendes PDTT dan seluruh Tenaga Pendamping Profesional Indonesia atas solidaritas dan bantuan yang luar biasa kepada kami dan masyarakat di NTB yang terus mengakir ini", katanya. (*)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

August 13, 2018

MEMOTRET KEGIATAN DI POSKO PENDAMPING DESA KEMENDES: APA SAJA YA?

Dirjen PPMD, Taufik Madjid dan Direktur PMD, M. Fachri beserta rombongan
Lombok, Media Advokasi - Bencana alam berupa gempa bumi di Pulau Lombok sejak dua minggu lalu menelan korban ratusan jiwa. Warga yang selamat dari musibah tersebut dievakuasi di tenda-tenda pengungsi yang tersebar di Desa-desa, terutama di Empat Kabupaten, yakni Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Barat.

Bantuan untuk para korban berupa makanan, minuman dan obat2an telah berdatangan dari berbagai kalangan. Namun untuk membantu mereka, terutama menyangkut pemulihan trauma atau trauma healing dan mengisi kejenuhan dan edukasi selama di tenda-tenda pengungsian maka dibutuhkan penanganan khusus.

Posko Pengendali Penanganan Bencana oleh Pendamping Desa P3MD Kementerian Desa PDTT yang tersebar di titik-titik strategis tersebut dirancang dengan alur yang sistematis dengan kegiatan khusus.
Direktur PMD, M. Fachri membenarkan konsep penanganan khusus bagi korban gempa karena sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Pendamping Desa.

"Pendamping Desa hadir untuk fasilitasi, koordinasi dan edukasi bagi warga terdampak gempa. Di posko-posko pengendali tersebut mereka lakukan berbagai kegiatan edukatif bagi masyarakat", katanya dalam siaran pers (13/08/2018).

Konsultan Nasional P3MD, Arwani, M. Labib dan Choiril Akbar yang melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di Posko-posko tersebut memberikan arahan pada Tim Pendamping Desa baik terkait dengan sistem dan alur kerja hingga kegiatan di posko-posko.

Menurut Koordinator Tim, Tauhid Rifai, sistem pengorganisasian, alur kerja dan kegiatan selama di posko-posko telah terintegrasi dari Pusat, Provinsi, Kabupaten hingga Desa-desa yang melibatkan Tenaga Pendamping Profesional atau Pendamping Desa.

Adapun struktur organisasi posko tersebut adalah:
Koordinator :Tauhid,
Kesekretariatan: Rosmiyati,
Logistik & Keuangan: Lalu Husni Anshari yang dibantu oleh Penanggungjawab (PIC) di masing-masing Kabupaten hingga 

Koodinator Lapangan di Desa-desa.
Untuk PIC Lombok Barat :
(Abdul Zohri dan Heri Rahadi), PIC Lombok Tengah : (Agus Sholihin dan L. midiwarman), PIC Lombok Timur:(Miftakhurrahman dan
Marzuki), PIC Lombok Utara: (Agus Mulyadi dan Baharudin). Korlap Lombok Barat: (Sabilirosyad), Lombok Tengah: (Lalu Mustanadi), Lombok Timur:(Wasaillah), Lombok Utara:(Khairil Anwar Habibullah), dibantu posko-posko pengungsi di Desa-desa oleh Pendamping Desa.

Donasi yang terkumpul dari Tim Pendamping Desa dari berbagai provinsi secara suka rela telah terkumpul per tanggal 13/08/2018 sebanyak kurang lebih 100 Juta, ditambah bantuan lain berupa logistik. Bantuan tersebut langsung dikirim oleh Pendamping Desa ke  Rekening Koordinator Program Provinsi di masing-masing Provinsi kemudian dikirim ke Rekening Managemen Nasional, kemudian ditransfer ke Rek Koordinator Program Provinsi NTB. 

Dari donasi tersebut rencananya didistribusikan ke pihak korban, baik dari unsur  pendamping desa maupun warga yang terdampak gempa.

"Semua dikelola secara transparan dan akuntabel, sebab ini amanah dari temen-temen pendamping desa dan dari pimpinan kita di Jakarta", kata Tauhid.

Menurut Tauhid, kegiatan yang dilaksanakan Tim Pendamping Desa di posko-posko pengendali dan posko antara di Kabupaten, antara lain adalah: Pengajian dan istighotsah rutin tiap habis sholat maghrib hingga sholat isya, penyuluhan trauma healing, pelayanan kesehatan dan pendidikan dan permainan anak-anak.
Tauhid berharap agar bencana segera berlalu dan  masyarakat segera kembali beraktivitas seperti sedia kala.
(ar/yl)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

August 12, 2018

DIRJEN PPMD: PENDAMPING DESA FASILITASI APBDES PERUBAHAN UNTUK TANGGAP BENCANA



Posko Pengendali Penanganan Bencana Gempa oleh Pendamping Desa di Desa Kekeri, Kec Gunungsari, Kab Lombok Barat
Lombok, Media Advokasi - Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPMD), Taufik Madjid, atas arahan Menteri Desa PDTT mengatakan dalam rangka tanggap bencana, terutama saat insiden dan recovery bencana gempa di Lombok, pihaknya mendorong Pemerintah Daerah dan Desa dengan maksimalkan peran Pendamping Desa untuk fasilitasi Desa  melakukan langkah-langkah taktis APBDes Perubahan di Desa-desa sebagai bentuk komitmen dan kepedulian pada masyarakat yang terdampak gempa.

Fasilitasi ini penting dilakukan untuk lebih memaksimalkan upaya penanganan dan recovery pasca bencana yang  sekaligus sebagai bentuk  kehadiran Negara di tengah-tengah masyarakat yang tertimpa musibah gempa bumi yang memang tidak dapat diprediksi ini.

Menurutnya, regulasi terkait penggunaan Dana Desa telah tertuang dalam  Peraturan Menteri Desa Nomor 19 Tahun 2017 untuk kemudian dijadikan pedoman bagi Pemerintah Daerah dan Desa dalam merumuskan petunjuk teknis pelaksaan sesuai prinsip dan mekanisme yang ada.
Demikian Siaran Pers yang disampaikan kepada awak Media pada Mingggu, (12/08/2018)

Lebih rinci, Direktur PMD, M. Fachri menjelaskan prinsip-prinsip penggunaan Dana Desa antara untuk pemenuhan kebutuhan pelayanan publik, peningkatan kesejateraan masyarakat dan tanggap Darurat Bencana Alam.

"Kita dorong Pendamping Desa untuk fasilitasi Pemdes melakukan APBDes Perubahan sesuai mekanisme yang ada", tegasnya.

Untuk mengawal kebijakan tersebut, Kemendes PDTT terjunkan Konsultan Nasional P3MD, Arwani, A. Labib dan Choiril Akbar untuk berkoordinasi dengan Tenaga Ahli Program Provinsi yang berjumlah 11 Orang dan selanjutnya secara berjenjang berkoordinasi dengan Tenaga Ahli Kabupaten yang berjumlah 46 orang, Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) yang berjumlah 141 dan Pendamping Desa Teknik Infrastruktur (PDTI) Tingkat Kecamatan yang berjumlah 104 orang serta Pendamping Lokal Desa (PLD) tingkat Desa yang berjumlah 271 orang, sehingga jumlah keseluruhan 573 orang.

Menurut Koordinator Program Provinsi, M. Tauhid, Gubernur NTB telah menerbitkan Surat Keputusan Gubernur NTB Nomor 360-642 Tahun 2018 Tentang Perpanjangan Penetapan Status Keadaan Tanggap Darurat Bencana Alam Gempa Bumi di Pulau Lombok Provinsi NTB, dan ditindaklanjuti dengan Kebijakan Teknis di tingkat Kabupaten hingga tingkat Desa.

Selain itu Pendamping Desa juga mendirikan posko-posko dan juga penggalangan dana secara sukarela dari seluruh pendamping desa secara berjenjang di tingkat Provinsi kemudian dikirim via Rek Managemen Nasional untuk didistribusikan ke masyarakat korban melalui Posko Pengendali Pendamping Desa.

Tauhid menambahkan,  Pendamping Desa yg juga  terkena dampak bencana gempa berupa rumah rusak berat dan tidak berfungsi adalah sebagai berikut:
1). TA. KPP: Zohri (TA PSI),
Agus mulyadi (TA PID) dan
Rosmiyati (TA MIS PID)

2). TPPI KAB LOMBOK UTARA: Syahdan (PLD),
Lukman hakim (PLD), Rismadi (PLD), Suryadi (PLD), Raden septiadi (PLD), Murni (PLD), Rus 'an (PLD), Wijayadi (PLD), Mustiadi (PLD), M. jalil (PLD), Bini karisma (PDTI),
Rico wisudawan (PDTI), Heni kurniati (PDTI), Cici (PLD), Hazamihusni (PLD),
Saiful hadi (PD), Lailati Sururi (PDTI), Masjudi Alfarizi (PD), Khairil anwar (TA PMD), Ni Ketut Sri Wulandari (TA ID), Sabirin (TA PP), Ismuha (TA PED), Desi (OPKOM)

3). TPPI KAB LOMBOK BARAT: Mutawali (PLD), Lalu suhaedi (PLD), Lalu hadi irawan (PLD), Islahudin (PLD), Junaedi (PLD), Lalualwan wijaya (PD), Lalu fatkhul ulum (PD), Sumarniyatun (PDTI),
Durhayandi (PLD), Yulia Nurnaning (PLD), Yusvia (TA TTG), Sabili Rosyad (TA PMD), Wirajaya (TA ID), Lalu arip saptari (TA PP),
Nurul Aini (OPKOM), Irma (OPKOM), Ishara (PLD), Khifzil lisan (PLD), Miswan (PLD), Gd marta Ariyadi (PDTI), Mursalin (PLD), Zainul abidin (PD), Idul adha (PLD), Fajar (PD), Irfan (PLD), Ahyar rosyidi (PLD), Hendra haryanto (PLD), Hafizin (PLD), Nunik (PDTI), Burhanuddin (PLD),
Kaharudin (PLD), Khaerul Wajdi (PD), Asikin (PDTI), Syawaludin (PLD).

4). TPPI KAB LOMBOK TIMUR: Harirudin (PLD), Hulaeni (PLD), Muharir (PLD), Gusti bagus (PD),
Eros (PLD).

5).TPPI KAB LOMBOK TENGAH: Sayuti (TA PP).
Adapun Desa-desa  terdampak Gempa Lombok adalah: 1). Kab. lombok Utara -+ 95% (30 desa) dari 33 desa tersebar di setiap kecamatan, 2). Kab. Lombok Barat -+ 40 % (47 desa)  dari 119 desa tersebar di setiap kecamatan, dan 3) . Kab.  Lombok Timur -+ 70% (166 desa)  dari 239 desa tersebar di setiap kecamatan, 4). Lombok Tengah -+40% (51 desa)  dari 127 desa yang tersebar di setiap kecamatan. (ar).
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

August 09, 2018

Lagi : Gempa 6.4 SR Mengguncang Lombok

(foto : nt)


LOMBOK, Media Advokasi  - BMKG kembali melaporkan kejadian gempa dengan kekuatan 6,4 SR pada  Minggu (29/7/2018) pagi sekitar pukul 05.47 WIB. Pusat gempa berada di-28 km Barat Laut Lombok Timur Nusa Tenggara Barat (NTB).

Lebih rinci BMKG menyebutkan pusat gempa juga ada di - 32 km Timur Laut Lombok Utara, 57 km TimurLaut Lombok Tengah dan 61 km Timur Laut Mataram NTB.

Gempa ini tidak berpotensi tsunami, sementara Saat ini masih berlangsung beberapa gempa susulan dengan intensitas gempa yang lebih kecil.

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan, Posko telah berkoordinasi dengan BPBD dan instansi lain untuk mengetahui dampak gempa dan penanganannya.


Hasil sementara yang dilaporkan dari Posko menurut Sutopo, korban jiwa masih dalam pendataan.
Kerugian Materil yang tercatat adalah
        Kab. Lombok Timur; Ada laporan kerusakan di Kec. Sambelia dan Kec. Sembalun (masih dalam assessment).
        Kab. Lombok Utara; ada laporan kerusakan di Kec. Bayan (assessment).
        Kab. Sumbawa barat; 1 unit rumah roboh (RB) di Desa Tepas Sepakat Kec. Brang Rea.

Digambarkan kondisi warga setempat saat gempa terjadi, di Lombok Timur : Gempa dirasakan kuat sekali selama -+ 10 Detik.

Warga sempat panik keluar rumah, bpbd lombok timur masih melakukan monitoring di sekitar wilayah terkait gempa tersebut.

Sementara di Kabupaten Lombok Utara: Gempa dirasakan cukup kuat, menimbulkan kepanikan. Saat ini TRC sedang meninjau lokasi Di Kota Mataram : Gempa dirasakan sangat kuat selama 10 detik, warga sempat panic keluar rumah.

Saat ini sedang dilakukan Patroli oleh TRC. Untuk sementara pendakian gunung Rinjani ditutup karena ada indikasi longsor berupa debu disekitar gunung.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 10 Detik Gempa 6,4 SR Mengguncang Lombok, Sejumlah Bangunan Dilaporkan Rusak, http://www.tribunnews.com/regional/2018/07/29/10-detik-gempa-64-sr-mengguncang-lombok-sejumlah-bangunan-dilaporkan-rusak.

Editor: Anita K Wardhani

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Dukung Kami di Youtube

LAPOR PAK

LAPOR PAK
Buat Laporan Anda disini, pasang Aplikasi Kami.

Media Advokasi Edisi Cetak