Web Analytics
Showing posts with label Muba. Show all posts
Showing posts with label Muba. Show all posts

October 19, 2021

Resmi Jadi Plt Bupati, Beni Hernedi Gelar Rapat Staf Pemkab Muba

MUBA, MA- Setelah resmi diputuskan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Musi Banyuasin (Muba), Beni Hernedi menggelar Rapat Staf Bersama Jajaran Pemkab Muba yang dihadiri oleh Para Staf Ahli Bupati Muba, Para Asisten, Kepala Perangkat Daerah dan seluruh Camat di Lingkungan Pemkab Muba, bertempat di Auditorium Pemkab Muba, Selasa (19/10/2021).

Dalam kesempatan tersebut Plt Bupati Muba mengajak para OPD dan camat di lingkungan Pemkab Muba, untuk tetap solid dan fokus menjalankan program kerja yang telah direncanakan. 

"Meneruskan apa yang dikatakan Gubernur Sumsel pada penyerahan SK Plt Bupati Minggu malam kemarin, agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah termasuk seluruh ASN untuk menghindari perbuatan yang tidak sesuai aturan ataupun melanggar hukum,"ucap Beni.

Beni juga menyebutkan bahwa Asisten Bidang Pengembangan Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Drs H Yusuf Amilin mulai hari ini ditugaskan sebagai Plt Kepala Dinas PUPR, dengan tujuan untuk menkonsolidasikan Dinas PUPR agar semua pekerjaan tetap bisa dijalankan.

"Perlu dilakukan pengecekkan dan pengawasan, guna memastikan para ASN dan staf di Dinas PUPR tetap bekerja sebagaimana mestinya, bekerja sesuai tupoksi menjalankan kewajiban,"pungkasnya.

"Terakhir saya tegaskan, bahwa kita semua jajaran Pemkab Muba harus siap menjalankan roda pemerintahan secara normal, walaupun ada gangguan-gangguan yang datang terhadap masalah yang ada, kita harus tetap solid, tidak ada geng tetap satu narasi untuk mewujdkan Muba Maju Berjaya,"tukasnya. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 17, 2021

Roda Pemerintahan di Muba Tetap Berjalan Normal


PALEMBANG, MA- Gubernur Sumsel H Herman Deru, Minggu (17/10/2021) malam secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati kepada Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP, adapun SK tersebut bernomor surat 130/3105/I/2021 perihal Penugasan Wakil Bupati Muba sebagai Pelaksana Tugas Bupati Muba. 

"Roda Pemerintahan Pemkab Muba tetap berjalan normal, saya akan berkoordinasi dengan Sekda dan para Kepala OPD agar tetap melaksanakan tugas masing-masing dengan maksimal," ungkap Plt Bupati Muba, Beni Hernedi SIP. 

Ketua PMI Muba ini menyebutkan, program-program kerja Pemkab Muba tetap berlangsung seperti biasa. "Tidak ada yang berubah, tupoksi pelayanan publik juga tetap normal berjalan seperti biasa demi melayani masyarakat Muba, juga terus menjaga soliditas, kekompakan menyatukan pikiran untuk membangun Kabupaten Musi Banyuasin" terangnya. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi menyebutkan, Pemkab Muba tetap memaksimalkan pelayanan publik. "Pelayanan kepada masyarakat terutama percepatan pelaksanaan vaksin tentu menjadi prioritas utama," ujarnya. 

Lanjutnya, terkait pembangunan  infrastruktur sebagaimana yang telah dilaksanakan tetap berjalan. "Koordinasi antar OPD pun tetap maksimal dalam upaya menunjang roda pemerintahan di Kabupaten Muba," sebutnya. 

Gubernur Sumsel H Herman Deru menyebutkan, jajaran Pemkab Muba beserta Forkopimda bekerja secara komperensif. "Jaga stabilitas ekonomi, politik, dan kamtibmas, Pak Beni sudah diberi mandat untuk melaksanakan tugas Bupati," tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut turut dihadiri Pj Sekda Pemprov Sumsel SA Supriono, serta Forkopimda Muba diantaranya Ketua DPRD Muba Sugondo SH, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris, Kurniawan SST MT MSi, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH Sik MSi, Kajari Muba Marcos MM Simare-Mare SH MHum, Ketua Pengadilan Negeri Sekayu Hendra Halomoan SH MH diwakili hakim anggota  M Novriyanto SH, Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH dan Kepala Bagian Tapem Setda Muba H Irwan Syazili. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 14, 2021

Resmi Muba Miliki Pengurus HMI Komisariat Persiapan Serasan Sekate

MUBA, MA- Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Persiapan Serasan Sekate Cabang Palembang Periode 2021 – 2022 bertempat di Auditorium Pemkab Muba, Kamis (14/10/2021) resmi dilantik dan disaksikan secara langsung oleh Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 

Adapun tema yang diangkat pada pelantikan tersebut yakni, “Revitalisasi Semangat Juang Kader dalam Mengimplementasikan Manifestasi Sinergi Kepemimpinan”. Acara dihadiri Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT MSi, Perwakilan Polres Muba, Kepala Dispopar Muhammad Fariz SSTP MSi, Ketum Majelis Daerah KAHMI Muba, Hairad Sudarso dan Perwakilan OPD lainnya, serta Ketua Umum HMI Komisariat Persiapan Serasan Sekate Cabang Palembang beserta pengurus yang baru dilantik.

Ketua Umum HMI Cabang Palembang Ulil Mustafa menyampaikan, melalui momentum dilantiknya Kepengurusan HMI Komisariat Persiapan Serasan Sekate Cabang Palembang Periode 2021 – 2022, diharapkan sumbangsih dan kontribusi para kader HMI untuk ikut membangun Kabupaten Muba. 

"Kami akui Kakanda Dodi Reza dan juga ayahanda beliau Bapak Alex Noerdin sejak dulu selalu respect dan mendukung dalam perjalanan HMI tidak hanya cabang Palembang maupun Sumsel selama ini, oleh karena itu sudah sepatutnya kita mendukung program beliau untuk memajukan daerah,"tuturnya.

Dikatakan Ulil, Pemkab Muba menjadi salah satu kabupaten yang punya inovasi sangat luar biasa, bisa dilihat banyak sekali prestasi dan inovasi yang telah dicapai seperti biofuel dan aspal karet.

"Nantinya Kabupaten Muba menjadi tuan rumah pertama di luar Jawa kegiatan Musyawah Nasional (Munas) Badan Pengelolah Latihan (BPL) Pengurus Besar (PB) HMI, diharapkan bantuan seluruh pihak agar dapat gotong royong dan berkolaborasi untuk suksesnya acara ini,"harapnya.

Lanjut Ulil, HMI sebagai golongan elit pemuda sadar politik, terutama HMI cabang Palembang akan memantapkan titah perjuangannya, menetralisir dan berupaya sekuat mungkin melakukan tindakan preventif guna menangkal radikal buruk.

"Dengan kerendahan hati dan berbesar harapan, saya meminta kepada lintas pihak agar mengkonsolidasikan kekuatan dan solid membangun harmoni demi mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT, dengan bersikap cerdas memanfaatkan peluang kekayaan sumber daya kecerdasan, teknologi, kekayaan material dan spiritual,"ujarnya.

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyampaikan harapan untuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Persiapan Serasan Sekate Cabang Palembang untuk memberikan sumbangsih pemikiran dalam pelaksanaan pembangunan pemerintah khususnya di Kabupaten Muba.
Hal itu dikatakan oleh Bupati Dodi Reza sebab mengetahui jika perjuangan HMI didasari oleh semangat intelektual, akademisi dan aktivis, dimana para kadernya ditempa untuk menjadi calon pemimpin.

“Seperti yang telah dinyanyikan pada Mars HMI, kita ungkapkan dengan rasa syukur dan ikhlas dengan keyakinan dan usaha untuk sampai pada tujuan,” ungkapnya.

Menurut Kepala Daerah Inovatif Indonesia ini, kemajuan Kabupaten Muba tak akan bisa terealisasi tanpa dukungan seluruh stakeholder maupun dari unsur kepemudaan khususnya Kader HMI.

“Pemerintah Daerah mengajak HMI untuk menjadi mitra yang lebih intens, selalu berkontribusi memberikan saran dan masukan untuk pembangunan Kabupaten Muba," pungkas Dodi.

Lanjut Dodi, belum pernah ada kejadian BPL PB HMI dilaksanakan di kabupaten/kota di luar jawa, justru Kabupaten Muba dipilih. "Tentu menjadi kebanggaan bagi pengurus yang baru saja dikukuhkan, maka jangan khawatir ada Pemkab Muba di belakang kalian, siapkan sebaik-baiknya agar berjalan dengan sukses," tandasnya. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Dinkominfo Muba Tetap Siaga Meski Kasus COVID-19 Menurun

MUBA, MA- Meskipun Kasus COVID-19 di Kabupaten Musi Banyuasin menurun drastis, tidak membuat pengawasan Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Musi Banyuasin Herryandi Sinulingga AP menjadi kendor.

Bahkan dirinya terus meningkatkan pengawasan guna memastikan kesehatan pegawainya dalam keadaan sehat dan aman. Rabu (13/10/2021) secara mendadak dirinya berkerjasama dengan pihak dinas kesehatan Kabupaten Muba melakukan tracking COVID-19 bagi ASN dan tenaga kontrak yang ada di lingkungan Dinkominfo Muba mengingat ASN dan TKK di kominfo ini mobilitasnya tinggi sering melakukan peliputan bagi pimpinan baik keluar daerah maupun dalam daerah nah resiko tertular itu sangat tinggi itu makanya kita tidak boleh lengah dan harus selalu waspada untuk menjaga kesehatan tim kerja saya dan menghimbau mereka tetap prokes dalam melaksanakan tugas sehari harinya .

Dan alhasil 30 orang yang di tes hasilnya semua negatif.  Walaupun demikian, Lingga juga berharap pegawainya dan masyarakat Muba tetap taat protokol kesehatan dan tidak lengah walaupun kasus ini mengalami penurunan. 

"Saat ini secara keseluruhan kasus COVID-19 di Kabupaten Muba cenderung menurun, bahkan Muba turun PPKM ke level I. Tapi kita harus tetap waspada, jangan kendor dan kondisi ini merupakan kesempatan  bagi kita untuk lebih memastikan apa yang terjadi sebenarnya di lapangan. Ini salah satu upaya kita dari Dinkominfo mendukung Pemkab Muba dalam mewujudkan Herd Immunity. Untuk itu, saya menghimbau, agar tracing terus digenjot,"tandasnya.

Senada, Kepala Dinkes Muba dr H Azmi Dariusmansyah, MARS mengatakan ada 30 ASN dan TKK Dinkominfo Muba yang dilakukan tes Rapid Antigen sebagai tracking dan Alhamdulillah semua negatif. Tak hanya tracking, kami Dinkes Muba juga akan terus ingatkan masyarakat agar patuhi Prokes COVID-19.

"Saya memperkirakan penurunan kasus ini merupakan salah satu hasil Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan makin masifnya kegiatan vaksinasi. Jadi mari kita jangan lengah tetap patuhi prokes COVID-19 dengan cara pakai masker, terus cuci tangan dan menjaga jarak. Semoga pandemi COVID-19 ini segera berakhir,"ungkapnya.

Sementara Fitri salah satu TKK Dinkominfo Muba mengatakan bahwa dirinya bersama pegawai lainnya menyambut baik apa yang dilakukan oleh atasannya.

Menurut Fitri, apa yang dilakukan pimpinannya tidak lain adalah bentuk kepeduliannya terhadap stafnya dan lingkungan Kabupaten Muba sendiri agar tetap sehat dan kondusif dalam beraktivitas sehingga kondisi kembali normal. "Kami sangat mendukung dan dengan senang hati mengikuti kegiatan yang dilakukan pak Kadin "pungkasnya. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Cari Solusi Terbaik, Muba Inisiasi FGD Penanggulangan Aktivitas Illegal Drilling


MUBA, MA- Aktifitas pengeboran liar sumur minyak bumi secara ilegal (illegal driling) yang dilakukan  masyarakat dan kerap menimbulkan korban jiwa menjadi perhatian serius Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 

Dibawah komando Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Beni Hernedi SIP, Pemkab Muba telah melakukan berbagai upaya untuk penanganan terhadap illegal driling, seperti Pembentukan Satgas, Maklumat bersama TNI-POLRI, membangun storage minyak bekerjasama dengan BUMD, Pengalihan pekerjaan (CSR Program) dengan alih kerja para pekerja sumur menjadi peternak/petani. Upaya juga berupa mengelola sumur tua dan melakukan sosialisasi bahaya dan pelanggaran hukum illegal drilling.

"Bulan Juni kemarin kami sudah melakukan rakor langsung bersama Dirjen  Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM di Sekayu, dan kami mengusulkan agar dilakukan revisi Permen ESDM No 01 tahun 2008 mengenai pedoman pengusahaan Pertambangan minyak bumi pada sumur tua," ujar Dodi Reza yang juga Ketua Bidang Energi Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) pada acara Focus Group Discussion (FGD) Penanggulangan Aktivitas Illegal Drilling dalam Perspektif Hukum dan Dampaknya di Kabupaten Muba, bertempat di Opproom Pemkab Muba, Rabu (13/10/2021).

Bupati Dodi Reza menyebutkan, dalam penegakan hukum illegal drilling hendaknya dibarengi dengan solusi yang harus ambil. Salah satunya dengan memberdayakan masyarakat sekitar sumur minyak bumi dengan terkoordinir oleh pemeritah daerah melalui BUMD dalam mengelola   sumur-sumur tua tersebut. Karena tidak boleh asal-asalan saja dalam mengelolanya.

"Kita berharap FGD yang kita lakukan hari ini bisa menelurkan pokok-pokok pikiran yang nantinya akan dibawa oleh tim koordinasi revisi Permen untuk dibawa ke pemerintah pusat. Saya bersyukur sekali tidak sendiri karena mendapat suport langsung dari Kapolda Sumsel dalam penanganan illegal driling ini. Mudah-mudahan secepatnya kita akan mendapatkan solusi jangka panjang dari permasalahan yang sudah bertahun-tahun ini,"pungkasnya.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Prof Ir Tutuka Ariadji MSc PhD mengatakan upaya penyelesaian masalah illegal drilling yaitu, pembentukan tim koordinasi penanganan aktivitas pengeboran liar sumur minyak bumi oleh masyarakat di Provinsi Sumsel dan Jambi.

"Kemudian dalam rangka mengoptimalkan produksi minyak bumi dari wilayah kerja yang didalamnya terdapat sumur tua dan sumur minyak yang dikelola masyarakat sekitar untuk meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi maka perlu dilakukan revisi Permen ESDM No 01 Tahun 2008 mengenai Pedoman pengusahaan pertambangan minyak bumi pada sumur tua,"jelasnya.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH menyampaikan beberapa rekomendasi untuk penanganan Illegal Driling ini diantaranya Komitmen aparat (CJS) untuk bertindak dalam gakkum berani tegas dan tuntas dalam penanganan illegal drilling di wilayah Provinsi Sumsel, Komitmen FKPD dan stakeholder secara bersama-sama (multi doors system) dalam mencari solusi yang terbaik bagi pelaku dan lingkungan pasca kegiatan illegal drilling.

"Penyiapan lapangan kerja yang memadai untuk masyarakat yang melakukan penambangan illegal oleh pemprov dan pemkot. Sanksi hukum yang tegas bagi hilir (koorporasi) SPBU dan pelaku perorangan illegal drilling untuk memutus mata rantai yang menampung penegakan hukum penadah serta monitoring secara kontinuitas", terangnya.

Selanjutnya, pelaku penambang illegal drilling dapat dilakukan perekrutan ke perusahaan sebagai upaya pembinaan masyarakat penambang Illegal drilling (perusahaan sebagai bapak angkat bagi masyarakat Penambang). Pemberian berupa CSR pelatihan & enyediaan lapangan pekerjaan berupa security yang diarahkan kepada perusahaan dan pabrik yang ada di Kabupaten Muba. Melakukan upaya recovery di lahan konservasi bekas illegal drilling guna perbaikan kondisi lingkungan pasca penambangan illegal drilling. Serta lakukan lidik & gakkum terhadap pemodal illegal drilling

Selain itu Terobosan yang kita lakukan dengan Pencanangan Kampung Hijau Bebas Illegal Drilling. 

"Adapun tahapannya dengan mendirikan tim terpadu yang terdiri dari TNI, Polri, Pemda, Tokoh agama, tokoh masyarakat dan stakeholder. Kontinuitas untuk memonitor kegiatan illegal drilling di wilayah rawan untuk memastikan benar-benar tidak terjadi lagi aktifitas illegal drilling, Membuat siteplan (kampung hijau bebas drilling, Membuat renaksi dan SOP dalam membentuk kampung hijau bebas illegal drilling,"paparnya.

Turut hadir pada FGD tersebut Gubernur Sumsel yang hadir secara virtual zoom, yang hadir langsung Wakajati Sumsel Drs Muhammad Naim SH MH, Danrem 044/Gapo Brigjrn TNI M Naudi Nurdika SIP MSi MTr, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Ketua DPRD Muba Sugondo, Dandim 0401 Muba Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris, Kurniawan SST MT MSi, Kajari Muba Marcos MM Simare-Mare SH MHum, Ketua Pengadilan Agama Waluyo SAg MAg dan Ketua Pengadilan Negeri Sekayu Hendra Halomoan SH MH, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Anggono Mahendrawan, Direktur Pertamina diwakili Field Manager Ramba Julfeinson Sinaga, Wakil Dekan I Fakultas Hukum UNSRI Dr Mada ApriandibZuhir SH MCI, Ketua Kantor Hukum Polis Abdi Hukum STIHPADA Redho Junadi SH MH dan Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 13, 2021

Kerupuk Bikar Muba Masuk Nominasi 4 Besar UP2K Se-Sumsel

MUBA, MA- Setelah sukses meraih juara Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) pada tingkat Nasional di tahun 2020 dengan menampilkan Gambo Muba. Kini Kabupaten Muba kembali mengikuti perlombaan UP2K, kali ini diwakili dari Desa Supat Barat dengan menampilkan produk unggulan berupa Kerupuk dari Biji Karet. 

Rabu 13 Oktober 2021, TP-PKK Provinsi Sumatera Selatan melakukan kunjungan ke Desa Supat Barat, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin. Kunjungan ini dalam rangka melakukan penilaian lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) TP PKK Tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

Kedatangan dari PKK Sumsel dipimpin Sekretaris TP-PKK Sumsel Endang Pratiwi, Ketua Pokja II TP PKK Provinsi Sumsel Dedeh Daswila. Kemudian diterima oleh Camat Babat Supat Rio Aditiya SIp MSi, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Muba Susi Imelda Beni, Sekretaris TP-PKK Muba Hj Halimah Rusli serta sejumlah Ketua dan Pengurus Pokja PKK Kabupaten Muba. Ketua TP-PKK Kecamatan Babat Supat Septiana Puji Lestari SE beserta anggota, Kepala Desa Supat Barat Sarnyoto dan Ketua TP PKK Desa Supat Barat Dewi Sri Jumarwi beserta anggotanya. 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP-PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza melalui Wakil Ketua TP-PKK Muba Susi Imelda Beni Hernedi 
menyampaikan, Kelompok UP2K Kerupuk Biji Karet (BIKAR) di Desa Supat Barat Kecamatan Babat Supat, "alhamdulillah terpilih masuk nominasi lomba UP2K Tingkat Provinsi Sumatera Selatan untuk mewakili Kabupaten Musi Banyuasin, semoga dapat menjadi yang terbaik,"ucapnya. 

Biji karet yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal dan dibuang sebagai limbah, ternyata biji karet dapat dijadikan bahan dasar dalam pembuatan kerupuk. Selain mengandung protein biji karet juga mengandung asam amino. 

"Inovasi yang telah tercipta ini semoga dapat diaplikasikan secara berkelanjutan oleh warga untuk membantu masalah kemiskinan dan gizi buruk,"tuturnya. 

Sambung Susi, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) suatu program yang bertujuan untuk lebih meningkatkan peran kader dalam rangka membantu keluarga-keluarga agar mampu mewujudkan kesejahteraan hidup melalui peningkatan usaha ekonomi mikro dan kecil serta untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Kegiatan UP2K dapat dikelola oleh kelompok maupun perorangan yang modalnya bersumber dari swadaya masyarakat, bantuan pemerintah serta sumber lain yang sah. 

Keberadaan kelompok UP2K yang semakin meningkat di Kabupaten Muba dari tahun ke tahun menandakan suatu hal yang positif dalam hal pemberdayaan masyarakat. Peningkatan ini tentunya tidak terlepas dari peran aktif masyarakat itu sendiri dan peran serta dari Tim Penggerak PKK yang merupakan mitra kerja dari pemerintah. 

"Untuk itu, semoga acara lomba ini dapat dijadikan momentum bagi kita semua untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pemberdayaan ekonomi keluarga sekaligus merupakan forum belajar berwirausaha dan meningkatkan keterampilan usaha ekonomi produktif keluarga,"ulasnya. 

Ketua Pokja II TP PKK Provinsi Sumatera Selatan Dedeh Daswila menyampaikan, terima kasih atas sambutan yang luar biasa ini. "Saya ucapkan selamat Kepada Kabupaten Muba yang dalam hal ini diwakili oleh Desa Supat Barat telah mengikuti lomba UP2K Tingkat Provinsi, untuk saat ini Kabupaten Muba sudah masuk dalam nominasi 4 besar se Sumatera Selatan," ujarnya.

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, Kabupaten Muba telah mengukir prestasi dengan menjadi juara nasional dalam perlombaan UP2K di tahun 2020. 

Adapun program unggulan yang ditampilkan pada saat itu berupa kain jumputan bernama Gambo Muba, yang dalam pewarnaan memakai pewarna alami dari getah gambir. Inovasi ini dinilai sangat baik sehingga bisa mendapatkan juara pada tingkat nasional. 

"Tentunya dalam penilaiannya, kita nilai secara objektif, salah satu yang menjadi hal penting dalam penilaian ialah melihat inovasi yang telah dilakukan. Seperti ini, dengan memanfaatkan biji karet kemudian di kelola menjadi kerupuk yang bisa dinikmati dan menambah nilai ekonomi. Semoga produk Kerupuk Bikar yang menjadi produk unggulan dari Muba ini dapat terus berlanjut dan bisa meraih juara pada perlombaan UP2K,"urainya. 

Sementara, Badan Pengurus Daerah Indonesia Chef Association Sumsel (ICA) Asmawaty membeberkan, bahwasanya produk unggulan dari Muba berupa Kerupuk Biji Karet ini sangatlah membuat takjub. Produk yang dibuat secara konvensional tetapi sudah seperti pabrik dan ini sangat luar biasa. 

"Terkait dengan rasa saya kira ini akan sangat mudah diterima oleh masyarakat setempat, karena rasa yang dihasilkan dari pengelolaan Biji Karet menjadi kerupuk ternyata enak. Mungkin nanti bisa dilakukan variasi dalam rasa, seperti original pedas dan lainnya, yang tentunya sehat dan menggunakan bahan alami. Dilihat dari kerjasama dan kerja keras yang telah dilakukan oleh para kader dan pemerintah semoga nanti bisa membuahkan hasil yang memuaskan," pungkasnya. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 12, 2021

Dodi Reza Sambangi Warung KWT di Pedesaan Muba

MUBA, MA- Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA merasa bangga dengan Program Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Muba yang sudah berjalan sejak tahun 2019 Lalau, saat ini sudah bergeliat dan berkembang bahkan di tengah Pandemi COVID-19, untuk perkuat ketahanan pangan rumah tangga serta mensejahterakan masyarakat.

Hal ini disampaikan Bupati Dodi saat melaunching Warung KWT di Kecamatan Batang Hari Leko, sedikit ada tiga Warung KWT yang diresmikan dalam acara tersebut yakni Warung KWT Indah Desa Pengaturan BHL, Warung KWT Cempaka Desa Bukit Sejahtera, Warung KWT Rambutan Desa Tanah Abang, di Desa Tanah Abang Kecamatan Batang Hari Leko, Selasa (12/10/2021).

"Acara ini sangat penting, inilah hikmah pandemi COVID-19. Tidak disangka, KWT ini semakin subur dan berkembang disaat kita mengalami wabah penyakit, untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga," ujarnya yang pada kesempatan tersebut turut didampingi Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi.

Lanjutnya, di tingkat Provinsi Sumsel program ketahanan pangan tersebut baru akan dilaunching tapi di Muba sudah berjalan selama dua tahun yang dilakukan bukan hanya menanam cabai dan sayuran dipekarangan tapi sudah berinovasi membentuk warung untuk menjual hasil produk KWT dan petani setempat.

"Jadi ini sejalan dengan program kita pemulihan ekonomi nasional (PEN). PEN itu bukan hanya program besar saja tapi yang penting menyentuh kebawah seperti ini, yang dibutuhkan masyarakat," bebernya.

Oleh karena dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Muba akan mendorong program itu untuk terus dijalankan di seluruh desa dalam kabupaten Muba.

"Semoga KWT ini berkembang bukan hanya mandiri pangan, tapi juga mandiri untuk rakyat, untuk mensejahterakan masyarakat Muba," tandasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muba H Ali Badri ST MT menuturkan Program KWT di Muba dilaksanakan pada tahun 2019 bertujuan mengurangi angka kemiskinan, kemudian tahun 2020 ada edaran dari Pemerintah Pusat dalam rangka mengurangi stunting.

"Tahun 2020 ternyata COVID-19 melanda, di tahun 2020 inilah kegiatan terus bergulir dan kami gencarkan. Kegiatan ini juga dikawal Tim Tipikor Kepolisian dalam rangka pemulihan ekonomi nasional," ungkapnya.

Ia menyebutkan Program KWT juga  dalam rangka mendorong ibu-ibu berjiwa entrepreneur yang selain berkebun, hasil mereka itu bisa di jual melalui Warung KWT.

"Saat ini KWT di Muba terbanyak di Sumsel, tahun 2021 ini ada 104 KWT yang dari APBD, dan APBN 30. Tahun 2022 kita targetkan 203 KWT terbentuk di Muba," kata Ali Badri.

Dalam kesempatan yang sama Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza mengatakan program KWT adalah langkah menuju kemandirian pangan bukan hanya ketahanan pangan.

"Dimana dulu KWT hanya menjadi sentra sekarang sudah turun ke tingkat rumah tangga. Kemudian langkah ke depan KWT akan dikembangkan menjadi pusat berseri pembibitan, jadi warga bisa membeli bibit unggul di KWT. Dan KWT menjadi produsen bukan hanya konsumen lagi," ujarnya.

Sementara itu Rina Ketua KWT Mawar Desa Bukit Pangkuasan Kecamatan Batang Hari Leko mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muba yang terus mendorong dan melakukan pembinaan terhadap KWT untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

"Melalui program ini kami sangat terbantu, selain bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarga, hasilnya bisa kami jual. Kami juga menyediakan layanan pemesanan barang yang kami jual secara online kepada warga sekitar desa kami," pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Susi Imelda Beni sekaligus Wakil Ketua TP PKK Muba, Anggota DPRD Muba Yamin, Camat Batang Hari Leko Yuliarto, Pimpinan Bank Sumsel Babel Sekayu Dede Abdul Halim, FKPD dan Kepala Perangkat Daerah Muba.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan pita peresmian Warung KWT Kecamatan Batang Hari Leko, dan peninjauan hasil produk, kebun domplot KWT, dan peresmian kebun hidroponik kerjasama TP PKK Muba dengan Bank Sumsel Babel Sekayu yang sudah disebarluaskan seluruh kecamatan dalam Kabupaten Muba. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 11, 2021

Raih Nilai 87,764 DPMPTSP Muba Dapat Predikat Sangat Baik


MUBA, MA- DPMPTSP Muba Raih Kategori Layanan Sangat Baik di Indonesia dan Nilai Tertinggi Untuk Kabupaten di Sumsel ," 

Sekayu- Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI memutuskan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Muba memiliki kinerja yang sangat baik. 

Hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI Nomor 139 Tahun 2021.

"DPMPTSP Muba raih kategori sangat baik untuk Kabupaten di Indonesia dengan nilai 87,764 dan nilai tertinggi di Sumsel untuk kategori kabupaten," ungkap Kepala DPMPTSP Muba, Erdian Syahri SSos MSi. 

Lanjutnya, peraihan ini akan lebih memotivasi DPMPTSP Muba untuk selalu menjadi pelayanan publik yang profesional dan cepat tanggap. 

"Sesuai arahan pak Bupati Dodi Reza agar DPMPTSP Muba terus meningkatkan kinerja demi mewujudkan Pelayanan terbaik yang  prima untuk kepentingan masyarakat," ulasnya. 

Erdian menambahkan, dalam hal perizinan, DPMPTSP Muba juga telah meraih penghargaan sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik dengan Kategori Pelayanan Prima tahun 2020 dari Kemenpan RB. 

Sementara itu, Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengucapkan selamat kepada seluruh Tim Pelayanan DPMPTSP Muba atas capaian yang telah diraih saat ini.

"Pertahankan bahkan terus ditingkatkan, ini semua kita lakukan demi kepentingan dan kemudahan pelayanan publik di Muba bagi Masyarakat Musi Banyuasin dan memudahkan layanan investasi bagi Semua  orang yang mau berinvestasi Di Bumi Serasan Sekate ," tutur Kepala Daerah Inovatif ini. 

Dodi Reza Alex mengatakan, pihaknya akan terus mendorong Seluruh OPD untuk  melakukan inovasi-inovasi pelayanan yang memudahkan bagi masyarakat. "Terlebih pelayanan digital agar masyarakat bisa menggunakannya lebih mudah, lebih murah dan  lebih efesien serta  Terwujudnya Pelayanan Prima  bagi Warga Masyarakat dimanapun berada," tandasnya. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 08, 2021

Kesenian dan Kuliner di Muba Diusulkan Jadi WBTB

MUBA, MA- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mengusulkan Tari Setabik,  Andai-Andai Panjang, makanan khas Gula Palu, dan Sagon sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia Provinsi Sumatera Selatan tahun 2021.

Tari Setabik, tari penyambutan tamu istimewa khas Kabupaten Muba sudah cukup dikenal, tidak hanya di Bumi Serasan Sekate, melainkan juga di tingkat Provinsi Sumatera Selatan hingga Nasional.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Musni Wijaya SSos MSi melalui Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Muba H Muardi SPd MM sangat optimis Tari Setabik dapat masuk dalam WBTB Indonesia.  Karena menurutnya tari Stabik memiliki unsur gerakan khas  dan makna  kuat.

"Tari Setabik ini bukan hanya suguhan pembukaan, melainkan juga terdapat interaksi secara langsung antara penari dan tamu pemerintahan atau tamu daerah, yang merupakan simbol penghormatan," tuturnya.

Ia berharap semua usulan ini bisa masuk ke dalam jajaran WBTB.

"Apa yang kita usulkan berdasarkan saran dan masukan dari semua pihak yang melestarikan kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Muba," ujarnya.

Sementara Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel Cahyo Sulistyaningsih SSos menyatakan  salah satu tugas utama lenbaganya saat ini ialah  menyelamatkan dan melestarikan budaya atau tradisi di daerah.

"Kita tahu arus globalisasi sangat kencang, sehingga budaya-budaya asli daerah nyaris tenggelam. Tugas kita ialah  menyelamatkan dan melestarikan budaya atau tradisi yang sudah ada sejak lama. Untuk itu mari kita sama-sama lestarikan budaya asli kita," ungkapnya.

Usulan sebagai WBTB, kata Cahyo, memang tak selalu  mudah. Banyak  syarat dan kriteria yang harus dipenuhi.

"Namun kita akan terus berusaha, agar salah satu tarian khas Kabupaten Musi Banyuasin ini masuk  warisan budaya tak benda," pungkasnya. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 07, 2021

MVC Muba Jadi Lokasi Field Trip Mendidik

MUBA, MA- Sejak dilaunching secara langsung oleh Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA pada 27 September lalu, keberadaan Muba Vocational Center (MVC) atau Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Migas pertama di Indonesia yang berada di Sekayu menjadi magnet positif bagi banyak pihak. 

Khususnya bagi peserta didik di jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang kini berbondong-bondong melaksanakan field trip ke MVC. 

"Hal ini merupakan program MVC dalam rangka bersinergi dengan seluruh SMK Negeri dan Swasta dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin untuk membangun kerjasama dan memberikan masukan terhadap kompetensi dan standarisasi sertifikasi dalam industri migas dan industri lainnya," ungkap Kadisnakertrans Muba, Mursalin SE MSi. 

Dikatakan, sejak di launching, sudah ada beberapa SMK Negeri dan swasta yang melakukan kunjungan ke MVC di antaranya SMK Negeri 1 Sekayu, SMK Negeri 3 Sekayu, SMK Negeri 1 Lawang Wetan, dan SMK Muhammadiyah Sekayu. 

"Dalam kegiatan kunjungan ini semuanya mengikuti prokes ketat," ujarnya. 

"Sesuai harapan pak Bupati Dodi Reza, diharapkan program ini dapat memberikan kontribusi yang baik terhadap Pendidikan dan Pelatihan Vokasi di Kabupaten Musi Banyuasin," tambahnya. 

Sementara itu, Perwakilan SMK Negeri 1 Sekayu, Irlan SPd mengaku keberadaan MVC menjadi harapan baru bagi peserta didik SMK dan guru-guru SMK untuk menambah wawasan baru. 

"Dengan adanya program seperti ini, guru dan siswa SMK di Muba khususnya bisa mendapatkan pengetahuan nyata terlebih di industri migas," ucapnya. 

Senada dikatakan Pendamping dari SMKN 3 Sekayu, Widodo Rachmadi SPd T dengan adanya MVC yang di inisiasi Bupati Dodi Reza bisa menambah pemahaman baru secara langsung dengan mendatangi MVC. 

"Ini juga dapat lebih memotivasi lagi siswa SMK untuk nantinya dapat meningkatkan kompetensi Kejuruan supaya nantinya bisa lebih siap untuk bekerja," tandasnya. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 04, 2021

Bakal Gelar Muscab, DPC PPP Muba Sowan Ke Bupati


MUBA, MA- Pengurus Harian Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Musi Banyuasin dijadwalkan akan melaksanakan Musyawarah Cabang ke-9 pada tanggal 18-19 Oktober 2021 mendatang.

Demikian disampaikan oleh Anggota DPRD Muba Damsih SH selaku Ketua OC saat bersilaturahmi dengan Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Senin (4/10/2021).

"Sebenarnya Muscab ini sudah kita tunda-tunda terus mengingat situasi pandemi, sambil menunggu waktu yang tepat. Alhamdulillah sekarang atas kerja keras Pak Bupati Muba serta jajaran kondisi di kabupaten kita semua kecamatan memasuki zona hijau, sehingga kita bisa melaksanakan kegiatan ini, namun masih dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ujarnya.

Damsih juga mengatakan maksud audiensinya adalah untuk mengundang langsung Bupati Muba dala Muscab ke-9 DPC PPP Muba sekaligus meminta dukungan agar acara bisa terlaksana dengan baik.

"Semoga pelaksanaan Muscab ini berjalan lancar dan sukses " tandasnya.

Menanggapi hal tersebut Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengucapkan terima kasih atas informasinya yang disampaikan dan mendukung pelaksanaan Muscab DPC PPP Muba.

"Sebagai pembina partai politik di Muba, kami justru akan berusaha sebaik-baiknya supaya kegiatan ini sukses. Dan berusaha hadir secara fisik. InsyaAllah jika tidak ada halangan saya akan hadir," kata Bupati Dodi.

Lanjut, Bupati Dodi menghimbau walaupun saat ini kondisi di Muba terbilang cukup aman namun tidak boleh lengah dan harus tetap mengedepankan protokol kesehatan COVID-19 serta membatasi kapasitas.

"Hubungan kita sangat baik dengan PPP dalam menjaga relasi di DPRD, dan hubungan ini diharapkan akan tetap berlanjut di masa yang akan datang. Mudah-mudahan andilnya lebih banyak lagi dalam membantu pembangunan di Kabupaten yang kita cintai ini," pungkasnya.

Turut hadir, Plh Kaban Kesbangpol Muba Drs Amiruddin Iskandar Anggota DPRD Muba Yudi Trikarya selaku Plt Ketua DPC PPP Muba, Sekretaris DPC PPP Muba Amat, Bendahara DPC PPP Muba Hery Kusmayadi, Ketua SC Bambang Irawan, dan Sekretaris OC M Yanto Rozak. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 02, 2021

Sirkuit Internasional Skyland Sekayu Gelar Lomba Balap Sepeda

MUBA, MA- Setelah sukses dan meriah menyelenggarakan event kejurnas Motoprix pada September 2021, sirkuit Internasional Skyland kini kembali menggelar event bergengsi yakni balap sepeda. 

Hari ini di sirkuit Mini Catalunya tersebut dilaksanakan kegiatan Skyland Criterium, Latihan Bareng dan Simulasi Lomba Balap Sepeda.

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang membuka secara langsung mengatakan diselenggarakannya lomba tersebut dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun TNI ke-76, yang jatuh pada tanggal 5 Oktober.

"Kita membuat sebuah event yang belum pernah dilakukan sebelumnya di Indonesia yaitu lomba atau balap sepeda tipe Criterium ini di sirkuit internasional. Jadi sirkuit ini memang multifungsi, kita pernah mengadakan event-event tingkat nasional maupun internasional disini, seperti Kejurnas Motoprix, Kejuaraan Asia Supermoto, termasuk juga Slalom dan drag race," kata Bupati Dodi, Sabtu (2/10/2021). 

Pembina Olahraga Terbaik se Indonesia ini berikan apresiasi atas inisiasi Kodim 0401 Muba, bekerjasama dengan ISSI Sumsel, ISSI Muba dan Dispopar untuk melaksanakan lomba balap sepeda tersebut.

"Persembahan ini dari TNI untuk masyarakat, guna mendekatkan insan olahraga kepada pemerintah juga institusi, TNI khususnya dalam memasyarakatkan olahraga," ujarnya.

Selain itu dikatakannya event tersebut menjadi contoh kedepan, bagaimana sebuah event olahraga menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Jadi sebuah event yang diorganisir Kodim 0401 Muba, ISSI Sumsel, ISSI Muba, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, untuk menerapkan standar protokol kesehatan. Inilah modal event bisa berjalan ditengah masa pandemi COVID-19 saat ini yang harus kita lalui bersama," imbuhnya.

Kedepan lanjut Dodi, dengan adanya simulasi lomba hari ini Pemkab Muba akan mengadakan event yang lebih besar tingkat nasional maupun internasional dengan bekerjasama antara ISSI Sumsel dan ISSI Muba.

"Karena kita punya fasilitas bisa dipergunakan secara gratis asal mengikuti peraturan dan protokol yang berlaku," tandas Bupati Muba.

Sementara Dandim 0401 Muba Letkol Arh Fariz Kurniawan, menyebutkan lomba ini merupakan kerjasama antara Kodim 0401 Muba didukung penuh Pemkab Muba dalam hal ini Dispopar Muba, ISSI Muba dan ISSI Sumsel, dalam rangka memperingati HUT TNI ke-76.

"Kegiatan ini baru pertama kalinya, balap sepeda yang dilaksanakan di lintasan balap motor permanen, oleh karena itu event ini dinamakan Skyland Criterium. Ini menjadi event yang pertama dilaksanakan, inovasi dari Kodim 0401 Muba, ISSI dan Pemkab Muba dengan memanfaatkan fasilitas sarana olahraga yang ada untuk kemajuan olahraga masyarakat.

Adapun untuk peserta, ia mengungkapkan ada sekitar 142 orang atlet ikut berpartisipasi berasal dari provinsi Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu, dan 14 kabupaten kota dalam Provinsi Sumsel.

"Alhamdulillah untuk pesertanya sampai hari ini sudah terdaftar 142 orang, peserta memang dibatasi karena masih masa pandemi COVID-19," pungkasnya. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 30, 2021

Sidang Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Muba Masuk Tahap Pemeriksaan Terdakwa


MUBA, MA- Sidang dugaan kasus pelecehan seksual yang menjerat ASN asal Muba berinisial ADC terhadap MY yang terjadi di Puskesmas Bukit Selabu Kecamatan Batang Hari Leko Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan, bulan Februari 2021.

Pengadilan Negeri Sekayu Kelas II,  kabupaten Musi Banyuasin, kamis 30/09/21, sekira pukul 14: 00 Wib, dengan Agenda pemeriksaan Terdakwa, namun karena pandemi yang masih berlangsung mengharuskan terdakwa ikuti sidang  secara Virtual di Rumah Tahanan  Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sekayu.

Hadir di ruang persidangan, Majelis Hakim, Panitera pengganti, Penasehat Hukum dan untuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ade Rachmad Hidayat SH MM.

Dikatakan Hakim Ketua Hendra Halomoan SH MH, melalui juru bicara Pengadilan Negeri Sekayu Kelas II, Arif Herdianto Kusumo SH MH mengatakan,  sidang hari ini dengan agenda pemeriksaan Terdakwa.

"Terkait pertanyaan Majelis Hakim ke Terdakwa masih seputar kronologis kejadian dan pasca kejadian tersebut, Juga dikonfrontir dengan keterangan terdakwa di BAP penyidik," ujarnya.

Lanjutnya, sidang di tunda satu minggu kedepan untuk tuntutan dari Penuntut umum. (JR)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 23, 2021

Tingkatkan Disiplin Dan Wawasan, Perangkat Desa Muba Dilatih Batalyon Infanteri Raider 300


CIANJUR, MA- Peningkatan disiplin Aparatur desa menjadi hal yang sangat penting dalam penyelenggaraan tata kelola pemerintahan desa yang baik. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus berupaya meningkatkan kualitas serta wawasan perangkat desanya.

Seperti yang dilakukan Pemkab Muba kali ini, yang mengikutsertakan perangkat desa pada bimbingan teknis teta kelola pemerintahan desa di Batalyon Infantri Raider 300, Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat, Rabu (22/9/2021).

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi yang hadir langsung dalam pembukaan kegiatan tersebut berharap materi yang diberikan baik teknis maupun pengalaman serta peraturan terbaru yang diberikan oleh para pemateri dapat digunakan dan diterapkan oleh peserta bimtek agar dapat meningkatkan wawasan, disiplin dan pengetahuan pemerintah desa.

"Semoga melalui kegiatan ini, nantinya dapat menjawab tuntutan dan permasalahan penyelenggaraan pemerintahan desa, dan keterampilan teknis sumber daya aparatur untuk mendukung penyelenggaraan tata kelola pemerintahan desa," harapnya.

Pada kesempatan ini Sekda Muba juga menuturkan bahwa dalam rangka percepatan penyusunan laporan realisasi APBDESA sesuai batas waktu yang telah ditetapkan maka Pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menggunakan sumber dana APBD tahun anggaran 2019, telah menganggarkan pengadaan server dan jaringan internet agar dapat di akses 227 desa di wilayah Muba secara online.

Sedangkan Pemerintah desa dalam kabupaten Muba sangat mendukung program pemerintah Kabupaten Muba menuju Smart village, dan dalam rangka meningkatkan layanan internet di kantor desa, percepatan koneksi dan penyusunan laporan realisasi APBDESA secara online pada tahun 2019, pemerintah Desa telah menganggarkan pengadaan tower dan jaringan internet desa di 227 kantor desa dalam wilayah Muba.

"Alhamdulillah, sejak bulan Januari 2020 akses jaringan internet dan aplikasi siskeudes online dapat diakses oleh 227 Pemerintah desa, laporan realisasi APBDESA yang merupakan bagian laporan keuangan pemerintah Kabupaten Muba dapat disampaikan lebih cepat dari batas waktu yang ditetapkan," tuturnya.

Lanjut Apriyadi, pada tanggal 8 Januari 2021 laporan rekapitulasi realisasi APBDESA tahun 2020 dan laporan kekayaan milik desa per 31 desember 2020 ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Palembang dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Sumatera Selatan sebagai bagian laporan pertanggungjawaban Desa tercepat nomor 1 (satu) di Indonesia untuk ke-4 (empat) kalinya di tahun 2020.

"Sebagai penghargaan atas pencapaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui alokasi dana Desa tahun 2021 memprioritaskan pengadaan kendaraan roda dua dan kenaikan honor sebesar Rp. 1.000.000,- perbulan untuk perangkat desa yang menjadi operator siskeudes. Sedangkan pengadaan kendaraan roda dua untuk kepala desa telah dianggarkan dalam APBDESA Tahun Anggaran 2019, yang digunakan untuk mempermudah pelayanan dan mobilitas kepala desa di lingkungan desa," beber Sekda Muba.

Sementara itu, Komandan Yonif Raider 300/Bjw Letnan Kolonel Inf Jani Setiadi
mengapresiasi Pemkab Muba yang punya komitmen tinggi dalam melatih perangkat Desa di wilayah Muba. "Kami berharap melalui pelatihan ini, perangkat desa di Muba jadi lebih terlatih kedisiplinannya, agar kelak dapat melayani warga lebih maksimal," pungkasnya.

Hadir dalam acara ini diantaranya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Muba H Richard Cahyadi AP MSi, Danyonif Raider 300/Bjw Letkol Inf Jani Jaelani, FKPD Kabupaten Cianjur, para Camat, dan aparat pemerintah desa dari Kabupaten Muba.
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 22, 2021

Disdukcapil Muba Gelar Bimtek Operator SIAK Kecamatan

MUBA, MA- Kebijakan nasional di bidang administrasi kependudukan dan catatan sipil sampai saat ini sudah dirasakan manfaatnya dalam berbagai hal seperti peningkatan efektifitas pelayanan kepada masyarakat, peningkatan kualitas demokrasi, mencegah kriminalitas seperti pungli, mencegah teroris, TKI illegal, perdagangan orang dan lain sebagainya. Berpijak dari kebijakan itu, Pemkab Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melakukan Bimbingan Teknis kepada Operator SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) Kecamatan.

Pelatihan dalam rangka penerapan Administrasi Kependudukan Langsung Jadi (KELADI) pada loket pelayanan administrasi kependudukan di kecamatan. Acara dibuka langsung oleh Plt Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Muba, Sunaryo SSTP MSi, di Aula Kantor Dinas Dukcapil, Rabu (22/9/2021).

Dikatakan Sunaryo, Inovasi administrasi KELADI mendorong tagline yang sedang mereka gencarkan yaitu, masyarakat duduk dilayani langsung jadi. Jadi kalau pelayanan administrasi bisa langsung jadi kenapa musti pungli. Kendala selama ini proses administrasi kependudukan yang berbelit-belit, memakan waktu lebih dari setengah hari, kemudian alur pelayanan yag tidak jelas.

"Maka dari itu kita one stop service satu pintu, cukup waktu 30 menit pelayanan administrasi bisa selesai, bahkan kalau pembuatan KTP cukup waktu 5 menit selesai. Hari ini kita coba di hari keenam sistem administrasi KELADI ini.  Kalau sukses nantinya akan diterapkan untuk di setiap kecamatan, jadi masyarakat tidak perlu lagi datang ke Dinas Dukcapil, cukup di kantor  kecamatan bisa, oleh karena itu hari ini dimulai kegiatan Bimtek atau pelatihan bagi para operator SIAK kecamatan,"jelasnya.

Asisten administrasi Umum Setda Muba ini juga memaparkan bahwa, pelatihan dilaksanakan selama tiga hari bertempat di Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Muba, dan setiap kecamatan mengutus perwakilan dua orang operator. Senin nanti akan langsung kita uji coba operator kecamatan di pelayanan Dinas Dukcapil Muba. 

"Pelatihan ini akan terbagi jadi lima angkatan, untuk pilot project pertama ini kita latih dulu untuk Kecamatan Sekayu, Bayung Lencir dan Sungai Lilin. Kecamatan lainnya akan dilanjutkan pada sesi berikutnya,"papar Sunaryo.

Terpisah, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kepala Dinas beserta jajarannya juga kepada para peserta pelatihan yang merupakan operator kecamatan atas semua inovasi yang telah dilakukan.

Ia mengatakan, selama ini Pemkab Muba terus mewujudkan kondisi kehidupan yang lebih layak bagi administrasi kependudukan. Ada beberapa inovasi seperti pelayanan mobil keliling secara online yang memberi kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh dokumen-dokumen kependudukan.

“Ada lagi inovasi yang bernama Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Ini semua merupakan invovasi dan terobosan yang telah dilakukan dan saya mengucapkan terima kasih untuk upaya tersebut. Saya menunggu inovasi-inovasi selanjutnya demi tertibnya administrasi kependudukan di Kabupaten Muba,” ucap Dodi. Ia mengingatkan kepada Disdukcapil untuk terus menyamakan visi bersama-sama meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga masyarakat memperoleh pelayanan  sebaik-baiknya. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 21, 2021

Jelang HUT Muba ke-65, Bupati Dodi Reza Beri Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

MUBA, MA- Usai melaksanakan yasinan dan doa bersama, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin didampingi Wakil Bupati Muba Beni Hernedi kembali berbagi kepedulian dengan memberikan bantuan sosial berupa santunan dari melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Muba kepada orang anak yatim dan dhuafa di Kabupaten Muba dengan total 10 juta rupiah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ke-65, yang dilaksanakan di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (21/9/2021) dan sebagai upaya konkrit melanjutkan cita-cita dan kerja nyata Mantan Bupati Muba dua periode H Alex Noerdin. 

Dikatakan Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, untuk menyambut Hari Jadi Kabupaten Muba ke-65, semua lapisan masyarakat termasuk anak yatim dan dhuafa harus ikut serta menyambut Peringatan HUT Muba ini.

"Dengan diberikannya santunan bertepatan pada kegiatan yasinan dan doa bersama ini, semoga kita semua senantiasa selalu diridhoi oleh Allah SWT, melalui momentum HUT Muba ini semoga Kabupaten yang kita cintai ini makin sejahtera dan berjaya,"pungkasnya.

Kepala Baznas Kabupaten Muba, Lukmanul Hakim, mengatakan santunan yang diberikan kepada anak yatim piatu dan dhuafa berupa uang tunai dengan total sebesar 10 juta rupiah.

"Bersyukur kita Baznas bisa memberikan sumbangan ini, semoga sumbangan ini bisa bermanfaat.Terima kasih untuk semua pihak Pemkab Muba dan Pondok Pesantren Salamun Aitam yang membantu menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim, piatu dan dhuafa di Kabupaten Muba," paparnya. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 20, 2021

Tim Anugerah Pesona Indonesia Apresiasi Kesiapan Muba

MUBA, MA- Ditunjuknya Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menjadi tuan rumah acara puncak Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021 pada Nopember mendatang, Tim API dikomandoi CEO Ayo Jalan-jalan Indonesia, Muhammad Syafa'at bersama anggota tim lainnya mendatangi langsung Kabupaten Muba. 

"Kami datang dari Jakarta sejak kemarin dan sudah keliling langsung Kota Sekayu, melihat langsung objek wisata dan keunggulan yang ada di Muba, sungguh luar biasa. Selaku penyelenggara ajang API kami sangat mengapresiasi kesiapan Kabupaten Muba untuk menyelenggarakan malam puncak Anugerah Pesona Indonesia Ke-6 tahun 2021,"ucap CEO Ayo Jalan-jalan Indonesia, Muhammad Syafa'at saat beraudiensi langsung dengan Bupati Muba, Senin (20/9/2021).

Lanjutnya, penyelenggaraan API sejak tahun 2016 telah banyak memberikan dampak positif terhadap pengembangan pariwisata di Indonesia. Dengan keterlibatan Kabupaten Muba secara langsung dalam penyelenggaraan API 2021 menunjukkan pula bahwa Bupati Muba beserta jajarannya memberi perhatian khusus terhadap pentingnya pengembangan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

"Kami berharap melalui moment penyelenggaraan API 2021 nantinya dapat meningkatkan, juga mengangkat seluruh potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang dimiliki Kabupaten Musi Banyuasin," ucap Syafa'at.

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengatakan, bukan tanpa alasan Kabupaten Muba siap untuk ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan API Award 2021.  

"Kita maunya orang mengenal Kabupaten Muba jangan hanya dari sisi potensi hard nya saja seperti SDA yang melimpah Minyak, Bumi dan Gas tapi Kabupaten Muba juga punya potesi dari sisi soft nya seperti wisata alam, kuliner ikan khas Sungai Musi,otomotif dan wisata olahraga, serta potensi wisata lainnya juga ,"ucap Dodi.

Selain itu juga Kabupaten Muba punya inovasi Aspal Karet yang bisa menaikkan harga komoditas karet, yang selama ini harga nya terpuruk. Kemudian potensi dari sisi fashion punya Gambo Muba yang berasal dari limbah gambir, yang berhasil meningkatkan ekonomi kreatif warga. Hal-hal demikian lah diharapkan Kabupaten Muba lebih dikenal.

"Oleh karena itu kita mempersiapkan ini tidak main-main, bukan hanya tugas Dispopar saja tapi semua dinas instansi ikut allout, jadi silahkan saja di survey lebih lanjut dan dikoordinasikan apa saja yang dibutuhkan, intinya kita siap untuk jadi tuan rumah API Award 2021 ini,"pungkasnya.

Kepala Dispopar Kabupaten Muba, Muhammad Fariz SSTP MM mengatakan penyelenggaraan event ini juga bertujuan mendorong peran berbagai pihak. Khususnya, dalam mempromosikan pariwisata daerah masing-masing.

Menurutnya, banyak cara yang bisa dilakukan untuk memajukan pariwisata daerah, tidak harus wisata alam, seperti halnya di Musi Banyuasin yang sangat dikenal dengan kelengkapan fasilitas olahraga dan wisata alam yang sarat dengan spot kegiatan olahraga.

Jadi, olahraga dan pariwisata bisa dipadukan, konsep seperti ini sangat bagus dan tentu tidak hanya mencuri perhatian wisatawan lokal tapi juga mancanegara," ungkapnya. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 18, 2021

192 Pembalap Rebut Piala Presiden di Muba

MUBA,MA- Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menjadi tuan rumah gelaran perdana Kejuaraan Nasional (kejurnas) Motoprix Regional A Sumatera Selatan Putaran IlI Sumatera Selatan Piala Presiden RI 2021, event bergengsi pasca pandemi ini dimulai di Sirkuit Internasional Skyland Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sabtu (18/9/2021).

Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Kepala Dispopar Muba Muhammad Fariz SSTP MM mengatakan, kegiatan Kejuaraan Nasional Balap Motor Motoprix Regional A Sumatera Selatan Putaran IlI Sumatera Selatan Piala Presiden RI 2021, akan berlangsung selama 2 (dua) hari yakni 18-19 September 2021.

"Hari ini yaitu, Qualification dan Race 1 Motoprix 2021. Untuk race pertama dikelas kejurnas, kita tuan rumah menjuari di urutan pertama atas nama Andre Yosa yang merupakan Team PPLPD Muba, besok akan dilanjutkan di race ke 2 final," ujarnya.

Dikatakan, ada tiga kelas yang dilombakan pada kejuaraan ini yakni Kelas Kejurnas, Bebek 4 TAK 150 cc tune up injeksiexpert, Bebek 4 TAK 150 cc tune up injeksi novice, Bebek 4 TAK 150 cc standard injeksi rookie. Kelas Pendukung/Supporting, Bebek 4 TAK 150 cc tune up mix open (MP3), Bebek 4 TAK 125 cc tune up mix open (MP 6), Bebek 2 TAK 116 cc standard open, Bebek 2 TAK 125 cc Underbone open, Sport 144 cc open, sport s/d 155 cc super pro, matic 130 cc tune up open. Terakhir, kelas lokal Muba Bebek 4 TAK 150 cc tune up mix (MP3), Bebek 4 TAK 125 cc tune up mix (MP 6). 

"Kegiatan yang telah berlangsung pada hari ini, tentunya sudah berjalan dengan baik. Karena jauh dari sebelumnya sudah dilakukan banyak persiapkan untuk mensukseskan ajang bergengsi ini. Karena para pembalap yang mengikuti ini bersaing untuk mendapatkan Piala Presiden RI 2021,"ulasnya.  

Ketua Pengprov IMI Sumatera Selatan Augie Bunyamin membeberkan, adapun jumlah starter sampai dengan hari ini berjumlah 192 yang diikuti dari hampir semua pulau Sumatera. Ini merupakan sebuah pertandingan atau perlombaan bidang bermotor pertama kali di Indonesia pada tahun 2021. Jadi ini sebagai barometer Muba Skyland untuk perlombaan-perlombaan otomotif di Indonesia.

"Kalau kegiatan ini dapat berlangsung dengan menerapkan protokol yang baik dan ketat, insyaallah kegiatan otomotif di seluruh pulau Jawa akan hidup setelah dari Muba Skyland ini," ucapnya. 

Lanjutnya, dari 3 (tiga) kelas dalam pertandingan ini, ada satu kelas yang dihapuskan yaitu itu kelas Rookie, karena pembalap di bawah umur 9 tahun di wilayah Sumatera hanya ada tiga yang hadir hari ini seharusnya minimum ada 5 yang sesuai dengan regulasi dan diakui oleh Pusat. Namun hal ini tentunya tidak menyurutkan semangat bagi yang lainnya.

"Untuk itu, Kami juga ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada PP IMI, Pemkab Muba dan juga kepada seluruh pembalap dan seluruh club pembalap Se-Sumatera ada 10 provinsi atas support dan dukungannya untuk event pertama kali di Indonesia yang otomotif. Kami juga ingin memohon maaf bila ada khilaf ataupun kekeliruan yang kami telah lakukan sebelum-sebelumnya menyebabkan ada beberapa pembalap tidak hadir di sini. Tapi alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan lancar," urainya.

Sementara itu, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH Sik MSi turut hadir dalam kegiatan ini melakukan pengecekan dari setiap sisi serta memastikan semua yang berjalan tetap mematuhi protokol kesehatan atau tidak.

"Berdasarkan pantauan saya dari kegiatan yang sedang berlangsung ini, semuanya sudah berjalan sebagaimana mestinya salah satunya ialah dengan mematuhi protokol kesehatan yang baik serta tidak berkerumun karena kegiatan ini tanpa penonton," pungkasnya. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 16, 2021

Plakat Tinggi Muba Resmi Miliki SPBU Satu Harga

MUBA, MA- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP terus memperjuangkan kesejahteraan yang adil bagi masyarakat Kabupaten Muba.

Sejak bergulirnya Program BBM Satu Harga yang dicanangkan Presiden RI Ir. Joko Widodo pada tahun 2017 lalu, PT. Pertamina (Persero) terus mengemban tugas dari pemerintah untuk melaksanakan program BBM Satu Harga di Wilayah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T) yang tersebar di seluruh wilayah nusantara.

Setelah di Kecamatan Lalan dan Kecamatan Babat Toman, hari ini, Kamis (16/9/2021) bertempat di Kecamatan Plakat Tinggi diresmikan stasiun BBM Satu Harga. Acara peresmian dilakukan serentak 17 penyalur BBM 1 harga se Indoensia oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif secara virtual.

Dengan dibangunnya SPBU di Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), merupakan upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan penyaluran BBM Satu Harga bagi masyarakat Kabupaten Muba. Demikian disampaikan Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) RI, Basuki Trikora Putra pada acara Peresmian SPBU Desa Sukajaya Kecamatan Plakat Tinggi.

"Hadirnya Lembaga Penyalur BBM Satu Harga menegaskan sebagai upaya pemerintah untuk mewujudkan energi berkeadilan bagi masyarakat di wilayah 3T. Suatu kegembiraan bagi masyarakat di sini, untuk mendorong perekonomian karena ini merupakan energi  sumber dari segala kehidupan,"ujar Basuki.

Basuki menerangkan, sampai saat ini sudah 254 BBM Satu Harga yang dibangun di seluruh wilayah Indonesia, untuk wilayah Kabupaten Muba ini yang ketiga diresmikannya stasiun BBM Satu Harga, pertama di Kecamatan Lalan, kedua di Kecamatan Babat Toman dan sekarang ini Kecamatan Plakat Tinggi.

"Dimohon dukungan dari bupati dan unsur Forkompinda dan pemerintah kecamatan yang ada di Plakat Tinggi untuk dapat mengawasi agar penyaluran BBM Satu Harga bisa sampai ke Lembaga Penyalur dan bisa disalurkan kepada masyarakat agar bisa memanfaatkan BBM lebih leluasa dan tepat sasaran, terutama penyaluran BBM bersubsidi”, ujarnya.

Wakil Bupati Beni Hernedi mengapresiasi dan berterimakasih kepada Bapak Presiden RI Ir Joko Widodo dan Kementrian ESDM yang sudah mencanangkan Program BBM Satu Harga termasuk di Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Muba.

Ia pun berharap kiranya dengan penyaluran BBM Satu Harga dapat meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian sehingga kesejahtraan masyarakat di daerah ini dapat terwujud dengan baik dan kiranya dapat dibangun juga SPBU yang serupa di wilayah kecamatan lainnya dalam Kabupaten Muba yang belum tejangkau.

"BBM Satu Harga ini sudah sangat tepat dan telah hadir di Kabupaten Muba, ini yang menjadi harapan masyarakat selama ini. Hadirnya BBM Satu Harga menjawab kebutuhan masyarakat atas akses energi yang terdekat dengan harga sesuai aturan, maka kita sangat berterimakasi dengan pemerintah pusat,"pungkasnya.

Beni juga menyampaikan bahwa di tahun 2016 yang lalu Pemkab Muba bersama Alm Nazaruddin Kiemas yang dulunya di Komisi VII DPR-RI yang mengurusi permasalahan di segi Energi Sumber Daya Mineral, telah berjuang bersàma untuk mewujudkan energi berkeadilan ini.

"Waktu itu kita sampaikan berulang kali dengan beliau agar Kabupaten Muba masuk dalam spot kategori 3T, karena kalau hanya melihat dari sisi 3T saja maka hanya Kecamatan Lalan yang pantas didirikan BBM Satu Harga, oleh karena itu kita ucapkan terimakasih banyak kepada almarhum atas perjuangannya untuk Kabupaten Muba,"paparnya.

Acara peresmian SPBU Satu Harga di Kecamatan Plakat Tinggi turut dihadiri, Eksekutif General Manager Regional II Sumbagsel Asef Wicaksono, Anggota DPRD Muba M Yamin dan A Rahman Senen,  Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Asisten Bidang Pengembangan Perekonomian dan Pembangunan  Drs H Yusuf Amilin, Kabag SDA Okta Rizal ST dan Camat Plakat Tinggi Yugo Valentino SSTP MSi. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Sidang Kasus Pelecehan Seksual di Muba Hadirkan Ahli Psikologi


MUBA MA- Sidang kasus pelecehan seksual yang menjerat ADC oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Musi Banyuasin kembali digelar dan menghadirkan ahli psikologi, Rabu (15/09/21).

Persidangan masih dilakukan secara Virtual, mengingat Pandemi Covid-19 masih berlangsung. Persidangan  di hadiri oleh Hendra Halomoan SH MH, selaku Hakim Ketua, Hakim kedua Edo Juniansyah SH dan Hakim ketiga Arif Herdianto Kusumo SH MH. 

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ade Rachmad Hidayat SH MM, mengikuti sidang dari Kejaksaan Negeri Sekayu, Ahli Psikolog dari Rumah Sakit Ernaldi Bahar.

Menurut Hakim Ketua Hendra Halomoan melaui juru bicara Pengadilan Negeri Sekayu Kelas II, Arif Herdianto Kusumo mengatakan, sidang hari ini agenda menghadirkan Ahli Psikologi dari pihak Jaksa Penuntut Umum.

"Ketiga Ahli Psikologi  yang  dihadirkan (Red Via Daring) ini ,bertugas di Rumah Sakit Ernaldi Bahar Sumatera Selatan sekaligus yang menangani Terdakwa saat Terdakwa menjalani Observasi," ujarnya.

Arif menambahkan, sedangkan Ahli Psikologi yang dihadirkan oleh Penasehat Hukum Terdakwa Minggu lalu dengan menguraikan teori keumuman tentang Kejiwaan dan tidak menangani rerdakwa secara langsung.

"Ahli Psikologi Latifah dalam persidangan Menjelaskan, mengenai visum Et Repertumnya atau menjelaskan tentang teori- teorinya, sedangkan Ahli Psikolog  Ilwan Mulyawan menjelaskan mengenai teori-teori psikologi Klinisnya dan Ahli Psikolog selanjutnya, Sri Sundari adalah Perawat yang  merawat Terdakwa saat di Rumah Sakit Ernaldi Bahar, Intinya mereka bertiga ini  berpegangan kepada hasil VeR, hasil VeR nya belum bisa dikasih tahu ya, karna sidangnya tertutup, pas putusan palingan," ungkapnya. (JR)



Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp






Dukung Kami di Youtube

LAPOR PAK

LAPOR PAK
Buat Laporan Anda disini, pasang Aplikasi Kami.

Media Advokasi Edisi Cetak