Web Analytics
Showing posts with label Padang. Show all posts
Showing posts with label Padang. Show all posts

October 31, 2019

HMI Cabang Padang Gelar Diskusi Re-Internalisasi NDP, Kader HMI Menangkal Paham Radikalisme



Padang - MA -HMI Cabang Padang mengangkatkan Diskusi Terbuka dengan tema Re-Internalisasi NDP, Peran Kader HMI dan Pemuda menangkal Paham Radikalisme. Padang, 29 Oktober 2019.

Agenda diawali dengan pembacaan ayat suci Al-qur'an oleh Saudari Refki Herawati dan kemudian dilanjutkan oleh sambutan Pj. Kta. Umum HMI Cabang Padang Saudara Rahmaddian. Didalam sambutanya, Rahmaddian menyampaikan dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda yang ke 91 tahun.

Dimulai sejak tanggal 28 Oktober 1928 hingga sampai dengan hari ini peran pemuda sangat besar terhadap kontribusinya membangun sebuah bangsa dan Negara. Isu terkait radikalisme tentu sangat menarik untuk terus dikaji dan ditelisik sehingga melahirkan rumusan yang sebenarnya tentang apa itu radikalisme.

Sejauh mana peran pemuda menyikapi paham radikalisme yang dalam artian sederhananya subuah ideologi/ paham yang dimana ingin menguasai sebuah sistem yang ada dengan cara apapun demi mencapai tujuanya/ keinginan kelompoknya.

NDP sebagai Nilai Dasar Perjuangan kader HMI dan landasan berpijaknya dalam melakukan perjuangan tentu memiliki peranan yang besar terhadap paham radikalisme. Maka dari itu diskusi ini tentu menarik untuk diperbincangkan sehingga kita mendapatkan pemahaman tentang paham radikalisme.

Agenda selanjutnya ditutup dengan doa oleh saudara Maulana. Dan langsung dialihkan kepada Moderator dalam hal ini dibawakan oleh Sdr. Ahmad Guntur. Mengawali diakusi dengan memperkenalkan Narasumber. Untuk sesi 1 akan disampaikan oleh Kol. Inf. H. Chairul Mustofa, S.Sos, M.Si (Kakanwil Kemeenhan Sumbar). Kemudian oleh Abdul Salam, S. Ag. M. Hum (FKPT Sumbar). Hendra Naldi, S.S. M.Hum (Akademisi-Pengamat Gerakan Sosial Masyarakat) dan Bilfahmi Putra, S.THI. M. Ag (NDPers HMI Cabang Padang).

Diskusi berjalan alot, diawal Kemenhan lebih menekankan berbicara tentang sejarah. Ideologi kiri komunis dan ideologi kanan khilafah dan di Indonesia kita memiliki Pancasila sebagai pemersatu Bangsa. Peran TNI sangat besar didalam mencegah gerakan terkait radikalisme. Kemudian dari FKPT menambahkan, bahwa gerakan radikalisme memang ada dan benar-benar terjadi. Dengan berbagai macam pola dan metoda. Kemudian juga dilihatkan video satu diantara bagian yang terpapar paham radikalisme. Pemuda menjadi sasaran yang bisa dengan mudah terpapar paham radikalisme.

Narasumber berikutnya Hendra Naldi lebih memandang dari sisi akademik. Selaku pengamat gerakan sosial masyarakat. Tidak ada yang salah dalam kerangka berfikir radikal. Karena memang dalam tataran ide dan konsep itu merupakan hal yang biasa saja. Namun tetap dalam tindakan ada batasan-batasan yang sesuai dengan pancasila dan undang-undang dasar 1945. Diakhir sesi Narasumber Bilfahmi Putra menyampaikan peran kader HMI dalam menangkal Paham Radikalisme dengan berkayakinan didalam diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dan dengan perbanyak membaca (iqra').

Dengan keilmuan yang kuat sesuai dengan apa yang ada didalam tujuan HMI. Kemudian mengamalkanya melalui Kualitas insan akademik, itu merupakan bagian untuk bagaimana mencegah terpapar dari paham radikalisme.
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

May 31, 2019

Pemuda Batang Kabuang dan Garda Nkri Sejuk Momentum Pasca Pemilu Dengan Lantunan Ayat Alquran

Padang, MA - Menyemarakan Ramadhan 1440 H  dan pasca pemilu serentak 2019 Garda Nkri Sumatera Barat bersama Pemuda/i remaja/i Masjid Darul Ma'ruf kampung ilalang kel. Batang kabung.Musyawarah Tilawatil Quran yang bertemakan " "Lantunan Ayat Untuk Negeri Yang Melahirkan Generasi Islami dan Qurani" melantunkan ayat untuk bangsa ini di selenggarakan pukul 21.30 Rabu, 29 Mei 2019 di masjid darul ma'ruf kampung ilalang Kelurahan batang kabuang ganting kecamatan koto tangah kota padang

Ketua Panitia Ichsan Zein Menyampaikan " allahmdullilah kegiatan yang kita laksanakan di ikuti sebanyak 25 hafiz al-qura'an, tentu kita mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran panitia dan para tokoh masyarakat, sehingga kegiatan kita berjalan dengan lancar, dan hendaknya di ridhoi allah SWT, harapanya sesuai tema kita lantunan ayat suci alquran melahirkan generasi islami yang menjaga persatuan dan kesatuan negara republik indonesia". Ungkap ichsan.

Ketua umum garda Nkri Sumatera Barat mengungkapkan "allhamdullillah niat baik kita untuk beribadah di bulan suci ramadhan terlekasana, pada momentum bulan suci ramadhan hendaknya kita menyebarkan hal-hal yang positif dan meningkatkan ibadah kita kepada allah SWT sebagai umat muslim, allhamdulullah kegiatan berjalan dengan apa yang kita rencakan, masyarakat sangat antusias dengan kegiatan postif yang kita laksanakan, mesjid adalah tempat pendidikan bagi kita pemuda islam, apalagi kita pemuda minang, hendaknya ruang-ruang diskusi pemuda di mesjid kita hidupkan kembali, sehingga dapat menimalisir masuknya paham-paham yang dapat merusak persatuan dan kesatuan kita' Ujar Ketua umum garda nkri Sumbar tersebut.

"Sebagai salah satu estapet bangsa, pemuda di harakan siap berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai persatuan Indonesia. Dalam hal ini KNPI bersama DPD Garda NKRI Sumatera  Barat merasa ikut bertanggung jawab dalam mempertegas arah gerakan pemuda dalam kondisi bangsa yg hiruk pikuk yang disebabkan pemilu 2019, hendaknya lantunan ayat suci alquran dapat menyejukkan hati, dan sama-sama kita mendoakan semoga bangsa ini dihindarkan dari perpecahan, mari kita galang persatuan kita kembali setelah pilres ini, momentun bulan ramadhan sudah masuk di penghujung mari kita sama-sama ingkatkan ibadah kita, tutup Rifki Fernanda Wasekjen DPP KNPI.

(Fh)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

May 26, 2019

Ratusan Kader HMI Padang Berdemo Di DRPD SUMBAR, Tuntut Tunjangn KPPS Yang Meninggal


Padang- Ratusan Mahasiswa dari organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)  Cabang Padang Gelar aksi di kantor DPRD Provinsi sumatera Barat, sekitar lebih kurang 500 masa aksi datang ber orasi di depan kantor DPRD Provinsi Sumatera Barat,

Semula masa aksi melakukan orasi di bundaran simpang empat kantor DPR, sekita 15 menit melakukan orasi di jalanan dan berorasi di depan kantor, massa aksi HMI menuntut kematian dan evaluasi penyelenggara Pemilu 2019.

Ratusan mahasiswa yang ikut membagikan atribut aksi dan juga beberapa spanduk bertuliskan 'DPRD Sumbar Desak Pemerintah Pusat Cairkan Santunan'.

Saat masa aksi meminta ketua DPRD untuk datang menemui masa aksi, Kabag Humas datang menghampiri kerumunan masa dan menyampaikan bahwa tidak satupun anggota DPRD Provinsi berada di kantor, seluruh anggota DPRD sedang ada di luar kota, ungkap Lazuwardi

Tentu Mahasiswa merasa kecewa karna tak satupun angota DPRD berada di kantor untuk menampung aspirasi mahasiswa, beruntung aparat kepolisian menenangkan masa aksi yang mulai merasa kecewa dengan mengajak berdialog dengan beberapa perwakilan dari Masa aksi.

“Kami datang untuk mengambil peran, dalam artian sumbangsiholakan, ide-ide dan juga terkait terkait penyelenggara Pemilu 2019, Aksi yang dilakukan HMI Cabang Padang, merupakan aksi damai. "Bapak-bapak, dan kawan-kawan sekalian, sudah sama-sama tau karena aksi HMI, kami datang atas nama kedamaian, kami tidak akan membuat keributan," ungkapnya.

Ketua Umum HMI Cabang Padang Rahmaddian " berdasarkan kajian kami, aksi bela 03 persatuan indonesia, Isu kebangsaan :

EvaluasibPemerintahan

1. Pemerintah RI dan aparat keamanan berwajib menjamin kestabilan nasional demi keamanan rakyat
2. Pemerintah RI harus responsif terhadap permasalahan nasional untuk meminimalisir delegitimasi kepercayaan masyarakat kepada pemerintah

Persoalan Kemanusiaan

1. Polri sebagai lembaga yang dipercayai menjamin keamanan masyarakat harus menjalankan P.24 polkapolri 9/2008 sebagaimana mestinya.
2. Pemerintah RI mesti menjamin, melindungi, dan menjalankan UUD 1945 Pasal 28 dan UU HAM No.39 th.1999 dalam rangka menjamin dan melindungi Hak Asasi Manusia serta memenuhi Hak Warga Negara Indonesia.

Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu

1. Pemerintah RI harus mengusut tuntas jatuhnya korban jiwa dalam pelaksanaa sistem Pemilu 2019
2. Segerakan Revisi UU Pemilu No.7 tahun 2017
3. Pemerintah daerah segera mendesak Pemerintah Pusat untuk mencairkan dana santunan bagi keluarga anggota KPPS yang meninggal dunia.

Aksi berlangsung dengan damai tak ada aksi dorong-dorongan dengan aparat kepolisian, di akhir seluruh masa aksi ngotot ingin berdialog ruangan sidang DPRD, Pihak kasubag humas mempersilahkan masa untuk kedalam, sekitar 500 orang memenuhi ruangan sidang, sesaat ruangan sidang DPRD Provinsi Sumbar Penuh sesak Mahasiswa

Mahasiswa menyaampaikan aspirasi dengan dan tertib di ruangan kepada KABAG HUMAS Lazuwardi, dan meminta seluruh asprisi mereka disampaikan dan di secepatnya untuk di proses oleh DPRD Provinsi Sumatera Barat, apabila tidak ada kejelasan yang jelas, masa HMI Mengancam untuk aksi lebih besar lagi jika seluruh tuntutan tidak di proses.

(Fikri Haldi)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

April 11, 2019

Sesuai kampanye Akbar Ketum MMC Fauzaki Sebut Sumbar Kandang 02 Hanyalah Klaim Atau Fiktif Sekarang

Ketua umum Milenial Minang Colaborations Fauzaki Aulia.

Padang, MA - Seusai kampanye akbar calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Amin di taplau danau cimpago kota padang pada tanggal (9/04) Ramai melimpah ruah meskipun tidak di hadiri oleh kandidat calon presiden dan wakil presiden no urut 01 jokowi-amin puluhan ribu masyarakar sumatera barat melimpah ruah di danau cimpago (10/04/2019).


Menanggapi ramainya dan antusias masyarakat sumatera barat untuk hadiri dalam kampanye akbar pasangan capres dan cawapres Jokowi-Amin, ketua umum Millenial Minang Colaborations Fauzaki Aulia angkat suara menanggapai ramainya antusias masyarakat untuk datang meskipin tidak di hadir capres maupun cawapres dari no urut 01 terbesut.

Beliau menyampaikan " setelah kita melihat jumlah peserta masa kampanye kemarin, tentu kita sangat senang sekali ternyata begitu banyak pendukung bapak jokowi di sumatera barat, tentu ini bisa menjadi tolak ukur yang konon katanya sumatera barat adalah kandangnya kubu 02 di sumatera barat,

"Masyarakat yang hadir tidak kalah lebih banyak dari kampanye 02, tentu kita lebih unggul tanpa kehadiran bapak jokowi saja masyarakat sangat melimpah hadir ramai-ramai di danau cimpago, apalagi beliau hadir bisa meledak kota padang, ujar fauzaki sambil tertawa.

"Ini membuktikan bahwasanya sumbar kandang 02 hanya lah fiktif, kita yakin suara pasangan no urut 01 akan menang di sumatera barat, organ relawan jokowi sangat militan di sumbar untuk mengkampanye kan kerumah-rumah warga, walaupun katanya orang sumbar agak sensitif mendengar nama jokowi, ah ternyata tidak itu hanya klaim saja untuk menakut nakuti,

"Terbukti banyak temen relawan di sambut baik oleh masyarakat di lapangan, dan banyak juga masyarakat sumbar mengapresiasi kinerja bapak jokowi disini kok, kita yakin suara bapak jokowi di sumbar akan mengejutkan banyak orang nantinya, tentu akan meningkat jauh dari pemilhan 2014" Ujar Ketua MMC ini,

Dalam kampanye akbar tersebut, Sebanyak 12 Kepala Daerah (Kada) di Sumatera Barat (Sumbar) hadiri Selain itu mereka juga mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, saat kampanye berbalut konser di Danau Cimpago,

Masing-masing bupati dan walikota tersebut yakni,

Bupati :

* Bupati Pesisir Selatan Hendra Joni
* Bupati Dharmasraya Sutan Riska
* Bupati Pasaman Yusuf Lubis
* Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi
* Bupati Sijunjung Yuswir Arifin
* Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet
* Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi

Walikota :

* Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran
* Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias
* Wali Kota Solok Zul Elfian
* Wali Kota Pariaman Genius Umar. (Fh)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

March 22, 2019

HMI Komisariat Tarbiyah Gelar Basic Training




Padang, MA - 22 Maret 2019. Pembukaan LK1 HMI Komisariat Tarbiyah UIN Imam Bonjol Padang resmi dibuka oleh Pengurus HMI Cabang Padang yang diwakili oleh Sekretaris Umum HMI Cabang Padang Rahmaddian di Wisma HMI Cabang Padang Jln. Hang Tuah No 158 .Dalam kegiatan Latihan Kader 1 kali ini mengangkat tema, "Memaknai Nilai Dasar Perjuangan Sabagai Nafas Organisasi Untuk Umat dan Bangsa".


Dalam sambutannya saudara Alfath Julvi sebagai ketua panitia menuturkan bahwa "Seluruh peserta yang lulus seleksi melalui proses Screening adalah berjumlah 50 orang, dengan rincian 35 dari komisariat Tarbiyah UIN IB dan 15 dari 12 komisariat selingkup cabang Padang". Itu adalah calon peserta yang lulus dari 90 calon peserta yang mengikuti screening bersama tim pengelola pada tanggal 19-20 kemaren.

Dalam sambutannya Abdur Rahman selaku Ketua Umum HMI Komisariat Tarbiyah mengajak seluruh calon peserta untuk serius mengikuti sesi persesi Training agar memperoleh hasil yang maksimal agar apa yang diharapkan dapat tercapai. Tegasnya " bahwa HMI telah melahirkan tokoh-tokoh Nasional yang telah berjasa dalam pembangunan dan kemajuan Negri ini. Maka sebagai kader HMI nantinya maka kita adalah orang mengisi lorong-lorong kepemimpinan nantinya."

Dalam agenda pembukaan tersebut juga di hadiri oleh Alumni HMI Komisariat Tarbiyah yang diwakili oleh Kanda Ali Akbar, M. Pd memberikan arahan dan pandangan terhadap pola Pengkaderan di HMI Cabang Padang" bahwa sudah seharusnya mengarah kepada membangun potensi kader yang Islami yang benar-benar memperjuangkan Agama Islam ini. Dan beliau berharap bahwa HMI harus di isi dengan kader militan dengan dasar memiliki kompetensi Hafizh Quran."

Ditegaskan dalam sambutannya oleh Pengurus Cabang saudara Rahmaddian. Beliau mengatakan bahwa HMI Cabang Padang yakni terutama Badan Pengelola Latihan (BPL) akan lebih meningkatkan pola Pengkaderan. Dan beliau mengatakan "Setiap generasi itu ada masanya, biasanya hanya berganti orangnya saja. Maka diharapkan setiap masa itu menciptakan perubahan untuk perbaikan dimasa mendatang". Dan beliau juga berbicara tentang banyak hal terkait pergerakan mahasiswa yang cenderung masif pada saat ini.

Pada Latihan Kader 1 saat ini dipimpin oleh Master Of Training saudara Yunaldi M. Pd, dan dibantu oleh Wakil Master 1 Rizky Maulana dan Wakil Master 2 Ahmad Guntur. Juga dengan 14 team Instruktur lainnya yang didominasi  oleh tim instruktur dari Komisariat Tarbiyah.
Dari berita ini di angkat terhitung kegiatan LK1 HMI Komisariat Tarbiyah berjalan dari tanggal 22-28 Maret 2019 nantinya. Semoga sukses. (A. R/Fh)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

March 16, 2019

Garda Nkri Sumbar Kecam Pelaku Penembakan Biadab, Serta Ajak Masyarakat Tidak Kaitkan Dengan Isu Agama Di Pilpres



Padang, MA - Organaisasi garda Nkri Sumatera Barat gelar konferensi pers terkait aksi penembakan brutal yang di lakukandi dua masjid Al-Noor dan Chirsthuch Selandia Baru, konferensi pers dilakukan di Rumah Kolaborasi Jl. Sutomo 1 M 3-4 marapalam Kota Padang sekitar pukul 22.00 Wib (15/03/2019).


Dalam konferensi persnya Garda Nkri Sumatera Barat membacakan 6 pernyataan sikap garda Nkri Sumatera Barat.

Ketua umum Garda Nkri Sumbar Rianda Menyamapaikan "Kita ucapkan Belangsungkawanya sedalam-dalamnya atas tragedi penembakan yang terjadi di dua masjid yang terjadi di selandia baru,  mari kita doakan bersama-sama mereka yang wafat di berikan tempat yang layak di sisi Allah Swt.

Beliau juga mengutuk keras penembakan yang terjadi "Kita mengutuk aksi teroris yang sangat biadab dan tidak berprikemanusiaan apapun itu motif dan bentuknya, pelakunya, serta mendesak pemerintah Selandia Baru untuk mengusut tuntas dan menghukum seberat-beratnya pelakudalam aksi pembantaian tersebut.

Fikri Haldi selaku Sekreatris umum Garda Nkri Sumbar juga menghimbau kepada seluruh masyarat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dan tetap menjaga kesatuan dan kerukunan sesama umat, kita menghimbau kepada seluruh masyarakat sumatera barat untuk tetap tenang dan tidak terpancing dengan isu-isu agama apalagi di kaitkan dengan Pilpers, dan mengajak masyarakat untuk tidak menyebar luaskan konten video terkait aksi brutal tersebut, karena membagikan konten penembakan brutal di media sosial, itu adalah tujuan dari kelompok teroris untuk menakutkan-nakutkan masyarakat.

Semetara itu, kabid Ideologi dan Pancasila Randa Afrizal Sandra menyampaikan, mari kita sama-sama mendoakan saudara kita yang meninggal dunia, dan mengajak seluruh masyarakat sumatera barat mendoakan Korban WNI Asal Pesisir selatan Sumatera Barat, untuk diberikan kekuatan dan kesehatan, kita dapat berita terkhir dari kedubes, kita kontak langsung siang tadi bapak Tantowi Yahya Kedutaan Besar Indonesia di Selandi Baru, dan menanyakan langsung melalui Via Whastapp keadaan WNI asal Sumatera Barat tersebut.

Mari kita doakan semoga anak dan ayah ini diberikan keselamatan dan kesehatan, tutup Randa.

Diakhir konferensi pers, Garda Nkri SUMBAR menekan Jangan Kaitkan Aksi yang terjadi di selandia Baru dengan isu-isu di pilres 2019, Serta Garda NKRI Sumatera Barat juga Mengapresiasi pemerintah dalam penanganan dan sikap cepat dalam mengambil langkah diplomatis dan mendesak melakukan langkah-langkah diplomatis membantu mengevakuasi serta menyelamatkan warga negara indonesia yang menjadi korban. (FH)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

March 14, 2019

Maraknya Caleg Cabuli Anak, Aktivis Muda Ini Komentari Fit And Proper Test Caleg Dan Kaderisasi Partai




Padang, MA - Seorang oknum calon legislatif (caleg) asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) dilaporkan ke polisi terkait dugaan pencabulan. Oknum caleg tersebut disebut mencabuli anak kandungnya sendiri.


Kasus itu juga telah beredar di berbagai pemberitaan media massa lokal hingga nasional menjadi perbincangan, hal tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak, karna telah tega mencabuli anak kandung sendiri. (14/03/2019).


Kecaman juga di lontarkan oleh aktivis muda Sumatera Barat Fikri Haldi " tentu kita sangat prihatin sekali dengan apa yang terjadi, bagaimana bisa seorang ayah kandung tega mencabuli anak sendiri, saya baca di berita laporan yang diterima di Polres Pasaman Parat yang dirilis berita, anak tersebut di cabuli semenjak umur 3 tahun. Tentu saya mengutuk keras hal ini, dan meminta pihak kepolisian segera menangkap terduga pelaku pencabulan ini ditangkap secepatnya". Ungkap aktivis berasal dari Air bangis ini.


Sekretaris Garda Nkri Sumbar ini juga mengomentari "lemahnya fit and proper test seleksi caleg dan proses kaderisasi partai, seperti kita ketahui kasus caleg cabuli anak-anak bukan kali ini saja, beberapa waktu lalu di kota padang caleg dari partai PBB cabuli 2 orang anak perempuan, ini membuktikan ada yang kurang dalam materi penyeleksian, kalo kasusnya sudah seperti ini partai-partai islam namanya akan tercoreng oleh oknum-oknum caleg seperti ini, ujar beliau saat di wawancarai

Ini membuktikan proses kaderisasi dari partai tidak berjalan dengan baik, jangan sampai ada anggapan para caleg ini di ambil di tengah jalan untuk memenuhi kuota dari partai.

Beliau berharap "Semoga kasus seperti ini kita dengar untuk terakhir kalinya, kita tidak mau nantinya akibat lemahnya Fit And Proper Test dilakukan partai, kita memilih orang yang bejat mewakili suara dan hak-hak kita, apalagi berasal dari partai yang berbasis islam tentu  dapat merugikan dan menyudutkan umat islam sendiri. Tutup aktivis mahasiswa islam tersebut. (FH)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

February 21, 2019

Rakernas APPSI, Ridwan Kamil Ungkap Dua Peluang Kerjasama Antar provinsi

Gubernur Jawa Barat.

Padang, MA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2019 yang digelar di Padang Convention Center, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Rabu malam (20/2/19).

Emil -- sapaan akrab Ridwan Kamil, mengungkapkan ada berbagai hal yang bisa dikerjasamakan antar-pemerintah provinsi di Indonesia. Diantaranya, kerjasama kebencanaan dan perdagangan komoditas pangan.

"Kerjasama kebencanaan yang memang terlihat semakin ke sini intensitasnya lumayan tinggi, bahkan di Jawa Barat sendiri tercatat lebih dari 1.500-an per tahun," jelas Emil ketika ditemui usai acara pembukaan Rakernas.

"Sehingga diupayakan ada mekanisme agar kami (pemerintah provinsi) saling tolong-menolong, karena bagaimana pun kondisi geografis dan geologis di Indonesia ini mirip-mirip," lanjutnya.

Kemudian terkait kerjasama perdagangan antardaerah. Kata Emil, Jawa Barat sudah memulai insiatif tersebut melalui digitalisasi perdagangan. Hal ini penting dilakukan karena bisa berdampak pada ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan.

"Itulah kenapa kita sudah memulai dengan inisiatif dengan dunia digital juga. Misalkan Jawa Barat kekurangan sapi, kekurangan telur, atau apa kita bisa menemui pedagang yang dikoordinasikan oleh para gubernurnya," papar Emil.

"Itu contoh kecilnya, sehingga kami tidak harus selalu terdikte oleh pasar yang kadang-kadang tidak berpihak pada stabilitas ekonomi di daerah masing-masing," terangnya.


Sertijab Ketum APPSI

Pada pembukaan Rakernas APPSI di Padang ini, dilakukan serah terima jabatan (sertijab) dari Ketua Umum (Ketum) APPSI 2018-2019 yang juga Gubernur Jawa Timur 2014-2019, Soekarwo kepada Ketua Umum APPSI 2019 yakni Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola.

Pada kesempatan ini, Emil pun mengucapkan terimakasih kepada Soekarwo karena telah melakukan estafet tongkat kepemimpinan APPSI dengan baik.

"Asosiasi pemerintah provinsi ini kami mengucapkan terimakasih dulu ke Pak De Karwo (Soekarwo) yang sudah selesai dan men-tongkatestafet-kan dengan baik," tukas Emil.

Sesuai dengan AD ART, ada jabatan pergantian antarwaktu Ketum APPSI, karena jabatan Ketua Umum APPSI berakhir masa jabatannya bersamaan dengan masa jabatan gubernur. Untuk itu, pada November 2019 mendatang akan dilaksanakan Musyawarah Nasional di Jakarta untuk memilih Ketua Umum APPSI untuk lima tahun ke depan.

APPSI merupakan organisasi pemerintah provinsi yang ingin mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui kerjasama antar-pemerintah daerah provinsi. Untuk itu, Soekarwo ingin kerjasama antarprovinsi terus ditingkatkan terutama terkait perdagangan komoditas pangan.

"Kita harus memperkuat -- terutama kerjasama antar-provinsi, antar-daerah," kata Soekarwo.

Melalui Rakernas APPSI Tahun 2019 ini, Ketua Umum APPSI/Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menjelaskan, rakernas digelar senagai bentuk konsolidasi untuk menetapkan program APPSI di 2019.

"Rakernas ini dalam rangka konsolidasi untuk menetapkan program APPSI 2019, kita akan bahas pula rekomendasi-rekomendasi, termasuk tentang tiket pesawat mahal," ujar Longki.

Sementara itu, sebagai tuan rumah, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno berharap, Rakernas APPSI di Padang berjalan sukses dan menghasilkan berbagai rekomendasi. Menurut Irwan, rakernas tersebut menjadi ajang yang tepat untuk berkonsolidasi karena dihadiri oleh para gubernur dari seluruh Indonesia.

"Kami berharap rakernas ini sukses dan bisa menghasilkan banyak rekomendasi," harap Irwan. (yon/humpro.Jbr)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

January 20, 2019

Febry Yolanda Putri Mengabdikan Diri Untuk Masyarakat Milleinial Harapan Masyarakat.



Padang, Media Advokasi -, Muda, cantik dan cerdas, inilah gambaran calon legislatif (caleg) nomor utut 2 DPRD Provinsi Sumatera Barat Dapil I Kota Padang priode 2019-2024, Febry Yolanda Putri di usung dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).


Wanita yang biasa disapa Ute oleh sahabat-sahabatnya ini, Merupakan pemuda yang cerdas dan berprestasi baliau juga pemuda yang berbakat, Wanita Hebat yang suka bernyanyi ini mempunyai segudang prestasi yang sangat luar biasa di bandingkan teman sebaya febri yolanda putri, diketahui febry pernah menjadi paskibraka Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2019 dan menjadi Duta Pajak kota padang Serta pada tahun 2017 Febry adalah Duta Pembangunan daerah tertinggal republik indonesia.

Lahir di kota padang, 21 februari 1993. Wanita cerdas yang menjabat sebagai Direktoral jendral pembangunan daerah tertinggal Kementrian desa tertinggal dan transmigrasi dan juga sebagai entrepreneur muda ini, menjadi salah satu kandidat kuat untuk keterwakilan kaum perempuan di DPRD Provinsi Sumatera Barat nantinya.

Saat didatangi media ini,  Febry Yolanda Putri menyapa ramah saat menjawab pertanyaan wartawan, Saat ditanya alasan kenapa ingin menjadi anggota dewan, Febry mengatakan faktor utamanya ingin menjadi salah satu keterwakilan perempuan di kursi legislatif, serta mengabdi untuk seluruh masyarakat sumatera barat khususnya kota padang kota kelahiran, dengan turut serta mengembangkan UMKM di Kota Padang.(20/01)

Disampaikan Ledy, Ketertarikannya menjadi wakil rakyat di legislatif  lantaran ingin membangkitkan kemandirian berwiraswasta bagi anak muda millenial di Kota padang . Menciptakan perubahan baru dan membuktikan bahwa kalangan milenial bisa berbuat sesuatu nyata untuk masyarakat

Seperti diketahui Kota padang merupakan tujuan wisata yang banyak didatangi orang dari berbagai daerah termasuk datang untuk melanjutkan pendidikan. “Jika satu wilayah memiliki destinasi wisata, maka UMKM disana harus diciptakan dan diperkuat,” ujar Febry Yolanda Putri

FYP dikenal merupakan entrepreneur yang bergerak di bidang konveksi dan berkembang di Ibukota.

Sambung Febry, kemajuan sektor pariwisata sumatera barat khusunya Kota Padang nantinya akan meningkatkan pertumbuhan UMKM secara pesat serta akan melahirkan usaha industri kreatif anak muda.

“UMKM akan terbantu sekali dengan bergeraknya sektor pariwisata. Keberadaan daerah wisata akan menyuburkan dan menumbuhkan UMKM. Di sisi lain, pariwisata itu butuh dukungan UMKM,” ungkap wanita cerdas ini.

Febry mengajak dan mengimbau untuk masyarakat Kota padang agar menggunakan hak pilihnya dengan baik. “Untuk tidak golput atau netral dalam pemilu. Sebab, sikap yang golput itu nantinya akan memengaruhi hasil pemilu dan menentukan nasib masyarakat Kota padang . “Kalau netral, kita yang rugi. Karena masih banyak dari kita, yang punya idealisme dan integritas,” harapnya.
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 26, 2018

HMI Komisariat Tarbiyah dan Keguruan Serahkan Bantuan Langsung Ke Lokasi Korban Banjir Pasbar


Pasaman Barat, Media Advokasi - Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Padang dan pengurus HMI komisariat Tarbiyah dan keguruan UIN Imam Bonjol Padang serahkan bantuan kepada korban Banjir Pasaman Barat. Kamis (25/10/2018).

Bantuan yang diserahkan oleh kader-kader HMI Cabang Padang ini berupa alat tulis dan perlengkapan sekolah, bantuan langsung diserahkan kepada siswa-siswi di jorong nagari sikabau Nagari persiapan ranah koto tinggi, kecamatan koto balingka, Pasaman Barat.

Febriyandi Putra selaku ketua umum HMI komisariat Tarbiyah menyampaikan "Pasca banjir yang terjadi d Pasaman dan beberapa titik di sumbar tentunya sangat menggangu proses belajar mengajar, salah satunya karena buku terendam banjir, sehingga kami Hmi komisariat tarbiyah berinisiatif memberikan bantuan berupa buku tulis dan baju layak pakai".


Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang  ini melanjutkan " harapan kami bantuan yang  kami hantarkan ini agar dapat di pergunakanan untuk proses keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah, Ungkapnya

Masyarakat berterimakasih atas bantuan yang dihantarkan oleh kader HMI komisariat tarbiyah ini " kami sangat berterima kasih, terlebih sejauh ini memang belum ada yang mmperhatikan sektor pendidikan pasca bencana banjir di pasbar, terlebih dengan putusnya akses jalan membuat siswa tidak mampu membeli buku tulis, namun sekrang kami sudah lega, semoga anak-anak bisa sekolah seperti semula. Ungkap kepala jorong sikabau.

Bantuan di serahkan lansung kepada kepala jorong sikabau di kantor wali nagari persiapan koto tinggi untuk warga jorong sikabau, karena terpurusnya akses jalan menuju jorong sikabau. kedapan kami berharap pemerintah daerah memperhatikan kondisi akses jlan pasca banjir, agar kegiatan ekonomi dan pendidikan masyarakat bisa berjalan sebagaimana mestinya. (FH)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 18, 2018

PB SEMMI Minta Pemuda Muhammadiyah Jangan Salah Arti Terkait Keterangan Polisi


Padang, Media Advokasi - Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo - Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan keterangan usai diperiksa oleh kepolisian. Hal ini disampaikan Dahnil sebelum menjalani pemeriksaan pada Selasa (16/10/2018) pagi. Delapan jam setelahnya, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah tersebut akhirnya keluar menemui awak media.

Kepada wartawan dia mengungkapkan bahwa dirinya beberapa hari terakhir mendapat laporan adanya utusan dari pihak kepolisian menanyakan Muktamar Pemuda Muhammadiyah yang rencananya akan digelar akhir November mendatang. Laporan itu didapat dari beberapa pimpinan Pemuda Muhammadiyah di berbagai daerah dan wilayah.

"Nah ini yang ingin saya sampaikan, saya beberapa hari ini mendapat laporan dari teman teman pimpinan daerah PP Pemuda Muhamamdiyah di daerah-daerah, kemudian Pimpinan Wilayah PP Muhammadiyah di wilayah provinsi itu, bahwasannya mereka didatangi oleh polisi," kata Dahnil di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/10).

Menanggapi hal tersebut, Bintang Wahyu Saputra Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) saat dimintai keterangan pers oleh awak media mengatakan.

"hal biasa itu dilakukan pihak kepolisian, tugas dan peran polisikan kambtibmas, yah jadi wajar saja jika mereka membutuhkan keterangan seputar acara, apakah ada potensi konflik dalam giat tersebut atau tidak, jadi saya rasa jangan disalah artikan dan dibesar besarkan sewaktu kami melaksanakan kongres juga mendapatkan hal yang sama kok" Ujar Bintang saat dihubungi via telepon.

Selanjutnya, Ketua Umum PB SEMMI yang juga sebagai organisasi serumpun dari Syarikat Islam (SI) mengajak kepada seluruh komponen untuk fokus dalam hal menangani hoaks ditengah panasnya suhu politik menjelang pemilu 2019.

"Harapan kami diHari Lahir Organisasi Syarikat Islam yang ke 113 Tahun, masyarakat indonesia jangan mau diadu domba dan percaya begitu saja dengan keterangan dan informasi yang belum diketahui kebenarannya, serta kami juga berharap menuju 90 tahun hari sumpah pemuda seluruh komponen untuk bersatu menjaga satu indonesia"Tutup Bintang (FH)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Puluhan Mahasiswa Organisasi Garda NKRI Sumatera Barat Lakukan Unjuk Rasa di Depan Kejati Sumbar


Padang, Media Advokasi - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Garda NKRI Sumatera Barat melakukan aksi unjuk rasa di kantor kejaksaan tinggi Sumatera barat Pada Rabu ,17 Oktober 2018.

Dalam unjuk rasa ini, Garda NKRI Sumatera Barat meminta Keputusan Deponering oleh Jaksa Agung R. Prasetyo atas kasus tersangka pada Bambang Wijayanto, segera di cabut, dan di lanjutkan kembali proses Hukumnya.

“Deponering itu keliru dan harus dicabut kembali, karena lemahnya pertimbangan yang dilakukan oleh jaksa agung pada saat itu, pertimbangan demi kepentingan umum, tidak mewakili fakta dan tidak cukup menjadi alasan untuk mengeluarkan deponering, apatah lagi bila melihat pada personality yang bersangkutan bukanlah merupakan pribadi yang sungguh penting dengan kredibilitas hukum yang mumpuni, Ungkap Rianda Menyampaikan dalam orasinya


Dalam orasinya ya melanjutkan ”Kami pastikan bahwa kasus ini harus segera dituntaskan dengan meminta Jaksa Agung mencabut Deponering atas nama Bambang Widjoyanto, kami akan terus bergerak untuk menyampaikan aspirasi ini, dari tingkat daerah sampai ke Senayan. Atas nama Keadilan dan Prinsip persamaan didepan Hukum maka kasus ini harus kembali keproses pengadilan.”

Puluhan Mahasiswa ini melakukan aksi di depan Gedung kantor Kejati sekitar beberapa jam Melakukan Orasi Perwakilan dari Masa Menemui Ketua kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Bapak Teguh Wibowo

Di temui terpisah Rianda Menyampaikan saat diwawancarai " setelah berdialog dan berdiskusi dengan ketua kejaksaan tinggi Sumatera barat Bapak teguh Wibowo di dalam tadi, Alhamdulillah seluruh tuntutan kita di terima, dan akan di sampaikan ke jaksa agung secepat mungkin. Ungkap ketua DPD GARDA NKRI Sumatera Barat

Aksi unjuk rasa yang dilakukan kali ini, dilakukan serentak oleh organisasi Garda NKRI beberapa titik di seluruh Indonesia. (FH)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 26, 2018

Mahasiswa dan Masyarakat Tergabung Dalam Parit Paga NKRI Tekankan Jangan Rusak Pesta Demokrasi Dengan Isu-isu Sara


Padang, Media Advokasi - Puluhan mahasiswa dan pemuda menamakan diri dengan "Parit Paga NKRI" berkumpul menyatakan sikapnya terkait kontestasi politik yang sudah masuk dalam tahap kampanye, di Cafe Uje BP disamping Polsek Kuranji, Padang (26/09/2018).

Dalam Konferensi Pers di Cafe Uje BP Kuranji. " Parit Paga NKRI" menyikapi politik Indonesia pada saat ini ditengah kontestasi politik yang sudah masuk dalam masa kampanye.

Kordinator Paguyuban Parit Paga NKRI Rifki Fernanda menyampaikan dalam konferensi pers " kita berkumpul ditempat ini menyatakan beberapa sikap kita sebagai rakyat Sumatera barat yang akan cinta dengan kedamaian, pada pesta politik ini sangat berpotensi menimbulkan berbagai konflik di tengah masyarakat karena hanya ada dua calon, dari awal pencalonan sudah banyak isu-isu yang kita dengar terutama di media sosial yang di kwatirkan memecah belah bangsa" Ungkanya aktivis sumatera barat tersebut.

Dalam konferensi pers nya Paguyuban Parit Paga NKRI menyatakan beberapa sikap diantaranya :

1. Menolak seluruh bentuk kampanye yang potensi memecah belah masyarakat di sumatera barat

2. Menolak kampanye yang membuat isu sara dan politik uang

3. Menolak kampanye yang dianggap berpotensi makar

4. Mendukung pemerintah yang masih bertugas untuk menjalankan aktivitas negara dalam hal aspek-aspek bersangkutan dengan tugas wewenang pemerintah hingga masa periode selesai

5. Ikut berpartisipasi menjaga pemilu 2019 tetap damai dari hoax dan black Champaign untuk menjaga kedamaian masyarakat di sumatera barat.

Rifki Fernanda juga menambahkan "kita tidak akan segan menggerakkan masyarakat dan pemuda untuk menghentikan kelompok-kelompok usil pemecah bangsa", tutupnya (Fikrihaldi)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 21, 2018

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Padang Melakukan Aksi Di Gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat

Massa Aksi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Padang

Padang,Media Advokasi - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Padang. Melakukanl Aksi Menyikapi kondisi ekonomi Indonesia dan tindakan represif aparat kepolisian terhadap aktivis HMI, Jum'at di gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat (21/09/2018).

Sebanyak 500 kader HMI cabang padang dan HMI Cabang Pariaman, Kader-kader HMI mengawali orasi di bundaran Simpang tiga DPRD Sumatera Barat, para kader HMI melakukan orasi untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwasanya negara sedang tidak baik-baik Saja, setelah berosrasi di jalan masa aksi melanjutkan ke depan gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Massa aksi meminta untuk memasuki ruang DPRD, aksi berlangsung alot masa aksi dari HMI Cabang Padang berhasil memasuki ruang DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Dalam aksi tersebut kader HMI ini juga meminta DPRD Provinsi Sumatera Barat menyampaikan ke Mabes Polri terkait aksi represif kepolisian terhadap kader HMI Bengkulu.

Ketua umum HMI Cabang Padang Menyampaikan pada orasinya " Hari ini kita turun menyuarakan suara rakyat, menyuarakan suara rakyat Indonesia, untuk itu kita menuntut pemerintah menstabilkan ekonomi pada hari",ungkap muslimin

"Tindakan Aparat Polisi dalam mengamankan kader HMI dan mahasiswa di Bengkulu sangat tidak manusiawi, kita minta Kapolri memecat Kapolda Bengkulu dan Kapolresta Bengkulu"
Massa Aksi kedalam gedung DPRD provinsi Sumatera Barat

Setelah berorasi di halaman DPRD masa masuk kedalam gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat, Alhasil Ruangan sidang di duduki mahasiswa.

Hendra Irwan Rahim ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat di dalam gedung DPRD mengungkapkan apresiasi terhadap mahasiswa yang melakukan aksi ini " Seluruh tuntutan yang di layangkan oleh kader HMI saya Terima dan saya setujui, secepatnya seluruh aspirasi masa aksi akan dikirim ke pusat" Ungkap Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Aksi berlangsung dengan damai, setelah berhasil menduduki kantor DPRD masa menutup aksi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne HMI, Sontak ruangan gedung DPRD Sumatera Barat bergema. (Fikri Haldi)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 16, 2018

MILAD IKAB Kota Padang KE-37, Diharapkan Menyatukan Potensi Nagari Dan Rantau Mewujudkan Air Bangis Yang Maju Dan Damai

PADANG, Media Advokasi - Milad Ikatan Keluarga Air Bangis (IKAB) Kota Padang Ke-37 Bertemakan " Menyatukan Potensi Nagari dan Rantau Mewujudkan Air Bangis yang Maju dan Damai" berlangsung di Aula Gubernur Sumatera Barat, Minggu (16/09/2018).

Milad IKAB Kota Padang berlangsung meriah di Saat Tim Paduan suara IKAB Kota Padang Menyanyikan lagu yang berjudul Air Bangis Negeriku Permai, Sontak seluruh Tamu bertepuk tangan atas indahnya lantunan suara dan lirik lagu yang menggambarkan Nagari Air Bangis.
Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Air Bangis menyampaikan"IKAB adalah Kita,  maka untuk itu kita saling support dan saling komunikasi dan bahu membahu,  IPPAB butuh sebuah wadah tempat berkumpul tempat berdiskusi Maka secepatnya semoga pengadaan Sekretariat kita bisa terwujud". ungkap Febria Rahmadani.


"Kita dapat berkumpul dalam kegiatan Milad IKAB kota Padang, mengucapkan selamat datang kepada seluruh hadirin, Terima kasih atas kehadirannya pada hari ini, Alhamdulillah kita sampai dari maksud dan tujuan kita pada hari ini, tujuannya diadakan Milad IKAB Kota Padang sebagai Wujud eksistensi perantau air Bangis, Ungkap Ketua Panitia yang diwakili oleh Khairul Anami sekretaris Panitia Milad IKAB Kota Padang.

Kepala BAPEDA Sumatera Barat Yang juga Menjabat Sebagai Ketua Umum IKAB Kota Padang Menyampaikan "didalam waktu 37 tahun sudah banyak kegiatan dan aktivitas yang telah kita laksanakan serta manfaat bagi masyarakat Air Bangis, aktivis IKAB setia Menjaga IKAB ini sampai hari ini",

"Ikatan Keluarga ini dilahirkan oleh para aktivis IPPAB, didalam empat tahun ini kita bisa menjaga kegiatan pertemuan rutin kita, dimana pertemuan rutin kita Alhamdulillah terjaga dengan baik. Dan termasuk kegiatan untuk masyarakat kurang mampu di air Bangis seperti sunat massal yang berlangsung tiap tahun nya. Alhamdulillah organisasi ini menyambung silaturahmi kita pada seluruh perantau seluruh penjuru negeri ini". Ungkap Bapak Hansastri Ketua IKAB Kota Padang


"Terbentuknya IKAB Kota Padang pada dasarnya adalah sebuah kebutuhan orang Air Bangis yang banyak di kota Padang, maka terketuk lah hati kita untuk mendirikan dan membina IKAB Kota Padang, pada ulang tahun IKAB ke 37 ini kita tidak hanya mempertahankan keadaan kita, tetapi kita harus lebih meningkatkan kuantitas dan sinergi kita terhadap masyarakat air Bangis, ungkap pembina IKAB Kota Padang Bapak Aljufri.[FH]
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 13, 2018

Tolak Pergub No.30 Th. 2018, Puluhan Wartawan Gelar Aksi Damai

Puluhan Wartawan Melakuan Aksi Damai Tolak Pergub No.30 Th. 2018 di Kantor Gubernur Sumatera Barat
Padang, Media Advokasi - Puluhan wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Sumatera Barat melakukan aksi damai ke Kantor Gubernur Sumatera Barat Rabu (12/9) siang.

Aksi damai tersebut dilakukan dengan long march dari Gor Agus Salim menuju Kantor Gubernur yang dikawal pihak kepolisian. Sesampai di depan Kntor Gubernur, para wartawan merasa kecewa karen tidak bisa bertemu dgn Irwan prayitno selaku Gubernur Sumbar dikarenakan beliau sedang dinas diluar daerah.                                     

Dalam orasinya, mereka menuntut beberapa hal diantaranya adalah pertama, agar Gubernur Sumbar mencabut kembali Pergub No. 30 tahun 2018. Kedua Stop kriminalisasi Pers. Ketiga, Save Jurnalist Sumbar dan ke Empat Copot Kabiro Humas Pemprov Sumbar.
                             
Menanggapi tuntutan diatas, Kabiro Humas Pemprov Sumbar Jasman Rizal menyatakan bahwa Pergub Sumbar No.30 Tahun 2018 sepenuhnya adalah tanggung jawab Kabiro Humas Pemprov Sumbar, bukan tanggung jawab Gubernur Sumbar.

Namun Ia berjanji akan menyampaikan aspirasi dari wartawan sumbar kepada Gubernur menyangkut Pergub Sumbar No.30  tahun 2018. Dan akan menghubungi kembali perwakilan wartawan pada hari Rabu tanggal 19 September 2018.

Sebelumnya Ketua Umum Aliansi Wartawan Anti Kriminalisasi (AWAK) Herman PD didampingi Ketua Harian Ismail Novendra dan sekjen Fizaski dihadapan Kabiro Humas Sumbar Jasman Rizal yang menerima langsung aksi demo rekan-rekan wartawan didepan kantor Gubernur Sumbar hari ini, mengatakan bahwa dengan dikeluarkannya Pergub No. 30 tersebut, Pemprov Sumbar disinyalir telah mencederai demokrasi dan mengkriminalisasi para pelaku Usaha Media Kecil Mandiri (UMKM) pers dalam melakukan kerjasama, baik dengan pemerintah maupun pihak swasta lainnya.

Untuk itu, Herman meminta kepada Gubernur Sumbar, agar dapat mempertimbangkan dan mencabut kembali Pergub tersebut, dengan memberi peluang kepada UMKM di Sumbar berkembang.

Dalam rangka menstabilkan situasi Pers di Sumatera Barat menjadi kondusif, Ia dan rekan-rekan juga memberi tenggang waktu kepada Gubernur Sumbar untuk mentelaah kebijakan tersebut selama satu minggu.

Ismail Novendra berharap mudahan-mudahan, aksi ini merupakan awal dari demokrasi Pers di Sumatera Barat yang beretika dan bermartabat dalam menjalankan profesinya sesuai UU Pers No. 40 tahun 1999,

Pukul 12.00 WIB, kegiatan aksi damai wartawan Sumbar terkait peraturan Gubernur Sumbar No. 30 tahun 2018 dan pengabaian UU No.40 tahun 1999 tentang pers selesai dalam keadaan aman dan kondusif. (Fh)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 10, 2018

Nyaleg, Presma Di Demo Ratusan Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang

Padang, Media Advokasi - Ratusan Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang melakukan aksi di lingkungan kampus II Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Jalan Mahmud Yunus, Lubuk Lintah, Kota Padang, Senin (10/09/2018).

Aksi dilakukam sejak pukul 09.00 WIB. Di mulai dengan menampilkan kritikan melalui sebuah penampilan drama oleh UKM Teater, setelah itu baru dilanjutkan dengan menyampaikan orasi, Para peserra Aksi membawa sejumlah tuntutan terkait masalah yang ada di lingkungan kampus.
Setelah Menampilkan Kritikan seputar kampus melalui sebuah drama, masa aksi langsung membakar tumpukan ban, akibatnya kampus UIN Imam Bonjol Padang di penuhi asap hitam yang tebal.

Diketahui salah satu masalah yang memicu terjadinya aksi besar ini, adalah terkait pencalonan Presiden Dewan Mahasiswa (DEMA) sebagai bakal calon legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk Dapil Solok Selatan.

Disman menyampaikan dalam orasinya "Kami menuntut Presiden Mahasiswa (Presma) yang mencalonkan diri sebagai calon legislatif pada Pemilu 2019 mendatang untuk turun dari jabatannya sekarang juga,"

Menurut Disman, "pimpinan lembaga mahasiswa tertinggi di kampus itu telah melanggar independensi mahasiswa dalam berpolitik, Khairul fajri Dia telah merusak nama mahasiswa, Khairul Fajri tersebut juga telah melanggar aturan yang berlaku terkait lembaga mahasiswa sendiri dan merusak nama baik mahasiswa seluruh Indonesia". Ungkap disman

"Dengan tindakannya sebagai Caleg, Presma telah mempermalukan mahasiswa dan tidak lagi menjaga independensinya sebagai pimpinan lembaga mahasiswa dan ini, adalah suara kami bersama atas nama mahasiswa UIN Imam Bonjol," ucap disman dengan suara yang lantang

Setelah melakukan orasi, masa melanjutkan Akasi nya menuju ruangan SENAT mahasiswa, untuk menyampaikan aspirasi ke pada legislatif mahasiswa, di ketahui ketua SENAT Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang Fitriana tidak berada di kantor SENAT,  Tidak puas, sebanyak lima orangorang aksi menyegel ruangan SENAT UIN Imam Bonjol

Ke kantor rektorat Universitas Islam Negeri Iman Bonjol Padang, sempat terjadi aksi dorong dengan pihak keamanan kampus, karna masa aksi ingin duduki kantor rektorat karna lambatnya pihak rektorat yaitu WR III untuk mendatangi ratusan mahasiswa aksi yang telah lama menunggu di depan gedung rektorat, supaya seluruh aspirasi mahasiswa didengar.

Selain menuntut pemecatan Presiden Mahasiwa, massa aksi juga menuntut pihak Universitas terkait persoalan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang naik di semester baru tahun 2018 ini."

"Dengan UKT yang naik dan banyak teman-teman kita yang lebih memilih cuti karena tidak memiliki biaya,"  teriak jalal

Selama aksi demonstrasi berlangsung, tampak proses perkuliahan di kampus Universitas Islam Negeri Iman Bonjol Padang lumpuh total. (FH)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 09, 2018

Hujan Badai, Atap Wisma HMI/KAHMI roboh

Foto : Atap Wisma HMI/KAHMI Roboh
Padang, Media Advokasi - Wisma HMI/KAHMI Sumatera Barat Mengalami kerusakan parah diakibatkan oleh Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Padang Sabtu malam sekitar Pukul 20.20 WIB (09/09/2018).

Akibat Hujan yang disertai badai yang kencang Atap Aula lantai dua wisma HMI/KAHMI yang beralamat di jalan Hang Tua No 158 ini Rubuh, beruntung akibat kejadian ini tidak sampai memakan korban, karena sedang tidak ada berlangsung proses pengkaderan, Aula lantai dua juga jarang di gunakan karena kondisi nya tidak layak pakai.

Ketua Umum HMI Cabang Padang Muslimin menyampaikan "Ya kejadiannya sekitar pukul 20.20 tadi malam, Atap Aula Wisma HMI Cabang Padang ambruk, tentu ini menjadi musibah bagi kita, kita berharap semua elemen dapat bahu membahu membantu rumah kita ini"ungkapnya dengan wajah Sedih

Rahmaddian selaku Sekertaris umum Mengatakan"Sampai pada saat ini upaya kita untuk perbaikan Wisma HMI/ Kahmi Sumbar sedang dilakukan, Langkah-langkah yang yang kita ambil dari tiga bulan ke belakang telah mengupayakannya dan menyampaikan ke pihak-pihak terkait terhadap perkembangan dari kondisi Wisma. Ungkap Rahmaddian Sekretaris Umum HMI Cabang Padang tersebut.

Kemudian Enzo Ortega selaku Bendum: Melanjutkan" Kedepan proposal perbaikan yang telah dibuat akan di audiensikan kepada semua pihak dan membuka Donasi dapat dikirimkan melalui nomor rekening: 5-2-1947-158-0. Atas Nama "HMI Cabang Padang" tutupnya. (Fikri)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Dukung Kami di Youtube

LAPOR PAK

LAPOR PAK
Buat Laporan Anda disini, pasang Aplikasi Kami.

Media Advokasi Edisi Cetak