Web Analytics
Showing posts with label Palembang. Show all posts
Showing posts with label Palembang. Show all posts

October 19, 2021

Pangdam II/Sriwijaya Ikuti Rakor Penangnan Illegal Drilling

Palembang, MA – Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka menindaklanjuti penanganan aktivitas pengeboran liar sumur minyak bumi oleh masyarakat di Provinsi Sumsel dan Jambi, bertempat di Ballroom Hotel Novotel Palembang Jalan R. Sukamto Palembang, Selasa (19/10/2021).

Gubenur Sumsel H Herman Deru dalam sambutannya menyampaikan, bahwa ada pendelegasian yang jelas dari pusat terkait pengolahan minyak Illegal Drilling dan adanya solusi yang terbaik dari semua pihak.

Selanjutnya, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi menyampaikan bahwa, untuk jajaran Kodam II/Swj siap mendukung dan membantu mengamankan kebijakan pemerintah Provinsi Sumsel dan Kabupaten Muba terkait kebijakan pengolahan sumur minyak Illegal Driling.

Untuk memutuskan kegiatan Illegal Driling harus dimulai/dipotong pada bagian hilirnya,” tegas Pangdam.

Selanjutnya, Dirjen Migas Kementrian Migas RI Prof Ir Tutuka Ariadji mengatakan, tim akan bekerja secara multisektoral.

Yaitu, terkait pemberitaan, penegakan hukum dan evaluasi, serta kerangka rancangan revisi Permen ESDM No.1/2008 tentang pengolahan sumur tua,” ujarnya.

Selanjutnya, Kajati Sumsel Drs M Rum menegaskan, hukum akan digunakan sebagai jalan terakhir dan untuk menginventarisir permasalahan secara Obyektif, dibuat regulasi yang baik yang membuat masyarakat bisa hidup.

Negara dan pemerintah tidak terbebani dan semuanya tidak lepas tangan terhadap permasalahan ini,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto menjelaskan, tahun 2021 Polda Sumsel berhasil menutup sebanyak 1.701 sumur. Banyak aspek yang berpengaruh, seperti aspek sosial, budaya, ekonomi, keamanan, geografi dan lingkungan.

Belum ada data yang jelas terhadap identifikasi baik lokasi dan kepemilikan pengolahan sumur minyak yang berada di Wilayah Sumsel (KUD/Masyarakat), serta belum ada identifikasi data sumur yang dikelola oleh KUD untuk diperjual belikan,” ungkapnya.

Masyarakat harus sejahtera, namun hukum harus tetap ditegakkan dan harus dibuat regulasi yang jelas untuk menghindari pelanggaran hukum dan hukum pun bisa ditegakkan. Negara harus hadir terkait permasalah pengolahan sumur Illegal Driling di masyarakat,” tandasnya. (ad)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Polda Sumsel Gelar Gaktibplin Bagi ASN dan Polisi

PALEMBANG, MA - Menindak lanjuti arahan Kapolda Sumsel, Inspektur Jenderal Polisi Drs. Toni Harmanto, M.H., Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol. Dedi Sofiandi melalui Kasubbid Provost Bid Propam AKBP. Andi Baso Rahman,SH, S.I.K, M.Si  melaksanakan kegiatan Penegakkan, Penertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap kendaraan anggota Polri dan ASN Polri Polda Sumsel baik pribadi maupun dinas.
 
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan anggota Polri dan ASN dalam berkendara, Bid Propam Polda Sumsel dalam ini melakukan pemeriksaan kelengkapan diri berupa  SIM serta surat kendaraan berupa STNK,selain itu juga di lakukan pemeriksaan KTA dan KTP  di Pintu masuk parkir Mapolda pada hari Selasa (19/10/2021) pukul 06.30 Wib.

Saat dipinta keterangannya, Kasubbid Prov Bid Propam Polda Sumsel AKBP Andi Baso Rahman Sik mengatakan  Pemeriksaan ini menyasar kepada seluruh anggota Polri mulai dari Bintara, Perwira Pertama hingga Perwira menengah bahkan staf PNS Polri tak luput dari pemeriksaan anggota Propam Polda Sumsel.

Pemeriksaan kelengkapan kendaraan bermotor yang di lakukan di Lingkungan Polda bertujuan untuk  menegakan kedisiplinan dalam berkendara di jalan raya bagi seluruh anggota Polda Sumsel. 

Dia menambahkan Kegiatan ini guna meminimalisir pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polda Sumsel, dalam berkendaraan harus di lengkapi surat-surat kelengkapan diri,” kata Kasubbid Provos Bid Propam Polda Sumsel, AKBP Andi Baso Rahman,SH, S.I.K, M.Si

Menurutnya, anggota Polri wajib menjaga ketertiban dan kedisplinan diri sendiri sebelum menjaga ketertiban masyarakat, memberikan perlindungan, mengayomi, membina sekaligus memberikan contoh teladan kepada masyarakat.
“Sebelum bertugas melayani maupun dalam menjaga ketertiban masyarakat, sudah seharusnya kita memeriksa kesiapan dan menjaga kedisplinan kita sebagai anggota Polri,” ucap tambahnya.

"Bagi anggota yang tidak dapat menunjukkan surat kendaraan dengan lengkap di serahkan langsung kepada Satlantas Polrestabes Palembang untuk di tindak lanjuti,sedangkan bagi anggota yang tidak dapat menunjukkan KTA langsung di data dan di tegur," imbuhnya (Ad)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 15, 2021

Polda Sumsel Gelar Giat Binrohtal

Palembang, MA - Direktorat Lalulintas Polda Sumsel melaksanakan giat Binrohtal. Kegiatan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan Personel,kegiatan tersebut dilaksanakan tiap hari kamis pagi bertempat dimusollah Alikhlas Dit Lantas Polda Sumsel ,Jl POM IX Palembang,Kamis, (14/10).

Acara dipandu Aiptu Raden Indra personel Polri yang juga rohaniawan dan ketua Musollah Al-Ikhlas Dit Lantas Polda Sumsel,kegiatan tersebut diawali pembacaan Surah yasin dan tausiah oleh PNS Darul Jalal dari Bidhumas Polda Sumsel diikuti Personel Polri dan PNS Ditlantas Polda Sumsel.

Dalam tausiahnya Darul mengatakan, ada 7 indikator mengenai kebahagiaan dunia’
Pertama, Qalbun syakirun atau hati yang selalu bersyukur.

Memiliki jiwa syukur berarti selalu menerima apa adanya (qona’ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur. Seorang yang pandai bersyukur sangatlah cerdas memahami sifat-sifat Allah SWT, sehingga apapun yang diberikan Allah ia malah terpesona dengan pemberian dan keputusan Allah.
 
Acara tersebut berlangsung dengan singkat diakhiri dengan ramah tamah.dan para personel kembali melaksanakan aktivitas kantor dalam pelayanan tugas kepada masyarakat. (adri)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 09, 2021

Kapolda Sumsel Gelar Fun Bike Bersama Perbankan di Palembang

PALEMBANG, MA - Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, M.H dan 
Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardimelaksanakan fun bike bersama  pimpinan perbankan wilayah Palembang dan onwer citra grand city, Sabtu (9/10/2021).

Fun bike Kodam II/Swj dan Polda Sumsel bersama pimpinan perbankan wilayah Palembang dan Onwer citra grand city dengan rute Start Lapangan Apel Makodam II/Swj - Play Over Simpang Polda menyusuri Jl  Kol. H. Burlian - Play Over Simpang Bandara (Belok Kiri) Menyusuri Jl. Soekarno Hatta - Belok Kanan Menuju Jl. Bayypas Alang-Alang Lebar dan Finish di Pondok Bambu Citra Grand City Estate.

Sebelum fun bike diberangkatkan para peserta terlebih dahulu melaksanakan pemeriksaan kesehatan atau tensi tekanan darah, untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing dan dilanjutkan dengan melakukan senam peregangan atau pemanasan bersama yang bertujuan untuk menghindari terjadinya cidera atau kram otot selama bersepeda.

Sampai di finish, acara dilanjutkan
sambutan Bapak Chandra Huisanto Direktur PT. Cipta Asri Griya, pertama-tama kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena di pagi yang ceria ini kita masih diberikan kekuatan untuk mengikuti kegiatan fun bike bersama Kodam II/Swj dan Polda Sumsel.

"Saya atas nama pribadi dan PT. Cipta Asri Griya sangat tersanjung atas kunjungan dari Pejabat Kodam II/Swj dan Polda Sumsel di Citra Grand City Estate, di sini kami bukan ajang promosi melainkan menginginkan masukan dan saran tentang perumahan Citra Grand City," ucapnya.

Selanjutnya pada kesempatan acara tersebut, Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, S.I.P., S.Sos. menyampaikan kesan dan pesan selama menjabat sebagai Danrem 044/Garuda Dempo Kodam II/Swj, Beliau menyampaikan Terima kasih kepada Pangdam II/Swj dan Kapolda Sumsel yang memprakarsai acara  fun bike sekaligus acara pelepasan saya sebagai mantan pejabat Danrem 044/Gapo. 

"Selama satu tahun lebih saya berdinas di Palembang apabila ada tutur kata dan tingkah laku yang kurang berkenan mohon untuk di maafkan, terima kasih atas kerjasama dari semua pihak khususnya Polda Sumsel sehingga perjalanan tugas saya disini dapat berjalan dengan lancar," ucapnya.

Selanjutnya, Pangdam II/Swj menyampaikan bahwa acara fun bike ini adalah untuk menjaga imunitas tubuh dan kebersamaan serta silaturahmi," pungkasnya.

Selama kegiatan fun bike tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Ad)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 03, 2021

Bukan Prioritas, 10 Paket Pekerjaan Disdik Kota Palembang Bebani APBD 2021

Gedung Dinas Pendidikan Kota Palembang (Foto:Net) 

Palembang, MA – Bukan skala prioritas, sepuluh paket pekerjaan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang tahun anggaran 2020, tak patuhi Perwali Nomor 9 Tahun 2020 dan dinilai jadi beban APBD tahun anggaran 2021.

Sepuluh proyek tersebut merupakan rehab dan pembangunan gedung SD dan SMP yang ada di Kota Palembang, dengan total kontrak sebesar Rp. 15.538.528.000, dan telah dibayarkan termin kesatu sebesar Rp.6.298.774.800,-, sehingga sisa yang belum dibayarkan sebesar Rp. 9.239.753.200,-. dan telah dibuat Surat Pengakuan Utang (SPU).

Sebelumnya, pemerintah kota Palembang telah menerapkan perwali nomor 8 tahun 2020 tanggal 7 April 2020 tentang perubahan atas peraturan Walikota nomor 65 tahun 2019 tentang penjabaran APBD Tahun Anggaran 2020 yang menyebabkan adanya pergeseran anggaran.

Pemerintah kota Palembang menerapkan rasionalisasi belanja barang dan modal sebesar 50% dalam perwali tersebut dan mengambil kebijakan refocusing kegiatan dan realokasi anggaran sehingga menunda atau membatalkan kegiatan yang dianggap tidak relevan atau tidak dalam koridor prioritas.

Sedangkan berdasarkan keputusan bersama menteri dalam negeri dan Menteri Keuangan nomor 119/2813/SJ dan nomor 177/KMK.07/2020 dan surat edaran Bersama Menteri Dalam Negeri dan kepala lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa Pemerintah Nomor 119/3039/SJ dan nomor 11 tahun 2020 kegiatan tersebut bukan termasuk dalam skala prioritas dan dapat ditunda pelaksanaan kegiatannya.

Proses lelang pada unit layanan pengadaan (ULP) atas 10 paket pekerjaan tersebut telah diajukan sejak tanggal 20 Maret sampai dengan 30 Juli tahun 2020, dengan pengumuman pascakualifikasi dimulai sejak tanggal 4 April sampai dengan 7 Agustus 2020 dan penandatanganan kontrak dilaksanakan sejak 7 Mei sampai dengan 15 September 2020.

Hal ini diketahui dari laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan pemerintah daerah kota Palembang, Nomor 37.A/LHP/XVIII.PLG/5/2021, oleh badan pemeriksa keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan.

BPK menilai Dinas Pendidikan Kota Palembang tidak mematuhi perwali nomor 9 tahun 2020 dalam membuat perikatan pekerjaan serta permasalahan ini mengakibatkan beban APBD Tahun Anggaran 2021.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto, dikonfirmasi via whatsapp (02/10) tidak membalas dengan status centang biru.

Untuk diketahui, pemerintah kota Palembang dalam neraca per 31 Desember 2020 menyajikan saldo utang jangka pendek lainnya sebesar Rp 201.519.313.671,78, yang mengalami penurunan sebesar 15,73% dibandingkan saldo utang jangka pendek lainnya Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp 239.142.879.722,12. (Young Al)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 26, 2021

MBU Sebut Semua Lawan di Grup A Berat

PALEMBANG, MA - Muba Babel United sudah sepekan gelar pemusatan latihan di Palembang jelang hadapi Liga 2 2021. Laskar Ranggonang -julukan Muba Babel United- bisa dipastikan siap tampil di kompetisi sepak bola profesional kasta kedua dalam negeri ini.

Achmad Haris Manajer Muba Babel United mengatakan, Atep Rizal dan kawan-kawan siap tampil all out hadapi Liga 2 2021. "Alhamdulillah persiapan kita sudah maksimal. Sudah sepekan kita melakukan latihan di Palembang untuk antisipasi dan adaptasi menghadapi Babak Penyisihan Liga 2 yang rencananya akan digelar di Palembang," kata Haris ,sapaan Achmad Haris, usai makan siang bersama pemain, pelatih dan offisial di Pedestrian House Cafe, Palembang, Minggu (26/9/20210) siang.

Dalam Babak Penyisihan Liga 2, MBU ,singkatan Muba Babel United, berada di grup A bersama Sriwijaya FC, PSMS Medan, PSPS Riau, Semen Padang FC dan AA Tiga Naga Riau. Babak Penyisihan Liga 2 Grup A bakal digelar di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang. Berdasarkan imformasi berkembang, khusus Grup A akan kick off, 6 Oktober nanti.

"Kalau regulasi Liga 2 2021 kita sudah mendapatkan. Namun untuk jadwal pelaksanaan Grup A kita belum terima. Ya, memang imformasi yang berkembang bakal mulai pertandingan 6 OKtober nanti," kata Haris lagi.

Masih dikatakan pria yang juga Staf Khusus Bupati Musi Banyuasin Bidan Pemuda dan Olahraga ini sejatinya Muba Babel United sudah mempersiapkan diri sudah maksimal. Para pemain sudah lakukan latihan sejak awal Maret lalu hingga awal Juli di Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. 

Namun karena ketidak pastian jadwal Liga 2 maka pemain sempat diliburkan dan sejumlah pemain tidak lagi kerjasama dengan Muba Babel United. "Sekarang pemain kita ada 25 orang. Namun kita akan terus menambah kemungkinan akan kita daftarkan sekitar 28 pemain ke PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator Liga 2. 

Kita tidak memiliki pemain bintang. Bagi kami semua pemain sama sesuai dengan kebutuhan di setiap posisi. Namun kita memilki beberapa pemain yang familier eks Tim Nasional. Seperti Titus Bonai, Atep Rizal, Engelbert Sani, Zainal Haq, dan Drey Buyung.  Yang jelas semua pemain kita merupakan rekomendasi dari coach Sasi Kirono dan sesuai dengan skeme permainannya," kata mantan Asisten Manajer Sriwijaya FC ini.

Untuk target sendiri Muba Babel United, diakui Haris cukup realistis. Klub kebanggaan masyarakat Kabupaten MUsi Banyuasin ini fokus pada Babak Penyisihan Grup terlebih dahulu. "Kita realistis saja, karena persiapan juga mepet, maksimal lolos penyisihan grup. Karena Babak Penyisihan grup ada dua tahap dan target kita lolos dulu," terang dia.

Untuk kompetitor dari lima klub lain Haris menyebut semua sama beratnya. Dia menganggap tidak ada tim hebat atau lemah dalam grup A. "Saya rasa di Grup A semua tim punya pelaung untuk lolos ke babak selanjutnya. Termasuk Muba Babel United sendiri. Yang penting jangan anggap remeh, fokus dan harus kerja keras setiap pertandingan," terang dia. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 25, 2021

Polda Sumsel Kirim 100 Personel Satbrimob ke Papua

PALEMBANG, MA -  Polda Sumsel memberangkatkan 100   Personel Satbrimob Polda Sumsel  ke Polda Papua guna penebalan pengamanan perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang akan berlangsung 2-15 Oktober 2021. 

Seratus anggota Polri tersebut bertugas dalam rangka Pam Rahwan guna Penebalan Pam dalam rangka PON XX yang berlangsung di Bumi Cenderawasih dalam gelaran olahraga empat tahunan terbesar di Indonesia itu berlangsung. 

Mereka akan bertugas sebagai Pam Penebalan tambahan di arena PON XX Papua yang terbagi di 4 kabupaten/kota di Provinsi Papua yang menjadi venue cabang olahraga yang dipertandingkan yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Merauke.

100 anggota tersebut sudah berangkat dan dilepas oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto,MH diwakili Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Drs Kamaruddin Msi di Lapangan Cargo Bandara SMB II Palembang Sabtu 25/09/2021.

Dalam sambutannya Kapolda Sumsel yang disampaikan Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Drs Kamaruddin,Msi   mengingatkan kepada Personel Brimob yang akan berangkat ke Papua untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap segala ancaman kerawanan. Kemudian selalu bersinergi dengan TNI dan instansi lain  dalam  melaksanakan tugas tersebut.

"Kami juga berharap mereka dapat menjaga kedisiplinan dan mematuhi komando. Artinya jangan bertindak di luar komando. Dan yang tak kalah pentingnya adalah saling menjaga dan melindungi serta mengingatkan satu sama lain untuk keselamatan  bersama, dan jangan lupa senantiasa menjaga kesehatan dan menerapkan Prokes dan berdoa 100 berangkat Pulangnya juga 100," ucap Kamaruddin.

Dari pantauan awak media nampak hadi Dansat Brimob Polds Sumsel Kombes Pol Yudo Nugroho ,PJU Polda Sumsel,Para Komandan satuan  Brimob Polda Sumsel, Para Danyon Pelopor,Wadaden Gegana ,dan Para Perwira Satbrimob Polda Sumsel, 100 Personel Brimob Polda Sumsel kePapua tersebut dikomandoi DANKI AKP Tusiyanto,SH dan Take Off menggunakan pesawat Charter Polri Lion JT 3345 Pukul 11.20 WIB dari Bandara Internadional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang menuju Timika Papua. (Adri)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 23, 2021

Pasutri Asal Palembang Kompak Jual Kosmetik Ilegal

Palembang, MA - Subdit I Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel mengungkap perdagangan kosmetik ilegal tanpa izin edar dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI. 

Dalam kasus ini polisi mengamankan dua orang pasangan suami istri Linda Astika dan Supriadi turut beserta barang bukti 2287 pot kosmetik masker whitening merk ratu dan masker komedo merk apel hijau 35 pcs, masker Taro 68 pcs, masker komedo merk strawberry 72 pcs dan masker komedo lemon 142 pcs.

Kedua pasutri ini diamankan di Jalan Balayudha, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Kemuning Palembang Senin (6/9/2021) dalam operasi penangkapan undercover bay.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol Barly Ramadhani melalui Wadir Reskrimsus AKBP Ferry Harahap didampingi Kasubbid Penmas AKBP Iralinsah SH, Kasubdit I Kompol Hadi Saifuddin mengatakan terungkapnya peredaran kosmetik tanpa izin edar ini melalui media sosial Facebook. 

Dari sinilah Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda melakukan penyelidikan mendapatkan sepasang pasutri yang menjual kosmetik tanpa izin edar lalu dilakukan under cover by untuk melakukan penangkapan.

"Anggota kami mencoba membeli kosmetik kepada dua pasutri yang menjual kosmetik tanpa izin edar ini sehingga dapat lah barang bukti ribuan pot masker whitening dan ratusan pcs masker komedo dari dua pasutri ini," katanya kepada wartawan Kamis (23/9/2021).

Para konsumen, kata Ferry memesan barang melalui Facebook, setelah berlanjut melalui whatsapp. Setelah sepakat barang akan di antar pembayaran melalui COD. Untuk menggaet konsumen nya pelaku mengiming - imingi hadiah sepeda motor kepada para konsumen nya.

"Kosmetik ini tidak ada izin edar dari BPOM sehingga mutu dari produk kecantikan belum diketahui sehingga untuk menghindari dampak dari pemakaian produk ini. Karena produk sudah beredar dan sudah diperjual belikan maka masyarakat harus berhati hati memakai produk ini nanti bukan cantik malah berbahaya jika dipakai," bebernya.

Lebih lanjut, dikatakan Ferry Ditreskrimsus Polda Sumsel menggandeng BPOM untuk melakukan pendalaman menjerat pelaku peredaran kosmetik tanpa izin edar ini. Untuk sementara kosmetik ini dipasarkan pelaku sendiri belum dipasarkan ke toko toko kosmetik lain.

"Kami masih melakukan penyelidikan dari mana asal kosmetik ini, karena kedua tersangka mendapatkan barang ini melalui online semua. Barang dikirim melalui paket cargo yang diterima langsung oleh kedua tersangka," tambahnya.

Sementara itu, dihadapan polisi tersangka Linda mengaku penjualan kosmetik ilegal baru berjalan satu tahun keuntungan yang ia dapat dari bisnis ini digunakan untuk keperluan hidup sehari hari.

"Kosmetik itu saya pesan melalui online saya tidak tahu dari mana asalnya karena pemesanan lewat online semua," katanya.

Dalam setahun, ia bisa memesan barang antara dua sampai tiga kali pemesanan. Untuk memasarkannya ia memanfaatkan media sosial Facebook.

"Selain menjual saya juga pakai kosmetik itu, konsumen pesan barang dan barang akan diantar ke rumah oleh suami saya pembayaran melalui COD," bebernya.

Supriadi suami Linda mengaku konsumen kosmetik milik istrinya rata rata orang Palembang dirinya lah berperan sebagai kurir antar barang ke rumah konsumen.

"Saya sehari hari membantu kakak saya dirumah makan, efek pandemi covid 19 ini saya ikut terjun bisnis penjualan kosmetik milik istri saya," katanya.

Untuk kedua tersangka kami jerat dengan pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) dan (3) UU no 36 tahun 2009 tentang kesehatan sebagai mana diubah dengan UU No 11 tahun 2020 tentang cipta kerja dan pasal 62 ayat (1), Jo pasal 8 ayat (1), huruf D dan atau huruf i UU No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar.(ad)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 20, 2021

Jalin Silaturahmi, Kapolda Sambangi Kabinda Sumsel

PALEMBANG, MA - Guna menjalin silaturahmi Kepala Kepolisian Daerah Sumsel Irjen Pol. Drs. Toni Harmanto M,H Sambangi Kantor Binda Sumsel, Kedatangan orang nomor satu jajaran Polda Sumsel tersebut disambut langsung Kabinda Sumsel Brigjen TNI Armansyah, Jusak Tarigan (Kabag Dukops Binda Sumsel, Letkol Cpl Gusra Muttaaqin (Kaposda Kota Palembang Binda Sumsel  diMako Binda Sumsel, Palembang Senin (20/09/2021).

Dalam penjelasannya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto ,MH mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut  dalam rangka menjalin silaturahmi Sebagai orang baru di Polda Sumsel dan sekaligus untuk berdiskusi terkait isu-isu bidang keamanan dan hukum yang saat ini dibutuhkan untuk melaksanakan deteksi dini agar  kondisi kamtibmas di Provinsi Sumsel  tetap kondusif (Zero Konflik).

Selain itu juga Kapolda mengajak untuk be┼Ľkolaborasi dalam memberikan informasi terkait kerawanan dan dapat memberikan hal hal yang dapat dijadikan atensi serta rekomendasi yang dapat dijadikan solusi sebagai upaya mengatasi hal hal tersebut.

Dia menambahkan dan menjadi perhatian Masalah Penyalah gunaan Narkoba masih cukup tinggi mari bersinergi untuk memberantasnya. 

"Kapolda Sumsel sendiri mengaku sangat senang dan mengucapkan terimakasih atas Sambutan Kabinda, semoga dengan pertemuan kita ini kedepannya Polda Sumsel bersama Kabinda Sumsel bisa lebih bersinergi lagi dalam bidang keamanan dan hukum. Karena dalam menjaga kamtibmas di Provinsi Sumsel  maka di perlukan sinergitas antara lembaga negara dan kerjasama selama ini yang telah terjalin baik dapat  terus terjaga,'' ucap mantan Kapolda Sumbar,

Sementara Kabinda Sumsel Brigjen TNI Armansyah mengatakan sangat senang dengan adanya kunjungan Kapolda Sumsel ke Kantor Binda Sumsel karena dengan padatnya kegiatan Kapolda Sumsel namun masih menyempatkan diri untuk datang ke Mako Binda Sumsel.

Dia menambahkan Hal-hal yang perlu menjadi perhatian bersama adalah percepatan pembangunan Tol Palembang Betung dan Penggalangan terhadap Narapidana Teroris (Napiter).

 Terkini Napiter, telah dicarikan kegiatan untuk mereka berupa lahan yang nantinya akan dijadikan tempat peternakan ikan Lele sehingga diharapkan selain dapat meningkatkan perekonomian juga membuat mereka sibuk dengan peternakan ikan sehingga tidak memikirkan hal-hal yang negatif.

Selain itu juga Permasalahan jalan Tol saat ini adalah terkait pembebasan lahan namun hingga saat ini masih berlangsung kegiatan pengurain sehingga sampai saat ini masih berjalan dengan lancar.

"Kita Siap mendukung Program program Kapolda Sumsel serta meningkatkan Komunikasi dan silahturrahmi yang harmonis guna pencapaian tugas pokok," tuturnya. (Adri)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Selama Satu Pekan, Polda Sumsel Ungkap 41 Kasus Narkoba

PALEMBANG, MA - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel bersama Polrestabes dan Polres jajaran tidak henti-hentinya melakukan penindakan hingga pemberantasan jaringan narkoba di Sumsel.

Hal ini tercatat pada Minggu ketiga September 2021 ini Ditresnarkoba bersama Polrestabes dan Polres jajaran berhasil mengungkap 41 kasus dengan mengamankan 46 tersangka.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto melalui Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, bahwa anggotanya tidak akan berhenti melakukan pengungkapan kasus hingga mempersempit jaringan narkoba di Sumsel.

Itu terbutki dalam sepekan terkahir ini anggota kita berhasil mengamakan 46 tersangka dengan 41 kasus yang berhasil diungkap di Minggu ketiga ini," ujarnya, Senin (20/9).

Sedangkan untuk barang bukti yang diamankan dalam sepekan ini lanjut Kombes Pol Supriadi mengatakan, bahwa sabu sebanyak 741,34 gram, ganja 173,8 gram dan ekstasi sebanyak delapan butir yang berhasil disita dari 46 tersangka yang berhasil diamankan.

"Dari ungkap kasus yang anggota kita lakukan bersama Polrestabes dan Polres jajaran maka kita berhasil menyelamatkan 4.637 jiwa generasi muda," katanya di ruang kerjanya.

Untuk pekan ini tidak ada kasus yang menonjol dan hanya Polres Prabumulih saja yang nihil ungkap kasus di Minggu ketiga ini. "Kita akan terus melakukan penindakan terhadap jaringan narkoba di Sumsel, bahkan kita menghimbau kepada Polrestabes dan Polres jajaran untuk terus meningkatkan kinerjanya dalam pemberantasan jaringan narkoba," tukasnya. (Adri)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Wakapolda Sumsel Apresiasi Jajarannya Patuh Laksanakan Commander Wish

PALEMBANG, MA - Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto, MH diwakili Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan Sik,MH memimpin apel pagi, Senin (20/9/2021 bertempat di lapangan apel Mapolda Sumsel.

Pada apel pagi tersebut Wakapolda Sumsel menyampaikan berterimakasih kepada para pejabat utama Polda Sumsel dan Personil Polda Sumsel yang sudah melaksanakan commander wish dari Irjen Pol Drs Toni Harmanto, MH diantaranya masalah mengerjakan shalat tepat waktu di masjid.

Wakapolda Sumsel menyampaikan Proses  pergantian pimpinan ada hal yang biasa dalam regenerasi Pimpinan Polri termasuk Pimpinan Polda Sumsel dan ini akan berkesinambungan untuk lebih baik dalam pelaksanaan tugas guna melayani Masyarakat. 

Dia menambahkan,Polda sumsel 
Senantiasa Aktif dalam penanganan Covid 19,dan khususnya wilayah Sumsel Alhamdulillah sudah memasuki Zona Kuning ,namun demikian kita tidak boleh lengah dan tetap melaksanakan Prokes dengan memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun,dan menjaga jarak.

Kemudian masalah Kamtibmas 
Hasil pendataan dari Biro Ops kejahatan dgn kekeraaan, curas yang sadis dilingkungan Satwil meningkat dan ini segera kita tindak lanjuti lebih kurang dengan tenggang waktu 7 hari batas waktu yang diberikan.

Wakapolda menuturkan Personel Polri hendaknya senantiasa mengembangkan SDM dan menyikapi temuan wasrik untuk diperbaiki ucap Jenderal Polri Bintang satu mantan Wakapolda Lampung. (Adri)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 17, 2021

Kapolda Sumsel Terima Audiensi PWNU Sumsel

Palembang, MA – Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto, M.H. menerima audiensi Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama Prov Sumsel  bertempat di Ruang Promoter Lt. II Mapolda Sumsel, Jumat (17/09/2021).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua PWNU Sumsel Bapak H. Amirudin Nahrowi,Mpdi .Ir Achmad Syaifudin (Wakil Ketua) Syueb S Ag (Sekretaris) Silva  Marcelina ,Arif Parawita IPNU Sumsel  , Dirintelkam Polda Sumsel Kombes Pol. Ratno Kuncoro,Sik ,Msi., Dir Binmas Polda Sumsel Kombes Pol Heru Trisasono,Sik Msi

Kapolda sumsel Irjen Pol  Drs Toni  Harmanto, MH mengatakan banyak hal yang dapat dikomunikasikan dan dikoordinasikan baik masalah keumatan ataupun urusan keduniaan yang dapat kita bicarakan dalam mencari solusi mengedukasi masyarakat baik masalah Kamtibmas dan Pengaruh Narkoba,Mari kita berkolaborasi memerangi masalah Narkoba terutama kepada ulama dan teman teman dari NU yang diawaki oleh Cak amir dan ulama lainnya,serta terimakasih atas audensinya serta hubungan yang sudah terjalin selama ini sekaligus perkenalan sebagai orang baru dijajaran Polda Sumsel ucap," Jenderal Toni.

Dia menambahkan akan mengkoordinasikan dengan para kasatwil untuk bekerjama dengan PWNU di kab/ Kota yang ada disumsel tukasnya

Sementara itu, Ketua NU Provinsi Sumsel KH Amiruddin Nahrawi / cak Amir mengatakan, sangat menyambut baik yang disampaikan kapolda sumsel yakni wasilatul arham (menyambungkan tali silahturrahim) yakni lita’arrafu yakni saling kenal mengenal dihari sayidul ayyam hari  jumat, artinya kita senanantiasa diberkahi dibulan Safar ,cak amir mengucapkan terimakasih kepada Kapolda yang telah menerima audensinya selain itu.

PWNU akan melaksanakan muktamar pada bulan Desember 2021, kemudian PWNU siap mendukung program program Kapolda sumsel dan jajarannya ukhuwah wathoniyah (persaudaraan dalam kebangsaan dan kenegaraan) dipupuk bersama agar supaya kita NU dan Polri mencapai waktasimubihablillah jamia walatafarroqu, (bertolong tolongan dalam kebaikan dan NU terdepan dalam membela NKRI dalam ikut memerangi Narkoba disamping kegiatan keagamaan yang telah rutin mempelajari kitab Kuning tukas Cak Amir. (Adri)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Kapolda Sumsel Jalin Silaturahmi dengan Awak Media

Palembang, MA - Belum genap sebulan menjabat sebagai Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto menyempatkan diri untuk silaturahmi bersama pimpinan redaksi media, baik cetak, elektronik, online serta organisasi wartawan yang ada di Sumsel bertempat di rumah makan Pagi Sore Jumat (17/9/2021).

Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan dirinya baru sempat untuk bersilaturahmi dengan pimpinan awak media. Karena masih sibuk membenahi internal serta silaturahmi dengan Forkopinda Sumsel serta Polres jajaran.

Silaturahmi ini perlu dilakukan untuk meningkatkan sinergitas awak media dengan Polri dalam menjaga Kamtibmas terutama di masa pandemi Covid 19 di Sumsel khususnya dan Indonesia pada umumnya," ujarnya.

Dirinya berharap untuk iklim pemberitaan yang positif di Sumsel diharapkan pertemuan dan silaturahmi dengan awak media bukan pertemuan yang pertama dengan kepolisian di Sumsel. 

Karena Polda Sumsel dalam bekerja tidak bisa bekerja sendiri dan meminta masukan dari semua pihak untuk menjaga kan timnas," bebernya.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto menampung keluh kesah wartawan dengan mempersilakan para awak media untuk bertanya dan menyampaikan keluh kesah terutama dalam pemberitaan di kepolisian Sumsel.

Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar mengucapkan berterima kasih atas undangan dan jamuan makan siang. 

Menurut Firko pertemuan ini sangat penting untuk meningkatkan sinergitas dan kolaborasi awak media dengan kepolisian khususnya Polda Sumsel karena selama ini hubungan awak media dengan kepolisian di Sumsel sudah sangat baik terutama pemberitaan dalam menjaga kambtibmas ditengah pandemi covid. 

Alhamdulillah Polda Sumsel selama ini dalam penanggulangan covid 19 di Sumsel sangat baik dengan terjun langsung terutama program vaksinasi," ujannya.

Dikatakan Firko media di Sumsel sudah komitmen diawal wabah covid mewabah. 

"Teman teman media di Sumsel sangat intens mengkampanyekan terkait Covid-19 dan program vaksinasi nasional," tandasnya. (adri)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 16, 2021

13 Polisi Asal Papua Lakukan Kegiatan BKO di Sumsel

PALEMBANG, MA  - Belasan personel Polri berasal dari daerah Provinsi Papua  Indonesia melakukan kegiatan Bawah Kendali Operasi (BKO) di Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel).

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto melalui Karo SDM, Kombes Pol Ucu Kuspriyadi mengatakan, bahwa 13 orang dari luar Sumsel ini mengikuti kegiatan yang dilakukan di dibawah Polda Sumsel selama lebih kurang satu tahun.

Oleh karena itu, lanjut Kombes Pol Ucu mengatakan, wajib mempelajari ilmu di semua bidang yang ada di Kepolisian. "Kita harus bisa mempelajari semua ilmu yang ada di dalam Kepolisian mulai dari reserse, Lalulintas, binmas dan lainnya," ujarnya, Kamis (16/9).

Ia menjelaskan, bahwa buatlah bangga Polri dengan berbagai prestasi sesuai dengan posisi kalian masing-masing. "Dengan posisi kita harus bisa membuat suatu terobosan untuk mencapai prestasi khususnya membanggakan nama baik Polri," katanya. 

Lanjut dia mengatakan, bahwa mereka setiap per tiga bulan membuat laporan tugas ke Kapolda dan akan dilakukan rotasi antar satkernya. "Per tiga bulan meraka ini akan membuat laporan, kemudian nanti kita roling secara bergantian tugasnya," aku dia.

Ia pun berharap 13  orang anggota Polri yang berasal dari  Papua yang mengikuti kegiatan di Polda Sumsel ini menjadi motivasi untuk memacu diri menjadi lebih baik, sehingga apapun yang dicapai sesuai dengan bidang, maka itulah prestasi yang memacu untuk terus berprestasi,dan selama magang mereka ini didampingi oleh mentor(Bintara senior) dan orang tua Asuhnya(Para Wadir) ucap Kombes Ucu 

"Saya harapkan semua anggota ini dapat berprestasi dengan memacu diri untuk memperkaya ilmu dalam Kepolisian sehingga semua bidang dapat dikuasai,"  tutupnya.

Sementara itu, salah satu personel BKO, Yulianus Maga asal Papua mengatakan, sangat senang bisa melaksanakan kegiatan BKO di wilayah Polda Sumsel. "Saya sangat senang dan Bangga selaku warga NKRI asal Papua bisa melakukan kegiatan BKO di wilayah Polda Sumsel, banyak ilmu yang didapatkan disini dengan harapan ilmu yang didapatkan bisa berguna kedepannya," tukasnya. (Adri)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 15, 2021

Kapolda Sumsel Saksikan Launching Aplikasi ASAP Digital Secara Virtual

PALEMBANG, MA – Bertempat di gedung Promoter lantai II  Mapolda Sumsel, Kapoda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto,MH Pangdam II/ Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi  bersama Forkopimda Prov Sumsel mengukuti Video Conference (Vicon) Launching Aplikasi ASAP DIGITAL oleh Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, M.S.i yang disaksikan berbagai Kementerian dan Lembaga terkait.

Launching Aplikasi ASAP DIGITAL dilaksanakan di Ruang Rupatama Mabes Polri, Rabu (15/9/2021).

Didukung peralatan canggih yang terkoneksi dengan sistem jaringan yang dibackup PT Telkom, ASAP Digital mampu melakukan pemantauan kondisi terkini di sejumlah kawasan rawan terbakar selama 24 jam.

ASAP Digital memuat berbagai macam informasi terkini (realtime), seperti data visual (CCTV), kondisi udara, hotspot serta data prakiraan cuaca yang dapat dimanfaatkan untuk pencegahan karhutla.

Keunggulan dari aplikasi ASAP Digital, antara lain bisa memantau adanya ASAP yang bersumber dari api. Berkat kecepatan informasi yang diterima petugas di Command Center, tim satgas karhutla bisa secara dini dikerahkan ke lokasi melakukan pengendalian dan pemadaman.

Turut Hadir Pada Vicon tersebut Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan Sik, GM.Telkom ,unsur terkait dan Para Pejabat utama Polda Sumsel .(Adri)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 14, 2021

Kapolda Toni Sambangi Pengadilan Tinggi Sumsel

PALEMBANG, MA – Memperat silaturahmi dengan antara Polda Sumsel dengan Pengadilan Tinggi Palembang, Kapolda Sumsel Irjen Pol  Drs Toni Harmanto, MH didampingi Pejabat Utama Polda Sumsel mengunjungi Kantor Pengadilan Tinggi Sumsel Jl Jenderal Sudirman, Km 3,5 Palembang, Selasa (14/09/2021).

Kapolda Sumsel dan rombongan langsung disambut baik oleh Ketua Pengadilan Tinggi Sumsel Dr Kresna Menon, serta Wakil ketua Pengadilan Tinggi H Pramodana Kumara Kusuma Atmaja, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi HR Sabarudin, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi H Kusnawi Muchlis, bertempat di ruangan kerja Ketua Pengadilan Tinggi Palembang.

Ketua Pengadilan Tinggi Sumsel menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolda Sumsel bersama pejabat yang hadir. “Kami dengan senang hati menerima kehadiran bapak Kapolda dan selamat bertugas di Sumatera Selatan,” kata Ketua Pengadilan Tinggi.

Dalam kesempatan yang sama Kapolda Sumsel juga menyampaikan, kedatangannya ingin mempererat hubungan silaturahmi yang selama ini sudah terjalin.

“Selama ini hubungan antara Polda Sumsel dan Pengadilan Tinggi Sumsel sudah baik, kita akan selalu melakukan koordinasi, harapan untuk kedepan terjalinnya sinergi yang semakin baik,” kata Kapolda.

Saat berada diruang kerja Ketua Pengadilan Tinggi Palembang, turut hadir mendampingi Kapolda Sumsel,Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan, Dir Resnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu Hariono,  KabidkumPolda Sumsel Kombes Pol Frenky.Sik dan Wadirreskrimsus Polda Sumsel AKBP Fery Harahap,Sik,M S i. (Adri)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Danrem 044/Garuda Dempo Terima Kunjungan Silaturahmi Kapolda Sumsel

PALEMBANG, MA - Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji S.I.P., S.Sos menerima kunjungan silaturahmi Kapolda Sumsel Irjen Pol. Drs. Toni Harmanto, diruangan kehormatan Korem 044/Gapo, Selasa (14/09/2021).

Kedatangan Kapolda Sumsel beserta rombongan disambut Danrem 044/Gapo didampingi , Para Kasi dan Para Dan/Kabalak jajaran Korem 044/Gapo.

"Selamat datang kepada Bapak Kapolda Sumsel beserta rombongan di Makorem 044/Gapo untuk bersilahturahmi dengam kami semua, ini menunjukan kepada kita semua bahwa TNI-Polri adalah mitra karib yang saling besinergi dalam tugas dan menciptakan kondusifitas wilayah,"tutur Danrem.

Pada kesempatan ramah tamah dengan Kapolda Sumsel, Danrem menyampaikan penghargaan yang tinggi atas kehadiran Kapolda beserta rombongan di Makorem 044/Gapo.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Kapolda Sumsel,  menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Danrem 044/Gapo beserta staf dan jajarannya.

“kedatangan kami yakni memperkenalkan diri sebagai Kapolda baru dan kami ingin menjalin dan membuka komunikasi agar kebersamaan, soliditas dan sinergitas TNI-Polri semakin akrab dan kuat, tidak sebatas dalam kegiatan-kegiatan kedinasan saja tapi sampai juga diluar kedinasan, komunikasi tidak hanya diunsur pimpinan namun juga sampai keunsur bawah Babinsa dan Babinkamtibmas agar tetap selalu komunikasi," ujarnya. 

Harapan Kapolda kedepan untuk terus selalu meningkatkan sinergitas antara TNI dan Polri diwilayah Sumsel  tetap terjalin kebersamaan dalam melaksanakan tugas,"ujarnya. 

Tampak hadir saat kegiatan silahturahmi ini, Kapolda Sumsel beserta staf, Danrem 044/Gapo, Para Kasi/Pasi Kasrem 044/Gapo dan Para Dan/Kabalak jajaran Korem 044/Gapo. (adri)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 04, 2021

Disdik Kota Palembang Diduga Mark Up Belanja Makan Minum

Kantor Dinas Pendidikan Kota Palembang (Foto:Net)

Palembang, MA – Dinas Pendidikan Kota Palembang diketahui mengembalikan kelebihan bayar belanja ATK dan makan minum Rp.506.865.125,00, sesuai dengan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan.

Kelebihan belanja ATK dan makan minum ini merupakan kegiatan penyelenggaraan rapat koordinasi kegiatan penunjang pengadaan Barang/Jasa bidang PAUD, SD dan SMP pada Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2020, yang dilakukan sebanyak 7 kali kepada sekolah-sekolah yang mendapatkan DAK Bidang Pendidikan.

Dikutip dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Palembang Tahun 2020 Nomor : 37.B/LHP/XVIII.PLG/05/2021, diduga terdapat mark up atas pengembalian tersebut. 

Diketahui hasil konfirmasi BPK Kepada Pemilik Catering terdapat harga Snack per porsi maksimal sebesar Rp.15.000,- sementara pada pertanggungjawaban sebesar Rp. 27.000,-.

Selain itu, harga nasi kotak per porsi maksimal sebesar Rp.28.000,- sementara pada pertanggungjawaban sebesar Rp. 50.000,-. dan hidangan prasmanan per porsi Rp.36.000,- sementara pada pertanggungjawaban sebesar Rp. 100.000,-.

Makan minum berupa snack dan nasi kotak ini disajikan ketika pelaksanaan kegiatan di Dinas Pendidikan, sedangkan kegiatan di hotel makan minum dihidangkan secara prasmanan, dengan total selisih biaya terhadap 7 kali kegiatan sebesar Rp.455.561.000,-.

Tak hanya itu, pada saat kegiatan peserta tidak mendapatkan goodie bag berupa alat tulis serta fotokopi materi, dengan total belanja ATK sebesar Rp.51.304.125,-.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Palembang melalui Sekretaris Dinas Pendidikan dikonfirmasi terkait Dugaan Mark Up tersebut melalui surat tidak dibalas, dikonfirmasi melalui pesan whatsaap tidak menjawab, dan berulangkali didatangi di kantor tidak ada ditempat. (Young Al)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

August 05, 2021

Rasio Kemandirian Keuangan Sumsel Terus Menurun

***Hibah Dinilai Jadi Beban Keuangan

Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Foto:net)


Palembang, MA – Tiga tahun terakhir Rasio Kemandirian Keuangan Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus menurun, belanja kesehatan dan infrastruktur masih dibawah minimal, namun sembilan penerima hibah pemprov sumsel terus mendapat kucuran dana setiap tahun anggaran terhitung tiga tahun terakhir.

Perencanaan Belanja Hibah Provinsi Sumatera Selatan tahun anggaran 2020 tidak sesuai ketentuan, terdapat penganggaran belanja hibah kepada organisasi dan kemasyarakatan dan pemerintah pusat belum mempertimbangkan prioritas dan kemampuan keuangan daerah.

Sebelumnya, Pemprov Sumsel pada tahun 2020, telah menganggarkan belanja hibah dengan realisasi sebesar Rp. 1.873.445.636.520, yang diberikan kepada kelompok/anggota masyarakat sebesar Rp.96.638.670.239,81, organisasi kemasyarakatan sebesar Rp. 322.092.226.280,75, dan dana bos sebesar Rp. 1.454.714.740.000.

Penganggaran dana hibah ini dinilai tidak sesuai ketentuan, salah satunya tidak mempertimbangkan prioritas dan kemampuan keuangan daerah. 

Hasil analisa atas mekanisme pemberian hibah menunjukkan terdapat organisasi kemasyarakatan dan pemerintah pusat yang mendapat dana hibah selama tiga tahun berturut-turut, dan terdapat usulan dana hibah yang diusulkan KPU maupun Polda langsung ditandatangani Gubernur, yang tidak terdapat penunjukkan untuk melakukan analisis atas hibah.

Rekomendasi dari PU Perkim untuk hibah pembangunan gedung POLDA bahkan telah diajukan oleh tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) untuk mendapat hibah dalam 2 tahun anggaran yaitu TA 2020 dan 2021 tanpa disertai dokumen analisa kemampuan keuangan daerah sebagai bahan pertimbangan.  

Berdasarkan data kemampuan keuangan daerah Pemprov Sumsel menunjukan rasio kemandirian kemampuan keuangan daerah yang terus menurun dalam tiga tahun terakhir, 63,25% tahun 2018, 60,61% tahun 2019 dan 56,24%  tahun 2020 dengan kategori partisipatif, dan ketergantungan pemprov Sumsel pada Pemerintah Pusat sangat tinggi 99,19% tahun 2020 dan 99,00% tahun 2018.

Sementara arah kebijakan Pemvrop Sumsel dalam belanja wajib dan mengikat masih belum terpenuhi, seperti belanja kesehatan 8,66% dari ketentuan Permendagri 33/2019 minimal 10%, dan belanja Infrastruktur 16,95% dari ketentuan Permendagri 33/2019 minimal 25%. 

Pemprov Sumsel juga masih memiliki kewajiban jangka pendek yang perlu menjadi prioritas dengan jumlah Rp. 796.651.541.853,06 per 31 Desember 2020.

BPK menilai permasalahan tersebut mengakibatkan Pemberian hibah yang tidak mempertimbangkan prioritas dan kemampuan keuangan daerah membebani keuangan Pemprov Sumatera Selatan.

Permendagri 13/2019, menjelaskan hibah bersifat tidak wajib dan tidak mengikat, serta tidak secara terus menerus setiap tahun anggaran, kecuali ditentukan lain sesuai dengan undang-undang. Belanja hibah ditunjukan untuk menunjang pencapaian sasaran program dan kegiatan pemerintah daerah sesuai dengan kepentingan daerah dalam mendukung terselenggaranya fungsi pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan dengan memperhatikan asas keadilan, kepatutan, rasionalitas, dan manfaat untuk masyarakat.

Untuk diketahui, Organisasi Kemasyarakatan dan Pemerintah Pusat yang Mendapat Dana Hibah dari Pemprov Sumsel Selama Tiga Tahun Berturut-Turut, PRAMUKA dengan Realisasi tahun 2020 sebesar Rp.2.604.061.500, KPU dengan Realisasi tahun 2020 sebesar Rp.5.250.386.039, KONI dengan Realisasi tahun 2020 sebesar Rp.8.941.174.238, POLDA dengan Realisasi tahun 2020 sebesar Rp.77.497.000.000, LPTQ dengan Realisasi tahun 2020 sebesar Rp.2.000.000.000, BAZNAZ dengan Realisasi tahun 2020 sebesar Rp.1.250.000.000, MUI dengan Realisasi tahun 2020 sebesar Rp.750.000.000, KPID dengan Realisasi tahun 2020 sebesar Rp.2.312.630.000, dan NPCI dengan Realisasi tahun 2020 sebesar Rp.3.620.108.315.

Hal ini diketahui dari laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah Provinsi Sumatera Selatan tahun 2020, oleh Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan (BPK) Provinsi Sumsel.

Sementara itu, Kepala BPKAD Sumsel dikonfirmasi melalui pesan whatsapp hanya menjelaskan untuk mengkonfirmasi pihak BPK atau Inspektorat, "waduh ke BPK bae biar jelas atau inspektorat," tulisnya. (Young Al)


Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Hakim Tolak Eksepsi Kuasa Hukum Bupati Muara Enim Nonaktif Juarsah

PALEMBANG, SP - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pindana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Palembang, menolak nota keberatan atau Eksepsi tim kuasa hukum Bupati Muara Enim nonaktif Juarsah yang merupakan terdakwa dugaan penerima fee 16 paket proyek pada Dinas PUPR Muara Enim, dalam sidang yang digelar dengan agenda pembacaan putusan sela, Kamis (5/8/2021).

Majelis hakim Tipikor Palembang yang diketuai Sahlan Effendi SH MH, dalam putusannya menilai bahwa eksepsi terdakwa Juarsah sudah masuk dalam materi pokok perkara dan tidak dapat diterima atau ditolak.

"Berdasarkan pertimbangan, majelis hakim menilai bahwa eksepsi yang telah diajukan oleh kuasa hukum terdakwa tidak dapat diterima dan perlu pembuktian perkara dalam sidang selanjutnya," tegas ketua majelis hakim saat membacakan putusan sela.

Majelis hakim juga berpendapat, bahwa dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap terdakwa Juarsah, sudah sudah jelas dan lengkap. Sehingga majelis hakim meminta bahwa proses hukum selanjutnya tetap dilanjutkan dan meminta kepada penuntut umum agar menghadirkan saksi-saksi pada sidang yang akan digelar Minggu depan, Kamis (12/8/2021) mendatang.

Setelah mendengarkan putusan sela dari majelis hakim, Saipuddin Zahri SH MH didampingi Daud Dahlan SH MH selaku tim kuasa hukum terdakwa Juarsah mengaku menghormati atas putusan tersebut dan siap akan menjalani proses sidang pembuktian perkara selanjutnya.

"Eksepsi kami selaku kuasa hukum Juarsah tidak dapat diterima oleh majelis hakim Tipikor Palembang, dengan demikian akan masuk pada pembuktian perkara dalam sidang selanjutnya. Hakim menilai dakwaan JPU sudah lengkap, artinya kami tetap menghormati putusan majelis hakim," ujar Saipuddin Zahri seusai sidang.

Dia menjelaskan, dalam pembuktian perkara pihaknya sudah siap dipersidangan berikutnya.

"Kami sudah siap untuk pembuktian perkara dalam sidang selanjutnya, tadi juga kami sudah meminta nama - nama saksi kepada JPU KPK yang akan dihadirkan dalam sidang pada Minggu depan," katanya.

Sementara itu Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asri Irwan SH MH, mengatakan putusan majelis hakim yang menolak eksepsi terdakwa Juarsah sudah sangat tepat.

"Bahwa putusan sela majelis hakim Tipikor Palembang yang menolak eksepsi terdakwa Juarsah sudah tepat, karena hakim menilai bahwa eksepsi tersebut semua masuk dalam pokok materi perkara," ujar Asri.

Kemudian kata lanjut Asri, pihaknya dalam sidang berikutnya akan menghadirkan 4 orang saksi untuk membuktikan perkara tersebut. (Ariel)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp






Dukung Kami di Youtube

LAPOR PAK

LAPOR PAK
Buat Laporan Anda disini, pasang Aplikasi Kami.

Media Advokasi Edisi Cetak