Web Analytics
Showing posts with label Pali. Show all posts
Showing posts with label Pali. Show all posts

November 28, 2020

Jaga Kearifan Lokal Pemdes Tempirai Selatan Gelar Lelang Sungai, Suak dan Lebak Lebung


PALI, MA- Lelang Lebak Lebung yang sudah menjadi tradisi turun temurun oleh Masyarakat Marga Penukal sengaja dipelihara Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). 

Dalam rangka menjaga kearifan lokal dan merupakan agenda tahunan. Pemerintah Desa (Pemdes) Tempirai Selatan menggelar Lelang Sungai Suak dan Lebak Lebung di Kantor Kepala Desa Setempat, Rabu (25/11/20).

Sapikal Usaman selaku kepala Desa Tempirai Selatan Mengatakan, selain menjaga tradisi lelang ini juga dapat menambah Penghasilan Asli Daerah atau Desa. Karena objek lelang kita hari ini ada 23 objek Sungai, Suak dan Lebak lebung. 

Dalam sambutannya Camat Penukal Utara Maka Giansar SH menjelaskan Lelang sungai, Suak dan Lebak Lebung bertujuan untuk pembagian wilayah penangkapan ikan antar warga. Lebak dan lebung yang merupakan sungai dan danau kecil akan dilelang untuk dapat ditentukan pemenangnya.

"Pemenang lelang kemudian mendapatkan hak atas pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya ikan di Lebak atau Lebung," ujarnya.

Meski dilakukan pengelolaan atau lelang, para pemenang tetap diberikan rambu-rambu atau aturan tegas berkaitan pelaksaan dilapangan. Tidak merusak ekosistem udara atau sungai tersebut.

"Pemenang lelang dan warga melakukan perjanjian tidak boleh merusak lingkungan seperti menyetrum, menggunakan bahan peledak," ungkapnya.

Lelang lebak lebung merupakan pendapatan asli derah, sehingga sungai dan anak sunga yang memiliki nilai produktif akan dilakukan pengelolaan yang optimal.

"Diharapkan dengan lelang lebak lebung ini, dapat meningkatkan pendapatan asli daerah dan meningkatkan ekonomi masyarakat," tutupnya. 

Hadir dalam acara lelang tersebut Camat Penukal Utara Maka Giansar SH, Maryono dari Dinas Perikanan, Kapolsek Penukal Utara, Babinsa, turut hadir Perangkat Desa, BPD dan peserta lelang.( @Yupantri)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 21, 2020

KPU PALI Tetapkan Dana Kampanye Paslon Kepala Daerah Sesuai PKPU No. 22 Tahun 2020

 


PALI -Sumsel,M.advokasi.com– Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menetapkan dana kampanye di Pilkada PALI 2020 ini, hanya diperbolehkan Rp.10 miliar untuk masing-masing pasangan calon.

Hal ini disampaikan Ketua KPUD PALI, Sunario, S.E., saat rapat bersama seluruh Parpol pengusung maupun Pendukung, dan Seluruh Tim Pemenangan dari kedua kandidat Paslon Bupati dan Wakil Bupati PALi di salah satu Rumah Makan, pada Minggu (27/9/2020).

”Rapat hari ini, Penetapan besaran dana kampanye sesuai PKPU nomor 12 tahun 2020, tentang perubahan atas PKPU nomor 5 tahun 2017, tentang perubahan dana kampanye pilkada,” kata Sunario, SE, kepada awak media usai gelar rapat.

Sunario menjelaskan, dari hasil musyawarah rapat bersama tersebut, dana Kampanye yang diperbolehkan, dalam setiap Pasangan Calon sebesar Rp. 10 Miliar, tidak kurang tidak boleh juga lebih dari angka yang ditentukan oleh KPU kabupaten PALI. “Setiap laporan penggunaan kampanye akan di audit oleh tim audit independen pasca pilkada nanti, dan Pasangan Calon harus mentaati peraturan yang berlaku,” jelas Sunario.

Pada kesempatan itu, Ia menegaskan, bahwa apabila Paslon akan melakukan kegiatan kampanye, maka hendaknya mentaati protokol Kesehatan, dan tidak boleh mengumpulkan massa lebih dari 50 orang. 

“Kami menyarankan kepada Pasangan Calon, boleh memakai Alat Peraga Kampanye, dan berkampanye harus secara Virtual atau Daring, untuk menghindari penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Apabila Pasangan Calon melanggar aturan Protokol kesehatan, sambungnya, maka akan diberikan sansi ringan terhadap Paslon tersebut, berupa surat teguran,” tandasnya. (Yupantri)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

KPU PALI Gelar Debat Publik Paslon Bupati dan Wabup di Ballroom Hotel Harper

 



Pali M.advokasi.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyelenggarakan Debat Publik I (Pertama) Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten PALI di Ballroom Hotel Harper, Jalan R Soekamto, Senin (19/10) malam.

Dari pantauan media ini, pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Devi Harianto SH MH-H Darmadi Suhaimi SH (DHDS) dan paslon nomor urut 02 Ir H Heri Amalindo MM-Drs H Soemarjono (HERO) saling adu visi misi.

Debat publik pertama ini juga disiarkan secara langsung melalui salah satu televisi swasta di Palembang dan juga sejarah baru bagi demokrasi di Sumsel karena menggunakan juru bahasa isyarat.

Di sampaikan Ketua KPU PALI Sunario SE, debat ini dilakukan agar para calon pemilih di Pilkada nanti bisa melihat secara langsung sekaligus mengetahui visi dan misi kedua paslon yang akan berlaga pada 9 Desember 2020 mendatang.

"Kita sampaikan pada semua pasangan calon agar masyarakat Kabupaten PALI bisa melihat dan tahu secara langsung visi dan misi kedua paslon, harapannya, saat pencoblosan sudah menentukan siapa pemimpin yang dipilih untuk lima tahun kedepan,” kata Sunario.
Sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), debat wajib diselenggarakan di studio atau di gedung.

"Lantaran tempat yang representatif, dan sesuai arahan Paslon kita mengadakan debat di Palembang, tim paslon juga meminta kita juga melakukan debat ini di Palembang, selain itu juga alasan lainnya untuk menghindari penyebaran COVID-19,” tutur Sunario.

Ia menegaskan bahwa semua penyelenggara pemilu dan peserta pilkada serentak di 7 kabupten/kota di Sumsel harus mematuhi protokol kesehatan (Protokes) dalam debat publik ini. (Yupantri)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 15, 2020

Bersama Paslon KPUD PALI Deklarasikan Pilkada Damai


PALI, M.Advokasi.Com- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan menggelar deklarasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Damai 9 Desember 2020, pada Rabu (14/10/2020).

Hadir dalam acara deklarasi damai tersebut Paslon Bupati dan Wakil Bupati PALI nomor urut 1 Devi Haryanto SH MH-Darmadi Suhaimi SH dan Paslon nomor urut 2 Ir H Heri Amalindo MM-Drs Soemarjono, Bawaslu, TNI, POLRI dan beserta partai pengusung.

Ketua KPUD PALI Sunario SE mengatakan, KPUD PALI telah melaksanakan tahapan, mulai dari persiapan, pelaksanaan, dan nantinya akan melaksanakan tahapan pemungutan suara.

Tahapan yang paling penting, Tentang kampanye, kedua Paslon harus menyampaikan program visi misi mereka, agar mendapat simpatik dari dan dukungan dari masyarakat PALI.



Sunario Menambahkan, Selain menggelar deklarasi KPUD PALI akan menggelar tahapan debat kandidat kepada kedua Paslon Bupati dan Wakil Bupati dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Kami berharap agar pelaksanaan pilkada di Kabupaten PALI sehat, aman dan damai”, Ujar Sunario membuka deklarasi damai.

Sementara Itu Ketua Bawaslu Kabupaten PALI H Hairul Muharam, diwakili oleh Basarul. Kami mengapresiasi atas kegiatan hari ini untuk mewujudkan Pilkada PALI yang damai.

“Upaya pencegahan Bawaslu telah menyampaikan kepada stekholder, partai pengusung untuk menggunakan Alat Peraga Kempanye (APK) sesuai yang telah ditentukan”.

Sedangkan Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi mengucapkan selamat kepada kedua Paslon Bupati dan Wakil Bupati, silakan berkompetisi secara sehat, aman dan tidak ada menyebar fitnah dan hoax agar terwujudnya pilkada yang damai, Harap Kapolres PALI.***@Yupantri
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

August 23, 2020

Terkait Tidak Ada Jumlah Anggaran, Kepsek : Disdik Tidak Perkenankan Pasang


PALI, MA - Rehabilitas Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 18 Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan, dipertanyakan warga pasalnya pembangunan gedung tersebut diduga tidak transparans dalam penggunaan anggaran, dimana tidak terdapat jumlah anggaran pada papan informasi.

Menurut NH, salah satu masyarakat Desa Tanjung Dalam, "Rehabilitas gedung SDN 18 patut diduga tidak transparan, ketidaktransparanan tersebut terlihat dari tidak ditulisnya jumlah anggaran,” ungkapnya kepada awak media ini, Jumat (21/8/2020).

“Ya kita sebagai masyarakat awam tidak tau dari mana sumber dana dan berapa besarannya, karena yang pernah saya lihat kalau proyek yang bersumber dana dari pemerintah biasanya dipapan proyek tertulis baik itu sumber dana maupun jumlahnya, tapi pembangunan gedung perpustakaan sekolah ini kok tidak ditulis.” ungkapnya.
 

Sementara itu, Kepala SDN 18 Tanah Abang , Alpatihi, saat dikonfirmasi awak media ini melalui pesan singkat via WhatsApp, menjawab untuk penulisan jumlah anggaran itu tidak diperkenankan oleh dinas pendidikan Kabupaten Pali, karena itu bangunan sekolah bukan bangunan desa.

Alpatihi, juga menambahkan "kalo memang penulisan jumlah anggaran itu dibutuhkan nanti kami bisa tulis pakai spidol, dan bangunan tersebut berjumlah Rp 262,000,000,- Sumber dana APBD kabupaten Pali dan anggaran tersebut hanya pergantian plapon dan pergantian keramik". Jelasnya@**Yupantri/Tim
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

July 19, 2020

Laporkan Kepsek Pungli, 10 Orang Guru Honor SMP N 2 di Pecat

Pali, MA - Buntut Panjang laporan puluhan dewan guru pada 11/5/2020 yang diduga bahwa kepala sekolah SMP Negeri 2 Penukal Utara kabupaten Penukal abab Lematang Ilir (PALI) diduga telah melakukan pungli uang transpot guru.

Kini 10 orang guru honorer SMP N 2 Penukal Utara tersebut telah diberhentikan secara sepihak oleh kepala sekolah SMP N2, 
Hal ini disampaikan oleh Paryani S,pd bersama sepuluh rekan guru lainnya pada media ini saat jumpa dikediamanya 19/7/2020.

Menurut Paryani, kami sangat kecewa atas tindakan yang dilakukan kepsek tersebut. 
Dengan memberhentikan kami yang sudah lebih 5 tahun lebih mengabdi di sekolah ini tanpa adanya surat pemberhentian ataupun semacam pembinaan terlebih dahulu kepada kami.

Selain itu, waktu rapat penetapan Jadwal belajar mengajar dan pembagian tugas saya dan Teman teman tidak di undang dan SPK kami juga tidak di terbitkan atau di tandatangani oleh kepsek ,artinya kami tidak di benarkan lagi untuk mengajar pada tahun ajaran 2020-2021 ini paparnya.

Senada, Emelia.Spd, dan Lendi asbudi.Spd beserta teman guru lainnya, kami sepakat untuk melanjutkan tuntutan kami.
Yang jadi poin tuntutan kami Sbb:
1.Pemecatan 10 orang guru dan Tenaga kependidikan tanpa adanya pemberitahuan 
2.Pengangkatan guru ,yang mengajar tidak sesuai dengan kualifikasi guru (Tamatan SMA sederajat)
3.Pengembalian uang hasil pungli yang ada hanya beberapa guru.
4.Honorium guru bulan mei dan Juni yang bersumber dari dana BOS APBN tidak di bayarkan.

Kami berharap. Sambung Emelia, kepada pihak terkait untuk dapat memperhatikan nasib kami yang sudah puluhan tahun mengabdi di sekolah tersebut, Serta menindak lanjuti permasalahan ini sampai tuntas, Tegasnya.
Terpisah, Kepala sekolah SMP N 2 Penukal Utara Renny Marlina, S.Si.,MPd saat jumpa diruang kerjanya pada 15/7/2020.
Terkait rapat pembagian tugas bahwa seluruh dewan guru telah kita undang sedangkan untuk pecatan kesepuluh tenaga guru honorer tersebut.

Menurut kepsek mereka tidak melakukan tugas dan tangung jawab mereka dengan semestinya, sedang segala tindakan yang telah dilakukan oleh pihak sekolah d semuanya telah kami koordinasikan dengan pihak Dinas pendidikan terlebih dahulu sebelumnya, ungkap kepsek. (yupantri
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Dukung Kami di Youtube

LAPOR PAK

LAPOR PAK
Buat Laporan Anda disini, pasang Aplikasi Kami.

Media Advokasi Edisi Cetak