Web Analytics
Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts

March 16, 2021

Pelapor Abu Janda Haris Pertama Dikudeta Oleh Pendukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019

 



Jakarta- Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) memberhentikan Haris Pertama, pelapor kasus Permadi Arya alias Abu Janda, dari jabatan Ketua Umum DPP KNPI periode 2018-2021.

Hal tersebut ditetapkan dalam rapat pleno DPP KNPI yang digelar oleh segelintir Pengurus DPP KNPI dilaksanakan di sebuah hotel mewah Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Sabtu, 7 Maret 2021, .

Haris pertama merupakan sosok yang pernah melaporkan aktivis Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim Mabes Polri terkait dugaan isu rasisme ke mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. 

Forum Pleno Pengurus Pusat KNPI itu dipimpin Wakil Ketua Umum Ahmad A Bahri memutuskan Haris Pertama Dipecat dari ketua Umum DPP KNPI dan tidak boleh memakai atribut organisasi dan memutuskan Mustahuddin sebagai PLT Ketua Umum DPP KNPI.

Sosok Mustahuddin yang menjabat sebagai PLT Ketua Umum versi Hotel Ritz Carlton, diketahui publik merupakan sosok pendukung militan Prabowo-Sandi pada saat Pilpres 2019 lalu,

Foto-foto Mustahuddin beredar luas di publik, dan tampak juga sosok Syarif Ahmad yang juga terlibat mengkudeta Haris Pertama beberapa kali mendampingi Sandiaga Uno saat itu menjadi Calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto, dalam foto yang beredar Mustahuddin dan Syarif Hidayat mendampingi Sandiaga melakukan kampanye, ada juga foto Mustahuddindan Syarif Hidayat mendampingi Sandiaga Salahuddin Uno saat di wawancarai oleh awak media pada momen kampanye pilpres 2019 lalu.



Foto tersebut seakan melihatkan kedekatan mereka berdua dengan sosok Sandiaga Salahuddin Uno yang saat ini menjabat saat ini sebagai menteri pariwisata dan ekonomi kreatif.

Haris Pertama menang dalam pertarungan perebutan kursi ketua umum KNPI melawan Noer Fajrieansyah, dalam pemungutan suara yang berakhir 84 melawan 82 untuk kemenangan Haris Kongres XV KNPI yang dilaksanakan pada 18-22 Desember 2018.  Lalu.

Sementara itu Haris Pertama menyebut, rapat pleno kubu Mustahuddin, Syarif Ahmad dan Jakcson Cs tersebut sebagai rapat ilegal, sehingga keputusan yang diambil pun tidak sah.

Rapat pleno yang digelar sejumlah pengurus DPP KNPI di Hotel Ritz Carlton, Jakarta adalah rapat ilegal, Terlebih, dalam rapat tersebut tidak ada surat undangan kepada segenap pengurus DPP KNPI.

Rapat tersebut juga disebut hanya dihadiri tidak lebih dari 20 orang, Haris sendiri sebagai ketua umum mengaku tidak mengetahui rapat yang dilakukan beberapa orang tersebut.

Haris menilai, ada beberapa pihak yang ingin mengambilalih kepemimpinan KNPI meski dilakukan dengan berbagai cara dikarenakan saat ini KNPI sedang naik daun. ujarnya(**)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

November 11, 2020

1,5 Kg Sabu Dimusnahkan Polres Muba


MUBA, MA- Barang Bukti (BB) Narkotika jenis Sabu-sabu seberat 1,5 Kg dimusnahkan Polres Musi Banyuasin, Rabu (11/11/20).

Narkotika tersebut di musnahkan dengan cara di blender di Aula Alex Noerdin Polres Muba hasil dari penangkapan sejumlah tersangka diantaranya, Holidi (44) warga Kecamatan Babat Toman dan Andi (42). Tersangka tewas akibat baku tembak dengan petugas di Desa Tanjung Agung Utara, Kecamatan Lais pada Sabtu 07/11 lalu.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Erlin Tangjaya Sik mengatakan, saat ini seluruh pihak tetap menyatakan perang terhadap peredaran narkotika di Indonesia. 

"Sesuai perintah Presiden RI Ir H Joko Widodo untuk menghukum berat terhadap pelaku bandar narkoba dan telah ditetapkan program di tahun 2020 sebagai tahun gerakan Indonesia bebas narkoba. Karena itu Presiden menilai bahwa saat ini narkoba sudah menjadi darurat nasional dan perlu untuk ditindak tegas dalam memeranginya," ujarnya.

Kapolres juga mengatakan, bahwa harus menjaga generasi muda agar tidak terkontaminasi narkoba. Keberhasilan dalam mengungkap peredaran narkoba ini, merupakan keberhasian bersama dan juga keberhasilan masyarakat yang turut serta memberikan informasi tentang peredaran narkoba.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Muba, Drs H Apriyadi MSi mengatakan, saat ini Indonesia telah menetapkan status darurat narkoba, termasuk di Kabupaten Muba. Khusus di Muba, kasus peredaran narkoba tidak berbeda dengan kasus di daerah lain.

"Narkoba ini sudah sangat menganggu perekonomian dan kehidupan masyarakat. Bukan hanya orang tua, namun telah menyasar juga anak-anak," ungkapnya.

Sambungnya, Pemberantasan narkoba di Muba.sejauh ini telah berjalan dengan baik dan optimal, dimana banyak kasus telah terungkap. "Kita meminta penegak hukum untuk tidak ragu dalam memberikan hukuman yang berat kepada pengedar narkoba di Muba," harapnya. (Ril/JR)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

August 22, 2019

Emi : Selesaikan Konflik Tanpa Kekerasan

BALI, MA — Ketua PSNU Pagar Nusa Sumsel, Emi Sumitra, SE berharap kepolisian menangani konflik yang terjadi di Papua secara bijak tanpa kekerasan.

Emi Sumirta menuturkan, peristiwa tersebut harus disikapi dengan tenang dan dewasa.

“Saya berharap kepada aparat kepolisian, agar segera menentramkan suasana dng bijak dan arif tak menggunakan kekerasan,” jelas Emi usai menghadiri Musyawarah Nasional Alim Ulama, Muktamar PKB, di Nusa Dua, Bali, Rabu (21/8/2019).

Menurut dia, peristiwa tersebut merupakan suatu gesekan-gesekan yang tidak perlu terjadi jika disikapi dengan tenang.

“Dengan sikap kepala dingin, hati yang besar, toleran, saling menghormati dan menghargai,” tuturnya.

Insidenkesalahpahaman antara mahasiswa Papua dan masyarakat di Surabaya dan Malang, Emi berharap aparat keamanan segera mengusut tuntas.

Dirinyajuga meminta semua pihak bisa menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini pada aparat penegak hukum.

“Saya mengajak agar semua pihak menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya pada penegak hukum. Yang salah diproses sehingga tidak terjadi lagi insiden seperti ini,” ujarnya. (Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

August 25, 2018

Terjadi Penolakan, Diskusi GSI Bersama Rocky Gerung, Ratna Serumpaet dan Marwan Batubara Ditunda

Foto : Habibi
Massa Berkumpul di Trotoar simpang tiga jalan masuk Bandara Depati Amir

Bangka Belitung, Media Advokasi - Rencana terhadap kegiatan Road Show dan Diskusi Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI), yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu (25/08/2018), dengan Tema " Buka Mata Buka Telinga Untuk Menyongsong Indonesia Bangkit."

Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan di Cafe Pasgar Simpang Ajau Kel. Pasir Garam Kec. Pangkalbalam Pangkalpinang. Namun kegiatan ini menuai Aksi Penolakan oleh Aliansi Masyarakat Babel Cinta Damai, Pemuda Panca Marga (PPM) Babel, Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI Polri (FKPPI) dan juga dari Forum Massa lainnya yang berjumlah kurang lebih 50 orang.

Massa berkumpul di trotoar simpang tiga jalan masuk Bandara Depati Amir, sejak pukul 09.00 WIB, aksi ini dilakukan untuk menolak kedatangan Rocky Gerung, Ratna Serumpaet dan Marwan Batubara. Menurut perwakilan dari Pemuda Panca Marga (PPM) Babel Rikky Permana "Aksi ini bukanlah ditunggangi oleh kepentingan politik tertentu apalagi tentang Pilpres, kami tegaskan aksi ini murni untuk menjaga situasi kamtibnas yang kondusif di Bangka Belitung" tegasnya.

Dari pihak Kepolisian telah melakukan pengamanan dengan menerjunkan kurang lebih 40 personil yang diantaranya PAM terbuka dari Polres Pangkalpinang & polsek Pangkalan Baru, Patroli & Pam dari Personel sabhara Polda Kep. Babel, PAM dari Bhabinkamtibmas, dan Unit Intelkam Polda Kep. Babel dan Polres Pangkalpinang. 

Dari tinjauan lokasi Kapolres Pangkal Pinang AKBP Imam Risdiono Septana S.Ik. mengungkapkan "Agar tetap menjaga kondusifitas wilayah Bangka Belitung jangan sampai ada gesekan, jangan sampai ada benturan kita mau Pangkal Pinang Khususnya tetap aman." saat diwawancarai Tim Media Advokasi.

Menurut informasi terakhir dari ketua GSI Muhammad Amin "Melihat perkembangan yang ada serta adanya penolakan, kami hanya akan melakukan pelantikan pengurus GSI Babel, jadinya diskusiya kami tunda dulu". Ungkapnya. (Habibi)







Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

August 14, 2018

LRT Palembang Mogok Lagi, Luhut : Tak Usah Dibesar-besarkan

Luhut Panjaitan (sumber : wikipedia )
Jakarta, Media Advokasi - LRT Palembang pada Minggu sore (12/8/2018) mengalami gangguan lagi. Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Panjaitan menganggap hal itu biasa saja.

Menurut Luhut LRT tersebut merupakan barang pertama kali dibuat oleh Indonesia PT INKA (Persero) sehingga hal seperti itu jangan dibesar - besarkan.

Proyek seharga Rp 10,9 triliun dengan panjang lintasan 23 kilometer itu merupakan buatan anak bangsa sendiri sehingga jangan diviralkan dan dibuat heboh

"Itu kan belum dipakai ( secara resmi ). Jadi menurut saya biasa saja," katanya saat menghadiri acara di Royal Kuningan Hotel, Jakarta, Senin (13/8/2018).

LRT Palembang saat mogok ( sumber : facebook )

"Ya pastilah kan pertama kali kita buat sendiri jadi kalau ada kurang sana sini jangan resek," papar beliau.

"Ya akan diperbaiki, jangan kalau ada barang kita terus ramai, itu kan buatan dalam negeri," lanjut Luhut. (chr)



Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

August 10, 2018

Resmi Mengundurkan diri Sandiaga Uno Serius Maju pada Pilpres 2019

Berpelukan, Anies Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno (pada twitter @sandiuno)
Jakarta, Media Advokasi - Resmi mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk serius maju mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019.
Sandi menyambangi ruang kerja atasannya itu sekitar pukul 10.00 WIB, Sandi juga menyerahkan sendiri surat pengunduran dirinya hari ini Jumat (10/8), kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

"Surat pernyataan ini berkaitan dengan pencalonan saya sebagai calon wakil presiden Republik Indonesia tahun 2019-2024, sesuai pasal 78 Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, maka dengan ini saya Sandiaga Salahuddin Uno lahir di Pekanbaru, Riau, 28 Juni 1969 alamat di Jalan Galuh, Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Jabatan wakil gubernur Provinsi DKI Jakarta dengan ini saya menyampaikan surat pernyataan berhenti dari jabatan saya sebagai wakil gubernur masa jabatan 2017-2022 sejak pernyataan ini saya tandatangani," kata Sandi di Balai Kota.

"Dan saya mohon kebijakan bapak gubernur menindaklanjuti permohonan saya ini sesuai ketentuan perundangan yang berlaku," lanjutnya.

Anies dan Sandi pun kemudian berjabat tangan dan berpelukan, keduanya tampak menahan air mata haru saat momen tersebut berlangsung.  

sebelumnya dalam tweet Sandi berisi permohonan do'a dan restu untuk perjuangan yang lebih besar lagi, "Mas @aniesbaswedan, saya memohon doa dan restu untuk memperjuangkan sesuatu yang lebih besar lagi, yaitu untuk menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia," ungkapnya dalam twitternya (10/08). (red)


Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

AHY mendampingi Prabowo - Sandiaga Uno Mendaftarkan diri ke KPU

AHY (Dwi Andayani/detikcom)

Jakarta, Media Advokasi - Prabowo dan Sandiaga Uno Mendaftarkan diri ke KPU, usai sholat Jum'at berjamaah di Masjid Istiqlal. 

"Insyaallah besok kami akan mendaftar di KPU sesudah salat Jumat, yang rencananya salat bersama di Masjid Istiqlal," kata Prabowo dalam deklarasi capres-cawapres di kediamannya Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2018).

Alasan dipilihnya Sandiaga Uno sebagai Cawapres Prabowo pun dilakukan dengan proses yang tidak mudah dari tiga parpol dalam koalisi, yakni Gerindra, PKS, dan PAN. 

"Saudara Sandiaga Uno merupakan pilihan yang terbaik dari yang ada," kata Prabowo. 

Prabowo dan Sandiaga Uno, diantar oleh para ketua umum partai pendukung Gerindra, PKS dan PAN. Tampak juga Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimuti Yudhoyono (AHY) menggantikan Ketua Umum Partai Demokrat. 

editor : Redaksi

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

August 09, 2018

Malam ini : Deklarasi Pasangan Cawapres untuk Prabowo

(foto : mediaadvokasi.com)

Jakarta - Koalisi Prabowo Subianto akan segera mendeklarasikan cawapres malam ini. Rencananya, deklarasi akan dilakukan pada pukul 19.00 WIB.


"Rencananya jam 19.00, jam 20.00 WIB. Insyaallah ya," kata Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria kepada detikcom, Kamis (9/8/2018). 

Deklarasi akan digelar di kediaman Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. 


Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani sebelumnya menjelaskan alasan dipilihnya Kamis malam untuk mendeklarasikan Prabowo sebagai capres dengan pasangannya nanti. Sebab, menurut Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, besok malam merupakan malam yang baik. 

"Kata Pak Amien itu besok malam Jumat sayyidul ayyam," ujarnya di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (8/8). 

Sementara itu untuk pasangan prabowo sendiri masih menjadi tanda tanya besar, seperti di kutip dari beberapa media online bahwa Sandiaga Uno dan AHY disebut-sebut sebagai kandidat terbaik sebagai Cawapres Prabowo.


Dari Kompas.com, Presiden Jokowi Widodo mengapresiasi wacana Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sebagai Cawapres, menurutnya apabila Sandiaga memang sudah memutuskan untuk menjadi Cawapres Prabowo itu merupakan Hak Politiknya. "Ya itu hak politik, saya kira sangat bagus, sangat bagus," ujar Jokowi.


Kedua nama Sandiaga Uno dan AHY diketahui muncul dari internal Partai Gerindra sendiri, yang rupanya nama tersebut sudah mengerucut kedalam pembahasan internal Tim Prabowo Subianto. 


Namun, untuk lebih pastinya siapa yang akan menjadi Cawapres Prabowo kita lihat saja nanti malam. (dikutip dari beberapa sumber)


Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

August 05, 2018

Surati Partai Koalisi : UAS jadi rekomendasi cawapres Prabowo

Foto dari Simpatisan UAS  
Jakarta, Media Advokasi -- Persaudaraan Alumni 212 menyurati partai-partai koalisi keummatan untuk menghormati dan menghargai hasil Ijtima Ulama soal calon presiden dan calon wakil presiden (cawapres).

Sekretaris Umum PA 212 Bernard Abdul Jabbar mengatakan ada lima partai yang sudah mereka surati pada Kamis (2/8) lalu itu adalah Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Berkarya.

"Isi surat yang menyatakan jika kepatuhan kepada ulama sama halnya patuh dengan Rasulullah. Tidaklah mungkin ulama sebagai pewaris Nabi akan menyalahgunakan wewenang, bicara menurut hawa nafsunya," kata Bernard, Sabtu (4/8/18).

Menurutnya, perlu diingatkan bahwa tidak mungkin seorang ulama bersatu padu dalam kesepatakan hanya untuk menyesatkan ummatnya. Dalam surat ini juga ditegaskan ulama yang harus turun gunung terlibat membicarakan nasib umat agar mampu mencari pemimpin terbaik merupakan panggilan Allah.

Dalam hal ini ada dua cawapres hasil ijtima "Jika kalau Habib Salim Segaf Al Jufri atau Ustaz Abdul Somad yang ditunjuk sebagai cawapres Bapak Prabowo, partai koalisi wajib menjunjung tinggi keputusan tersebut," kata Bernard.

Bernard juga menegaskan jika partai koalisi keummatan pada akhirnya tidak melakanakan ijtima ulama, maka akan ditinggalkan jutaan ummat. PA 212 juga, kata Bernard, tidak akan memaksa koalisi mematuhi surat rekomendasi ijtima ulama tersebut. 

"Tapi kalau mereka mau istiqomah ya laksanakan. Keputusan ulama atas kesepakatan sosok yang sudah dipilih sama dengan keinginan Allah," pungkas Bernard.
Sebelumnya, Prabowo Subianto menganggap hasil ijtima ulama hanyalah rekomendasi yang tidak mengikat. 

Pernyataan Prabowo dan beberapa koalisi pendukungnya agar berbeda dengan PKS yang menegaskan koalisi harus menjalankan rekomendasi ijtima ulama tersebut.

Ijtima ulama merekomendasikan dua nama yakni Ketua Majelis Dewan Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri dan ulama kondang asal Riau Abdul Somad sebagai Cawapres. (dikutip dari cnnindonesia)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Dukung Kami di Youtube

LAPOR PAK

LAPOR PAK
Buat Laporan Anda disini, pasang Aplikasi Kami.

Media Advokasi Edisi Cetak