Web Analytics

Showing posts with label Polres Muba. Show all posts
Showing posts with label Polres Muba. Show all posts

January 22, 2022

Asma Kambuh, Bandar Narkoba Usai Digerebek Dilarikan Ke RSUD


MUBA, MA- Azuar (60) diduga seorang bandar narkoba terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit Daerah (RSUD) Sekayu usai di gerebek polisi lantaran asma Kambuh.

Pengrebekan Azwar di kediamannya di Dusun 1 Desa Lumpatan II Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan, Kamis (20/01/22).

"Penangkapan terhadap tersangka Azuar bin Zainal Almarhum, tersangka diamankan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya bandar Narkotika," ujar Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kasat Narkoba AKB Agung Wijaya Kusuma saat Press Release di Aula Mapolres Muba, Sabtu (22/01).

Lanjutkan, ketika anggota dari Kepolisian Satres Narkoba melakukan upaya penangkapan di kediaman tersangka, tersangka mengetahui dan mencoba melarikan diri dengan melompat keluar rumah melalui pintu jendela samping setinggi ± 2 meter dan berlari melewati bawah rumah panggung yang sempit dan gelap menuju jalan setapak yang berjarak  100 meter. Sebagian anggota melakukan pengejaran terhadap tersangka dan pada saat berlari tersangka terjatuh dibawah rumah panggung milik warga.

"Disisi lain anggota yang berada di teras dapur rumah dari pihak keluarga tersangka melakukan provokasi massa untuk menghalangi petugas yang akan melakukan penggeledahan rumah lalu salah satu dari anak tersangka mengambil satu bilah parang yang terletak di dapur rumah kemudian mengarah ke arah petugas sambil diayunkan satu bilah parang tersebut namun petugas menghindar dan mengenai dinding dapur rumah kalau situasi diluar rumah tersangka dan jalan sudah ramai dipenuhi oleh massa," jelasnya.

Kemudian anggota yang melakukan pengejaran terhadap tersangka yang sudah lelah karena jauh berlari. Tersangka berhasil diamankan dijalan setapak dilanjutkan dengan penggeledahan badan terhadap tersangka yang disaksikan oleh warga setempat, ditemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 2 paket kecil seberat 0,49 gram di saku celana bagian belakang kiri, uang hasil penjualan sebesar Rp. 440.000, ( Empat ratus empat puluh ribu rupiah ) di saku celana kiri depan berikut 1 bilah senjata tajam yang diselipkan di pinggang sebelah kanan. Selanjutnya tersangka dibawa dan diamankan dengan menggunakan sepeda motor menuju Polres Muba.

"Pada saat proses sidik anggota melakukan BAP terhadap tersangka kemudian  diamankan, melihat kondisi tersangka tidak sehat mengalami sesak napas selanjutnya tersangka dilakukan tindakan untuk dibawa ke RSUD Sekayu," ungkapnya.

Setelah itu pihak kepolisian memberitahukan kepada pihak keluarga, pada saat di RSUD sekayu menurut keterangan dari Istri tersangka kepada pihak kepolisian, tersangka benar memiliki riwayat penyakit asma akibat sesak napas Dan untuk saat ini tersangka masih dalam perawatan medis di RSUD Sekayu. (JR/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

January 09, 2022

Lupa Kunci Rumah, 2 Remaja Gondol HP dan Motor

Kedua Pelaku beserta barang bukti (Foto Istimewa).


MUBA, MA- Polsek Babat Supat menangkap dua remaja pelaku pencurian yang beraksi di salah satu rumah warga di Desa Sukamaju Dusun VII Kecamatan Babat supat Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan, Kamis (06/01/22).

Pelaku berinisial AI (18) dan NAS (17) keduanya merupakan warga Desa Sukamaju Kecamatan Babat Supat.

"Kedua pelaku ditangkap karena diduga melakukan pencurian di rumah korban FF pada Kamis, 16 /12/2021, sekira Pukul 03.00 wib. Pelaku ditangkap pada Kamis (6/1/2022) lalu," kata Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kapolsek Babat Supat IPTU Andi Firdaus, Minggu (9/1/22).

Andi mengatakan, kejadian berawal saat korban sedang tertidur dirumahnya, namun saat itu korban lupa mengunci pintu, tetapi pagar rumah sudah tertutup.

"Pelaku kemudian masuk dengan cara melompati pagar rumah korban dan masuk kedalam rumah tanpa hambatan. Kemudian mengambil 2 (dua) buah HP merek OPPO Reno 6 dan Redmi, beserta satu buah dompet kulit warna hitam yang berisikan e-KTP korban, dan uang tunai sebesar Rp.1.200.000, (satu juta dua ratus ribu rupiah) yang terletak di samping korban yang sedang tertidur," jelas Andi.

Selain mengondol dompet dan HP pelaku juga mengambil satu unit sepeda motor merek Yamaha Vixion warna putih yang terparkir di teras rumah. Akibat insiden tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 22.000.000, (dua puluh dua juta rupiah) dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Babat Supat.

"Setelah dilakukan penyelidikan serta BAP para saksi dan gelar perkara pada hari kamis (6/1/2022), ke dua pelaku kita tangkap disalah satu rumah makan yang ada di Babat Supat tanpa perlawanan," ungkap Andi.

Benar saja pada saat kita lakukan penangkapan dan kita lakukan penggeledahan kita temukan salah satu hp yang hilang berada di salah satu pelaku yaitu Andri dan keduanya langsung kita gelandang ke polsek, jelas Andi

Lanjutnya, sepeda motor berhasil pun berhasil diamankan ditempat saudaranya pelaku yang di titipkan sembari menunggu pembeli  

Dari hasil interogasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya dan uang hasil curian digunakan pelaku untuk berfoya-foya.

"Pelaku kita jerat dengan Pasal 363 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun kurungan penjara," tutup Andi. (JR/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

January 03, 2022

Dua Pelaku Pencuri Besi Jembatan Diringkus Polsek Sanga Desa

Kedua pelaku dan barang bukti (Foto Istimewa).


MUBA, MA- Deden Suarto Doni (34) dan Muhammad Gultom (19) dua pelaku pencuri besi jembatan berhasil diringkus Polsek Sanga Desa, Kamis Malam (31/12/21). Akibat insiden pencurian tersebut, kini jembatan mengancam keselamatan para pengendara yang melintas.

"Kedua pelaku diduga mencuri besi jembatan di Trans SP 3 Desa Jud 1 Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan. Tidak hanya satu tapi ada empat jembatan yang pelaku ambil besinya, berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak  UPTD Trans ke Polsek Sanga Desa dan mengalami kerugian sebesar Rp. 30.000.000 ( Tiga puluh Juta Rupiah )," ujar Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kapolsek Sanga Desa IPTU Yohan Wiranata.

Lanjutnya, kedua tersangka merusak dengan cara memukul besi jembatan yang di las menggunakan kayu. "Pelaku kita tangkap pada pada hari kamis malam, 30/12/21 lalu, di jalan Trans SP pada saat mengangkut besi hasil curian yang mereka lakukan," ungkap Yohan.

Lebih lanjut, berdasarkan hasil interogasi meraka sudah dua kali melakukan pencurian besi jembatan dan sudah sempat menjualnya dan yang terakhir ini tertangkap pihak yang berwajib.

Polisi juga menyita barang bukti berupa 2 unit sepeda motor, Besi tubing 2,7/8 inci dengan ukuran panjang 50 cm sebanyak 4 potong, ukuran 1 meter sebanyak 6 potong, ukuran panjang 1,5 meter sebanyak 6 potong, ukuran panjang 2 meter sebanyak 17 batang, ukuran panjang 3 meter sebanyak 7 batang, kemudian  besi Tubing 4 inci dengan ukuran panjang sebanyak 2 potong.

"Kondisi jembatan tersebut kini sangat membahayakan kalau dilintasi, kendati jembatan tersebut bukanlah jembatan penghubung antar desa tetapi di lokasi blok Trans SP saja. Kini kedua tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolsek Sanga Desa," tutup Yohan.
 
Kini pihak kepolisian masih terus memeriksa kedua tersangka untuk mengetahui motif pencurian besi jembatan tersebut. Keduanya bakal dijerat dengan Pasal 363 dan Pasal 362 KUHP dengan ancaman 8 tahun penjara. (Jahri/Ril)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

December 31, 2021

Transaksi Sabu di Balai Desa, Pelaku Diringkus Satnarkoba Polres Muba

Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy didampingi Kasat narkoba AKP Agung Wijaya Kusuma, Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin dan Ketiga Tersangka bersama tersangka lainnya kasus Ilegal Drilling. (Sumber Foto: Properti Mediaadvokasi)


MUBA, MA- Satnarkoba Polres Muba menggerebek dan meringkus tersangka Transaksi narkotika jenis sabu-sabu di Balai Desa di Dusun Satu Bandar Jaya Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan, Kamis (25/11/21).

"Penggerebekan tersebut sekira Pukul 12.30 WIB. Setelah dilakukan pengeledahan terhadap 'A' ditemukan barang bukti sabu-sabu seberat 100 gram," ujar Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy didampingi Kasat Narkoba Agung Wijaya Kusuma dan Kasatreskrim Ali Rojikin, saat Pres Release ungkap kasus akhir tahun 2021 di Aula H Alex Noerdin Polres Muba, Jumat (31/12/21).

Lanjutnya, hanya berselang satu hari pihaknya kembali berhasil mengamankan satu pelaku di Jalan Sekayu - Lubuklinggau tepatnya Kecamatan Lawang Wetan.

"Pelaku berinisial LRW dan sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan petugas saat hendak ditangkap dan berhasil diamankan barang bukti dari dalam tas berupa narkotika jenis sabu-sabu seberat 200 gram," ungkap mantan Kapolres OKI ini.

Kemudian tanggal 16 Desember kembali terjadi penangkapan di Perumahan GMP Kelurahan Kayuara. Tersangka berinisial IH yang berprofesi pegawai harian lepas

"Barang bukti 100 gram narkotika jenis sabu-sabu dan 1 Timbangan digital. Dengan demikian di penghujung tahun 2021 ini Polres Muba berhasil mengungkap mengamankan barang bukti seberat 400 gram sabu-sabu. Ketiga pelaku dikenakan Pasal 122 ayat 2 junto pasal 114 ayat 2 ancaman maksimal 15 tahun penjara," jelas Alamsyah.

Suasana saat Pres Release akhir Tahun 2021 di Aula H Alex Noerdin Polres Muba, Jumat (31/12/21). (Sumber Foto: Properti Mediaadvokasi)

Untuk diketahui, berdasarkan penjelasan Kapolres Muba saat Pres Release akhir tahun 2021. Terjadinya lonjakan laporan kasus di tahun 2021 di bandingkan tahun 2020. 

Penyelesaian terhadap kasus laporan yang masuk di tahun 2021 mengalami peningkatan di bandingkan tahun 2020. Namun secara akumulasi total penyelesaian kasus dari tahun-tahun sebelumnya mengalami penurunan yaitu sebanyak 469 kasus. 

"Kita tidak tinggal diam terkait laporan masyarakat tentunya butuh waktu untuk mengungkap kasus-kasus sebelumnya berbagai upaya kita lakukan seperti kita Infantelisir dan menganulir dalam mengambil langkah-langkah untuk mengungkap kasus tersebut," tandasnya. (Jahri)


Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

December 24, 2021

Dua Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Berhasil Ditangkap Polisi


SLM dan TP (Foto Istimewa)

MUBA, MA- Polisi berhasil menangkap Dua pelaku kasus Pencabulan anak dibawah umur. Pelaku SLM (22) dan TP Keduanya ditangkap Satreskrim Polres Musi Banyuasin (Muba) di lokasi yang berbeda.

SLM pelaku pemerkosaan IFM (12) berhasil ditangkap di Bangka Belitung, Rabu 22/12/21 lalu. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Jum’at, 09 Juli 2021 sekitar pukul 14.00 Wib di dalam kamar depan rumah tersangka tepatnya di Perumahan GPI V di bilangan Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan.

Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy didampingi Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin dan Kasi Humas IPTU Nazarudin saat Pres Release di Polres Muba, Jumat (24/12) mengatakan, pelaku sempat buron kurang lebih 3 bulan akhirnya berhasil ditangkap tim serigala Satreskrim Polres Muba ditempat pelariannya di Provinsi Bangka Belitung. 

"Pelaku ditangkap di didalam bus jurusan Pangkal Pinang Toboali di terminal Pangkal Pinang sekira pukul 09.00 Wib dan langsung kita bawa ke Polres Muba," ujar alamsyah.

Pelaku SLM sendiri merupakan tetangga korban yang sudah mempunyai istri dan dua orang anak dimana saat itu pelaku memanggil korban yang sedang bermain dibawah pohon seri depan rumah tersangka.

"Saat korban berada didalam rumah tersangka mengajak korban untuk menonton film porno, sehingga terjadilah perbutan yang tercelah tersebut. Kemudian pelaku sempat mengancam korban dengan kata-kata "jangan diberitahukan kepada ibu dan ayah mu nanti kita ditangkap polisi," ungkap Alamsyah.

Lanjut Alamsyah, pihaknya juga menangkap TP yang juga merupakan pelaku dalam perkara menyetubuhi anak dibawah umur terhadap korban BM yang terjadi di sebuah Pondok Kosong pinggir jalan Desa Sri Gunung Kecamatan Sungai Lilin, Jumat (19/11/) lalu.

Kejadian tersebut bermula saat korban berkenalan dengan tersangka melalui Facebook. Saat chatting berlangsung tersangka mengajak korban untuk bertemu dan diiming-imingi akan diajak jalan-jalan.

"Pada tanggal 19/11/21 tersangka menjemput korban di persimpangan jalan yang tidak jauh dari rumah korban dan korban pergi tanpa sepengetahuan nenek korban. Setelah korban dan tersangka bertemu, tersangka langsung mengajak korban ke sebuah Pondok Kosong. Saat didalam Pondok tersebut tersangka menyetubuhi korban dengan iming-iming akan dinikahi," ujar Alamsyah.

Kemudian tanggal 20/12/2021 Sekira pukul 10.00 wib Unit PPA Sat Reskrim Polres Muba yang dipimpin oleh Kanit PPA IPTU Effendi berhasil menangkap pelaku didepan Pom Bensin Desa Sungai Lilin dan membawa pelaku ke Polres Muba untuk diproses.

"Pelaku sendiri akan kita jerat dengan pasal Pasal 81 Ayat (2) Jo Pasal 76 D UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana dirubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. dengan ancaman kurungan penjara paling singkat  5 (lima) Tahun dan paling lama 15 (Lima Belas) tahun dan denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,- (Lima Miliar Rupiah)." tutup Alamsyah. (Jr/Ril)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

December 23, 2021

Mulai 24 Desember Polres Muba Gelar Operasi Lilin Musi 2021


MUBA, MA- Mulai tanggal 24 Desember 2021 operasi Pengamanan Natal 2021 dan Tahun baru 2022 secara resmi dimulai, dengan ditandai gelar pasukan operasi Lilin Musi 2021 dilaksanakan di Lapangan Polres Musi Banyuasin, Kamis (23/12/21). 

Operasi Lilin Musi 2021 sendiri digelar dari tanggal 24 Desember 2021 – 2 Januari 2022 dengan Tema "Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Musi 2021 Kita Tingkatkan Sinergitas dengan Instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022".

Sebagai bentuk kesiapan pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 tersebut, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi tersebut. Apel Gelar Pasukan ditandai dengan penyematan pita tanda Operasi Lilin Musi 2021 dimulai.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kapolres Muba menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Musi 2021 yang diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran Polri, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga kesatuan kewilayahan.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi “Lilin-2021” dalam rangka pengamanan perayaan Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan Mitra kamtibmas lainnya.

Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Musi bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan pengamanan, soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan, serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat Musi Banyuasin dalam merayakan Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

"Perayaan natal dan tahun baru oleh masyarakat secara universal, dirayakan dengan cara ibadah, dan pergi ke tempat wisata diberbagai daerah, tentunya akan sedikit mengganggu ketertiban lalu lintas, gangguan Kamtibmas dan meningkatnya Covid-19, maka kami akan gelar operasi secara preventif dan reverentif, kita harus tetap untuk menjaga kamtibmas dan prokes 3M," ujar Alamsyah saat membacakan Sambutan Kapolri.

Selain itu, para petugas juga harus menjaga kesehatan agar selalu bugar dalam melaksanakan tugas, selalu tidak meninggalkan ibadah dan harus menanggapi masyarakat dengan tegas dan humanis.

"Terima kasih untuk seluruh petugas yang melaksanakan tugas, semoga tugas ini menjadi ladang ibadah dan amal untuk kita semua," ungkap Alamsyah.

Kapolres juga mengingatkan mengenai potensi kerawanan yang harus diantisipasi, yaitu aksi terorisme, kejahatan konvensional, kemacetan lalu lintas, kecelakaan transportasi, sweeping ormas, aksi penolakan peribadatan, kenaikan harga sembako, konflik sosial dan tawuran, bencana alam, konvoi dan balap liar, kebakaran akibat petasan, dan pesta narkoba ataupun minuman keras.

"Berkaitan dengan hal tersebut, maka seluruh Kasatwil harus dapat bersinergi dengan stakeholder terkait untuk menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan menerapkan strategi yang tepat guna mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakteristik kerawanan masing-masing daerah," jelas Alamsyah.

Lanjutnya, di Kabupaten Musi Banyuasin Pada Operasi Lilin Musi 2021 melibatkan 139 personel Polres Muba bersama Pemkab muba, Kodim 0401/Muba, dan Mitra Polisi terdiri dari 3 pos pengamanan yang terletak di Kecamatan sekayu, Sanga Desa dan Bayung Lencir dan satu pos pelayanan terletak di Kecamatan Sungai Lilin dibantu 3 pos Aju. (Jr/Ril)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

December 15, 2021

Jamret Kalung Emas 3 Suku, Mawan Dibekuk Polisi


MUBA, MA- Suparmi (64) seorang nenek menjadi korban penjambretan di Desa Banjar Jaya Kecamatan Tungkal Jaya Kecamatan Musi Banyuasin Sumatera Selatan, Sabtu (20/11/21) lalu.

Mawan (39) nekat melakukan penjambretan kalung emas milik korban seberat 3 suku yang juga tetangganya itu sendiri berdalih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga akhirnya dibekuk polisi.

"Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu, 20/11/2021 lalu sekira pukul 06.00 Wib di samping rumah korban sendiri dan sudah kita proses pelaporannya," ujar Kapolres Muba melalui Kapolsek Tungkal Jaya IPTU Nirwan Haryadi, Rabu (15/12)

Lanjutnya, korban saat itu sedang berada di samping rumah nya untuk mengurus ayam yang hendak menetas. Kemudian korban melihat Mawan saat itu sedang berada di pos kamling depan rumah korban 

"Tanpa merasa curiga Ketika Mawan datang menemui korban dan tanpa disadari kemudian pelaku langsung menarik paksa kalung emas beserta liontin dari leher korban sampai putus dan di ambil oleh pelaku. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar sekitar Rp. 18.400.000 ( Delapan belas juta empat ratus ribu rupiah ), setelah itu pelaku langsung melarikan diri," jelas Nirwan.

Korban sempat berupaya mempertahankan kalung miliknya serta berteriak untuk meminta bantuan, namun karena keterbatasan tenaga sehingga pelaku berhasil mengambil kalung milik korban.

"Setelah beberapa pekan melarikan diri akhirnya keberadaan pelaku kita ketahui dan saya langsung perintahkan Kanit Reskrim Aipda Aprianto memimpin tim Reskrim Penyengat Tuja untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku," ungkap Nirwan.

Kemudian sekira pukul 20.30 Wib, hari Senin, (13/12) pelaku berhasil dibekuk di persembunyiannya di simpang tambora Desa Sri Gunung Kecamatan Sungai Lilin.

"Barang bukti yang kita sita 1 helai celana jeans dasar setengah kaki warna abu-abu yang digunakan pelaku saat kejadian dan 1 helai baju kaos berkerah bermotif garis-garis yang dibeli pelaku dari hasil kejahatannya serta 1 lembar surat/nota emas seberat 3 suku milik korban," bener Nirwan.

Sementara itu ketika diintrogasi pelaku mengatakan, dirinya khilap melakukan perbuatan tersebut dan emas tersebut telah dijual untuk keperluan sehari-hari.

"Pelaku sendiri akan kita jerat dengan pasal Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman 9 tahun penjara," tutup Nirwana. (Jahri/Ril)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

December 13, 2021

Polres Muba Terima Penghargaan Dari Kemenpan RB


MUBA, MA- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), memberikan penghargaan kepada Polres Musi Banyuasin karena berhasil meraih predikat Pelayanan Publik Terbaik Kategori Top 15 Replikasi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021.

Penghargaan tersebut sendiri diterima langsung Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy dari Kapolda Sumsel Irjen Pol. Toni Harmanto saat apel pagi di halaman Polda Sumsel, Senin (13/12/21)

Dalam sambutannya, Jenderal Bintang dua tersebut mengucapkan terimakasih kepada rekan rekan Personel Polda Sumsel dan jajaran yang telah bekerja dengan baik sehingga menimbulkan kepercayaan Publik terhadap institusi Polri dan jadikan reward ini menjadi motivasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Ini hendaknya terus ditiru oleh personel yang lain dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat apapun satker tugasnya berikanlah layanan terbaik kepada masyarakat," ujar Toni dihadapan para PJU Polda Sumsel Para perwakilan satker Pamen, Pama, Bintara dan  PNS Polda Sumsel.

Sementara itu, Kapolres Muba AKBP Alamsayah pelupessy usai pemberian penghargaan mengatakan, sangat mengapresiasi kinerja personil porles Musi Banyuasin yang mampu meraih predikat Pelayanan Publik Terbaik Kategori Top 15 Replikasi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021 dan berharap dengan penghargaan ini bisa jadi pemicu untuk meningkatkan kinerja.

“Saya ucapkan apresiasi dan terimakasih kepada jajaran Polres muba sehingga kita mendapat penghargaan, semoga menjadi pemicu bagi kita untuk lebih meningkatkan pelayanan terbaik bagi masyarakat khususnya di kabupaten musi banyuasin,” ucapnya. 

Lanjut Alamsyah, ini semua pun tak lepas dan dukungan dari seluruh warga masyarakat muba serta unsur FKPD muba sehingga polres musi banyuasin dapat meraih meraih predikat Pelayanan Publik Terbaik Kategori Top 15 Replikasi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021.

Sebagai mana diketahui sebelumnya, seluruh inovasi terpilih dihasilkan melalui sejumlah tahap penilaian. Tahap tersebut meliputi seleksi administrasi oleh Tim Sekretariat Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2021, penilaian proposal oleh Tim Evaluasi, serta penentuan finalis oleh Tim Panel Independen atau TPI.

Inovasi terpilih itu tertuang dalam Surat Pengumuman No: B/112/PP.00.05/2021 tanggal 16 Juni 2021 tentang Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemda, BUMN, dan BUMD Tahun 2021. (Jr/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

December 10, 2021

Vaksinasi Award Siapkan Hadiah Motor, Sepeda dan Hadiah Menarik Lainnya

MUBA, MA- Mengapresiasi dan sebagai bentuk reward kepada masyarakat dan tim Vaksinator, Pemkab Muba dan Polres Muba bakal menggelar Vaksinasi Award Tahun 2021. Untuk itu, dilakukannya rapat persiapan pada Jum'at (10/12) bertempat di Ruang Rapat
Serasan Sekate.

"Ini merupakan inovasi yang sangat baik untuk memberikan sebuah reward kepada para tim vaksinator yang sudah terlibat saat penanganan COVID-19 dan penanganan vaksinasi,"ungkap Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP, melalui Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi saat memimpin rapat. 

Lanjut Apriyadi, melalui reward ini juga bisa menjadi sebuah semangat baru untuk masyarakat Muba agar genjar melakukan vaksinasi. Hal ini dapat membuat Indonesia, khususnya di Kabupaten Muba agar cepat pulih dan terlindungi dari paparan virus COVID-19. 

"Ayo secara bersama-sama kita terus gencarkan vaksinasi ini. Ajak sanak saudara, tetangga dan juga teman-teman untuk segera vaksin. Terlebih lagi, akan diadakan vaksinasi award yang akan menyiapkan berbagai macam hadiah menarik untuk dibagikan kepada masyarakat, desa, kelurahan, kecamatan, lintas sektor dan perusahaan dengan
pencapaian vaksinasi terbaik," ujarnya Sekda.  

Sementara, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy menuturkan dirinya sangat mendukung kegiatan vaksinasi award dan siap turun andil menyiapkan posko dibebarapa titik untuk masyarakat yang akan vaksin. "Dibundaran Sekayu kita ada posko untuk melayani masyarakat yang akan vaksin. Kemudian kita melakukan razia vaksin. Ini menjadi bukti bahwa kami sangat menginginkan masyarakat Muba agar semuanya bisa divaksin,"tutup Kapolres. 

Untuk Polres syarat ketentuan bagi masyarakat yaitu, melakukan vaksinasi dari tanggal 7 S.D 30 Desember 2021. FC KTP dimasukan kedalam kotak undian. Pengundian hadiah pada malam tanggal 30 Desember 2021. Pengumuman pemenang juga akan disiarkan secara live di IG Polres Muba dan Satlantas Polres Muba.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS menyampaikan, tujuan vaksinasi award ini dalam rangka pemberian penghargaan kepada tenaga kesehatan dalam rangka penanganan COVID-19 di Kabupaten Musi Banyuasin.

Adapun kategori penghargaan vaksinasi awards yaitu, Tim Vaksinator Terinovatif
(terobosan dalam peningkatan capaian vaksinasi). Tim Vaksinasi Terfavorit (Gerakan Militan, Masif). Penghargaan Lintas sektor terbaik (Instansi yang berperan aktif dalam penanganan COVID-19). Pencapaian Vaksinasi terbaik (Kecamatan, Kelurahan dan Desa). Kemudian Perusahaan dengan peserta vaksinasi terbaik pada kegiatan Gotong-royong.

"Vaksinasi award rencananya akan digelar pada tanggal 30 Desember 2021. Undian vaksinasi berdasarkan nomor NIK, data dari Pc Care/Kotak Undian. Berbagai macam hadiah juga akan dipersiapkan diantaranya, akan ada beberapa unit motor, sepeda dan hadiah menarik lainnya. Yang kita lakukan ini sebagai sebuah inovasi untuk memberikan semangat untuk kita semua,"tandasnya. 

Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Yusuf Amilin, berserta Kepala Perangkat Daerah Muba yang terkait. (Red/Ril)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

December 01, 2021

70 Siswa Bintara SPN Betung Polda Sumsel Ikuti Latja di Polres Muba

MUBA, MA- Sebanyak 70 siswa Bintara SPN Betung Polda Sumatera Selatan (Sumsel) resmi mengikuti proses Latihan Kerja (Latja) di Polres Musi Banyuasin, Rabu (01/12/21).

Para siswa ini pun akan melaksanakan pelatihan kerja selama 10 hari. Terhitung mulai 01-10 Desember 2021.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIK MSi saat apel penerimaan siswa mengatakan, selamat datang kepada Siswa yang melaksanakan latihan kerja di Polres Muba.

"Kegiatan ini termasuk pelatihan penerapan ilmu Kepolisian yang didapat selama pendidikan di SPN Betung Polda sumsel guna kesiapan operasional setelah siswa dilantik dari Pendidikan nanti," ujarnya.

Ia berharap kepada siswa untuk dapat mengaplikasikan teori dan praktik yang diterima selama pendidikan."Sehingga nantinya dapat diterapkan dalam tugas keseharian di masyarakat setelah dilantik menjadi anggota Polri," harapnya.

Lanjutnya, para siswa juga akan diterjunkan ke Polsek jajaran Polres Muba yang akan didampingi oleh mentor yang telah ditunjuk untuk melaksanakan praktek tugas-tugas kepolisian.

"Tugasnya seperti penjagaan, pengaturan, pengawalan, patroli dan TPTKP," jelasnya.

Alamsyah mengingatkan, kepada siswa untuk tetap menjaga Kesehatan, teruslah beribadah serta dalam melaksanakan latihan kerja agar tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran yang dapat berakibat fatal. 

"Ikuti pelatihan dan pembelajaran serta praktek lapangan dengan baik sehingga menjadi polisi yang Presisi," ucapnya mengingatkan.

Dalam menerapkan dan menyerap materi latihan yang sebenarnya di Muba yang dibimbing oleh Para Pengasuh, hindari pelanggaran sekecil apapun di ruang publik yang dapat menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Tuntutan tugas memerlukan Polri yang handal dalam mengembangkan diri agar memiliki pengetahuan dan keterampilan sesuai bidang tugasnya masing-masing.

"Latja Siswa Diktuk adalah membentuk calon Brigadir Polisi yang Mahir dan terampil serta melatih para siswa dalam mengaplikasi pelajar atau teori yang telah diterima selama pendidikan kedalam praktek sebagai Brigadir Polri," terangnya.

Usai sambutannya kemudian menandatangani berita acara serah terima Siswa Latja dari Kompol Mahyudin Ginting selaku pendamping siswa dari SPN Betung kepada Kapolres Muba yang nanti akan ditempatkan di Polsek Sekayu sebanyak 10 orang, Polsek Babat Toman 10 orang dan 50 orang di Polres Muba. (Jr/Ril)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

November 27, 2021

Pasutri di Muba Aniaya Anak Kandung Hingga Tewas



MUBA, MA- Malang nasib yang dialami remaja berinisial AN (12) warga Desa Ulak Teberau Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan. Harus tewas di tangan pasangan suami istri (Pasutri) orang tua kandungnya sendiri setelah dianiaya.

Remaja yang mengalami keterbelakangan mental ini harus meregang nyawa dengan luka lebam di wajah dan sekujur tubuh, setelah di pukul menggunakan menggunakan selang air dan gayung oleh ayah dan ibu kandungnya sendiri Aan (33) dan Samsidar (25).

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy mengatakan, penangkapan terhadap kedua pelaku bermula dari laporan masyarakat.

“Mendapatkan laporan itu, tim opsnal unit reskrim Polsek Babat Toman yang di pimpin Kanitreskrim Lekat Haryanto langsung menuju Tempat Kejadian perkara (TKP). Sesampai di sana korban dalam keadaan sudah meninggal dunia,” ujar Alamsyah saat pres release di Mapolres Muba, Jumat (26/21).

Dikatakannya, korban meninggal dunia dengan kondisi mengalami luka robek, luka lecet, dan memar di sekujur tubuh.

"Korban dibawa ke Puskesmas Babat Toman untuk dilakukan pemeriksaan Visum et Revertum,” jelasnya.

Kemudian pihaknya langsung memburu pasutri pelaku penganiayaan anak hingga tewas tersebut. "Tersangka Aan ditangkap pada hari Rabu tanggal (24 /11/2021 sekira pukul 22.30 wib saat sedang di rumah orang tuanya di Dusun Lk II Kelurahan Mangun Jaya, Sedangkan Samsidar diamankan saat sedang berada di rumah orang tuanya,” ungkapnya.

Lanjutnya, dari hasil pemeriksaan kedua pelaku mengakui telah menganiaya korban.

“Tersangka Aan memukul korban  dengan menggunakan selang plastik dengan panjang sekira 135 cm sebanyak dua kali di bagian belakang tubuh korban. Sedangkan ibunya memukul korban dengan menggunakan, gayung air yang terbuat dari plastik,” bebernya.
 
Karena perbuatannya kedua tersangka dijerat Pasal 80 ayat (3) jo pasal 76C UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak diperbarui dengan UURI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU no. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UURI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang Jo Pasal 44 ayat (3) UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan atau pasal 351 ayat (3) KUHPidana.

“Kedua tersangka diancaman hukuman penjara selama 15 tahun penjara," tandasnya. (Jr/Ril)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

November 23, 2021

Kapolres Muba Apresiasi Pilkades Berjalan Aman Dan Kondusif


KapolKapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIK MSI.


MUBA, MA- Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di 74 Desa Se-Kabupaten Musi Banyuasin telah selesai dilaksanakan pada hari senin (22/11/21). 

Sebelumnya telah melalui beberapa tahapan yang dilaksanakan di setiap desa dengan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan dari Pemerintah Kecamatan maupun Pemerintahan Kabupaten Musi banyuasin.

Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIK MSi mengatakan, sebanyak 280 TPS tersebar di 74 Desa Se Kabupaten Muba semua telah usai melakukan pencoblosan.

"Alhamdullilah, dari hati yang paling dalam saya sebagai selaku pimpinan Polres Musi Banyuasin mengapresiasi dan berterimakasih dengan tulus kepada seluruh warga masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pesta demokrasi dan tetap menjaga kondusifitas selama kegiatan berlangsung sehingga situasi dapat berjalan aman dan kondusif," ujarnya.

Kemudian dirinyapun mengapresiasi dan berterimakasih kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan rangkaian Pilkades di wilayah kabupaten musi banyuasin. 

"Semoga pengabdian kita ini menjadi ladang ibadah bagi kita semua dan menjadi wujud pelayanan kita untuk masyarakat, bangsa dan negara," ungkapnya.

Sebelumnya, guna kelancaran Pilkades pengamanan dilakukan ratusan personel kepolisian, bekerjasama dengan TNI dan Pemda. “Ini semua berkat kerjasama dari berbagai pihak yang terlibat dalam pengamanan dan juga BKO dari Korps Brimob polda sumatera selatan,” jelasnya.

Pola pengamanan juga telah kita atur berdasarkan hasil pemetaan terhadap kerawanan, sehingga penempatan personil sendiri telah kita sesuaikan ditambah lagi pasukan yang standby yang bisa di kerahkan jika terjadi permasalahan.

Alamsyah mengajak kepada seluruh warga masyarakat yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin untuk berperan aktif bersama-sama dalam menjaga Harkamtibmas, terlebih pasca pemilihan Pilkades serempak, jangan mudah terprovokasi akan hal-hal yang belum tentu kebenarannya.

"Mari kita jalin kembali silaturahmi dengan tetangga, kerabat, juga saudara yang mungkin sempat terhalang karena perbedaan pilihan. Mari kita sama-sama bergotong royong untuk membangun desa yang kita cintai untuk membangun Muba yang maju, aman, sehat serta sejahtera. Dan jangan tunggu lama, segera laporkan bila menemukan hal-hal yang dapat mengganggu Kamtibmas,” tutup Alamsyah. (Jr/Ril)


Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

November 22, 2021

Ngaku PK Simpan Senpira, Romlan Ditangkap Polisi

Romlan beserta barang bukti 

MUBA, MA- Romlan (45) warga Dusun I Desa Ramba Jaya Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan, terpaksa ditangkap polisi pasalnya simpan Senjata api rakitan (Senpira), Minggu (21/11/21).

Pria paruh baya yang mengaku sebagai penjaga keamanan (PK) disebuah perusahaan tersebut di amankan Satreskrim Polres Musi Banyuasin lantaran menyimpan, memiliki Senpira jenis revolver.

Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy melalui kasat Reskrim AKP Ali Rojikin mengatakan, terduga Romlan diamankan di kediamannya, Minggu 21/11/ 2021 sekira pukul 01.30 wib dini hari.
 
"Penangkapan terhadap terduga oleh tim Serigala merupakan informasi dari masyarakat, sehingga kita lakukan penggerebekan dan dilakukan penggeledahan sehingga di temukan barang bukti 1 pucuk senpi rakitan jenis revolver warna silver yang berisi 3 butir amunisi aktif kaliber 9 mm yang disimpan di dalam lemari," ujar Ali.

Selain dari senpira tersebut saat dilakukan penggeledahan kita juga menemukan satu paket narkotika diduga jenis sabu yang disimpan di dalam tas yang dibalut dengan uang 50ribu.

Sementara Romlan saat diintrogasi mengakui senpira tersebut miliknya yang diberi dari Y pada tahun 2006 dengan harga Rp 4.500.000 yang digunakannya untuk jaga diri sebagai keamanan Perusahaan, sementara paket narkotika diduga jenis shabu diakui oleh tersangka untuk dipakai sendiri.

"Terhadap pelaku akan kita jerat dengan UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang menyimpan, memiliki dan atau menguasai senjata api (senpi) tanpa hak yang bukan profesinya dengan ancaman 10 tahun penjara, sementara untuk perkara narkobanya kita limpahkan ke satnarkoba Polres Muba," tandasnya. (JR/Ril)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

November 15, 2021

Operasi 2 Bulan, Polisi Tangkap Pelaku Judi Togel Online


MUBA, MA- Baru beroperasi 2 bulan Purwira (34) Alias Pur pelaku pembuka judi togel warga Dusun II Ngulak II Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan ditangkap polisi.

Aksi pria ini sudah terendus Polisi dan ditangkap Unit Reskrim Polsek Sanga Desa, Minggu, (14/11/21) Malam. 

Selain Pelaku yang ditangkap, rekapan togel dan uang hasil togel turut langsung di bawa ke Mapolsek. Penangkapan Purwira dilakukan didepan rumah saat sedang merekap. 

Selama 2 bulan dengan Omset pendapatan per hari Sebesar Rp. 200.000 (Dua Ratus Ribu Rupiah) dan menjadikanya sebagai mata Pencarian untuk memenuhi kebutuhannya sehari - hari. 

"Pelaku ini sudah dua bulan menjalani bisnis ini, dilakukannya sebagai mata pencariannya untuk kebutuhannya sehari -hari," ujar Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy Sik SH MH, melalui Kapolsek Sanga Desa IPTU Yohan Wiranata SH, Senin (15/11)

Dijelaskan Yohan, penggeledahan pada badan atau Pakaian pelaku ditemukan barang bukti 1 buah handphone merk Samsung Warna Silver yang berada didalam Saku Celana sebelah kanan, 1 buah Pulpen, 2 Lembar kertas yang berisikan rekapan togel berada di atas Meja dan Uang Tunai Sebesar Rp. 185.000 (Seratus delapan puluh lima ribu) yang ditemukan di saku Celana sebelah kanan tersangka

"Dia ini atau pelaku ini mengelola putaran judi online mengikuti putaran  luar negeri. Pelaku dijerat Pasal 303 ayat (1) ke 3 Jo. Pasal 55, 56 KUHPidana dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda 10 miliyar," tutup Kapolsek. (JR/Ril)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

November 11, 2021

Polres Muba Tangkap Bandar Togel

MUBA, MA- Satreskrim Polres Musi Banyuasin kembali menangkap seorang penjual togel bernama Alamsari (36) di Jalur III Kelurahan Kayuara Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi banyuasin Sumatera Selatan, Minggu (07/11/21).

"Kami melakukan penangkapan setelah mendapat laporan dari masyarakat," kata Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy melalui  Kasat Reskrim AKP. Ali Rojikin, Kamis (11/11/21).

Ali mengungkapkan, penangkapan terhadap Alamsari dilakukan pada hari Minggu 07/11 sekira pukul 20.30 wib, lalu.

"Saat tim serigala tiba di TKP orang-orang langsung berhamburan melarikan diri, namun kami berhasil menangkap bandarnya yang saat itu tersangka tertangkap tangan sedang merekap pasangan nomor togel," ungkapnya.

Di tangan pelaku berhasil mengamankan uang tunai sebesar Rp. 90.000., 2  lembar kertas berisikan catatan angka togel, 1 unit handphone, 1 buah kaleng rokok merk gudang garam.

"Alamsari yang juga berprofesi sebagai petani ini mengaku sudah satu bulan menjalani profesi judi togel Hongkong dan Singapore, dengan omset Rp. 300.000/hari, Alamsari beserta beberapa barang bukti saat ini berada di Polres Muba guna penyidikan lebih lanjut," tutup Ali. (JR/Ril)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

November 07, 2021

Modus Makan Baca Situasi, Pelaku Gondol HP dan Uang 11 Juta Rupiah

MUBA, MA- Modal Dusta (Modus) makan di warung 'R' (16) sambil baca situasi ternyata gondol Handphone dan uang sebesar Rp 11.000.000. Setelah sempat DPO akhirnya Pelaku ditangkap Unit Reskrim Polsek Sekayu, Sabtu (06/11/21).

"Pelaku ini modusnya makan di warung korban sambil mengamati situasi keadaan rumahnya untuk bisa masuk. Malamnya langsung beraksi," ujar Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy SH Sik MSi melalui Kapolsek Sekayu AKP Robi Sugara SH MH.

Lanjutnya, residivis maling HP tahun kemarin ini tidak kapok dan sudah menjadi kebiasaannya. Sehingga Minggu 10 Oktober 2021 sekitar pukul 20.50 wib, pelaku masuk dari bawah kolong rumah korban Indra (42) warga TL Salaburau Lk. II RT. 009 RW. 004 Kel. Balai Agung Kecamatan Sekayu.


"Sempat melihat korban menghitung uang dan tau posisi uang tersebut, setelah dianggap aman. Pelaku langsung merusak lalu mendorong papan bagian lantai tangga," jelas Robi.

Kemudian, setelah lantai terbuka pelaku langsung masuk kedalam kamar korban dan mengambil 1 buah tas sandang warna hitam yang di gantungkan di dinding kamar yang berisikan uang tunai sebesar Rp. 11.000.000,- dan 1 unit Hand Phone.

"Dari hasil penyelidikan, tim cobra Polsek Sekayu mendapatkan informasi nama pelaku dan keberadaannya, sehingga Sabtu 06 Nopember 2021 sekira pukul 14.00 tanpa perlawanan pelaku langsung dapat diamankan Unit Reskrim," ungkap Robi.

Berdasarkan hasil penyidikan pelaku mengakui perbuatannya.

"Duit itu pak, aku beli motor Suzuki Satria FU tahun 2011 warna biru hitam, Jaket, Handphone terus untuk Foya-foya," kata pelaku di hadapan penyidik sambil mendudukkan kepala.

Atas perbuatannya, pelaku diancam hukuman penjara 7 tahun penjara dan saat ini barang bukti sudah di amankan pihak yang berwajib. (JR/Ril)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 31, 2021

Edarkan Sabu di Muba, Waria Asal Lubuklinggau Ditangkap Polisi


Wewen (33)

MUBA, MA- Wewen (33) waria asal Kelurahan Ponorogo Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan ditangkap Polisi lantaran edarkan narkoba jenis sabu-sabu di Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (28/10/21).

Wewen ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Muba di salah satu Rumah Makan di Jalan lintas Timur Palembang - Jambi tepatnya Dusun IV Desa Seratus Delapan Kecamatan Babat Supat.

"Benar kita melakukan penangkapan terhadap salah satu pengedar narkoba , saat ini masih proses penyelidikan," kata Kapolres Muba melalui Kasat Narkoba AKP Agung Wijaya Kusuma SIK.

Dijelaskan Agung, penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang mulai resah adanya transaksi jual beli narkoba di salah satu rumah makan di Bilangan Babat Supat.

Kemudian Satuan Narkoba Polres Muba yang dipimpin langsung oleh Agung Wijaya bersama Unit Opsnal dengan cepat merespon informasi masyarakat dengan melakukan lidik.

"Benar saja, setalah  dilakukan lidik memang kita temukan dan tim opsnal kita langsung melakukan penangkapan terhadap Wewen yang saat itu sedang berada dikamar," ungkapnya.

Lanjutnya, pada saat dilakukan penggeledahan yang disaksikan warga setempat ditemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 4 paket narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam sebuah tas warna hitam.

"Selain 4 paket sabu dengan berat bruto 3,29 gram, kita juga menyita 1 ball plastik klip bening, 1 buah plastik klip Bening, 1 unit timbangan digital, 1 buah sekop plastik, 1 buah kotak HP Oppo Warna putih, 1 buah wadah plastik warna biru. 1 buah tas warna hitam.

Berdasarkan hasil interogasi awal yang dilakukan, pelaku menggunakan serta menjual barang haram tersebut lebih kurang satu tahun dan menyasar para sopir angkutan yang singgah di rumah makan sebagai pelanggannya. Wewen pun menyiapkan kamar sebagai tempat para sopir yang hendak mengkonsumsi barang haram tersebut.

"Pelaku sudah kita amankan dan akan kita jerat dengan pasal 114 Dan 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun," tandasnya. (JR/Ril)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 22, 2021

Pasal Hutang Bawa Senpira, Pelaku Ditangkap Polisi

Kapolsek Sanga Desa IPTU Yohan Wiranata SH di Dampingi Kanit Reskrim IPDA Joharmen SH MSi bersama pelaku, Jumat (22/10/21).


MUBA, MA- Pasal Hutang Piutang Ramudan (33) warga Kelurahan Ngulak I Ditangkap Tim Spartan Hunter Unit Reskrim Polsek Sanga Desa Resort Musi Banyuasin kedapatan membawa Senjata Api Rakitan (Senpira) di Kelurahan Ngulak Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan, Kamis (21/10/21).

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy SH Sik MSi melalui Kapolsek Sanga Desa IPTU Yohan Wiranata SH Mengatakan penangkapan pelaku saat tim unit Reskrim dan Sabhara Polsek Sanga Desa  sedang melakukan KRYD di wilayah hukum Sanga Desa.

"Saat tim sedang melakukan KRYD dan mendengar suara letusan senjata api dan informasi dari masyarakat di Kelurahan Ngulak, kemudian dengan sikap dan cekatan tim yang di pimpin langsung oleh IPDA Joharmen SH MSi langsung menghampiri TKP dan menyisir jalan, kemudian terlihat tersangka sedang berjalan dan ditangan kanannya sedang membawa Senpira yang di tutup dengan menggunakan jaket motif kotak-kotak warna kombinasi abu-abu dan ungu," ujarnya Jumat (22/10).

Lanjutnya, setelah dilakukan penggeledahan ternyata benar tersangka sedang membawa 1 pucuk Senpira laras pendek berikut 2 amunisinya dan satu butir selongsong amunisi, di pinggang tersangka juga ditemukan 1 bilah senjata tajam dengan sarung kulit berwarna hitam.

"Tersangka melanggar Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dengan ancam hukum 8-10 Tahun penjara. Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Sanga Desa guna proses lebih lanjut," tandasnya. (JR)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 21, 2021

Polisi Selidiki Pembakaran Pos PT. BPP di Bayung Lencir


 
MUBA, MA- Kepolisian Polres Musi Banyuasin melakukan Penyelidikan terkait kasus terbakarnya Pos Scurity oleh Orang Tidak Dikenal (OTD) Milik Perusahaan ternama dibilangan Bayung Lencir, Selasa malam (19/10/21).

Terkait pembakaran itu, Polres Muba telah menerjunkan Tim untuk melakukan penyelidikan. 

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy SH Sik MSi melalui Kasi Humas Polres Muba IPTU Indra Jaya SH mengatakan, bahwa sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus pembakaran yang terjadi di Pos Scurity Milik Perusahaan PT. BPP di bayung Lencir. 

"Kita sudah menurunkan sejumlah tim dari Satreskrim Polres Muba, Unit Reskrim Polsek Bayung Lencir dan Tim Jatanras Polda Sumsel," ujar Indra.

Perlu diketahui kejadian pembakaran tersebut terjadi pada malam hari oleh sekelompok orang yang tidak dikenal dengan menggunakan berbagai atribut penutup wajah seperti helm dan masker sehingga sulit untuk dikenali. 
 
Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui pasti apa motif dari pembakaran Pos tersebut. Namun diduga dilatar belakangi adanya penutupan jalan yang sering digunakan oleh warga. 

"Kita tunggu saja hasil perkembangan pembakaran Pos Security. Tim kita masih terus melakukan penyelidikan. do'akan saja semoga cepat terungkap" tutup Indra. (Red/Ril)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 04, 2021

Ilegal Drilling Kebakaran, Pelaku Sekaligus Tuan Lahan Terancam 15 Tahun Penjara

MUBA, MA- Rozali Pelaku sekaligus pemilik lahan pengeboran minyak ilegal di bilangan Desa Keban I Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan berhasil ditangkap polisi dan terancam maksimal 15 Tahun Penjara.

Insiden kebakaran tersebut terjadi, Kamis (09/09/21) lalu sekitar pukul 16:30 wib dan menelan 4 korban, 3 tewas dan 1 mengalami luka bakar.

Rozali ditangkap oleh Tim Unit Pidsus Satreskrim Polres Muba bersama Tim Buser ditempat persembunyiannya di Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Jum'at (01/10).

"Dua pekan dilakukan penyelidikan barulah tersangka Rozali berhasil kita tangkap ditempat persembunyiannya," ujar Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy, SH SIK MSI Press Release di Mapolres Muba, Senin (04/10) didampingi Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin, Kanit Pidsus Ipda Hendri Prayuda dan Kasubag Humas Iptu Indra Jaya.

Peristiwa kebakaran sumur minyak ilegal ini terjadi dilahan miliknya sendiri yang terletak di Dusun V, Desa Keban I yang mana dalam insiden itu, ada 4 orang korban jiwa sebanyak 3 orang meninggal dunia dan 1 orang mengalami luka bakar.

"Pemicu kebakaran sumur minyak ini diduga karena percikan api yang berasal dari mesin pompa yang sedang menyedot minyak. Kemudian api tersebut menyambar mengenai minyak yang berada di sekitar lokasi. Sehingga menyebabkan sumur minyak terbakar dan menelan korban jiwa," jelas Alamsyah.

Ditegaskan mantan Kapolres OKI ini, selain mengamankan tersangka. Pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 10 batang pipa bor, 2 buah Drum plastik, 1 perangkat Stager yang terbuat dari besi, minyak, dan 1 utas selang panjang lebih kurang 10 meter.

"Terhadap tersangka akan kita jerat pasal 52 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang migas, sebagaimana telah diubah dalam pasal 40 angka ke 7. UU RI Nomor 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja atau pasal 187 Jo pasal 188 KUHPidana, dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun penjara," ungkapnya.

Adapun ke 4 Korban diantaranya 3 orang meninggal dunia yakni Sailani warga Desa Keban I, Jon Heperdi warga Desa Lumpatan dan Sayuti warga Provinsi Lampung dan satu orang mengalami luka bakar bernama Anwar Warga Provinsi Lampung. (JR/Ril)


Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Dukung Kami di Youtube

LAPOR PAK

LAPOR PAK
Buat Laporan Anda disini, pasang Aplikasi Kami.

Media Advokasi Edisi Cetak