Web Analytics
Showing posts with label Sumatera Selatan. Show all posts
Showing posts with label Sumatera Selatan. Show all posts

September 04, 2021

Disdik Kota Palembang Diduga Mark Up Belanja Makan Minum

Kantor Dinas Pendidikan Kota Palembang (Foto:Net)

Palembang, MA – Dinas Pendidikan Kota Palembang diketahui mengembalikan kelebihan bayar belanja ATK dan makan minum Rp.506.865.125,00, sesuai dengan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan.

Kelebihan belanja ATK dan makan minum ini merupakan kegiatan penyelenggaraan rapat koordinasi kegiatan penunjang pengadaan Barang/Jasa bidang PAUD, SD dan SMP pada Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2020, yang dilakukan sebanyak 7 kali kepada sekolah-sekolah yang mendapatkan DAK Bidang Pendidikan.

Dikutip dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Palembang Tahun 2020 Nomor : 37.B/LHP/XVIII.PLG/05/2021, diduga terdapat mark up atas pengembalian tersebut. 

Diketahui hasil konfirmasi BPK Kepada Pemilik Catering terdapat harga Snack per porsi maksimal sebesar Rp.15.000,- sementara pada pertanggungjawaban sebesar Rp. 27.000,-.

Selain itu, harga nasi kotak per porsi maksimal sebesar Rp.28.000,- sementara pada pertanggungjawaban sebesar Rp. 50.000,-. dan hidangan prasmanan per porsi Rp.36.000,- sementara pada pertanggungjawaban sebesar Rp. 100.000,-.

Makan minum berupa snack dan nasi kotak ini disajikan ketika pelaksanaan kegiatan di Dinas Pendidikan, sedangkan kegiatan di hotel makan minum dihidangkan secara prasmanan, dengan total selisih biaya terhadap 7 kali kegiatan sebesar Rp.455.561.000,-.

Tak hanya itu, pada saat kegiatan peserta tidak mendapatkan goodie bag berupa alat tulis serta fotokopi materi, dengan total belanja ATK sebesar Rp.51.304.125,-.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Palembang melalui Sekretaris Dinas Pendidikan dikonfirmasi terkait Dugaan Mark Up tersebut melalui surat tidak dibalas, dikonfirmasi melalui pesan whatsaap tidak menjawab, dan berulangkali didatangi di kantor tidak ada ditempat. (Young Al)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 20, 2020

Bonus Tak Kunjung Dibayar, Karyawan PT. Lonsum Mogok Kerja


MURATARA, MA- Tuntut bonus Tahun 2019-2020 tak kunjung dibayar, Karyawan PT PP London Sumatra (Lonsum) Se-Sumsel mogok kerja, Selasa (20/10/20).

"Aksi kedua kami laksanakan terkait Moker dengan tuntutan minta segera di bayarkan uang bonus yang telah di janjikan oleh pihak perusahaan tempo lalu yang belum ada ke jelasanya. Kami akan terus lakukan aksi sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Sebelum ada keputusan baik dari pihak menejemen maupun pihak penguasa Perusahaan PT. Lonsum," ungkap Joko salah seorang karyawan PT.Lonsum yang beroperasi di wilayah Musi Rawas dan Muratara Provinsi Sumatera Selatan.

Sementara itu, saat di konfirmasi pihak Perusahaan PT. Lonsum terkait aksi tersebut, tidak ada satupun dari pihak perusahaan yang dapat memberikan jawaban.

Menurut Indra Yana selaku Ketua PC  Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) yang mewakili wilaya MLM (Musi Rawas, Linggau dan Muratara) mengatakan, aksi dari pada buruh tersebut sudah sesuai dengan UU dan aksi tersebut dilakukan secara serentak se-sumsel.

"Pihak kami selaku pendamping dari SPSI tingkat Kabupaten/kota. Kita selalu menghimbau kepada seluruh massa yang melakukan aksi mogok kerja boleh melakukan aksi dengan catatan jangan melewati koridor yang telah di tentukan dari pihak Provinsi," jelasnya.

Lanjutnya, yang dimaksud aksi di luar koridor seperti melakukan anarkis atau merugikan pihak manapun baik perusahaan ataupun individu.

"Kita akan terus dampingi sampai dengan proses penyelesaian dan kita juga sudah tentukan jeda waktunya. Aksi boleh di lakukan dari tanggal 19-21 Oktober 2020, jika tidak ada keputusan yang kongkrit maka permasalahan ini akan kita bawa ke ranah hukum," tandasnya. (AkazZz)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 12, 2020

DPRD Bersama Aliansi Masyarakat Muratara Sepakat Tolak Omnibus Law

 

MURATARA, MA- Dalam audiensi yang di gelar Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), bersama dengan Aliansi Masyarakat Muratara bersatu hasilkan keputusan sepakat menolak  Undang-undang (UU) Omnibus Law, Senin (12/10/20)

Seperti yang sampaikan Wewen warga Desa Mandi Angin Perwakilan dari aliansi masyarakat Muratara mengatakan, Jika tidak ada kesepakatan atau kata-kata yang bisa meyakinkan masyarakat, maka di tegaskan masyarakat bersama dengan mahasiswa di Kabupaten Muratara akan adakan orasi kembali.

"Kami tidak setuju dengan keputusan para DPR-RI yang telah mengeluarkan UU Omnibus Law cipta kerja dengan tempo waktu yang sesingkat itu, perlu di ketahui bahwa negara-negara lain membahas tetang UU Omnibus Law perlu waktu yang sangat panjang, bahkan sampai dengan Lima Tahun baru bisa di putusakan," ucapnya saat menyampaikan di depan DPRD Muratara.

Lanjutnya, Hal yang wajar jika masyarakat Indonesia berfikir atau menaruh kecurigaan besar kepada DPR-RI, dengan tempo waktu sekitar lima bulan UU Omnibus Law sudah di sahkan ada apa sebenarnya.

"Dengan ini kami meminta kepada DPRD Muratara segera mengambil keputusan terkait UU tersebut, sebelum masa kembali turun ke lapangan, seperti beberapa hari lalu," ungkapnya.

Setelah beberapa jam melakuan mediasi sekaligus memaparkan terkait UU  Omnibus Law cipta kerja, Ketua DPRD Muratara Efriansyah S.Sos menyetujui penolakan UU Omnibus Law Cipta kerja

"Tadi kami rapat terlebih dahulu, sebelum masuk ke ruangan ini. Dengan kesepakatan bahwa kita akan meneruskan kepada bapak Presiden tentang penolakan UU Omnibus law cipta kerja. Para anggota dewan setuju dengan hasil yang telah di sepakati," ujarnya.

Dimana dalam keputusan tersebut, menghasilkan kata sepakat Bahwa 25 DPRD setuju untuk menolak UU Omnibus law. Kemudian ketua juga mengatakan, "Kami ini adalah wakil rakyat, dipilih oleh rakyat, yakin saja kalau kami akan selalu membantu rakyat kami ini tidak akan menghianati rakyat," terangnya.

"Aman bae kito ini ado perwakilan anggota  DPR-RI yang berasal dari daerah kito jadi jangan kwater, pungsinyo beliau itu dodok di pusat yo mendegarkan apo yang mejadi kendak kito jangan melongok bae nurot bae apo kato wong sano, mati kito kalu macam tu," ungkapnya menggunakan bahasa Daerah Muratara.

Usai audensi dengan DPRD aliansi masyarakat Muratara lalu membuka Portal yang di pasang masa pada orasi beberapa hari lalu, sekaligus menyatakan sikap akan mengirimkan perwakilan ke pusat dengan tujuan ikut mengantarkan surat penolakan UU Omnibus Law. (AkazZz)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

May 07, 2020

Lakukan Fogging, Linda Imbau Lakukan 3 M Plus

Kepala UPTD Puskesmas Pandan Agung Lindawati, SKM., M.Kes saat mengunjungi Pasien DBD Iko Ardiansyah asal Desa Jatimulyo (Foto:SR/MA)

OKU Timur, MA – Antisipasi Penyakit Demam Berdarah (DBD), UPDT Puskesmas Pandan Agung, Lindawati, SKM., M.Kes Kecamatan Madang Suku II Kabupaten Ogan Komering Ulu  Timur (OKUT) lakukan Fogging penyemprotan Insektisida di Desa Jatimulyo. Kamis (07/05/2020).

Penyemprotan ini dilakukan untuk membasmi nyamuk Aides Egypt penyebab DBD, setelah adanya salah satu warga Desa Jatimulyo yang terjangkit DBD, “Salah satu pasien DBD asal Desa Jatimulyo, saat ini sudah membaik tidak demam lagi dan tinggal Pemulihan saja”. Ungkap Lindawati saat dikonfirmasi oleh media ini.

Linda juga mengatakan fogging ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi, dan pencegahan terhadap penyakit DBD yang dikhawatirkan bisa terjangkit kepada masyarakat lain, selain itu juga memberikan edukasi terhadap pencegahan dengan cara 3 M Plus, menguras tempat penampungan air, mengubur barang bekas, dan menutup tempat penampungan air, plus hindari gigitan nyamuk dengan menggunakan kelambu dan obat nyamuk.

“Karena sudah ada satu pasien yang terjangkit Demam berdarah, saya mengimbau agar masyarakat jangan biarkan tempat-tempat yang bisa tertampungnya air terbuka seperti, contoh tempat aliran air hujan, setelah kami telusuri banyak sekali jentik-jentik nyamuk di tempat air ini, selalu waspada Jaga Kebersihan dan Laksanakan 3M Plus”. Tambah Linda.

Selain itu, Linda juga mengibau masyarakat yang merasakan gejala-gejala DBD seperti Demam mendadak tinggi, rasa sakit di belakang mata dan di sendi/tulang, mimisan, sakit kepala, ruam di tubuh, dan mudah memar agar sesegera mungkin mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat seperti ke Puskesmas Pandan Agung. (SR/Red)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

November 11, 2019

Lemburkan Pekerja, Proyek Ikan Modern (PIM) Baru Rampung 50%


Pekerja Proyek Pasar Ikan Modern  Memasang Rangka Atap, Minggu (10/11/2019)

Palembang, MA - Terkait wartawan yang meliput Proyek Pasar Ikan Modern (PIM),  yang ketika itu dilarang ambil foto, PT. Karyatama Saviera lemburkan pekerja. (11/11/2019). Wartawan yang saat itu bermaksud melihat langsung proses pembangunan yang bertempatan dengan hari libur (10/11), sempat terjadi adu mulut ketika itu, diusir dan didorong, seperti diberitakan sebelumnya.


Berdasarkan pantauan pada saat itu (10/11) tidak ada satu pun pengawas lapangan yang berada ditempat, dan tampak beberapa pekerja yang memasang kerangka atap, dan plaster dinding bangunan.

Terkait pekerja yang dikerjakan pada hari libur tersebut (lembur), pihak Project Manager  PT. Karyatama Saviera Mujip Anwar menjelaskan ketika dikonfirmasi (11/11) "untuk minggu ini memang ada beberapa pekerja freelance yang lembur, untuk pekerja sendiri sebagian ada yang freelance, dan yang freelance itu kami ambil sebagai tenaga skill atau tenaga ahli", jelasnya

Ketika ditanya masalah pengawas K3 yang saat itu (10/11), tidak ada dilapangan Pihaknya menjelaskan semua pekerja kami sudah dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan, yang diupdate setiap bulan, dan memang saat itu  pengawas sudah pulang pada siang hari.
"Pekerja kami yang lembur itu maksimal hingga pukul 23.00 WIB". Jawabnya.

"Kami setiap senin melakukan briefing mengenai Prosedur K3, pegawai kami (selain freelance) telah mengetahui dengan jelas standar keselamatan kerja". jelasnya.

Mengenai jumlah pasti pekerja organik dan freelance, pihak perusahaan masih mengaudit belum bisa menjelaskan secara pasti jumlahnya.

Proyek ini sendiri dimulai sejak bulan agustus, dan ditargetkan selesai akhir Desember "Hingga saat ini, Proyek Pasar Ikan Modern baru rampung 50%, itu berdasarkan data analysis, kami pastikan selesai sesuai dengan jadwal". Tutupnya. (Ans)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Tidak Boleh Ambil Foto, Wartawan Diusir dan Didorong saat Tinjau Pasar Ikan Modern

Proyek Pasar Ikan Modern  Palembang yang Menelan Anggaran APBN 22,9 Miliar 

Palembang, MA - Proyek Pasar Ikan Modern (PIM) wartawan dilarang ambil foto, diusir dan didorong security. (10/11/2019).

Proyek Pasar Ikan Modern, yang tidak memasang plang merk ditempat yang mudah terlihat, memaksa wartawan media advokasi untuk masuk dan menanyakan hal tersebut, namun dikarenakan dihari libur tidak ada salah satu pengawas pun di lokasi proyek. 

Namun, saat masuk ke lokasi perlakuan tidak enak diterima mulai dari pengusiran dan didorong saat ambil foto untuk dokumentasi.

Salah satu keamanan yang saat itu belum diketahui namanya mendorong dan mengusir wartawan Media Advokasi. "Pak kami keamanan disini, kalo kata kami tidak boleh ambil, ya jangan diambil, (sambil mendorong),". Ungkap salah satu pihak keamanan.

Pihak keamanan saat ditanya alasan kenapa tidak boleh mengambil foto hanya menjelaskan "ini perintah atas atasan kami pak". Tegasnya.

Sangat disayangkan memang perlakuan Pihak Keamanan terhadap awak media, karena dinilai tidak mengetahui undang-undang pers No.40 Tahun 1999.

Project Manager PT. Karyatama Saviera Mujip Anwar saat di konfirmasi (11/11/2019), menyampaikan permohonan maaf atas perlakuan security kami, dan akan menindaklanjuti sesuai dengan SOP yang berlaku.

"Kami mempunyai sistem sendiri untuk menegur, melalui kepala keamanan disini". Ungkapnya. (Red)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

November 07, 2019

Demo LSM RIB, Ini Aksi Kedua!


Palembang, MA - Terkait Demo Lembaga Swadaya Masyarakat Rakyat Indonesia Sejahtera (LSM - RIB), (06/11/2019) didepan Kantor Walikota Palembang.

Koordinator Demo Indra Lesmana dihubungi VIA Telpon, menjelaskan "ini merupakan Aksi Kedua dimana sebelumnya pernah dilakukan beberapa waktu lalu, kami inginnya aksi ini bertemu dengam Pak Agus Kelana, yang kamarin menyatakan sudah diproses semua? Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan!". Ungkapnya.

Dalam tuntutan aksi kedua ini LSM RIB meminta kejelasan atas proses yang berjalan terhadap tuntutan yang kami ajukan. (Ans)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

November 06, 2019

Terkait Dugaan Limbah PT Cendana Putra Lestari, DLH Banyuasin : Tidak Ada Limbah

Sidak DLH Banyuasin pada PT. Cendana Putra lestari (05/05/2019)

Banyuasin, MA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuasin, lakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait dugaan Limbah PT. Cendana Putra Lestari yang berlokasi di Kelurahan Air Batu Kecamatan Telang Kelapa Kabupaten Banyuasin, yang sebelumnya diduga cemari lahan dan kolam warga. Selasa (5/11/2019).'

Dalam Sidak ini Kepala Dinas DLH Ir. H. IZROMAITA, M.Si diwakili Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Erawan, didampingi Kepala Seksi Penegakan Hukum Lingkungan Norman Apriansyah langsung melakukan penelusuran seputaran pabrik, dan lahan warga yang diduga tercemar.

Kepala Pabrik Yohana “Kami tidak mengeluarkan limbah, kami mengelola air limbah yang ada untuk dikelola kembali, Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk melengkapi segala perizinan dan sudah selesai semua izin limbah, dan bahkan mesin pun sudah ada izinnya masing-masing”. Ungkapnya.

Penelusuran DLH Banyuasin diseputaran Pabrik PT. Cendana Putra lestari (05/05/2019)
Kabid Penataan dan Peningkatan Kepasitas Lingkungan Hidup Erawan “Kami mengapresiasi rekan-rekan yang telah melakukan pengawasan, dan kami sudah mengecek dan melihat kondisi dilapangan kalau pengamatan kita sekilas memang tidak ada limbah yang keluar dari perusahaan, tapi tetap akan kami tidak lanjuti dokumen-dokumen lain yang dipersyaratkan, tujuan kami tentunya selain merespons adanya laporan dan juga melakukan pembinaan terhadap perusahaan dari segi lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat sekitar”. Ungkapnya.

Norman menjelaskan “hasil penelusuran perusahaan ini berada di tengah-tengah aliran sungai, dan perusahaan mengambil air limbah untuk dikelola kembali, terkait dari ikan-ikan mati kemungkinan disebabkan karena curah hujan yang tinggi ke kolam warga”. Ungkapnya.

“Dari hasil penelusuran ini kami tidak menemukan adanya pencemaran limbah dari PT. Cendana Putra Lestari, sebab kita dalam beberapa bulan ini sudah dua kali mengawasi perusahaan kertas telur dan pola air itu dikelola kembali”. Tegasnya.

Penasehat Hukum PT. Cendana Putra Lestari Amrullah, SH “Kami masalah lingkungan sudah ada UPL dan UKL kita sudah penuhi, dan sudah ada laporan setian 6 bulan, dan selama ini belum ada yang menyalahi aturan dari pemerintah”.

“Kami dari perusahaan sangat mengapresiasi atas laporan masyarakat, serta kunjungan dari rekan-rekan DLH Banyuasin dan kami siap menerima arahan dan binaan dari Pihak DLH banyuasin”. Tutupnya.


Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

November 04, 2019

Limbah PT. Cendana Putra Lestari diduga Cemari Drainase dan Kolam Warga

Air Limbah Yang Menggenang di Drainase Tampak Kotor dan Menimbulkan Bau Menyengat (FOTO/ANS-MA)

Banyuasin, MA - Limbah PT. Cendana Putra Lestari yang berlokasi di Kelurahan Air Batu Kecamatan Telang Kelapa Kabupaten Banyuasin, diduga cemari lahan dan kolam warga, ikan-ikan pun sampai mati, Senin (04/11/2019).

Air Limbah Yang Menggenang di Drainase Tampak Kotor dan Menimbulkan Bau Menyengat (FOTO/ANS-MA)

Berdasarkan pantauan dilapangan terlihat genangan limbah di lahan masyarakat yang sangat pekat dan bau, saat ditelusuri memang terlihat pipa keluar yang berasal dari PT. Cendana Putra Lestari.

Salah satu warga setempat Rt.18 Rw.08 Kelurahan Air Batu Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, yang enggan disebut namnaya menjelaslan, "ini belum banjir pak, kalo musim hujan masuk pak ini banjir sampai masuk ke kolam ikan, ikan-ikan disini pun sempat mati semua". Ungkapnya

" Perusahaan ini sudah bergerak kurang lebih 4 tahun, dan memproduksi box telur". Tambahnya.

FOTO/ANS-MA
Tampak Saluran Pipa Yang Keluar di Belakang PT. Cendana Putra Lestari (FOTO/ANS-MA)

Saat dikonfirmasi pihak Perusahaan terkait masalah limbah, security Imam Mahmud menjelaskan tidak ada humas pak disini, tidak ada pimpinan perusahaan, dan tidak ada yang bisa dimintai konfirmasi terkait limbah tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuasin Ir. Irzo Maita, S.Mi saat dikonfirmasi via WhatsApp Pukul 13.19 Wib menjelaskan akan segera mengecek izin dan dugaan terkait pencemaran tersebut.

"Setiap usaha harus memiliki dokumen lingkungan dan atuhi ketentuan yang diatur terrmasuk masalah pengelolaan limbah.  Apabila ada yang mencemari lingkungan akan kita berikan sanksi sesuai peraturan.  Mulai sanksi administaasi (teguran tertulis),  sanksi paksaan,  pembekuan izin dan yang paling tinggi pencabutan izin,  tentu harus melalui prosedur sesuai peraturan yang berlaku". Tegas Irzo. (red)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 24, 2019

Dugaan Pungli Disnaker Kota Palembang, Pengesahan PP Bayar Rp300rb

Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang Foto/IST

Palembang, MA - Pungli Permohonan Pengesahan Peraturan Perusahaan (PP), Oknum Pegawai disnaker Kota Palembang minta uang Rp300rb dengan dalih mempercepat pengurusan, Kamis (24/10/2019).

Direktur PT. AMSRI, yang juga merupakan Pimpinan Redaksi Media Advokasi sebut saja Ans, yang saat itu bermaksud meminta Pengesahan PP, mendatangi Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Palembang (22/10/2019).

Saat mencoba menanyakan prosedur permohonan Pengesahan PP salah satu oknum pegawai langsung menawarkan diri dan  mengajak masuk keruangannya, dengan meminta beberapa persyaratan untuk dipenuhi. Tentu hal ini tidak membuat curiga, dan merasa kalau memang benar prosedur seperti itu.

Dua hari berikutnya (24/10), dengan membawa beberapa syarat yang dipinta, Ans kembali bertemu dengan oknum, dan diajak keruangan lain yang sepi, dengan dalih melihat berkas.
Sang Oknum Pegawai mengatakan
"Kan kamu sudah tau kalau ini sebenarnya tidak ada biaya, tapi ini biar mempermudah proses". Ungkapnya.

Saat ditanya berapa besaran biaya yang harus dikeluarkan, oknum tersebut menyebutkan biayanya Rp.300rb.

Ans yang merasa ini salah, langsung menarik berkas dan akan segera mengkonfirmasi Kepala Dinas.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Edison Saat dikonfirmasi via WhatsApp (24/10/2019), menyatakan "tidak ada pungutan, semuanya tanpa biaya sampaikan dengan oknum tersebut", tegasnya.

"Silakan masukan surat dan ikuti prosedur resminya, semua tanpa biaya, untuk oknum segera saya tegur". Tambahnya

Pimpinan Redaksi Media Advokasi  mengatakan "Hal ini tentu sangat disayangkan, mengingat tidak semua masyarakat tau akan prosedur kepengurusan di Disnaker, belum lagi tidak adanya papan petunjuk yang saat itu saya temukan untuk pengurusan pengesahan PP". ungkapnya.

"Saya berharap agar Dinas terkait segera memperhatikan  kinerja bawahannya, dan memperhatikan  lingkup kerja". Tambahnya. (Red)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

PROYEK DINAS PERKIM MURATARA, KELEBIHAN BAYAR RP808JT


Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman H. Alfirmansyah Karim. Foto/IST


Muratara, MA – Kekurangan volume pada 4 Proyek Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman yang menyebabkan kelebihan bayar pemerintah sebesar Rp. 808jt, berkas sudah dilimpahkan ke kejaksaan. (17/10/2019)

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman pada tahun 2018 menganggarkan belanja modal sebesar 52,6 miliar rupiah dengan realisasi per 31 desember 2018 sebesar 50 miliar rupiah realisasi belanja modal tersebut diantaranya Terdapat 4 paket pekerjaan sebesar 9,9 miliar rupiah.

Paket pekerjaan tersebut antara lain Kegiatan Pengadaan dan Pengembangan Jaringan Pipa Distribusi SPAM IKK Nibung dengan Nilai Kontrak Rp.3.300.800.000,00 dengan kontraktor pelaksana PT.GMI, Kegiatan Pengadaan dan Pengembangan Jaringan Papa Distribusi IKK Rupit dengan Nilai Kontrak Rp.1.222.138.000,- dengan kontraktor pelaksana PT MK, Kegiaatan Pembangunan dan Pemasangan Booster SPAM Jaringan Distribusi Desa Setia Marga dengan Nilai Kontrak Rp.4.435.100.000,- dengan kontraktor pelaksana PT PHB, dan Pembangunan Jalan Cor Beton menuju Desa Sukamenang Kec. Karang Jaya Nilai Kontrak Rp.992.430.000,- dengan kontraktor pelaksana PT.PK.

Pada 4 paket pekerjaan tersebut terdapat kelebihan bayar atas kekurangan volume diantaranya PT. GMIL Sebesar Rp449.638.681,10, CV. MK Sebesar Rp39.317.750,00, PT PHB Sebesar Rp25.290.856,29, dan CV PK sebesar Rp293.917.856,35, sehingga hal ini mengakibatkan kebelihan bayar sebesar Rp.808.165.143,74.

Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara untuk tahun anggaran 2016 yang dilakukan oleh BPK Republik Indonesia diketahui bahwa tempat PT telah mengembalikan dana dengan total Rp.94.608.606,-, dengan demikian masih terdapat kekurangan atau kelebihan bayar sebesar Rp.713.556.537,- .

Berdasarkan hasil audit tersebut BPK merekomendasikan Bupati Musi Rawas Utara Agar perintah Kepala Dinas Perkim untuk memproses kelebihan pembayaran dan kas daerah.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukinan H. Alpirmasnayah Karim saat dikonfirmasi via telp (15/10/2019) “Kami sudah menyurati agar penyedia jasa agar berperan aktif agar segera menyelesaikan atas kelebihan bayar tersebut, berkas tersebut sudah pemerintah limpahkan ke kejaksaan,” Ungkapnya.

“Setau saya sudah ada beberapa penyedia jasa mengembalikan lagi sebagian, dan total pengembalian sudah diatas seratus jutaan”. Tambahnya. (ans)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 22, 2019

Pelantikan Pimpinan Tertinggi Pemkab OKU untuk Mengisi Kekosongan

Pelantikan dan Pengambilan  Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil  Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan  Pengawas Dilingkungan  Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu di Ruang Abdi Praja Pemkab OKU (Selasa, 22 Oktober 2019).

OKU, MA - Pelantikan dan Pengambilan  Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil  Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan  Pengawas Dilingkungan  Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu di Ruang Abdi Praja Pemkab OKU (Selasa, 22 Oktober 2019).

Berdasarkan SK. Bupati No. 821/1175/KPTS/XLII/III.3/2019 tanggal 22 Oktober 2019, Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis melantik dan mengambil sumpah jabatan PNS dilingkungan Pemkab OKU.
Pejabat yang dilantik tersebut seebanyak 8 orang.

Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis, pelantikan yang dilaksanakan pada hari ini adalah untuk mengisi kekosongan jabatan, yang telah memasuki purna bhakti, selain itu juga adalah untuk memberikan penyegaran ditempat tugas yang baru.

Untuk memilih sosok pejabat,  Pemerintah Kab OKU selalu mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku, seperti pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang telah melalui proses seleksi JPT dan merupakan hasil dari Assesment oleh tim penguji yang profesional dari LAN RI.

Didalam era digitalisasi yang penuh tantangan ini, kemampuan manajerial yang digabungkan  dengan teknologi berbasis IT, diperlukan pejabat yang profesional yang memiliki keunggulan yang kompetitif.

Pelantikan Pimpinan Jabatan Tinggi Pratama , Adiministraror dan Pengawas, adalah
Drs. H. Oktoriyanus, MM sebagai pelaksana bagian Organisasi Setda OKU (memasuki masa pensiun), Dharmawan Irianto, S.Sos Kepala Badan Pendapatan Daerah, Luqmanul Hakim, S.Sos., M.Si Kadin Perdagangan dan Industri, Chandra Dewana, ST., MM Kadin PUPR, Ogan Amrin, S.STP., M.Si Camat Baturaja Timur, Oktaria Rosalina, SIP., M.Si Camat  Pengandonan, Fedriansyah, SE Lurah Sukajadi, dan H. Ade Ridwan, S.Pd Kasi Kurikulum SMP pada Diknas Kab OKU.

Hadir pada acara ini Wabup OKU, Ketua DPRD OKU, OPD, Kabag, Camat dan Jajaran Pemkab OKU. (Rudi)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Jembatan Rusak, Akses Ke Kantor Desa dan Pertanian Masyakarakat Terganggu

Kepala Desa Talang Lubuk Sanusi MenunjukJembatan Kayu Yang Rusak


Banyuasin, MA - Pemerintah Desa Talang Lubuk Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin terus berupaya membangun desa namun masih terkendala dengan jembatan kayu penghubung antara Dusun 1 ke Dusun 2 yang juga merupakan jalan menuju Kantor Desa, Puskemas Desa dan pertanian masyarakat. (03/10/2019)

Meski telah berupaya penuh membangun desa, mulai dari jembatan, dan sarana olahraga, namun lain hal dengan jembatan tersebut yang dinilai butuh perhatian Khusus dari Pemerintah kabupaten
Banyuasin maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Kepala Desa Talang Lubuk Sanusi mengatakan “Kami sudah berupaya namun, untuk jembatan tersebut tidak bisa kami anggarkan sebab kebutuhan pembangunan lain lebih banyak dan mendesak, jembatan itu panjangnya 65 m, anggaran desa bisa habis untuk itu saja”. Ujarnya

Kepala Desa Talang Lubuk Sanusi

“Kami berharap semoga pemerintah kabupaten maupun Provinsi, bisa turun langsung untuk melihat keadaan jembatan di desa kami, masyarakat sangat berharap agar pemerintah membangun jembatan dengan permanen (beton) atau dari besi agar tahan lama,” harapnya Kades.

Selain itu juga, jembatan tersebut di gunakan sebagai aktifitas warga di desa talang lubuk untuk melakukan bermacam kegiatan. “Jadi, sangat diharapkan,” ulangnya kepala desa.

Sanusi juga menjelaskan, jembatan kayu yang dibangun pada tahun 1987, 32 tahun silam ini, dengan panjang jembatan mencapai 65 meter, hingga sekarang belum tersentuh pembangunannya dari pemerintah.  Jembatan kayu tersebut jika rusak hanya diperbaiki dengan cara swadaya oleh masyarakat. (Dedi)

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 13, 2019

Selamat Bertugas Pimpinan Depenitif DPRD Banyuasin


BANYUASIN, MA -  DPRD Banyuasin menggelar rapat Paripurna dalam rangka pengucapan sumpah janji pimpinan definitif DPRD Kabupaten Banyuasin masa jabatan 2019-2024 di ruang rapat Paripurna DPRD Banyuasin, Jum'at (11/10). Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan, SH., M.Si didampingi Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH.

Rapat paripurna dihadiri oleh Kepala Biro Otonomi Daerah Sumsel Drs. H. Ahmad Rizali, SH, Wakil Bupati Banyuasin H. Slamet Soumosentono, SH, Wakil Ketua I DPRD Banyuasin, Sukardi, SP, Wakil Ketua II Noor Ishmatuddin, Wakil Ketua III Akhmad Zarkasih.


Juga hadir Dandim 0430 Banyuasin Letkol Arh Alfian Amran, ST., MM, Wakapolres Banyuasin Kompol Hadi Wijaya, ST, Kejari Banyuasin M. Jefry, SH., MH, anggota DPRD Sumsel Nadia Basir, SH, M dan Yaser, SE, Pengadilan Agama Banyuasin Yusri, S.Ag, Kepala Kantor Kemenag Banyuasin H. Arakan Nurhawidin, S.Ag., M.Si.

Kemudian hadir juga Pj Sekda Banyuasin Dr. H. M. Senen Har, S.Ip., M.Si, Sekretaris Dewan Banyuasin Sopian Permana, SH., M.Si, Para FKUB, Asisten, Ka.OPD, staf ahli, para Camat dan seluruh tamu undangan lainnya lebih kurang 300 orang.

Wakil Ketua I DPRD Banyuasin Supardi dalam penyampaiannya mengucapakan terimakasih kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Banyuasin atas kerjasamanya sehingga dapat di laksanakan pelantikan pimpinan definitif DPRD Banyuasin. "Kami juga ucapakan Terimaksih kepada masyarakat dan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami selaku wakil rakyat Banyuasin," katanya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Pengucapan dan pembacaan Surat keputusan sumpah janji pimpinan definitif DPRD Kabupaten Banyuasin masa jabatan 2019-2024. Dengan berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor : 556/KSTPS/I/2019 Tanggal 3 Oktober 2019 tentang pengagkatan jabatan pimpinan definitif DPRD Kabupaten Banyuasin masa jabatan 2019-2024.

Dalam keputusan Gubernur Sumsel tersebut dimana Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan, SH., M.Si dari Partai Golkar, Wakil Ketua I Supardi, SP dari Partai PDI- P, Wakil Ketua II Noor Ishmatuddin dari Partai Gerindra dan Wakil Ketua III Akhmad Zarkasih dari Partai PKB.

Acara dilanjutkan dengan Penandatanganan dan penyerahan Surat keputusan pimpinan definitif DPRD Kabupaten Banyuasin masa jabatan 2019-2024 oleh Bupati Banyuasin kepada Ketua DPRD Banyuasin definitif.

Dalam Sambutannya  Irian Setiawan, SH., M.Si mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Banyuasin karena telah di percaya kembali menjadi pimpinan DPRD Banyuasin."Terimakasih semuanya saya kini kembali dipercaya menjadi pimpinan DPRD Banyuasin," ucap dia.

Dikesempatan itu Bupati Askolani menuturkan dimana seperti diketahui bersama bahwa pada hari Jum'at tanggal 11 Oktober 2019 telah diambil sumpah/janji pimpinan DPRD Kabupaten Banyuasin untuk masa jabatan tahun 2019-2024 dan ini berdasarkan keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 556/SKPTS/I/2019 Tanggal 03 Oktober 2019.

"Pelantikan pimpinan DPRD Kabupaten Banyuasin ini pada hakekatnya sesuai dengan ketentuan pasal 375 ayat (1) undang-undang nomor 17 tahun 2014 yaitu alat kelengkapan DPRD Kabupaten/ kota terdiri atas: Pimpinan, Badan Musyawarah, Komisi badan lgislasi daerah, badan anggaran, badan kehormatan, alat kelengkapan lain yang diperlukan dan dibentuk oleh rapat paripurna," urainya.

Pada kesempatan yang berbahagia ini lanjut Askolani, saya mengajak kepada semua jajaran DPRD Kabupaten Banyuasin untuk terus meningkatkan kinerja melalui peningkatan peran dan kualitas dari penyelenggaraan pemerintah daerah dalam hal ini lembaga eksekutif dan legislatif

"Harapan Kita tentu dengan momentum ini dapat terus mendorong pada peningkatan kualitas dan kuantitas kerja kita, terutama dalam menampung aspirasi masyarakat untuk dapat diimplementasikan dan disalurkan dalam berbagai produk hukum dan kewenangan yang dihasilkan oleh lembaga eksekutif dan legislatif," jelas dia.

Pada kesempatan yang berbahagia ini tutur dia, perkenankanlah saya atas nama pemerintahan Kabupaten Banyuasin mengucapkan selamat atas dilantiknya saudara pimpinan DPRD kabupaten Banyuasin untuk masa jabatan tahun 2019-2024.

"Dan selamat bertugas, serta kepada pimpinan DPRD Kabupaten Banyuasin yang lama saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian dan kerjasama yang baik selama ini," imbuhnya. (Adv/Rill)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

October 12, 2019

Sekda OKU : Kejurda Provinsi Merupakan Tolak Ukur Perkembangan Seni Bela Diri Pencak Silat



OKU, MA -  Sekda OKU Dr. Drs. H. Achmad Tarmizi, SE., MT., MSi., MH.,
Membuka Kejurda Prov IPSI Se Sumsel di GOR Baturaja (Jumat, 11 Oktober 2019).

Ketua pelaksana Didi Man Hairul melaporkan kejuaraan pencak silat se Sumsel ini diikuti oleh 16 kab/kota. Kepada para peserta Kejurda provinsi bertandinglah dengan semangat yang tinggi agar prestasi yang terbaik dapat tercapai



Ketua harian IPSI Sumsel M. Akib mengapresiasi dengan baik atas  terselenggaranya kejuaraan pencak silat Se Sumsel yang diadakan di Kab OKU ini. Terima kasih juga disampaikan kepada pihak-pihak yang telah mensukseskan  penyelenggaraan ini dengan membantu sarana dan prasarana penunjang lainnya.

Kepada para peserta kejuaraan pencak silat, bertandinglah secara sportif dan jangan melakukan yang merugikan kalian, dan juga kepada para wasit dan juri agar bekerja secara profesional, karena hasil  dari kejurda prov ini akan dikirim pada pelaksanaan pra PON nanti.

Bupati diwakili Sekda OKU yang juga sebagai Ketua IPSI Kab OKU Dr. Drs.H. Achmad Tarmizi, SE., MT., MSi., MH., mengucapkan  selamat datang di acara pembukaan kejuraan Provinsi pencak silat se Sumatera Selatan di Kabupaten OKU. Sekda OKU memberikan apresiasi kepada pengurus Provinsi IPSI Sumsel dan pengurus IPSI Kab OKU atas kerjasamanya dalam penyelenggaraan event ini dan kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran pelaksanaan Kejurda Provinsi pencak silat ini.

Kejurda provinsi ini merupakan sarana pengembangan prestasi dan tolak ukur menilai perkembangan seni bela diri pencak silat di Sumsel khususnya di Kab OKU.

Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, raih prestasi dengan semangat pantang menyerah. Kepada para wasit dan juri lakukanlah tugas jalankan dengan profesional, bertindaklah dengan jujur, dengan keputusan yang benar dan jangan ada keraguan yang nantinya akan merugikan atlet yang bertanding.

Hadir pada acara ini KONI, IPSI, OPD, dan Jajaran Pemkab OKU.  (Rudick)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

PMII Cabang OKU Resmi Dilantik


OKU, MA - Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis Menghadiri Pelantikan Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kab OKU Masa Khidmat Tahun 2019-2020 di Pendopo Rumah Kabupaten OKU (Jumat, 11 Oktober 2019).

Ketua Pengcab PMII OKU Anita Sari mengucapkan terima kasih yang telah memfasilitasi pada pelantikan pengurus PMII cabang Kab OKU periode khidmat tahun 2019-2020. PMII organisasi kemahasiswaan terus berkomitmen dalam menjaga keutuhan NKRI dengan mengedepankan nilai-nilai ajaran Islam.



Sekjen PB PMII Sabolah Al Kalamby mengatakan semenjak berdirinya PMII cabang Kab OKU kebanyakan perempuan yang menjadi ketua dan ini sangat membanggakan bagi PMII, bahwa kaum perempuan mampu juga menjadi pemimpin organisasi, hal ini sangat di apresiasi.

Sampai sekarang PMII sudah mempunyai 231 cabang tersebar di seluruh Indonesia termasuk yang ada di luar negeri. Berharap pengurus yang baru saja dilantik bisa mendengarkan masukan dari kader demi kemajuan dan kejayaan PMII Kabupaten OKU.


Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis  mengatakan PMII dan segenap organisasi kemahasiswaan dan organisasi kepemudaan lainnya hingga saat ini masih tetap eksis dan semakin berkembang luas  dalam mengawal kemajuan bangsa dan negara. Kiprah PMII dan segenap organisasi kepemudaan di seluruh tanah air termasuk di bumi Sebimbing Sekundang semakin maju dan berkembang didalam pembangunan daerah.

Pemerintah daerah sangat mendukung pengembangan  organisasi PMII yang menjadi wadah berhimpunnya generasi  muda Islam dalam peningkatan martabat bangsa Indonesia.
PMII dapat menciptakan dan membentuk kader-kader kepemimpinan umat Islam dan kepemimpinan nasional utamanya dapat nenjadi mitra kerja  pemerintah kabupaten OKU yang saling bersinergi dalam mengisi pembangunan.

Berkembangnya organisasi PMII  selain merupakan landasan bagi berlangsungnya estafet  kepemimpinan PMII cabang OKU untuk satu periode kedepan .

Kepada ketua dan para pengurus PMII cabang OKU yang baru saja dilantik dapat berkiprah secara produktif dalam kehidupan  bermasyarakat dengan bersinergi, saling mengisi dan saling  membantu, dalam rangka amar ma'ruf nahi munkar. (Rudick)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Safari Subuh Berjamaah, Bupati OKU Beri Alat Pendingin

Safari Subuh Berjamaah Bupati OKU Bersama MUI dan Masyarakat di Masjid Miftahul Jannah Sukaraya Jumat (11/10/2019).

OKU, MA - Safari Subuh Berjamaah yang diimami oleh Ketua Baznas OKU H. Admiyati Somad,

Pengurus Masjid Mitahul Jannah Sukaraya H. Amnan Mascik mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah  memberikan dana hibah bantuan tersebut digunakan untuk pembangunan  rumah penjaga masjid dan untuk perbaikan halaman teras masjid, masjid peruntukannya bukan saja untuk ibadah saja tetapi juga untuk dijadikan masyarakat untuk keperluan sedekah,termasuk juga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis  mengingatkan kepada kita semua agar dapat melaksanakan sholat subuh berjamaah, kita bisa  mendapatkan pahala yang berlipat  ganda. Pelaksanaan safari subuh ini telah dilaksanakan dari tahun 2016 lalu secara rutin tiap bulannya, saat ini kita tingkatkan pelaksanaannya menjadi satu kali dalam seminggu.

Bupati juga mengingat kepada  anak-anak untuk menanamkan dan memahami ilmu agama sejak dini agar dapat terhindar dari perbuatan negatif.

Pada kesempatan itu Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis atas nama keluarga menyerahkan alat pendingin ruangan yang diterima oleh pengurus Masjid Miftahul Jannah Sukaraya.

Penceramah dan sebagai ketua MUI H. Iskandar, S.Sos., mengingatkan kepada jamaah untuk selalu bersedekah karena dengan sedekah banyak nikmat yang kita dapatkan.

Hadir pada safari subuh Polres OKU, Dandim 0403 OKU, Wakil Polres OKU, OPD, Kabag, Camat dan Lurah serta jemaah Masjid Miftahul Jannah  Sukaraya. (Rudick)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

June 01, 2019

Pemkab Banyuasin Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila

Foto : Humas/Pemkab Banyuasin

Banyuasin, MA - Memperingati hari lahir
Pancasila, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Banyuasin menggelar upacara pengibaran
bendara merah putih, Sabtu (01/06). Upacara
diselenggarakan di halaman Kantor Bupati
Banyuasin pukul 08.00 WIB.
Foto : Humas/Pemkab Banyuasin
Upacara diikuti oleh Wakil Bupati Banyuasin H. Slamet Somosentono, SH., Ketua DPRD Irian
Setiawan, SH., Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi
SM Pinem, S.IK., Dandim 0430 Banyuasin
Letkol Arh Alfian Amran, Sekretaris Daerah Drs.HM. Yusuf, M.Si., Para Asisten, Staf Ahli, Para Kepala OPD, Camat, dan tokoh masyarakat, Pelajar, Mahasiswa dan Pendidik, para Pegawai Lingkup Pemkab Banyuasin, Ormas, LSM, TNI serta POLRI.

Foto : Humas/Pemkab Banyuasin

Dalam amanatnya, Bupati Banyuasin
membacakan sambutan Kepala BPIP RI
mengatakan Pancasila sebagai dasar Negara,
ideologi negara dan pandangan hidup
bangsa yang digali oleh para "pendiri bangsa"
merupakan suatu anugerah yang tiada tara
dari Tuhan Yang Maha Esa buat bangsa
Indonesia. Walaupun kita sebagai bangsa
masih belum secara sempurna berhasil
merealisasikan nilai-nilai Pancasila, kita akui
bahwa eksistensi keindonesiaan baik sebagai
bangsa maupun sebagai Negara masih dapat
bertahan hingga kini berkat Pancasila.

Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

May 27, 2019

Devi : Premanisme Muratara, Kejar Sampai Dapat

Wakil Bupati Muratara Devi Suhartoni
Muratara, Media Advokasi - Wakil Bupati Muratara Devi Suhartoni angkat bicara soal Premanisme di Muratara. Dikutip dari Facebooknya, orang nomor dua di Muratara ini mengaku gerah. (25/05/2019)

Premanisme di Muratara khusus daerah Rawas Ilir yang beraksi dijalan dan hutan oleh Roma cs, selama 3 tahun ini sangat kelewatan dan mengganggu aktivitas masyarakat serta nama baik Kabupaten Muratara.

"Saya selalu dapat laporan setiap kejadian dan anak-anak begal preman ini seperti kebal hukum dan diduga ada dekeng besar" Ungkapnya.

"Disela Pileg lalu (17/04/2019) saya sempat berdiskusi dengan Kapolsek dan Kapolres bahwa Roma CS sudah tidak benar, masa tidak bisa ditangkap".

Selain diduga sebagai gembong narkoba dan reserdivis serta begal, Roma CS harus menjadi perhatian penting bagi pemerintah, polisi dan pemda sebab sampai saat ini belum bisa ditangkap.

"Sekarang preman ini melawan waktu ditangkap dan semua akan selesai, jika masih ada dalam hutan preman Rawas Ilir dijalan Gorby group Roma lebih baik menyerahkan diri atau akan kami kejar terus". Tegasnya.

"Saya komitmen dengan Kamtibmas, narkoba dan anti setrum. Terus akan saya kejar bersama polisi tidak hari ini besok, tidak besok luso tidak lusa sampai dapat". Tambahnya.

Devi juga mengucapkan terimakasih kepada Kapolsek Rawas Ilir dan team serta apresiasi sangat tinggi kepada Kapolres - MURA atas komitmentnya menyelesaikan team Roma cs.

Devi juga mengingatkan kepada masyarakat, untuk yang ke Nibung di Sungai Jernih dan Danau Raya, agar selalu berhati-hati sebab disana diduga pelaku begal yang kalau lengah mereka siap menerkam motor dan HP. (Ans)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

May 23, 2019

Mengidap Kanker Getah Bening, Warga Rantau Panjang Disambangi Dinsos Muba


Foto: Dinas sosial Kabupaten Musi Banyuasin Ketika sambangi Kediaman Abi Hasan pengidap kanker Getah Bening di Desa Rantau Panjang Kecamatan Lawang wetan Kab. MUBA, Kamis 23/05/2019

MUBA,MA- Nasib kurang beruntung dialami Abi Hasan, warga Rantau Panjang Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang hidup sebatang kara di gubuk tua berukuran 4X4 meter persegi dan saudaara kita ini menderita penyakit kanker getah bening sejak lama dan tak kunjung sembuh membuat kondisi Abi semakin memprihatinkan.

Meski Abu sudah tercover BPJS Kesehatan dari Pemkab Muba, Kamis (23/5/2019) Dinas Sosial Muba bersama Tim Kecamatan Lawang Wetan turut memberikan bantuan sembako dan kebutuhan sehari-hari.

"Alhamdulillah hari ini ada bantuan sembako yang diserahkan untuk pak Abi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ungkap Camat Lawang Wetan, Tazarni.

Lanjutnya, sesuai instruksi pak Bupati Muba Dodi Reza Alex, Tugas camat memperhatikan warga yang kurang mampu untuk didata dan perhatikan karena sebagai Tugas Kita Selaku Pemerintah Daerah memberikan pelayanan terbaik bagi warganya  dan melaporkan dalam kesemoatan pertama dengan ini kami selaku Camat menindaklanjuti Instruksi tersebut dan kami laporkan bahwa  salah satunya warga kami ini kami memberikan perhatian serius untuk pak Abi Hasan.

 "Semoga bantuan yang diberikan Pemkab Nuba Melalui Dinas Sosial ini  dapat bermanfaat," dan. Kita Doa kan saudara kita ini disembuhkan dari Penyakitnya dari Allah SWT. ujarnya.

Sementara itu Abi Hasan mengungkapkan terimakasih kepada Pemkab Muba Khususnya Bapak Bupati Dodi Reza Alex melalui dinas sosial dan pak Camat yang telah peduli dan memberikan bantuan kepada keluarganya. Untuk membantu keringan hidup

"Lanjut Abi Selama ini juga saya telah mendapatkan bantuan pengobatan dari BPJS yang dicover Pemkab Muba sebagai warga kurang mampu dan alhamdullilah sampai sekarang masih ditanggung,"dan tidak ada kendala ucapnya. (Ril/Jahri)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp






Dukung Kami di Youtube

LAPOR PAK

LAPOR PAK
Buat Laporan Anda disini, pasang Aplikasi Kami.

Media Advokasi Edisi Cetak