Web Analytics

Showing posts with label cilacap. Show all posts
Showing posts with label cilacap. Show all posts

September 22, 2021

Dandim 0703/Cilacap Gelar Apel Pasukan, Jelang Kunjungan RI 1

Cilacap, MA - Jelang kunjungan Presiden RI ke wilayah Kabupaten Cilacap, Kodim 0703/Cilacap menggelar Apel Gelar Pasukan seluruh anggotanya di halaman Makodim 0703/Cilacap, Jln. Jenderal Sudirman No. D-1 Cilacap, Rabu (22/9/21).

Kegiatan tersebut dilaksanakan guna memastikan kesiapan dalam rangka pengamanan kunjungan RI 1 ke beberapa tempat di wilayah Kabupaten Cilacap. Apel gelar pasukan dipimpin langsung Komandan Kodim Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P, dan diikuti oleh seluruh prajurit TNI Kodim 0703/Cilacap, FKPPI dan Organisasi Pemuda Pancasila. 

Dalam pengarahannya, Letkol Inf Andi Afandi menekankan totalitas kepada seluruh anggotanya. Begitu juga semua pihak yang terlibat, semua harus bertanggungjawab dan laksanakan tugas sesuai tupoksinya masing-masing demi kelancaran dan kesuksesan tugas pengamanan kunjungan orang nomor satu di Indonesia tersebut. 

"Ingat tidak semua wilayah bisa di kunjungi oleh Presiden, oleh karena itu, jawab tugas dan tanggungjawab ini dengan kehormatan. Besok pukul 07.00 WIB pagi akan kembali melaksanakan apel gelar pasukan bersama Aparat Kepolisian dan Aparat Keamanan lainnya," jelas Dandim. 

Lanjutnya, untuk kesiapan pengamanan kunjungan RI 1, Danrem sebagai Dansatgas nanti akan mengambil kegiatan Rakor, dan seluruh Danramil harus hadir karena Danramil merupakan kepanjangan tangan dari Sub Satgas kepada anggotanya.

"Apabila RI 1 sudah ada di Cilacap, maka tanggungjawab baik penyiapan tempat di wilayah, pengamanan maupun lainnya, secara dinamika, itu adalah tanggungjawab kita di wilayah. Oleh karena itu, yakinilah bahwa kunjungan ini suatu kehormatan dan kepercayaan bagi kita," tegas Dandim.

Dandim juga mengingatkan agar seluruh anggotanya selalu menjaga kesehatan dan keamanan karena menurutnya dinamika di lapangan nantinya cukup padat. Kepada seluruh Perwira, Danramil dan Staf, Dandim juga menegaskan agar perdayakan komunikasi, Alkom digelar, di cek dan yakinkan semua alat bisa dipakai dengan baik  

"Tidak boleh ada off stackle tentang komunikasi, semua handphone wajib bisa dihubungi. Laksanakan koordinasi dan komunikasi yang baik. Dan terakhir sinergi dan kolaborasi dengan semua pihak baik Pemda, Dinkes, Perhutani dan teman-teman dari Polres. Semua yang terlibat dalam kegiatan itu adalah bagian dari sistem, semua harus bekerja demi satu tujuan yaitu kelancaran dan kesuksesan," Tandasnya. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 21, 2021

50 Potensi SAR Ikuti Pelatihan Teknik Pertolongan di Ketinggian

Cilacap, MA - Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap (Basarnas) menggelar Pelatihan Potensi SAR di Kabupaten Cilacap yang melibatkan 50 peserta dari Potensi SAR (21/9).

Tema pada pelatihan ini adalah “Dengan Pelatihan Teknik Pertolongan di Ketinggian bagi Potensi SAR, Kita Tingkatkan Koordinasi dan Kerjasama Potensi SAR di Wilayah Kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan  Cilacap serta Kualifikasi Personil dalam Mendukung Pelaksanaan Operasi SAR dengan Tetap Memperhatikan Protokol Kesehatan Covid 19”.   

Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji dalam kata sambutannya mengatakan, pelatihan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai media untuk menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan SAR, sehingga semakin menambah wawasan dan pengetahuan serta ketrampilan peserta dalam bidang SAR khususnya pertolongan di ketinggian bagi potensi pencarian dan pertolongan, dengan bekal pengetahuan tersebut diharapkan akan dapat meningkatkan upaya pertolongan di ketinggian dan dapat meminimalisir kerugian yang di timbulkan.

Lanjutnya, untuk itu dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan pencarian dan pertolongan Kantor SAR Cilacap harus terus mengoptimalkan sumber daya manusia potensi untuk mendukung penyelenggaraan Operasi SAR dan diharapkan dapat mengurangi kecenderungan masyarakat untuk terlalu bergantung pada pemerintah dalam menghadapi kecelakaan, musibah maupun bencana.

"Bahwa sesuai amanah Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, Badan Nasional Pencarian Dan Pertolongan memiliki kewajiban melaksanakan pembinaan Potensi SAR ke semua kalangan di seluruh penjuru tanah air," ujanya. 

“Kami menyadari dengan terbatasnya SDM yang kami miliki, keterlibatan potensi SAR sangat membantu dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan menjadi penting, karena Basarnas tidak bisa bekerja sendiri, jadi upaya ini menjadi bagian dari membangun karakter bangsa dan pencegahan di bidang SAR (SAR Preventive),” ungkap Bupati didampingi Direktur Bina Potensi Basarnas Pusat Drs. Mochamad Hernanto, M.M dan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap I Nyoman Sidakarya, S.H.

Dengan dilaksanakannya pelatihan ini kami berharap Potensi SAR di perwakilan daerah wilayah kerja Basarnas Cilacap memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan teknik evakuasi di ketinggian. 

Pelatihan Teknik di ketinggian ini nantinya akan di laksanakan selama lima hari pada Selasa sampai Sabtu 21-25 September 2021 dengan Teori kelas selama dua hari dan praktek tiga hari bertempat di Gunung Selok Desa Karangbenda Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap.

Adapun materi yang akan di berikan seperti MFR (Medical First Responder) meliputi pengantar pertolongan pertama, pemindahan korban, cidera alat gerak, bantuan hidup dasar dan Teknik pertolongan di ketinggian seperti safeti di ketinggian, teknik simpul, anchoring, belaying, Ascending, Discanding, Lifting dan Lowring.

Hasil dari pelatihan ini nantinya peserta dapat membantu operasi pencarian dan pertolongan korban khususnya di ketinggian, dengan cepat, tepat dan aman, serta mempererat sinergitas dan koordinasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap dengan Pemerintah Daerah, TNI/Polri serta potensi SAR di Kabupaten Cilacap.

Sesuai dengan protokol kesehatan Covid 19, maka seluruh yang terlibat wajib melakukan Rapid Antigen dengan hasil negatif, dimana biayanya telah ditanggung oleh panitia selaku pihak penyelenggara. 

Melihat kondisi pandemi Covid-19 saat ini, maka seluruh ketentuan yang terkait pencegahan benar-benar diperhatikan, diantaranya pembersihan/ seterilisasi peralatan dan sarana yang digunakan, menyediakan handsanitizer atau sabun, pemeriksaan suhu badan secara rutin, seluruh peserta wajib menginap di lokasi, bahkan telah disiapkan ruang isolasi apabila ada peserta yang berindikasi terinfeksi Covid 19. 

Dua orang tim medis disiagakan selama 24 jam untuk mengawasi seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan Pelatihan Potensi SAR.

Peserta akan menerima pembekalan ilmu SAR tentang pertolongan dan penyelamatan korban di ketinggian. 

Sebanyak 7 instruktur dan 3 asisten instruktur terlibat dalam pelatihan yang akan berlangsung selama 5 hari. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

50 Potensi SAR Ikuti Pelatihan Teknik Pertolongan di Ketinggian

Cilacap, MA - Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap (Basarnas) menggelar Pelatihan Potensi SAR di Kabupaten Cilacap yang melibatkan 50 peserta dari Potensi SAR (21/9).

Tema pada pelatihan ini adalah “Dengan Pelatihan Teknik Pertolongan di Ketinggian bagi Potensi SAR, Kita Tingkatkan Koordinasi dan Kerjasama Potensi SAR di Wilayah Kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan  Cilacap serta Kualifikasi Personil dalam Mendukung Pelaksanaan Operasi SAR dengan Tetap Memperhatikan Protokol Kesehatan Covid 19”.   

Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji dalam kata sambutannya mengatakan, pelatihan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai media untuk menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan SAR, sehingga semakin menambah wawasan dan pengetahuan serta ketrampilan peserta dalam bidang SAR khususnya pertolongan di ketinggian bagi potensi pencarian dan pertolongan, dengan bekal pengetahuan tersebut diharapkan akan dapat meningkatkan upaya pertolongan di ketinggian dan dapat meminimalisir kerugian yang di timbulkan.

Lanjutnya, untuk itu dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan pencarian dan pertolongan Kantor SAR Cilacap harus terus mengoptimalkan sumber daya manusia potensi untuk mendukung penyelenggaraan Operasi SAR dan diharapkan dapat mengurangi kecenderungan masyarakat untuk terlalu bergantung pada pemerintah dalam menghadapi kecelakaan, musibah maupun bencana.

"Bahwa sesuai amanah Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, Badan Nasional Pencarian Dan Pertolongan memiliki kewajiban melaksanakan pembinaan Potensi SAR ke semua kalangan di seluruh penjuru tanah air," ujanya. 

“Kami menyadari dengan terbatasnya SDM yang kami miliki, keterlibatan potensi SAR sangat membantu dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan menjadi penting, karena Basarnas tidak bisa bekerja sendiri, jadi upaya ini menjadi bagian dari membangun karakter bangsa dan pencegahan di bidang SAR (SAR Preventive),” ungkap Bupati didampingi Direktur Bina Potensi Basarnas Pusat Drs. Mochamad Hernanto, M.M dan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap I Nyoman Sidakarya, S.H.

Dengan dilaksanakannya pelatihan ini kami berharap Potensi SAR di perwakilan daerah wilayah kerja Basarnas Cilacap memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan teknik evakuasi di ketinggian. 

Pelatihan Teknik di ketinggian ini nantinya akan di laksanakan selama lima hari pada Selasa sampai Sabtu 21-25 September 2021 dengan Teori kelas selama dua hari dan praktek tiga hari bertempat di Gunung Selok Desa Karangbenda Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap.

Adapun materi yang akan di berikan seperti MFR (Medical First Responder) meliputi pengantar pertolongan pertama, pemindahan korban, cidera alat gerak, bantuan hidup dasar dan Teknik pertolongan di ketinggian seperti safeti di ketinggian, teknik simpul, anchoring, belaying, Ascending, Discanding, Lifting dan Lowring.

Hasil dari pelatihan ini nantinya peserta dapat membantu operasi pencarian dan pertolongan korban khususnya di ketinggian, dengan cepat, tepat dan aman, serta mempererat sinergitas dan koordinasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap dengan Pemerintah Daerah, TNI/Polri serta potensi SAR di Kabupaten Cilacap.

Sesuai dengan protokol kesehatan Covid 19, maka seluruh yang terlibat wajib melakukan Rapid Antigen dengan hasil negatif, dimana biayanya telah ditanggung oleh panitia selaku pihak penyelenggara. 

Melihat kondisi pandemi Covid-19 saat ini, maka seluruh ketentuan yang terkait pencegahan benar-benar diperhatikan, diantaranya pembersihan/ seterilisasi peralatan dan sarana yang digunakan, menyediakan handsanitizer atau sabun, pemeriksaan suhu badan secara rutin, seluruh peserta wajib menginap di lokasi, bahkan telah disiapkan ruang isolasi apabila ada peserta yang berindikasi terinfeksi Covid 19. 

Dua orang tim medis disiagakan selama 24 jam untuk mengawasi seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan Pelatihan Potensi SAR.

Peserta akan menerima pembekalan ilmu SAR tentang pertolongan dan penyelamatan korban di ketinggian. 

Sebanyak 7 instruktur dan 3 asisten instruktur terlibat dalam pelatihan yang akan berlangsung selama 5 hari. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Sambut HUT TNI, Koramil 09/Kawunganten Bersama Puskesmas dan PLKB Gelar Pelayanan KB

Cilacap, MA -  Dalam rangka HUT ke -76 TNI,  Koramil 09/Kawunganten bersama dengan UPT Puskesmas dan Dinas PLKB, melaksanakan kegiatan pelayanan KB Kesehatan kepada masyarakatnya. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Kecamatan Kawunganten, Senin (20/9/21).

Adapun jenis pelayanan KB sesuai peserta KB yang datang adalah KB Implan yang diikuti oleh 27 peserta dan KB  dan IUD sebanyak 4 orang.

Dalam pelaksanaannya, pelayanan KB Kesehatan ini dilaksanakan secara gratis kepada masyarakat dengan harapan dapat mendongkrak kesertaan berKB serta menjaring akseptor baru di wilayah Kecamatan Kawunganten.

Dijelaskan Babinsa Serma Sugiyanto, pelayanan KB Kesehatan yang di laksanakan ini dalam rangka menyambut HUT ke-76 TNI  dan dalam kegiatan ini, pihaknya bekerjasama dengan Puskesmas dan PLKB guna memberikan pelayanan KB secara gratis kepada akseptor KB maupun akseptor baru di wilayah Kecamatan Kawunganten.

"Pelayanan KB ini kami mengikuti masing-masing jadwal pelayanan KB di fasyankes yang secara rutin digelar.  Adapun tujuan dari kegiatan ini selain untuk menyambut HUT TNI yang ke 76, juga bertujuan untuk mendongkrak kesertaan warga ber KB," jelas Serma Sugiyanto.

Saya berharap, pelayanan KB kesehatan ini bisa dimanfaatkan masyarakat sebaik-baiknya untuk mendukung program keluarga berencana,” harapnya. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Forkopimda Cilacap Gelar Rapat Persiapan Jelang Kunjungan Presiden RI

Cilacap, MA - Forkopimda Kabupaten Cilacap gelar Rapat Persiapan Kunjungan Presiden Republik Indonesia bertempat di Ruang Rapat Setda Kabupaten Cilacap, Jln. Jendral Sudirman No. 32 Kelurahan Sidanegara, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Selasa (21/9/21).

Dalam rapat tersebut, Dandim Letkol Inf Andi Afandi menegaskan agar dalam pelaksanaan kunjungan Presiden RI nanti, semua pihak harus saling bertanggungjawab dan saling bekerjasama guna suksesnya kegiatan. Dan dalam rangka mendukung hal tersebut, menurutnya harus ada peninjauan tempat yang akan dikunjungi agar dalam pelaksanaannya tidak ada kendala apapun.

"Suksesnya kegiatan adalah tanggung jawab kita semua, harus ada kerjasama. Sebelum kunjungan Presiden, dari awal kita harus meninjau dan kita harus ada buku panduannya. Harapannya di hari nanti, kita siap, kita harus berpacu dengan waktu sehingga dapat berjalan dengan lancar dalam kunjungannya nanti. Kunjungan R1 adalah kehormatan bagi kita Kabupaten Cilacap," tegas Dandim.

Sementara itu Wakapolres Kompol Suryo Wibowo menjelaskan, kunjungan presiden RI ke wilayah Kabupaten Cilacap ini ada kegiatan 1 paket, tidak bisa sendiri sendiri, semua menjadi tanggung jawab bersama. Demikian halnya dalam pelaksanaan vaksinasi nanti, dia juga menjelaskan supaya tidak ada kerumunan massa.

"Dalam pengamanan nanti kita harus siap dan untuk kesiapan dari masing-masing lokasi harus dipersiapkan, supaya tepat waktu sesuai yang diharapkan nanti. Hal ini supaya dalam kunjungan Presiden R1 nanti dapat berjalan dengan aman dan lancar," jelasnya.

Adapun kunjungan Presiden RI ke wilayah Kabupaten Cilacap direncanakan pada hari Kamis tanggal 23 September 2021 mendatang. Kedatangan orang nomer satu di Indonesia ini akan melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di Kelurahan Tritih Lor, meninjau pelaksanaan Vaksinasi Pelajar SMA Negeri 2 Cilacap, pelepasan Penyu Tukik di Pantai Tegal Kamulyan dan pelaksanaan Vaksin Door to door di Sentolokawat.

Dalam mempersiapkan pelaksanaan kunjungan Presiden RI ke Cilacap, Dandim Cilacap bersama Forkopimda melaksanakan pengecekan ke lokasi yang akan dikunjungi oleh Presiden. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Kapolres Cilacap Beri Penghargaan kepada 17 Personil Berprestasi Sebagai Bentuk Apresiasi

Cilacap, MA - Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi memberikan penghargaan kepada 17 anggota Polres Cilacap. Penghargaan ini dilaksanakan dalam rangkaian Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Patuh Candi 2021 yang digelar di Lapangan Sarja Arya Racana Polres Cilacap, Senin (20/09/2021).

Kapolres menyebutkan para anggota ini berhak mendapatkan penghargaan karena anggota tersebut dinilai telah berprestasi dan menunjukan kinerja baik dalam menjalankan tugasnya.

“Untuk mendukung program Bapak  Kapolri melalui Tagline presisi, pemberian penghargaan perlu kita laksanakan secara massive untuk meningkatkan kualitas kinerja personel polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” ujar Kapolres.

Pemberian penghargaan ini diberikan kepada Personil yang berprestasi, sehingga menjadikan lecutan dan akan memacu para anggota lainnya untuk melakukan kinerja yang lebih baik.

Penghargaan diberikan dalam beberapa kategori, yakni kali ini, atas keberhasilan Ungkap Kasus  Tindak Pidana “melakukan kekerasan fisik terhadap anak atau seorang Ibu yang membunuh anak kandungnya sendiri ketika anak itu dilahirkan” kurang dari 24 Jam” penghargaan diberikan kepada Kasat Reskrim AKP Rifeld Constantien Baba, Kapolsek Maos AKP Iwan Efendi, Kanit Idik 4 Sat Reskrim Iptu Siswanto, Aiptu Adman Ari Widodo, Aipda Joko Pramono, Aipda Saryoko, Bripda Raden Setiawan dan Briptu Sherly Wulandari.

Kategori Pengawalan Pemenuhan Kebutuhan Oksigen masa Tanggap Darurat Covid-19 di RSUD Cilacap penghargaan diberikan kepada Ipda Rambiat Edi Susanto, Aiptu Sudino, Aiptu Waluyo, Aipda Rahmat Fajar, Aipda Dwi Murti, Bripka Angga Syarokhman, Briptu Fiqih Khaerudin dan kepada Briptu Sapto Nugroho

Kemudian pada Kategori Peringkat Kesatu Satuan Kerja Terbaik dalam Kategori Pendaftaran User Sakti Tercepat di KPPN Cilacap penghargaan diberikan kepada Ipda Supriyono dan Bripka Muhammad Nur Bahtiar

“Terimakasih dan selamat kepada personil yang berprestasi, disiplin, loyal, serta berdedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas di bidangnya masing-masing”, kata Kapolres dalam sambutannya.

“Kapolres mengungkapkan, Polri tidak ada hentinya memberikan penghargaan kepada personil di lingkungan kepolisian” ungkapnya.

Kapolres berharap, dengan diberikannya penghargaan kepada personil yang berprestasi ini dapat menjadi contoh dan tauladan kepada anggota yang lainnya untuk mencapai prestasi dalam bertugas.

“Saya berpesan kepada seluruh anggota Polres Cilacap agar terus meningkatkan prestasinya, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Kapolres juga berpesan, agar terus melaksanakan protokol kesehatan, di setiap kegiatan kedinasan, maupun di luar kegiatan kedinasan. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 20, 2021

Peringati WCD, Warga RT 01 RW 14 Tegalkamulyan Gotong-royong Bersih-bersih Lingkungan

CILACAP, MA- Peringati Hari World Cleanup Day (hari bersih-bersih se-dunia, red) yang jatuh setiap tanggal 18 September, warga RT 01 RW 14 Kelurahan Tegalkamulyan Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap terus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

World Cleanup Day (WCD) merupakan aksi sosial global tahunan yang mengajak masyarakat untuk turut membersihkan dan menjaga kebersihan.

Sekretaris PKK RT 01 RW 14 Tegalkamulyan, Diyan Arumsari mengatakan, bahwa kegiatan bersih bersih sampah kali ini dalam rangka memperingati World Cleanup Day, agar lingkungan bersih dari sampah, dan sesuai Surat Edaran Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap No.110/Pokja III/PKK Kab/IX/2021.

"WCD ini menjadi momentum untuk membersihkan lingkungan bersih dari sampah-sampah liar, mengatasi permasalahan sampah padat, dan juga menciptakan lingkungan yang sehat,” katanya, Senin (20/09).

Pada momentum WCD kali ini, Dian mengajak seluruh warga masyarakat, khususnya warga RT 01 untuk turut andil dalam mengatasi permasalahan sampah liar di lingkungan masing-masing. 

"Hal tersebut dilakukan untuk mewujudkan daerah yang ramah lingkungan dan terhindar dari pencemaran limbah," jelasnya.

Dia berharap, bahwa dengan kegiatan ini bisa mengajarkan pola kebiasaan yang baik terhadap kedisiplinan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

"Saya menghimbau kepada masyarakat RT 01 khusunya, agar tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyebabkan rusaknya lingkungan," pungkasnya. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

200 Pelajar SMPN 2 Wanareja Ikuti Program Vaksinasi Covid-19

Cilacap, MA - Kegiatan vaksinasi pelajar menyasar kepada siswa-siswi SMPN 2 Wanareja. Pelayanan vaksinasi Dosis 1 yang dilakukan oleh Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Wanareja 1 ini digelar di SMPN 2 Wanareja, Desa Madura, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Senin (20/9/21). 

Kegiatan vaksinasi didampingi anggota Koramil 16/Wanareja yang dipimpin Serma Paimun bersama Anggota Satpol PP Wanarejab Wantoro, SIP. Vaksin Covid-19 jenis Sinovac ini diberikan kepada siswa/siswi SMPN 2 Wanareja sejumlah 200 orang. 

Selain anggota TNI dan Satpol PP, kegiatan vaksinasi juga didampingi Kepala sekolah SMPN 2 Wanareja Akrom Nur Zajuli, S.Pd,I. M.Pd.I. beserta para Guru SMPN 2 Wanareja, sedangkan dari Tim Vasinator dipimpin langsung Kepala UPT Puskesmas Wanareja 1 dr Teguh Wibowo.
 
Dijelaskan Serma Paimun, dalam pelaksanaan kegiatan vaksinasi kepada para pelajar, dari keseluruhan jumlah siswa yang hadir, semuanya bisa divaksin, dengan vaksin jenis Sinovac dan tidak ada kendala apapun. Semua kegiatan berjalan dengan aman dan lancar.

"Dari 200 siswa yang hadir, semuanya tervaksin semua. Tidak ada kendala apapun, semuanya berjalan tertib dan lancar serta terapkan protokol kesehatan" jelas Serma Paimun.

Kepala UPT Puskesmas Wanareja 1 dr Teguh Wibowo juga mengungkapkan, kegiatan vaksinasi kepada para pelajar akan terus dilakukan dalam rangka memberikan perlindungan kepada para pelajar dalam persiapan kegiatan pembelajaran tatap muka

"Kita harapkan ini memberikan perlindungan, memberikan proteksi kepada pelajar dalam pembelajaran tatap muka agar seluruh siswa, para guru, dan pegawai sekolah terhindar dari Covid-19 dan kekebalan komunal yang diharapkan pemerintah dapat segera tercapai," ungkapnya. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Kampanye Germas Dukung Realisasi Sasaran Non Fisik TMMD di Cilacap

Cilacap, MA - GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) adalah satu dari kegiatan mengatasi masalah kesehatan dan masih menjadi sebuah tantangan serius di Indonesia, penting terkait pemberantasan penyakit di masyarakat. 

Kampanye GERMAS Tingkat Kabupaten Cilacap ini salah satunya diberikan kepada warga Desa Wringinharjo dalam rangka melengkapi sasaran Non Fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap lll tahun 2021 di Desa Wringinharjo dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap. Acara dibuka oleh Sekretaris Desa Wringinharjo Amin Ma'ruf bertempat di Pendopo Balai Desa Wringinharjo, Senin (20/9/21)

Pihaknya juga mengucapkan selamat datang kepada seluruh Narasumber dan kelompok masyarakat yang mengikuti acara tersebut. Dirinya berharap, apa yang disampaikan dari Narasumber nantinya untuk disimak dan diterapkan dalam kehidupan sehari- hari.

Kegiatan juga ditempatkan di beberapa titik acara bersamaan, di SD Negeri Wringinharjo 01 sebagai Narasumber Sri Mulyati, S.K.M., M.H dan dr. Ari Windi dari Dinkes Kabupaten Cilacap dan di Kantor PLKB sebagai Narasumber dr. Dhimas Mahardhika, Kepala UPTD Pukesmas Gandrungmangu 2. Hal tersebut tanpa alasan, guna menghindari kerumunan peserta Kampanye Germas, karena masih dalam masa Pandemi.

Dasar Program Kesehatan yang di Canangkan oleh Kementrian RI dalam merubah tatanan masyarakat dalam pola hidup untuk semakin sehat dimasa Pandemi Covid-19 dan Kegiatan Vaksinasi.

Germas adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat," jelas Yani Yhustianta, S.STP., MM Camat Gandrungmangu sebagai Narasumber.

Kampanye Germas juga  merupakan program yang memiliki beberapa aspek seperti membangun akses untuk memenuhi kebutuhan pembangunan kesehatan masyarakat di berbagai bidang di antaranya, keseimbangan gizi, tanpa merokok, hindari stress, Awasi tekanan darah dan gula darah, rajin berolahraga serta pemukiman yang sehat," tambahnya.

Kegiatan turut di didampingi, Jajaran Pemdes Wringinharjo, BPD, Bidan Desa Wringinharjo, TP PKK Desa Wringinharjo, Ketua RT/RW, Babinsa Koramil 10/Gandrungmangu Sertu Indra Rismanta dan Satgas TMMD Serda Taufik.

Mengakhiri acara dilanjutkan tanya jawab seputar Germas. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Polres Cilacap Gelar Upacara Serah Terima Jabatan Kapolsek Nusakambangan dan Kapolsek Dayeuhluhur

Cilacap, MA - Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi memimpin upacara serah terima jabatan Kapolsek Nusakambangan dan Kapolsek Dayeuhluhur Polres Cilacap Tahun 2021 di Aula Patriatama Polres Cilacap, Senin (20/9/2021).

Kapolres Cilacap dalam sambutannya mengatakan, pergeseran jabatan di lingkungan Polri adalah suatu hal yang biasa. Hal tersebut dilakukan untuk kebutuhan organisasi, dan sebagai sarana penyelengaran bagi anggota Polri.

“Pergantian pejabat juga merupakan dinamika dan harmonisasi dalam tubuh Polri serta sebagai indikator kinerja adanya suatu keberhasilan dalam pelaksaan tugas,” katanya.

Adapun pejabat baru yang telah dilantik adalah Iptu Asrul Hastowo Wirowo dimutasikan sebagai Kapolsek Nusakambangan Polres Cilacap. Semula Iptu Asrul Hastowo Wirowo menjabat sebagai Kanit Kamsel Satlantas Polres Cilacap. 

Kemudian, Iptu Widiyantoro sebagai Kapolsek Dayeuhluhur menggantikan AKP Sukarmo, semula menjabat sebagai Kapolsek Nusakambangan. AKP Sukarmo sebagai Bhayangkara Penyelia Administrasi Bag SDM (menjelang Purna Tugas).

Bagi pejabat baru, AKBP Leganek Mawardi berpesan agar bisa menyesuaikan diri sesuai tupoksinya dan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi secara nasional guna mengantisipasi dan mencegah aksi teror kepada anggota Polri maupun Mako-mako Polri, Polres, dan Polsek, asrama, pos polisi, serta fasilitas Polri lainnya.

"Saya berharap kepada para pejabat baru agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru dan situasi saat ini. Kuasai wilayah dan karakter masyarakatnya, serta lakukan langkah-langkah atau terobosan inovatif guna melayani masyarakat yang lebih baik," terang Kapolres.

Laksanakan deteksi dini dan laporkan setiap perkembangan situasi yang ada kepada pimpinan secara berjenjang guna diambil langkah-langkah selanjutnya Tetap senantiasa menjaga kesehatan baik diri personel maupun keluarga dalam situasi pandemi Covid-19 ini.

"Dengan kerja keras dan penuh keikhlasan dalam melaksanakan tugas sebagai anggota Polri, serta selalu berdoa dengan tulus ikhlas, maka keamanan dan ketertiban serta kenyamanan akan selalu terwujud di wilayah hukum Polres Cilacap," tandas Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Kapolres Cilacap Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2021

Cilacap, MA - Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Candi 2021 Polres Cilacap di halaman Apel Sarja Arya Racana, Senin (20/9/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Cilacap Kompol Suryo Wibowo, Para Pejabat Utama, Kapolsek Jajaran, Perwira Staff serta Anggota Polres Cilacap.

Operasi patuh Candi Tahun 2021 melibatkan 104 Orang petugas yang terdiri dari Polri 64 Orang dan instansi lain 40 Orang terdiri dari Kodim 0703 Cilacap, Lanal Cilacap, Dishub dan Sat Pol PP Kabupaten Cilacap.

Kapolres Cilacap mengungkapkan bahwa, Polri kembali menggelar Operasi Patuh 2021. Tetapi tahun ini berbeda karena tidak hanya menertibkan para pelanggar tapi juga protokol kesehatan. Operasi Patuh Candi tahun 2021 dengan tema “Melalui Operasi Patuh-2021 kita tingkatkan disiplin protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas dalam rangka mencegah penyebaran covid-19 serta mewujudkan kamseltibcarlantas yang mantap". 

“Berbeda dengan operasi patuh candi pada tahun-tahun sebelumnya, tahun ini tidak berorientasi pada gakkum lantas / tilang namun seluruh giat diarahkan pada pola preemtif dan preventif yang berupa tindakan simpatik humanis kepada masyarakat dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat kepada polri. Dengan mengedepankan metode preemtif dan preventif juga bertujuan untuk penurunan level ppkm di masing-masing wilayah,” terang Kapolres Cilacap.

Dalam operasi Patuh Candi 2021 kali ini menggunakan pola operasi yang awalnya 80% giat preemtif dan preventif serta 20% gakkum dirubah menjadi 100% tindakan simpatik dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat kepada polri.

"Saat ini pemerintah masih terus berjuang menurunkan angka penyebaran covid-19 dengan berbagai kebijakan, antara lain pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan 6m (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama) dan percepatan pemberian vaksinasi," ucap Kapolres.

Kapolres membeberkan bahwa tujuan utama Operasi Patuh 2021 kali ini adalah untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, kelancaran serta ketertiban baik dalam berlalu lintas maupun dalam penerapan protokol kesehatan terkait penyebaran virus corona.

Kepada masyarakat Cilacap, Kapolres berpesan untuk selalu disiplin baik dalam berlalu lintas maupun dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Diharapkan dengan dilaksanakan operasi ini agar masyarakat selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mematuhi protokol kesehatan dalam rangka upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19. jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan, dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan," tandas Kapolres. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Terapkan Prokes Ketat Obwis Teluk Penyu dan Benteng Pendem Cilacap Dibuka

Cilacap, MA - Setelah melewati tahap simulasi pembukaan destinasi wisata, Obyek Wisata (Obwis) Teluk Penyu termasuk didalamnya Obyek Wisata Benteng Pendem mulai dibuka untuk umum, namun pelaksanaannya masih dalam tahap ujicoba. 

Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam rangka mencegah penyebaran Covid 19 dan pihak pengelola menghimbau wisatawan agar mematuhi aturan di area wisata.

Hal tersebut disampaikan pihak Pengelola Obyek Wisata Teluk Penyu Cilacap Sertu Suharno saat memantau langsung kegiatan Uji Coba  Pembukaaan Daya Tarik Wisata di Pintu Masuk Utama Obwis Teluk Penyu Cilacap, Sabtu (18/9).

Kebijakan Pemerintah yang mana saat ini Kabupaten Cilacap statusnya masih dalam masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III mulai melonggarkan aturan terkait kegiatan wisata di wilayah Kabupaten Cilacap termasuk Obwis Teluk Penyu dan Benteng Pendem Cilacap.

"Dengan adanya aturan baru yang memberikan kelonggaran di sektor wisata tentunya bukan tanpa syarat namun ada ketentuan ketentuan yang harus diikuti, terutama protokol kesehatan. Hal ini memberikan kesempatan bagi warga masyarakat yang saat ini sudah mulai jenuh dengan aktifitas di rumah, dapat mengunjungi destinasi wisata," katanya.

Dalam masa uji coba daya tarik wisata di area Teluk Penyu Cilacap, pihak pengelola hanya membuka 1 pintu dari 3 pintu masuk di area tersebut. Tujuanya untuk memudahkan pengelola terkait pengawasan terhadap para wisatawan yang masuk area wisata untuk memastikan mereka mematuhi prokes.

"Kami dari pengelola Obwis Teluk Penyu akan melakukan SOP, prosedur prokes sesuai yang sudah disimulasikan, mulai dari memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Kami mengutamaan para wisatawan yang sudah memiliki kartu vaksin dan jumlahnya juga kita batasi. Memang ini agak ketat namun tujuan adalah untuk kebaikan dan keamanan kita bersama," tegas Sertu Suharno. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 17, 2021

Basarnas Tutup Operasi SAR Kapal pengayoman IV di Cilacap

Cilacap, MA - Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap sore ini menutup Operasi SAR Kapal Pengayoman IV yang terbalik di Perairan Nusakambangan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, (17/9).

I Nyoman Sidakarya Selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap mengatakan, setelah ketujuh ABK Kapal yang berhasil ditemukan dua meninggal dunia dan lima berhasil selamat dan masih di rawat di Rumah Sakit.

"Dengan di temukannya seluruh korban dan telah disepakati bersama semua pihak secara resmi untuk Operasi SAR dinyatakan di tutup dan semua unsur di kembalikan ke kesatuanya masing-masing," ucapnya.

Sebelumnya upaya pencarian dan penyelaman sudah kita lakukan di sekitaran lokasi terbaliknya kapal tersebut untuk memastikan tidak adanya tanda-tanda korban jiwa.(Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Kapal pengayoman IV Terbalik di Perairan Nusakambangan Cilacap, Dua Orang Meninggal Dunia

Cilacap, MA - Seperti telah diberitakan sebelumnya bahwa Kapal Pengayoman IV Rute Dermaga Wijayapura ke Dermaga Sodong di kabarkan terbalik di Perairan Nusakambangan Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap Pada Jumat (17/9) Sekitar Pukul 09.00 Wib. 

I Nyoman Sidakarya Selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap Mengatakan Kansar Cilacap terima informasi Pada Jumat (17/9) Pukul 09.15 Wib bahwa telah terjadi KM. Pengayoman IV Rute Dermaga Wijayapura ke Sodong Terbalik di Perairan Nusakambangan Kabupaten Cilacap.

Kejadian bermula Pada Jumat (17/9) Pukul 08.50 Wib Kapal Pengayoman IV berangkat dari dermaga wijayapura Cilacap menuju ke dermaga sodong nusakambangan dengan mengangkut pasir split, dua unit truk dan satu sepeda motor dalam perjalanan, kapal terbalik  di mungkinkan karena embusan angin kencang dan arus kuat mengakibatkan kapal hilang kendali di titik koordinat 07°44'25.5" S 108°59'29" E. 

Diketahui informasi awal sampai dengan sekarang untuk jumlah ABK Kapal 7 orang dan 5 orang berhasil selamat kemudian 2 orang dikabarkan meninggal dunia di RSUD Cilacap.

Korban selamat bernama Subagyo Antoro Desa Kuripan RT 02 RW 09 Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap ( Kapten Kapal), Melda Subondo alamat kelurahan Mersi RT 04 RW 04 Kecamatan Purwokerto Timur kabupaten Banyumas (anggota CPNS Lapas Batu), Diki desa Tumiyang RT 01 RW 03 kecamatan Kebasen kabupaten Banyumas, Suheris (supir truk) alamat jalan damar RT  06 RW 09 Kelurahan Tritih Kulon Kecamatan Cilacap Utara kabupaten Cilacap, Yulianto (Teknisi Proyek).

Korban meninggal dunia bernama Wahyu Hidayat alamat desa karangreja RT 01 RW 03 kecamatan Maos kabupaten Cilacap (anggota Lapas batu Nusakambangan), Kardim alamat jalan sengon no. 36 RT 02 RW 4 kelurahan Tritih Kulon kecamatan Cilacap Utara kabupaten Cilacap.

Upaya yang di lakukan sampai dengan sore ini kita masih melakukan upaya penyelaman dan penyisiran di permukaan air di lokasi kapal terbalik untuk memastikan bahwa sudah tidak ada tanda-tanda korban yang masih di dalam kapal tersebut.

Di ketahui Jenis Kapal Pengayoman IV tahun pembuatan 2012 Merk Cummins 6 GTA 8.3"  berukuran 25.35 meter x 7 meter x 2.5 meter Tonase bersih 41 GT dan Kotor 134 GT jumlah glatak 1 dan baling-baling 2 unit Rute Pelabuhan Wijayapura ke Dermaga Sodong Nusakambangan.

Alut SAR yang di kerahkan seperti RIB, Rubber Boat, KN 425, KLN 526, KAL Serayu, Tugboat, Kapal Survey, Kapal Rambu.

Unsur SAR Gabungan terdiri Basarnas Kantor SAR Cilacap, Lanal Cilacap, Kodim Cilacap, Polres Cilacap, Bpbd Cilacap, Kemenkumham, Ksop Cilacap, Disnav Cilacap, Possi Cilacap, Pelindo Cilacap, Rapi Cilacap, Act, Cilacap Rescue, Mdmc, PMI Cilacap, SAR MTA. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Diduga Terbawa Arus dan Terhempas Angin, Kapal Pengayoman IV Milik Kemenkumham RI Terbalik

CILACAP, MA - Kapal penyeberangan Pengayoman IV yang biasa menyeberangkan dari Dermaga Wijayapura ke Sodong, Nusakambangan Jumat, (17/09) terbalik di depan Dermaga 6 Pelindo.

Berdasarkan informasi bahwa kejadian berawal saat Kapal Pengayoman IV milik Kemenkumham yang di Nahkodai Antoro Subagyo sekitar pukul 09.00 WIB bersandar di Dermaga Wijayapura untuk melaksanakan Loading 2 Truk Tronton bermuatan batu split yang akan diseberangkan menuju Dermaga Sodong guna pembangunan Lapas baru di Nusakambangan.

Saat pelaksanaan Loading Truk ke Kapal, salah satu saksi mata, Juhari melihat bahwa posisi kapal Pengayoman IV sudah miring, dan sudah disampaikan ke Nahkoda Pengayoman IV.

Namun, sekitar pukul 09.05 WIB Kapal Pengayoman IV bertolak dari Dermaga Wijayapura menuju Dermaga Sodong, dan saat Kapal Pengayoman IV akan melaksanakan Cikar ke kiri menuju ke Dermaga Sodong sekitar pukul 09.15 WIB, Kapal terbawa arus kencang dan terhempas angin yang bertiup dari arah Selatan menuju Utara, sehingga menyebabkan Kapal terbalik ke kanan.

Tim gabungan dari KT. Jayanegara 308, Basarnas Cilacap, Speed Pilot Pelindo, Lanal Cilacap, Kodim 0703/Cilacap, dan Satpolair Polres Cilacap melakukan evakuasi.

Dari hasil evakuasi kepala Basarnas Cilacap I Nyoman Sidakarya menyampaikan ditemukan dua orang korban meninggal dunia atas nama Wahyu, Bendahara Lapas Batu dan Kardin, Sopir tronton serta 5 korban selamat yang langsung dievakuasi ke RSUD  untuk dilakukan perawatan. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Ketua TP PKK Kabupaten Cilacap Bagi-bagi Sembako Bagi Masyarakat

Cilacap, MA - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap Hj. Teti Rohatiningsih, S.Sos. melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dengan memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Cilacap Utara. Kegiatan pembagian sembako dilaksanakan di Jln. Dr Rajiman, Kelurahan Kebonmanis dan di Kelurahan Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara, Kamis (16/9/21).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopincam Cilacap Utara diantaranya Camat Sunarti, S.STP. M.Si, Danramil 18 Cilacap Utara Kapten Inf Joko Yunanto, Kapolsek Cilacap Utara yang diwakili Kanit Sabara Ipda Wartojo, Sekcam Minggu Rohyadi, S,Sos M,Si., Kasi Trantib Kecamatan Cilacap Utara Ariston, S,Sos., Babinsa dan Perangkat Kelurahan Kebonmanis.

Dalam sambutannya Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap menyampaikan, kegiatan Baksos ini merupakan tugas kemanusiaan yang bekerjasama dengan Pelindo III wilayah Kabupaten Cilacap yang disalurkan melalui Ketua penggerak PKK Kabupatenb Cilacap untuk diserahkan langsung kepada warga Kelurahan kebonmanis. 

"Baksos yang disalurkan ini merupakan kepedulian bersama dengan segenap lapisan masyarakat untuk meringankan beban warga akibat dari pandemi Covid-19 di wilayah Kabupaten Cilacap khususnya kecamatan Cilacap Utara, agar masyarakat dalam menjalankan aktifitas keluar rumah tetap menjaga dan memperhatikan protokol kesehatan," ungkap Hj. Teti Rohatiningsih.

Hj. Teti juga mengucapkan terima kasih kepada CSR Pelindo III yang telah bekerjasama dan membantu masyarakat yang sudah menjalankan protokol kesehatan sebagai bentuk protek kesehatan diri kita sendiri agar terhindar dari bahaya Covid-19 dan mudah mudahan angka Covid-19 semakin menurun dan hilang dari Kabupaten Cilacap. 

"Target vaksinasi sudah berjalan dan kita maksimalkan lagi kepada masyarakat dengan tujuan agar masyarakat sehat dan bahagia. minimal sudah mencapai 75% sudah divaksin sehingga turun menjadi Level II," pungkasnya. 

Adapun bantuan paket sembako ini diantaranya berupa Beras, Mie Instan, minyak goreng, gula, kopi dan kecap yang diberikan kepada warga masyarakat sebanyak 75 paket sembako di setiap Kelurahan di wilayah Kecamatan Cilacap Utara. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

200 Pelajar SMK Dr Soetomo Cilacap Ikuti Vaksinasi Covid-19

Cilacap, MA - Dalam rangka percepatan vaksinasi kepada pelajar di wilayah Kabupaten Cilacap, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan sekolah-sekolah terus menggelar kegiatan vaksinasi bagi pelajar. 

Salah satunya di SMK Dr.Soetomo Cilacap  Jl Dr Soetomo No. 11 Cilacap, Kelurahan Sidanegara Cilacap. Kegiatan yang digelar Kamis, (16/09) dihadiri Kepala Dinas Kesehatan  dr. Pramesti Griana Dewi, M.Kes, MSi dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sadmoko.

Dalam kujungannya Sadmoko menyampaikan, bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah dan sedang melaksanakan vaksinasi khususnya untuk usia sekolah 12 tahun  ke atas selevel  SLTP/SLTA. 

"Hari ini memasuki gelombang kedua, karena gelombang pertama sebanyak 10.000 vaksin sudah divaksinkan ke anak," katanya.

Sementara, Kepala Sekolah SMK Dr.Soetomo Drs. Eko Widodo menjelaskan, bahwa vaksinasi Covid-19 di sekolah kami untuk pelajar saja, karena guru-guru sudah divaksin semua.

"Kami mengajukan vaksin untuk seluruh siswa ke dinas kesehatan sebanyak 1.216 anak agar bisa divaksin, dan hari ini kuota baru 200 siswa, seluruhnya hadir," ungkapnya.

Dia menambahkan, bahwa para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini, sehingga kami sediakan back grond untuk berswafoto supaya siswa yang belum vaskin tergerak  untuk mengikuti kegiatan vaksinasi ini. 

"Di sekolah kami, protokol kesehatan (prokes) adalah hal yang prioritas, dan kami tak henti hentinya menyampaikan ke para siswa bahwa setelah divaksin harus tetap jaga, sehingga Pembelajaran Tatap Muka (PTM) aman," pungkasnya. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 16, 2021

Kodim dan Disporapar Gelar Simulasi Pembukaan Distinasi Wisata di Area Pantai Teluk Penyu Cilacap

Cilacap, MA - Kodim 0703/Cilacap bersama Disporapar Kabupaten Cilacap, menggelar kegiatan Simulasi Pembukaan Distinasi Wisata Kabupaten Cilacap di Area Pantai Teluk Penyu dan Benteng Pendem Cilacap. Kegiatan digelar di Pintu masuk Obyek Wisata Teluk Penyu Cilacap, Kamis (16/9/21).

Dalam sambutannya, Kepala Disporapar Kabupaten Cilacap Drs. Tri Komara Sidhy Wijayanto, MM mengatakan bahwa Cilacap masih level 3 sehingga wisata belum bisa dibuka, namun pihaknya telah melaksanakan simulasi pembukaan destinasi wisata di beberapa tempat di Cilacap.

"Kami berharap Cilacap bisa level 2 supaya kita bisa membuka wisata, agar pelaksanaan aman dan lancar, diharapkan masyarakat bisa melaksanakan Protkes Covid 19," ucap Tri Komara Sidhy Wijayanto.

Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata  Kabupaten Cilacap mendukung kegiatan ini, karena sudah lama ditutup wisata sehingga perekonomian terpuruk, kalau sudah dibuka diharapkan perekonomian bangkit lagi. Setelah simulasi dibuka, kita harus menertibkan pengunjung danpedagang  di sekitar Teluk Penyu dan Benteng Pendem. Simulasi destinasi wisata ini menjadi bagian penting dalam pembukaan wisata," ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0703/Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P menjelaskan, bahwa saat ini sendi-sendi perekonomian masyarakat terdampak semua oleh Covid-19 sehingga kedepannya destinasi wisata di Cilacap ini bisa  dikembangkan, pariwisata harus digiatkan karena wisata di Cilacap ini menyimpan potensi yang menjanjikan. Diharapkan Cilacap bisa level 2 supaya nanti bisa membuka wisata dan mendukung ekonomi kerakyatan.

"Simulasi tadi sudah jelas, sesuai SOP dan regulasi sudah kita laksanakan, kemudian siklus kegiatan tadi juga sudah jelas bagaimana orang berjalan kaki masuk, berkendaraan baik motor, pribadi maupun bus, semua SOP dan secara prosedur sudah dilaksanakan di pintu masuk menuju area wisata," kata Dandim. 

Inilah gambaran awal, bahwa kedepan hal ini akan dilaksanakan. Sebagai Dandim 0703/Cilacap, Benteng Pendem dan Teluk Penyu  harus segera kita buka tentunya dengan melihat regulasi pemerintah pada saat nanti PPKM level 2 dan kami sangat optimis, bahwa ini bisa dilaksanakan, tentunya dengan kerjasama seluruh elemen dan komponen yang ada di Cilacap. Kita yakin, pasti kita bisa, tetap optimis, jaga kesehatan dan tangguh," pungkasnya.

Perlu diketahui, simulasi hanya berlaku untuk destinasi wisata yang
memenuhi standar kesehatan dari Kemenkes RI dan adanya penanggung jawab. 

Di tempat Wisata Pantai Teluk Penyu Cilacap dilaksanakan simulasi pembukaan destinasi wisata karena dianggap telah memenuhi syarat protokol kesehatan. Simulasi pembukaan kembali destinasi wisata wilayah Kabupaten/Kota dengan status PPKM level 3 dapat dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 25% dan level 2 dapat dibuka secara bertahap sesuai instruksi Gubernur Jawa Tengah. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

September 15, 2021

TMMD Sengkuyung Tahap III Desa Wringinharjo Wujud Kemanunggalan TNI

Cilacap, MA - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III tahun 2021 Kodim 0703 Cilacap yang berlokasi di Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu secara secara resmi dibuka oleh Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji.

Acara ditandai dengan penandatanganan naskah dan penyerahan proyek TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2021 oleh Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji kepada Komandan Kodim 0703/Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD, bertempat di Balai Desa Wringinharjo, Jln. Raya Karangpucung - Sidareja, Rabu (15/9).

Hadir dalam giat tersebut, Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji, Danlanal Cilacap Kolonel Laut (PM) Sugeng Subagyo, S. Sos, Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P, Ketua DPRD Cilacap Taufik Nurhidayat, Wabup Syamsul Aulia Rachman, S.STP., M.Si beserta unsur Forkopimda Cilacap, Sekda Drs. Farid Ma'ruf , S.T., M.M  beserta Kepala Dinas terkait,  perwakilan Stakeholder wilayah Cilacap, Kasdim Mayor Inf Drs Abdul Asis Lallo beserta para Danramil, Forkopimcam Gandrungmangu dan Perangkat Desa Wringinharjo.

Dalam sambutannya Bupati Cilacap mengatakan, bahwa kegiatan TMMD ini merupakan salah satu upaya untuk merawat, menjaga, dan melestarikan kebersamaan serta kegotong-royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang ada dalam masyarakat saat ini. Melalui TMMD, dapat bersinergi, bahu-membahu dalam mengatasi kemiskinan dan pengangguran, mewujudkan kedaulatan pangan dan energi, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara baik, memberantas narkoba, memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme. 

"Karena tidak mungkin, hanya mengandalkan peran pemerintah pusat saja, TNI/Polri saja, atau Pemerintah Daerah saja dalam mengatasi permasalahan dalam kehidupan masyarakat. Semua harus bersinergi serta bekerjasama untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut," katanya.

Lebih lanjut Bupati menambahkan TMMD juga harus mampu dimanfaatkan untuk meneguhkan semangat kebersamaan dan menyajikan karya nyata bagi kemajuan dan kemaslahatan masyarakat.

"Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui TMMD seperti ini dapat menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai suatau persoalan terkini dengan solusi," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengakui pembangunan berbagai sarana prasarana perdesaan dari kegiatan TMMD selama ini telah dinikmati warga desa. Demikian juga upaya pemberdayaan telah berhasil memperkuat semangat masyarakat dalam menggali dan mengelola potensi desanya agar semakin maju dan sejahtera.

“Kita diajarkan untuk sukses dengan TMMD yaitu bagaimana mengajarkan orang agar tidak malas, agar mau bekerja dan bekerjasama. Bagaimana cara kerja efektif, cepat dan berkualitas. Itu yang sangat saya apresiasikan”, kata Bupati.

Ketua DPRD Cilacap, Taufik Nurhidayat juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2021 ini. Menurutnya, selain menjadi cerminan semangat gotong royong masyarakat, TMMD menjadi bentuk kemanunggalan TNI bersama Rakyat. 

"Ada satu pesan moral yakni TNI berangkat dari BKR, berangkat dari rakyat, menunjukkan sampai sekarang dan selamanya masih bersama rakyat. Banyak manfaat yang diperoleh masyarakat melalui kegiatan TMMD seperti bangunan fisik yang dapat dirasakan langsung manfaatnya. Dan secara ekonomis, pelaksanaannya sendiri lebih efisien karena dilaksanakan oleh TNI bersama masyarakat”, ujarnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0703/Cilacap Letkol Inf Andi Afandi menjelaskan, dalam kegiatan TMMD ini ada sejumlah sasaran fisik yang akan dilaksanakan yakni pembangunan jembatan, pembuatan rabat beton jalan sepanjang 615 meter dengan lebar 3 meter, pembuatan talud, dan pembangunan 1 unit MCK. Kemudian sasaran non fisik juga akan dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

Dandim juga menegaskan, bahwa satu hal yang pasti, TMMD ini bukan hanya dimaknai sebagai kegiatan rutinitas saja, tetapi melalui pembangunan bersama TMMD yang kita laksanakan ini, TNI akan selalu bersama rakyat, selamanya bersama rakyat, bukan hanya jargon atau take line saja. 

Sehingga yang paling penting saat ini, kedepan tantangan pembangunan semakin banyak, salah satunya mendorong penurunan level PPKM Kabupaten Cilacap dari 3 menjadi 2. TNI berupaya memberikan stimulus atau rangsangan perubahan agar degub ekonomi dan pembangunan bisa berjalan," Tegas Dandim.

Lanjutnya, walaupun kita menghadapi pandemi, namun kita harus bangkit dan kedepan kita pastikan kita akan hidup ditengah tengah tantangan berupa Covid, karena Covid kedepan bukan lagi dalam fase pandemi namun endemi dan pada saat endemi ini kita dituntut kemandirian, kebersamaan di wilayah untuk membuat barikade atau kekuatan bersama, ini yang paling penting.

"Kita harus kompak, together we can, bersama kita bisa dan together we strong, bahwa kita ada niat dan kekuatan untuk bersama melaksanakan itu," Tandasnya.

Sebagai bentuk peran dan dukungan dalam TMMD, stakeholder wilayah Cilacap juga memberikan bantuan yang diberikan secara simbolis dan diterima Pemdes dan perwakilan warga Wringinharjo diantaranya  2 buah Sound system, bantuan Bola kaki dan kostum sepak bola, bantuan Semen, Cangkul, Tas sekolah, pembuatan Akta kelahiran, KTP, Genset dan bantuan lainya. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp

Disporapar Cilacap Gelar Simulasi Pembukaan Obyek Wisata Alam Waduk Kubangkangkung


Cilacap, MA - Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Cilacap sebelumnya telah melakukan simulasi pembukaan obyek wisata kemit forest sebagai role model pada hari, Senin (6/9/21) lalu dimana Kabupaten Cilacap masuk kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Setelah melakukan simulasi pembukaan di kemit forest, kali ini Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Cilacap kembali melakukan simulasi pembukaan di obyek wisata Alam Waduk Kubangkangkung yang terletak di jalan raya Kawunganten Sidareja, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada hari, Selasa (14/9/2021).

Simulasi destinasi wisata alam Waduk Kubangkangkung di lakukan oleh Disporapar Kabupaten Cilacap yang dalam hal ini dilaksanakan oleh, Kabid pengembangan destinasi pariwisata Kasidi, Kasi pengembangan usaha pariwisata Ida Farida, Analis pariwisata Agus Riyadi. Tampak hadir juga Koramil 09 Kawunganten Serma Sugiyanto, Kanit Shabara Polsek kawunganten Ipda Syamsudin, dan unsur Forkopincam kawunganten.

Disporapar Kabupaten Cilacap Tri Komara Sidhy melalui Kabid pengembangan distinasi pariwisata Kasidi mengatakan, kegiatan simulasi ini kita menindaklanjuti atas surat Inmendagri dan surat Gubernur Jawa tengah terkait dengan pembukaan destinasi pariwisata di wilayah Jawa tengah.

"Sebelum kita dibuka supaya semua mengadakan simulasi, dan simulasi ini bukan berarti langsung dibuka, akan tetapi di harapkan simulasi ini untuk persiapan ketika nanti sudah masuk ke level 2. Kita sudah siap di masing masing pengelola destinasi di wilayah Kabupaten Cilacap, terutama di obyek wisata Waduk Kubangkangkung.

"Simulasi kita sudah melaksanakan dua kali ini, yang pertama kita sudah laksanakan di obyek wisata Kemit forest Sidareja, kemudian simulasi kedua ini kita laksanakan di obyek wisata Waduk Kubangkangkung, kemudian jadwal simulasi yang sudah masuk ke kita yaitu pada hari, Rabu (15/9) simulasi akan dilaksanakan di pantai indah Widara Payung Binangun, dan untuk hari Kamis (16/9) simulasi di Pantai Teluk Penyu Cilacap," ujarnya.

"Untuk pengunjung nantinya ketika kita masuk ke level 2, kita juga menunggu Inbupnya dan kalau yang kemarin kita lihat di Inbup itu 50 persen, mudah-mudahan nanti kita lihat perkembangannya Inbup atau Inmendagri ketika kita sudah masuk ke level 2," jelasnya

Terkait sanksi bagi pengelola obyek wisata yang telah mengadakan simulasi dan kemudian pada pelaksanaanya melanggar aturan tersebut, nantinya akan diberikan sanksi berupa penutupan sementara kepada pengelola obyek wisata itu, kemudian kita adakan pembinaan untuk bisa buka kembali.

"Kami dari Disporapar menghimbau kepada pengelola destinasi wisata ketika kita sudah buka jangan lupa dan jangan tinggalkan prokes, kita jangan lalai terhadap prokes karena kita tidak mau adanya klaster di destinasi wisata," tegasnya

Sementara itu pengelola obyek wisata Waduk Kubangkangkung, Supiyadi menjelaskan terkait simulasi pada obyek wisata waduk kubangkangkung di mulai dari penyemprotan disinfektan pada loket utama dan juga di beberapa titik lokasi keramaian. Kita juga siapkan hand sanitizer, masker, tempat cuci tangan dengan air mengalir.

Sebelum masuk pengunjung akan di cek suhu tubuh terlebih dahulu dan wajib menunjukan surat vaksin serta mematuhi prokes. Apabila pengunjung tidak mematuhi prokes pengunjung tidak di perkenankan masuk ke area wisata Waduk Kubangkangkung," jelasnya

"Kami selaku pengelola obyek wisata Waduk Kubangkangkung mengucapkan terimakasih kepada semua stekholder baik dari Disporapar Kabupaten Cilacap, Polsek Kawunganten, Koramil 09 Kawunganten, unsur Forkopincam Kawunganten serta Pemdes Kubangkangkung, Bu atas terlaksananya simulasi pembukaan di obyek wisata Waduk Kubangkangkung," pungkas Supriyadi. (Pour)
Teman Anda Belum Tau Ini Yuk Bagikan : WhatsApp






Dukung Kami di Youtube

LAPOR PAK

LAPOR PAK
Buat Laporan Anda disini, pasang Aplikasi Kami.

Media Advokasi Edisi Cetak